Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis karakteristik kimiawi pada kerupuk ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan penambahan tepung Porang (Amorphophallus oncopphyllus) Rahmawati, Suci Hardina; Wijayanti, Arlin; Fahrulsyah, Fahrulsyah
Agrokompleks Vol 23 No 2 (2023): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerupuk merupakan salah satu olahan makanan yang sangat populer dan digemari oleh semua lapisan masyarakat. Kerupuk adalah camilan yang mengandung lemak, akibat proses penggorengan yang menyebabkan kandungan lemak pada kerupuk meningkat. Kerupuk ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu diversifikasi produk perikanan, dimana kandungan gizi pada ikan nila sangat baik, yakni berupa protein sebesar 16–24%. Penambahan daging ikan nila pada proses pembuatan kerupuk berfungsi sebagai enrichment untuk memperkaya kandungan gizi dalam kerupuk tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan penambahan tepung porang (Amorphophallus oncopphyllus) yang memiliki kandungan gizi tinggi, salah satunya adalah senyawa glukomanan sebesar 45–65%. Senyawa ini dapat berfungsi sebagai pengenyal alami pada pembuatan kerupuk ikan nila. Kombinasi antara daging ikan nila dan penambahan tepung porang diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi pada kerupuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persentase penambahan tepung porang terhadap karakteristik kimiawi pada kerupuk ikan nila. Adapun formulasi penambahan tepung porang pada pembuatan kerupuk ikan nila ini yaitu 0%; 5%; 10%; 15%; dan 20%. Analisis karakteristik kimiawi pada kerupuk ikan yang diberi penambahan tepung porang dilakukan melalui uji proksimat. Analisis uji proksimat yang dilakukan meliputi uji kadar abu, kadar air, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar protein, dan kadar serat kasar. Selanjutnya data yang diperoleh tersebut dianalisis secara kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar persentase penambahan tepung porang pada kerupuk ikan nila akan menurunkan kadar lemak, protein, karbohidrat dan meningkatkan kadar abu, kadar air, dan kadar serat kasar pada kerupuk ikan nila.
Application of Bioplastic with Corn Cob Cellulose and Chitosan as Active Packaging for Pempek Products Pratiwi, Nurma; Putri, Pridata Gina; Fahrulsyah; Agassi, Taufik Nugraha; Joen, Deary Amethy Zahrotinufus
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i3.845

Abstract

Pempek is a fish-based food product that is highly susceptible to spoilage due to its elevated water and protein content, which fosters microbial growth. The reliance on conventional plastic packaging, such as polypropylene, raises environmental concerns, underscoring the need for alternative, more eco-friendly packaging solutions that enhance product safety. This study aimed to utilize bioplastics derived from corn cob cellulose and chitosan as active packaging to mitigate the deterioration of pempek during storage. The research involved extracting corn cob cellulose via the organosolv method, fabricating bioplastics via solution casting, packaging the pempek, and assessing Total Plate Count (TPC) and pH levels over 4 days of storage at room temperature. The findings revealed that the active bioplastic significantly inhibited microbial growth. The TPC of pempek packaged in bioplastic was 1–2 logs lower than that of the control on days 2-4. Additionally, the pH of the bioplastic-preserved pempek declined from 6.75 to 5.46, whereas the control increased from 7.77 to 8.17, indicating microbial spoilage. These results suggest that bioplastic incorporating corn cob cellulose and chitosan effectively slows deterioration, enhances microbiological safety, and presents a viable, environmentally friendly packaging alternative for food products. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 12 – Responsible Consumption and ProductionSDG 13 – Climate ActionSDG 14 – Life Below WaterSDG 15 – Life on Land