Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal MAIYAH

Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Petek (Leiognathus equula, Forsskål, 1775) dari Perairan Plawangan Plawangan Timur Segara Anakan, Kabupaten Cilacap. Sahara, Laura Rose; Putri, Adinda Kurnia; Listyani, Mei; Dewa, Andika; Mahdiana, Arif; Kusuma, Rima Oktavia; Ekalaturrahmah, Yenni Arista Cipta
MAIYAH Vol 2 No 4 (2023): Maiyah : Vol. 2 No. 4 Desember 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2023.2.4.11221

Abstract

ABSTRAK Ikan petek (Leiognathus equula) merupakan ikan demersal yang dapat hidup di muara sungai maupun laguna pada kedalaman 10 meter sampai 60 meter. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tipe pola pertumbuhan ikan petek berdasarkan hubungan panjang bobotnya serta menganalisis kebugaran ikan petek. Pengambilan sampel dilakukan pada 24 Juni 2023, 23 Juli 2023, serta 19 Agustus 2023 menggunakan jaring rampus dengan panjang 36.576 meter, lebar 6.4008 meter, dan ukuran mata jaring yaitu 1 inci dan 2 inci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang bobot ikan petek yang didapatkan memiliki nilai b kurang dari 3 (2.3907) sehingga dapat dikatakan pola pertumbuhannya alometrik negatif (pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan bobotnya). Hasil faktor kondisi yang didapatkan pada penelitian ini memiliki kisaran antara 0.7554 - 1.2153 dengan rata-rata 1.0082 + 0.1272 yang menandakan bahwa ikan petek pada penelitian ini memiliki bentuk tubuh agak montok.
Keragaman Hasil Tangkapan Mini Bottom Trawl Di Perairan Laut Selatan Sumenep Ekalaturrahmah, Yenni Arista Cipta; Putri, Adinda Kurnia; Holifah, Siti
MAIYAH Vol 3 No 2 (2024): Maiyah : Vol. 3 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2024.3.2.12295

Abstract

Bottom trawl adalah metode penangkapan ikan yang melibatkan penggunaan jaring besar yang ditarik di dasar laut oleh kapal penangkap ikan. Jaring tersebut memiliki bobot di bagian bawahnya untuk menjaganya tetap menempel pada dasar laut saat ditarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi hasil tangkapan, alat tangkap mini bootom trawl di perairan laut selatan Sumenep. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2023 di Desa Aengdake Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, untuk kepentingan pengumpulan data primer maka dilakukan observasi langsung ke lapangan mengikuti operasi penangkapan bersama nelayan dengan menggunakan alat tangkap pukat udang. Berdasarkan hasil tangkapan selama penelitian dengan 6 kali hauling yaitu jumlah hasil tangkapan utama udang jerbung (Penaeus merguiensis) dengan berat total 57 kg (28%). Jumlah hasil tangkapan sampingan yang bernilai ekonomis tinggi sebanyak 4 spesies dengan berat total 47,5 kg (23,3%) didominasi oleh ikan kurisi (Nemipterus japonicus) sebesar 30,6 kg. Sedangkan untuk jumlah hasil tangkapan sampingan yang bernilai ekonomis rendah terdapat sebanyak 10 spesies dengan berat total 83,7 kg (41,1%) didominasi oleh Apogon ceramensis dengan berat total 7,9 kg, serta jumlah tangkapan sampingan dibuang (discard) sebanyak 15,5 kg (7,6%).
Keragaman Karakteristik Morfometrik Dan Meristik Pada Ikan Layang (Decapterus macrosoma) Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan Cahyaningrum, Dinda Agy; Putri, Adinda Kurnia; Ekalaturrahmah, Yenni Arista Cipta
MAIYAH Vol 4 No 1 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 1 Maret 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.1.15723

Abstract

Ikan layang merupakan ikan pelagis kecil di Laut Jawa yang bernilai ekonomis. Jenis ikan layang (Decapterus sp) yang didaratkan di PPN Pekalongan terdiri dari Decapterus russelli (Rupell,1928) dan Decapterus macrosoma (Bleeker,1851). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan karakteristik morfometrik dan meristik pada ikan layang (Decapterus macrosoma) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan. Data diambil pada bulan Juli 2024 dengan metode kuantitatif deskriptif. Sebanyak 30 ikan yang tertangkap terdiri dari 16 ikan Jantan dan 14 ikan betina. Karakter yang diukur pada penelitian ini yaitu 13 karakter morfometrik dan 6 karakter meristik. Rata-rata ukuran panjang ikan yang tertangkap berkisar antara 18,914-19,268 cm. Terdapat 7 karakter morfometrik ikan layang (Decapterus macrosoma) jantan yang lebih besar daripada betina yaitu pada TL, SL, HL, PelFH, AFH, AFL, dan ED. Karakter meristik ikan layang jantan lebih besar pada 5 karakter yaitu DFS1, DFSR2, SLL, AFS, dan PelFS. Berdasarkan hasil Uji-t tidak adanya perbedaan yang signifikan antara karakter morfometrik dan meristik pada ikan jantan dan betina.