Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS WEBSITE CINEPOLIS DENGAN METODE WEBQUAL 4.0 & IPA Johanes Fernandes Andry -; Joshua Putra; Steffi Kristianti; Yonatan; Kevin Christianto
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2023): Misi Juni 2023
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v6i2.824

Abstract

Salah satu contoh dari perkembangan TI adalah proses pemesanan tiket Cinepolis yang dapat dilakukan secara online melalui website. Cinepolis sendiri adalah jaringan bioskop terbesar keempat di dunia yang beroperasi di sekitar 13 negara termasuk Indonesia. Akan tetapi dalam  website Cinepolis saat ini masih terdapat kekurangan terutama dalam hal kualitas website. Oleh sebab itu penulis melakukan analisis kualitas website Cinepolis dengan metode WebQual 4.0 dan IPA untuk mengetahui kualitas website pemesanan tiket milik Cinepolis saat ini. IPA sendiri digunakan untuk menentukan karakteristik mana yang bermanfaat atau mungkin perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pengguna terhadap website Cinepolis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi kualitas web Cinepolis dengan bantuan metode WebQual 4.0, yang menekankan pada usability, interactivity, dan service. Hasil dari penelitian ini berupa hasil pengujian hipotesis dan hasil analisis distribusi diagram IPA. Hasil pengujian hipotesis bertujuan untuk menguji hipotesis yang sudah peneliti buat. Hasil analisis distribusi diagram IPA bertujuan untuk menjelaskan aspek mana saja dari web Cinepolis yang harus ditingkatkan, dipertahankan atau dikurangi.
Branding dan Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Penjualan di Warteg Bahari Oren Santi Rimadias; Josua Bagoes Adhi Nugroho; Nathan Aurelius Artha; Justin Tan; Leonaldo Jonathan; Hansen Albertus; Yonatan
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/wgx0pf66

Abstract

Perkembangan era digital membawa transformasi dalam operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Branding dan pemanfaatan media sosial menjadi kunci keberhasilan UMKM. Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan pada UMKM adalah dengan cara branding dan pemanfaatan media sosial. Branding dan penjualan melalui media sosial seringkali belum optimal dijalankan, seperti pada Warteg Orens Bahari, di Daerah Gading Serpong, Curug Sangereng. Tim pengabdian kepada masyarakat akan membantu pelaku usaha Warteg Orens Bahari untuk meningkatkan penjualan melalui branding dan media sosial. Kegiatan ini diawali dengan observasi dan wawancara pada pemilik Warteg Orens Bahari terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan memasarkan produknya ke media sosial. Dengan melakukan branding dan pemanfaatan media sosial, berupa Pembuatan sosial media , pembuatan logo, pembuatan buku menu dan content video maka dapat membantu dalam meningkatkan penjualan Warteg Orens Bahari.
Criminalizing Civil Law Actions of Default into Criminal Acts of Fraud: A Human Rights Perspective Yonatan; Wijayanta, Tata; Sugiri, Bambang; Sukarmi; Sulistio, Faizin
Yuridika Vol. 39 No. 3 (2024): Volume 39 No 3 September 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ydk.v39i3.51329

Abstract

The terms "Default" and "Fraud" and/or “Embezzlement” are often interchanged without clarity of meaning in many discussion forums, both oral and written. This confusion can be seen from the many court decisions that acquit defendants from prosecution which have permanent legal force. The public often hears that law enforcers carry out criminalization, such as witnesses becoming suspects, suspects becoming defendants and so on by shifting the civil legal action of Default to criminal act of Fraud and/or Embezzlement. Using 'criminalization' and 'criminalized' in this article is considered inappropriate, so it has been replaced by 'criminalizing' and 'criminalized'. If there is an action to shift the civil legal act of Default into a criminal act of Fraud and/ or Embezzlement, so from a human rights perspective, it is against the law. By using normative legal research methods, this paper examines how to differentiate civil legal acts of Default from criminal acts of Fraud and/or Embezzlement, how to apply civil compensation in cases where there are already criminal legal remedies, and what is the legal and human rights perspective when criminalization occurs. This paper uses a statutory approach and a case approach. The results show: First, there is a real difference between civil legal acts of Default and criminal acts of Fraud and/ or Embezzlement; Second, the application of compensation can be carried out through criminal and civil procedural law mechanisms; Finally, criminalizing civil legal acts into criminal acts is a form of violation of human rights.
Inovasi Teknologi Terapi Skinolaser Untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Dan Meningkatkan Pelayanan di Puskesmas Polanharjo Klaten Jawa Tengah Astuti, Suryani Dyah; Suhariningsih; Winarno; Ain, Khusnul; Siswanto; Susilo, Yunus; Yonatan; Permatasari, Perwira Annissa Dyah; Alma, Ahmad Faizin; Rohman, Muchammad Nurur; Arifianto, Deny; Yaqubi, Ahmad Khalil
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.8625

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan mempunyai dampak yang besar terhadap keadaan kesehatan masyarakat secara umum. Peningkatan standar layanan kesehatan diharapkan akan meningkatkan standar kesehatan. Baik tenaga kesehatan maupun tenaga kesehatan tradisional mengalami kurangnya pemahaman tentang penggunaan alat kesehatan, khususnya alat terapi SkinoLaser, yang merupakan alat pengobatan non-invasif berbasis fotonik yang membantu membangun kembali jaringan dalam tubuh manusia. Tenaga kesehatan tradisional dapat ditemukan di sebagian besar fasilitas kesehatan. Hambatan kedua adalah memahami bagaimana terapi cahaya berfungsi dengan jaringan, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pengobatan, dan cara memberikan dosis yang aman dan efektif kepada pasien. Permasalahan ini juga dihadapi oleh mitra pengabdian masyarakat yang mana tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan traditional Puskesmas Polanharjo Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Sebagai bagian dari rangkaian acara pengabdian masyarakat, pemaparan materi SkinoLaser dilakukan secara interaktif dengan peserta yang merupakan tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan traditional di Puskesmas Polanharjo. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan materi berupa konsep dasar, faktor – faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi antara lain : cara penggunaan alat laser terapi , serta penghitungan dosis laser. Diskusi digunakan untuk tanya jawab antara peserta nakes dan nakestrad dengan pemateri yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna. Pelatihan digunakan untuk menunjukan secara langsung pemanfaatan teknologi tepat guna. Pelatihan dapat dimulai dari analisis masalah, penggunaan alat serta penghitungan dosis energi laser dan penatalaksanaan terapi yang benar. Workshop dan tutorial digunakan untuk mendemonstrasikan alat sebagai upaya pemahaman pemanfaatan alat SkinoLaser. Selain itu juga dilaksanaan uji coba terapi pada pasien, untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan pada nakes dan nakestrad dalam penggunaan peralatan SkinoLaser.
THE EFFECT OF LED MAGNETIC ON STAPHYLOCOCCUS AUREUS BACTERIA Yonatan; Astuti, Suryani Dyah; Ain, Khusnul; Arifianto, Deni; Yaqubi, Ahmad Khalil
Jurnal Biosains Pascasarjana Vol. 27 No. 1 (2025): JURNAL BIOSAINS PASCASARJANA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbp.v27i1.2025.25-31

Abstract

Nosocomial infections, caused by viruses, bacteria, and fungal pathogens, often occur during treatment in health facilities due to cross-contamination from healthcare workers or medical equipment. The study explores the efficacy of static magnetic fields and photodynamic inactivation in inactivating Staphylococcus aureus bacteria, a crucial step in sterilization. The study used high-power blue LEDs and static magnetic fields generated by neodymium magnets. The highest reduction percentage observed was 81.92 ± 7.92%, found in the combination treatment of static magnetic fields (SMF) with LED illumination at the F8 microplate location, with a treatment time of 40 minutes, an LED dose of 11.72 J/cm², and a magnetic field dose of 25.61 mT. The lowest reduction percentage, 52.41 ± 7.64%, was observed at the F8 microplate location with a treatment time of 10 minutes, an LED dose of 2.93 J/cm², and a magnetic field dose of 25.61 mT.
Factors Affecting Production Rice Farming (Oryza sativa. L) in Biha Village Makimi District, Nabire Regency, Indonesia Sairdama, Syusantie Sylfia; Matakena, Simon; Yonatan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10884

Abstract

Factors Affecting Production of Rice Farming (Oryza sativa L) in Biha Village, Makimi District, Nabire Regency. This study aims to determine the effect of land area factor, seed factor, fertilizer factor, drug factor and labor factor on rice farming production in Biha Village, Makimi District, Nabire Regency, using a survey method with a sample of 30 respondents randomly (simple random). random sampling), through the interview method using a previously prepared questionnaire. With multiple linear regression analysis to determine the effect of production factors on rice farming production, as well as F test and t test to determine the effect partial and simultan Simultaneously or together the linear regression model has a positive and very significant effect, as seen from the results of the calculated F value of 17.62 which is greater than the F table of 2.62 while the R2 value or determinant coefficient of 0.7859 indicates that the linear regression model according to where the variables of land area, seeds, fertilizers, medicines and labor have an influence on rice production of 78.59%, the remaining influence of 21.41% is an influence outside the model. For the F test, it was found that fertilizer had a significant effect on rice production, while land area, seeds, medicines and labor only affected rice production and had a positive effect.