Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Ideal Character of Indonesian Counselors Based on The Noble Values of The Trident of Kiai Musta'in Romly's Thought: A Study in Hermeneutic Perspective Bakhrudin All Habsy
Journal of Cultural Guidance and Counseling Vol. 1 No. 1 (2025): JCGC - Volume 1, Number 1, 2025
Publisher : PSDKU Guidance and Counseling, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcgc.v1i1.43475

Abstract

: This study is based on the integrity of the Indonesian counselor's self-identity as an effort to gain expertise in the implementation of socio-religious-based counseling practices through down-to-earth views typical of Indonesian culture, not only theoretical views that are mostly developed by counseling figures who adhere to Western philosophies. One of the noble values of the Indonesian nation based on Islamic Archipelago culture is the trident teaching of Kiai Musta'in Romly's thoughts with some noble values, namely: 1) Obedience, 2) Diligence, 3) Honesty, 4) Patience, and 5) Sincerity. Kiai Musta'in Romly's trident of noble values produces a deep philosophy and presents a new view of the basic attitude of Indonesian counselors, and becomes a reference in the practice of counseling typical of Indonesian culture. The focus of this research is the identification of the noble values of the trident of Kiai Musta'in Romly's thought as a socio-religious-based construction of the Ideal Counselor character.
Program Bimbingan Pranikah: Solusi Menghadapi Tantangan Pernikahan Modern Iit Vicania; Najlatun Naqiyah; Budi Purwoko; Bakhrudin All Habsy
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v11i4.23976

Abstract

Modern marriages are faced with complex challenges, such as changing social values, economic pressures, hampered communication, and mental unpreparedness. Premarital guidance is a strategic solution in preparing couples to live a harmonious and sustainable married life. This article aims to analyze literature related to premarital guidance programs, especially in responding to the challenges of modern marriage. Based on a literature review, an effective premarital guidance program includes a holistic approach that involves spiritual, emotional, financial, and communication aspects. Additionally, the integration of technology, such as online courses and interactive applications, has been shown to increase program accessibility and appeal. A religious values-based approach, especially in the context of the sakinah family, also makes a significant contribution to building a deeper understanding of the purpose of marriage. Recommendations for program development include adaptation to the socio-cultural context, use of interactive media, involvement of multidisciplinary professionals, and ongoing monitoring and evaluation. With a comprehensive approach, premarital guidance can be a strong foundation for overcoming the challenges of modern marriage while creating a harmonious and stable family.
Konsep Dasar Ilmu Pendidikan Bakhrudin All Habsy; Dewi Puspita Sari; Tirta Alma Sekarani; Nova Elisa
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2500

Abstract

Ilmu pendidikan merupakan suatu bidang studi pengetahuan yang menyertakan berbagai konsep dan aspek, mencakup pembentukan keterampilan dan pengetahuan, disertai sistem dan standar kualifikasi yang benar untuk memastikan profesionalisme dalam pendidikan. Ilmu pendidikan yang sistematis, terstruktur, dan ilmiah menjadi pondasi dalam pemahaman tentang proses belajar dan perkembangan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menggali lebih dalam pengetahuan tentang konsep dasar ilmu pendidikan meliputi definisi dan ruang lingkup pendidikan, ruang lingkup tersebut berupa peran pendidik, peserta didik, lembaga pendidikan, kebijakan kurikulum, teori-teori pembelajaran, motivasi pembelajaran, pembentukan nilai-nilai moral dan budaya melalui pendidikan, pengembangan kepribadian, pendidikan sebagai proses pembelajaran, tujuan pendidikan, metode pembelajaran, dan pendidikan seumur hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitiaan studi pustaka atau disebut studi literatur dengan mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal dan lain sebagainya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep dasar ilmu pendidikan memiliki peran yang penting dalam memahami dan mengembangkan praktik pendidikan yang efektif dan sistematis, diskusi ini memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai konsep dasar ilmu pendidikan sebagai dasar bagi pengembangan profesionalisme pendidik dan peningkatan kualitas pendidikan.
Perkembangan Pendidikan di Era Digital Bakhrudin All Habsy; Mey Wahyu Nur Hidayah; Nasywa Aulia Syandana; Septia Anggraini
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2515

Abstract

Pendidikan adalah proses yang berlangsung seumur hidup yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masyarakat. Dalam konteks globalisasi, pendidikan mengalami transformasi yang signifikan, di mana kemajuan teknologi memungkinkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Akses informasi yang lebih luas juga memberi peluang bagi siswa untuk belajar secara mandiri dan memperkaya wawasan mereka. Namun, hal ini juga menimbulkan berbagai tantangan, seperti ketergantungan pada teknologi dan risiko terkikisnya budaya lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bahwa menghadapi era globalisasi, pendidikan harus beradaptasi dengan model pembelajaran yang lebih fleksibel, seperti blended learning, distant learning, mobile learning, dan virtual learning environment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bahwa menghadapi era globalisasi, pendidikan harus beradaptasi dengan model pembelajaran yang lebih fleksibel, seperti blended learning, distant learning, mobile learning, dan virtual learning environment. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengkaji berbagai literatur (library reseacrh) atau kepustakaan yakni teknik pengumpulan data yang fokus utamanya menggunakan buku buku atau literatur-literatur. Selain itu, pendekatan yang tepat diperlukan untuk menanamkan nilai-nilai lokal di tengah arus globalisasi. Hasil penelitian ini menunjukan (1)Tantangan pendidikan di era globalisasi. (2)Dampak positif dan negatif pendidikan di era globalisasi. (3)Pendekatan pendidikan di era globalisasi.  Dan(4)Model pembelajaran pada era globalisasi.
Hakikat Pendidikan dan Pembelajaran, Serta Tanggung Jawab dan Standar Kompetensi Guru Bakhrudin All Habsy; Chalisah Salsabila Widodo; Putri Meisya Ayu Dewantara; Nabila Jasmine Faiz
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2521

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Tujuannya mengembangkan potensi peserta didik, seperti kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam masyarakat. Prosesnya bisa dilakukan melalui sekolah formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat dari Pendidikan serta tugas dan standart guru di Indonesia, dengan ini kita mengetahui standart yang harus dimiliki oleh seorang guru professional serta bagaimana proses Pendidikan yang berlangsung di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi literatur review dari artikel yang mengkaji terkait dengan hakikat serta fungsi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru adalah pekerjaan berdasarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan, memerlukan keahlian dalam bidang tertentu. Syaratnya termasuk ketakwaan, pengetahuan, kesehatan, perilaku baik, dan kompetensi yang diperlukan. Fungsi pendidikan dalam perubahan sosial modern melibatkan adaptasi masyarakatakan nilai dan perilaku baru. Guru profesional perlu memenuhi kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial sesuai dengan UUGD Nomor 14 Tahun 2005. Guru juga harus menjalankan tugas utama sebagai pendidik, administrator, pribadi, dan psikologis dengan tanggung jawab intelektual, profesional, sosial, moral, spiritual, dan pribadi.   
Pendidikan Karakter di Lembaga Formal dan Lembaga Informal Nurisma Elok Fadila; Bakhrudin All Habsy; Annisa Putri Rahmasari; Gadis Cahayani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2577

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu sistem penamaan nilai-nilai karakter yang meliputi komponen pengetahuan (knowledge), kesadaran atau kemauan (willingness), dan tindakan (action) untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap sang Pencipta, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan tempat tinggal, maupun tanah air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami konsep pendidikan karakter dalam lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah dengan berbagai metode dan cara dalam penerapannya . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur (literature review) dengan cara pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari dan membaca sumber sumber tertulis dari jurnal, artikel atau e-book. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setiap individu masyarakat memiliki karakter yang beda-beda yang dibawa dan terbentuk sejak ia lahir. Karakter seseorang dapat terbentuk dari lingkungan keluarga ataupun lingkungan masyarakat dimana individu tersebut tinggal. Karakter pendidikan, itu benar-benar diperlukan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah, maupun di lingkungan sosial. Pendidikan karakter adalah usaha sadar ataupun tidak sadar dari setiap elemen pendidikan untuk menanamkan nilai nilai budi atau akhlak yang baik kepada peserta didik. 
Permasalahan Pendidikan Dalam Praktek Pendidikan Bakhrudin All Habsy; Jumi’ati ‘Afifah; Siti Nur Halizah; Crisfatika Yulianti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2621

Abstract

Pendidikan merupakan hal pokok yang menjadi dasar penentu kemajuan suatu bangsa. Melalui pendidikan, masyarakat dapat meningkatkan kapasitas intelektual, keterampilan, dan pengetahuan untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang. Dari masa ke masa, Indonesia dihadapkan dengan beberapa permasalahan dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library reseacrh) atau kepustakaan yakni teknik pengumpulan data yang fokus utamanya menggunakan buku-buku atau literatur-literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep permasalahan pendidikan yang ada di indonesia mulai dari kualitas pendidikannya, perkembangan kurikulum dari awal kemerdekaan hingga saat ini, fasilitas dan infrastruktur, ada juga penelitian PISA mengenai perkembangan pendidikan di Indonesia, serta evaluasi untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia.
Hakikat Manusia dan Keterkaitannya dengan Pendidikan Serta Konsep Pendidikan Sepanjang Hayat Life Long Education Maulidia Aulia Putri; Bakhrudin All Habsy; Nisful Lailiyatun Nadiroh; Aisya Briliana Putri Kartika
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2663

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek dasar dalam kehidupan manusia yang berperan dalam pengembangan potensi diri secara menyeluruh. Hakikat manusia sebagai makhluk yang berakal budi, memiliki kebutuhan untuk terus belajar dan berkembang sepanjang hidupnya. Pendidikan tidak dapat dipisahkan dalam sendi kehidupan manusia. Melalui pendidikan, seseorang akan menjadi manusia seutuhnya. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan berbekal akal dan pikiran, maka manusia membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan kehidupannya demi memuaskan rasa keingintahuan. Peran Pendidikan seumur hidup, yang disebut dengan long life education adalah pendidikan yang menekankan bahwa proses pendidikan berlangsung terus menerus sejak seseorang dilahirkan hingga meningal dunia, baik dilaksanakan melalui pendidikan formal, non formal maupun informal. Pendidikan sepanjang hayat hadir disebabkan oleh munculnya kebutuhan pendidikan dan belajar yang terus tumbuh dan  berkembang mengikuti kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library reseacrh) atau kepustakaan yakni teknik pengumpulan data yang fokus utamanya menggunakan buku buku atau literatur-literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hakikat manusia yang terus berubah dan menghubungkannya dengan gagasan bahwa pendidikan berlangsung sepanjang hayat, yang dapat membantu mengembangkan potensi manusia secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukan (1)Memahami hakikat manusia. (2)Keterkaitan Manusia dengan Pendidikan. (3)Makna Pendidikan Sepanjang Hayat. (4)Asas Pendidikan Sepanjang Hayat. Dan (5)Integritas Pendidikan Sepanjang Hayat.
INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA Bakhrudin All Habsy; Stevi Marcelina Rahmadya; Aurelyn Ayu Vara Azzahra
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2713

Abstract

Pendidikan tidak lepas dari sebuah inovasi, keduanya saling berkaitan. Inovasi pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan manusia untuk perubahan lebih baik. Pendidikan adalah media utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten. Perkembangan inovasi menuntut kepercayaan akan sebuah pembaharuan. Penulis menyajikan penelitian dalam bentuk artikel ilmiah bertujuan untuk mengetahui konsep perubadan dan inovasi, pengertian inovasi pendidikan, tujuan inovasi pendidikan, memberi informasi tentang siklus inovasi pendidikan, mengetahui berrbagai masalah dalam pendidikan dan upaya untuk mengatasi permasalahan dalam inovasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan dukungan teknik pengumpulan data yaitu studi literature. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Inovasi adalah proses kebaharuan dalam segala bidang pembangunan suatu bangsa, mengungkapkan terdapat beberapa masalah utama yang menuntut adanya inovasi pendidikan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Konsep Perubahan dan Inovasi, (2) Pengertian Inovasi Pendidikan, (3) Tujuan Inovasi Pendidikan, (4) Siklus Inovasi Pendidikan, (5) Masalah-Masalah yang Menuntut Inovasi Pendidikan, dan (6) Berbagai Upaya untuk Mengatasi Permasalah Inovasi Pendidikan.
Hakikat Pendidikan dan Pembelajaran serta Tanggung Jawab dan Kompetensi Guru Bakhrudin All Habsy; Magdalena Setyo Wahyuni; Dita Dea Amanda
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2769

Abstract

Pendidikan merupakan proses pengembangan potensi individu secara keseluruhan, dari aspek kognitif, afektif, hingga psikomotorik sehingga membangun manusia seutuhnya. Pendidikan merupakan usaha manusia untuk mengembangkan potensi jasmani dan rohani sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendalami konsep dasar pendidikan dan kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk dapat melaksanakan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, literatur dalam penelitian ini yaitu dengan mencari dan mendapatkan berbagai sumber akademis seperti jurnal ilmiah, dan buku yang relevan dengan nilai, budaya, norma dalam arti luas pendidikan. Dengan adanya kajian ini diharapkan akan mendapatkan pemahaman yang mendasar sekilas mengenai hakikat pendidikan dan peran guru beserta standar kompetensinya. Hasil penelitian ini mencakup: (1) Pengertian pendidikan di Indonesia (2) Proses pendidikan di Indonesia, (3) Fungsi pendidikan di Indonesia, dan (4) Tanggung jawab dan kompetensi ompetensi yang harus dimiliki guru untuk menghadapi tantangan di era globalisasi.
Co-Authors Abdan Habib Syakur Aisya Briliana Putri Kartika Alifah Sufwandiandra Putri Allesheva Arka Fyandha Almachumi Annisa Putri Rahmasari Annora Luthfiyati Aulia Kholifatul Jannah Aulia Nidaus Syafaqoh Aulia Rahma Arsya Aurelyn Ayu Vara Azzahra Azril Syamsurizal Azrina Khalwa Hanani Budi Purwoko Chalisah Salsabila Widodo Crisfatika Yulianti Daffa Anugerah Putra Denok Setiawati Devi Wulansari Dewi Puspita Sari Dita Dea Amanda Dyah Nopitasari Dyas Noviarale Fitriani Elisabeth Christiana Elysia Shabrina Luthfiyah Endang Pudjiastuti Sartinah Fandyo Bariq Ramadhani Johan Purwanto Faradita Ayu Anggraini Farah Nikmatus Sania Fawwas Firdaus Khaelani Gadis Cahayani Guntur Sandi Pratama Halimatus Sakdiyah Halimatus Sakdiyah Iit Vicania Jumi’ati ‘Afifah Kartika Ayu Nurjanah Khairur Rahmah Kharisma Hilmi Kirana Ula Muzhaffarah Layts Layyin Mubarakah Lucyana Lucky Edward Magdalena Setyo Wahyuni Margareta Widyasari Maulidia Aulia Putri Mey Wahyu Nur Hidayah Miming Suryoningsih Mochamad Nursalim Muh Nasril Refarelsyah Putra Nabila Jasmine Faiz Nabila Rachmaniyah Najlatun Naqiyah Nanda Alfan Kurniawan Nasywa Aulia Syandana Nesfa Sa’batin Najwa Nik Matul Rodiyah Nisful Lailiyatun Nadiroh Nova Elisa Nur Azizah Nurisma Elok Fadila Prasetya Koswara Prastika Cahya Widyawati Putri Meisya Ayu Dewantara Radithya Ganendra Rahma Naadira Nursani Raissa Sekar Nurpuri Renovaliano Firdiansyah Putri Safura Najah Saffanah Sayyidah Zakiyah Zulfah Septia Anggraini Shopyan Jepri Kurniawan Siska Kusumaningrum Siti Nur Halizah Stevi Marcelina Rahmadya Sudiarti Ika Indrasari Tirta Alma Sekarani Watik Qurrotu A'yunin