Partono Partono
Universitas Negeri Malang

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMK PAWYATAN DAHA 3 KEDIRI Andri Irawan; Partono Partono; Paryono Paryono
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v6i22022p81-86

Abstract

Pelatihan yang ideal adalah sekolah yang dapat lebih mengembangkan kemajuan belajar siswa yang menyatukan berbagai aspek, naik mental, penuh perasaan maupun psikomotorik. Peningkatan perilaku peserta didik juga harus diamati supaya pendidikan tidak menjadikan orang yang memiliki prestasi dalam belajar tetapi orang yang memiliki beretika tinggi. Artikulasi ini berkaitan dengan kapasitas sekolah umum di dalam UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 menyatakan tentang Sistem Pendidikan Nasional. Mengingat alasan persekolahan yang telah membuat strategi pemerintah, tugas pengajar bukan hanya sekedar sebagai pendidik yang hanya bertukar informasi kepada siswa. Satu hal yang dapat dilakukan pendidik untuk bekerja pada sifat pembelajaran mereka adalah untuk memahami sifat-sifat siswa. Pengajar harus memiliki pilihan untuk memahami bagaimana siswa belajar untuk menetapkan tipe pembelajaran yang sesuai agar tujuan pada pembelajaran tercapai dengan sempurna. Berdasarkam persepsi yang dibuat pada SMK Pawyatan Daha 3 Kediri diperoleh informasi mengenai pencapaian belajar dan motivasi belajar untuk kemampuan TKR kelas XI cara mengikuti sistem pendingin terdapat 60% siswa yang mengikuti motivasi rendah pada model pembelajaran ceramah (tradisional), dan 60% hasil belajar model pembelajaran ceramah masih banyak dibawah KKM sekolah. Alasan peneliti ialah untuk melihat pengaruh hasil belajar dan motivasi belajar serta menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization di SMK Pawyatan Daha 3 Kediri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar dan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperativ Tipe Team Assisted Individualization di SMK Pawyatan Daha 3 Kediri.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PELAJARAN PRODUKTIF, HASIL PKL DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII TKRO SMKN 12 MALANG Fahad Miftahul; Agus Sholah; Partono Partono
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v6i22022p1-8

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk meperlihatkan korelasi antara kompetensi pelajaran produktif, hasil praktik kerja lapangan (PKL) serta motivasi kerja dengan kesiapan kerja siswa secara sederhana (parsial) juga secara berganda (simultan). Penelitian ini ialah penelitian deskriptif korelasional menggunakan sampel 33 dari 130 siswa kelas XII TKRO SMKN 12 Malang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi dan kuisioner sedangkan analisis data dengan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa: (1) terdapat korelasi yang signifikan antara kompetensi pelajaran produktif dengan tingkat kesiapan kerja siswa pada kategori rendah, (2) terdapat korelasi yang signifikan antara hasil PKL dengan kesiapan kerja siswa pada kategori sedang, (3) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi kerja dengan kesiapan kerja siswa pada kategori rendah, dan (4) terdapat korelasi yang signifikan secara bersamaan antara kompetensi pelajaran produktif, hasil PKL dan motivasi kerja dengan kesiapan kerja pada kategori sedang. Pengujian menggunakan analisis korelasi produk momen dengan jenis uji korelasi tunggal dan uji korelasi berganda. Dengan demikian hasil yang diperoleh dari penelitian ini memperlihatkan bahwa hipotesis yang digunakan bisa dikatakan benar/terbukti.
Perbedaan Metode Pembelajaran Eksperimen Terbimbing dengan Metode Pembelajaran Konvensional terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Nayaka Pandya Prayudi; Partono Partono; Erwin Komara Mindarta; Dani Irawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4530

Abstract

Perbedaan hasil belajar pada kompetensi kelistrikan otomotif antara pengimplementasian eksperimen terbimbing maupun pembelajaran konvensional pada siswa SMK menjadi fokus dalam penelitian ini. Metode yang diadopsi ialah pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment melalui nonequivalent control group design. Sebanyak 74 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dilibatkan sebagai partisipan penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pemberian pretest dan posttest mempergunakan instrumen yang telah lolos pengujian validitas maupun reliabilitas. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya nilai rerata posttest kelompok eksperimen mencapai 86,3, lebih tinggi dibandingkannya kelompok kontrol yang mendapat 73,1. Pengujian independent sample t-test memberikan hasil nilai Sig. 0,000 (<0,05), sehingga menegaskan adanya perbedaannya yang signifikan pada hasil belajar kedua kelompok. Tidak hanya itu, analisa N-Gain memberikan indikasi peningkatan hasil belajar 66,93% pada kelas eksperimen dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya mendapat 36,13% maupun tergolong tidak efektif. Efektivitas eksperimen terbimbing dalam menambah tingkatan hasil belajar siswa terbukti lebih baik dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Melalui aktivitas praktik, observasi, maupun penyelesaian masalah secara langsung, siswa menjadi lebih aktif sehingga pembelajaran terasa lebih kontekstual serta lebih mudah dipahami. Penelitian ini diharapkannya mampu menjadi bahan rujukan dalam pengembangan pembelajaran vokasional dengan basis praktik di SMK. Penelitian selanjutnya, disarankan agar metode eksperimen terbimbing diterapkan pada materi, kompetensi, maupun cakupan subjek yang lebih luas.