Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

SENTIMENT ANALYSIS OF PUBLIC COMMENTS ON THE FREE NUTRITIOUS MEAL PROGRAM USING A RULE-BASED APPROACH Iqbal, Muhammad; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Harahap, Indra Ramadona
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3994

Abstract

Abstract: The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a government initiative aimed at improving children’s nutrition and reducing stunting in Indonesia. This study applies a rule-based sentiment analysis approach to evaluate public opinion on the program by analyzing YouTube comments. The dataset was processed through standard text preprocessing techniques, including case folding, stopword removal, and emoji filtering. Sentiment classification was performed using a keyword-based labeling system that categorized comments into positive, negative, and neutral classes. The classification results, visualized using a bar chart, revealed that neutral sentiment dominated the overall public discourse. This suggests that most users expressed uncertainty, factual observations, or non-judgmental questions about the program. Positive sentiment followed, reflecting public support and appreciation for the initiative’s goals. In contrast, negative sentiment accounted for the smallest portion, mainly expressing concerns about food safety and implementation. This study demonstrates that a simple and interpretable rule-based model, when combined with effective preprocessing, can serve as a practical and efficient tool for large-scale public sentiment monitoring. The visualization results provide initial insights for policymakers to improve communication strategies and address public concerns regarding the MBG program. Keywords: Sentiment Analysis; Public Opinion; Free Nutritious Meal Program (MBG); Stunting Reduction; Policy Evaluation. Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi anak dan menurunkan angka stunting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi opini publik terhadap program tersebut melalui analisis komentar di platform YouTube dengan pendekatan analisis sentimen berbasis aturan (rule-based). Data dianalisis melalui tahapan preprocessing teks, seperti case folding, penghapusan stopword, dan penyaringan emoji. Klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan sistem pelabelan berbasis kata kunci yang membagi komentar ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Hasil klasifikasi yang divisualisasikan dalam grafik batang menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi komentar publik, mencerminkan ketidakpastian, pertanyaan, atau tanggapan informatif tanpa opini eksplisit. Sentimen positif berada di urutan kedua dan menunjukkan dukungan terhadap program, sementara sentimen negatif paling sedikit, umumnya berisi kekhawatiran terkait pelaksanaan dan keamanan pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan klasifikasi sederhana yang dipadukan dengan preprocessing yang efektif dapat menjadi alat yang efisien untuk memantau opini publik secara luas. Visualisasi hasil dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih responsif terhadap persepsi masyarakat. Kata kunci: Analisis Sentimen; Opini Publik; Program Makanan Bergizi Gratis (MBG); Pengurangan Stunting; Evaluasi Kebijakan
IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN REWARD BAGI TENAGA PENGAJAR Handayani, Masitah; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Sundari, Sundari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3110

Abstract

Abstract: Rewarding is an important strategy in increasing individual motivation and performance, both in educational environments, companies, and other organizations. However, the process of selecting reward recipients is often done subjectively, which can lead to dissatisfaction and potential injustice. Therefore, an objective and measurable method is needed to determine reward recipients in a more transparent and fair manner. One of the decision-making methods that can be applied in this process is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method is known as a simple and effective method in assessing alternatives based on predetermined criteria. With clear criteria weights and values, this method is able to provide more objective results in the reward recipient selection process. Rewarding based on the SAW method aims to increase objectivity and transparency in the selection of reward recipients because it has assessment indicators for each criterion in each alternative involved. There are nine classes of teaching staff who are assessed using the SAW Method with four assessment criteria in awarding rewards, namely Last Education, Length of Service, Discipline and Teaching Methods. Based on these calculations, the alternative that is entitled to receive a reward is A01 with the highest Vi value of 0.95 Keywords: SAW Method, Reward, Instructor Abstrak: Pemberian reward merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja individu, baik dalam lingkungan pendidikan, perusahaan, maupun organisasi lainnya. Namun, proses pemilihan penerima reward sering kali dilakukan secara subjektif, sehingga dapat menimbulkan ketidakpuasan dan potensi ketidakadilan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang objektif dan terukur untuk menentukan penerima reward secara lebih transparan dan adil. Salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat diterapkan dalam proses ini adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dikenal sebagai metode yang sederhana dan efektif dalam menilai alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan bobot dan nilai kriteria yang jelas, metode ini mampu memberikan hasil yang lebih objektif dalam proses seleksi penerima reward. Pemberian reward berbasis metode SAW bertujuan untuk meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam pemilihan penerima reward karena memiliki indikator penilaian untuk setiap kriteria pada masing-masing alternative yang terlibat. Ada Sembilan beklas orang tenaga pengajar yang dinilai menggunakan Metode SAW dengan empat kriteria penilaian dalam pemberian reward yaitu Pendidikan Terkahir, Lama Bekerja, Kedisiplinan dan Metode Pengajaran. Berdasarkan perhitungan tersebut alternative yang berhak mendapatkan reward adalah adalah A01 dengan nilai Vi tertinggi adalah 0,95. Kata kunci: Metode SAW, Reward, Tenaga Pengajar
SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN MUTUAL INFORMATION UNTUK DETEKSI INTRUSI Yusda, Riki Andri; Sahren, Sahren; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Arifin, Nadira Meutia; Aditya, Bima
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3112

Abstract

Abstract: This study explores the use of Mutual Information (MI) for feature selection in intrusion detection, focusing on the CICIDS 2017 dataset. Given the complexity and large volume of data in intrusion detection systems, this research aims to identify the most informative features. The methodology includes data preprocessing, MI calculation, and feature selection based on the highest MI values. The analysis results indicate that using MI contributes to improving model accuracy and reducing the false positive rate. These findings underscore the importance of feature selection in enhancing the effectiveness of intrusion detection systems and provide significant contributions to developing more efficient cybersecurity strategies. Keyword: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Feature selection Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Mutual Information (MI) untuk seleksi fitur dalam deteksi intrusi, dengan fokus pada dataset CICIDS 2017. Mengingat kompleksitas dan volume data yang besar dalam sistem deteksi intrusi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur-fitur yang paling informatif. Metodologi yang diterapkan mencakup preprocessing data, perhitungan MI, dan seleksi fitur berdasarkan nilai MI tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan MI berkontribusi pada peningkatan akurasi model serta pengurangan tingkat false positive. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi fitur dalam meningkatkan efektivitas sistem deteksi intrusi dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi keamanan siber yang lebih efisien. Kata kunci: IDS, Mutual Information, CICIDS2017, Seleksi fitur
PENGENALAN SOFTWARE DAN HARDWARE KOMPUTER GUNA MENINGKATKAN WAWASAN TEKNOLOGI KEPADA SISWA Agus, Raja Tama Andri; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Julita, Rina; Ramadhani, Andrew; Sembiring, Muhammad Ardiansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.3921

Abstract

Abstract: In the increasingly developing digital era, understanding technology is an important aspect in the world of education, especially for students who will face the challenges of the industrial era 4.0. Currently, there is still a gap in students' understanding of computer hardware and software, which has the potential to hinder their readiness to adopt and utilize technology optimally. Therefore, increasing technological insight from an early age is very necessary so that students do not only become passive users of technology, but also understand the working principles of computers and their potential in various fields. Introduction to computer hardware includes an understanding of the main components such as processors, memory (RAM), hard drives, motherboards, and input and output devices. Meanwhile, understanding of software includes operating systems, productivity applications, and learning support software. To improve the effectiveness of learning, interactive methods are needed such as live demonstrations, the use of digital learning media, and computer laboratory practices. With a combination of theory and practice, students can understand how computers work and how to use them effectively. The urgency of this community service lies in the need to improve students' technological insight so that they have adequate digital skills to face the increasingly rapid development of technology. Therefore, the results of this community service will be published in a SINTA 5 accredited journal and disseminated through mass media, such as technology-based journals. aims to expand the impact of community service, so that it can provide broader benefits to the world of education and society. Thus, this community service is expected to be a reference in the development of technology-based learning methods and help improve students' technological insight so that they are better prepared to face digital challenges in the future.            Keywords: Computer Hardware; Computer Software; Technology Insight; Students Abstrak: Di era digital yang semakin berkembang, pemahaman teknologi menjadi aspek penting dalam dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang akan menghadapi tantangan era industri 4.0. Saat ini, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman siswa mengenai perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, yang berpotensi menghambat kesiapan mereka dalam mengadopsi serta memanfaatkan teknologi secara optimal. Oleh karena itu, peningkatan wawasan teknologi sejak dini sangat diperlukan agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang pasif, tetapi juga memahami prinsip kerja komputer serta potensinya dalam berbagai bidang.Pengenalan hardware komputer mencakup pemahaman tentang komponen utama seperti prosesor, memori (RAM), hard drive, motherboard, serta perangkat input dan output. Sementara itu, pemahaman tentang software meliputi sistem operasi, aplikasi produktivitas, serta perangkat lunak pendukung pembelajaran. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, diperlukan metode interaktif seperti demonstrasi langsung, penggunaan media pembelajaran digital, serta praktik laboratorium komputer. Dengan kombinasi teori dan praktik, siswa dapat memahami bagaimana komputer bekerja dan bagaimana menggunakannya secara efektif. Urgensi pengabdian ini terletak pada kebutuhan peningkatan wawasan teknologi bagi siswa agar mereka memiliki keterampilan digital yang memadai untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Oleh karena itu, hasil pengabdian ini akan dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi SINTA 5 serta disebarluaskan melalui media massa, seperti jurnal berbasis teknologi. bertujuan untuk memperluas dampak pengabdian, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi serta membantu meningkatkan wawasan teknologi siswa agar lebih siap menghadapi tantangan digital di masa depan. Kata kunci: Hardware Komputer; Software Komputer; WawasanTeknologi; Siswa
PENGEMBANGAN PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA ALJABAR SEBAGAI STRATEGI ALTERNATIF PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Sembiring, Muhammad Ardiansyah; Adinda, Fitrah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ular tangga pada materi operasi hitung aljabar untuk siswa kelas III sekolah dasar dan mengetahui keefektifan rata-rata hasil belajar pada ujicoba terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) menurut Borg dan Gall namun dibatasi sampai uji coba produk terbatas. Subjek dalam penelitian ini adalah 59 siswa kelas III SD Tamansiswa Sukadamai dan SDN 014682 Perhutaan Silau.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi dengan teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil pengembangan ini berupa media pembelajaran ular tangga aljabar dengan hasil penilaian akhir dari ahli media sebesar 92% termasuk kategori sangat baik dan hasil penilaian akhir dari ahli materi sebesar 90% termasuk kategori sangat baik. Hasil tes evaluasi siswa rata-rata sebesar 87,51. Hasil analisis tangggapan siswa terhadap media sebesar 93,52% dan pada angket keberterimaan media oleh guru sebesar 91%. Hal ini menunjukan bahwa media telah dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.  Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Ular Tangga Aljabar 
ANALISIS PERFORMANCE MODEL PREDIKSI HARGA JUAL MOBIL BEKAS MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING Sembiring, Muhammad Ardiansyah; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; elfina, Novita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4378

Abstract

Abstract: Cars are a very popular four-wheeled means of transportation today, so that many consumers or buyers are interested in buying new or used cars depending on their respective economies. One factor that influences consumer interest in buying a car is price. Price greatly influences the sustainability of consumers in buying a car. It is necessary to estimate the estimated price of a used car based on criteria such as mileage, taxes, fuel consumption, and engine capacity. Estimation using regression method where in regression method there are 7 more methods including (1) Linear Regression, (2) Support Vector Regression – Linear, (3) Support Vector Regression – RBF, (4) Decision Tree Regression, (5) Random Forest Regressor, (6) Gradient Boosting Regression, (7) NLP Regressor applied in this research. Based on the 7 regression methods, the best method with the best accuracy value will be sought which will be used in the deployment processing process to determine the price of used cars with a ratio of 90:10, 80:20 and 70:30 producing the best estimated value is decision tree regression. Each method has a high level of accuracy including in the 90:10 ratio decision tree regression as the best method in the ratio has an accuracy level of 99%, and in the 80:20 ratio decision tree regression has an accuracy value of 99%, then the 70:30 ratio decision tree regression again becomes the best method with an accuracy level of 99%. Keyword: Machine Learning; Used Car Price Prediction; Regression; Performance Model Abstrak: Mobil merupakan sebuah alat transportasi kendaraan roda empat yang sangat populer saat ini, sehingga banyak sekali minat konsumen atau pembeli yang ingin membeli mobil baru maupun bekas tergantung dari ekonomi nya masing-masing Salah satu yang mempengaruhi minat konsumen dalam membeli mobil yaitu harga. Harga sangat berpengaruh dalam keberlangsungan konsumen dalam membeli suatu mobil Perlunya upaya estimasi untuk mengetahui perkiraan harga mobil bekas dengan berdasarkan kriteria seperti jarak tempuh, pajak, konsumsi bahan bakar, serta kapasitas mesin. Estimasi menggunakan metode regresi dimana dalam metode regresi terdapat 7 metode lagi meliputi (1) Linear Regression, (2) Support Vector Regression – Linear, (3) Support Vector Regression – RBF, (4) Decision Tree Regression, (5) Random Forest Regressor, (6) Gradient Boosting Regression, (7) NLP Regressor yang diterapkan dalam penelitian ini. Berdasarkan 7 metode regresi tersebut akan dicari 1 metode terbaik dengan nilai akurasi paling terbaik yang akan digunakan dalam proses pengolahan deploy untuk menentukan harga mobil bekas dengan rasio yaitu 90:10, 80:20 dan 70:30 menghasilkan nilai estimasi terbaik adalah decision tree regression. Masing – masing metode memiliki tingkat akurasi yang tinggi diantaranya dalam rasio 90:10 decision tree regression sebagai metode terbaik dalam rasio tersebut memiliki tingkat akurasi sebesar 99%, dan pada rasio 80:20 decision tree regression tersebut memiliki nilai akurasi sebesar 99%, selanjutnya rasio 70:30 decision tree regression kembali menjadi metode terbaik dengan tingkat akurasi sebesar 99%. Kata kunci: Machine Learning; Prediksi Harga Mobil Bekas; Regresi; Performance Model
PERFORMANCE ANALYSIS OF CLUSTERING MODELS BASED ON MACHINE LEARNING IN STUNTING DATA MAPPING Handayani, Masitah; Sibuea, Mustika Fitri Larasati
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 9 No. 4 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i4.2770

Abstract

Abstract: Stunting is one of the nutritional problems that the world pays the most attention to and a major nutritional problem in Indonesia. Stunting is a problem in toddler growth which is characterized by a toddler's height that is too short compared to toddlers of his age. In the research location, namely Asahan Regency, the mapping of areas prone to increased stunting rates has not been carried out optimally. The process of exploring the stunting data warehouse is useful for adding information that can assist the government in making policies. Therefore, the aim of this research is to map stunting-prone areas in Asahan district based on the number of stunting cases in Asahan district using the machine learning-based K-Means clustering model. Based on previous research reviews, the k-means clustering method used has not used the normalization process. In addition, distance measurement only uses Euclidean Distance. Meanwhile, in this research, clustering performance analysis was carried out using a more in-depth process, namely by applying data normalization at the beginning, using the elbow method to determine the best number of clusters (K), measuring distance using Euclidean Distance, Manhattan Distance and Minkowski Distance to obtain comparison results. better clusters. The analysis results show that the best number of clusters is cluster 2 which shows the mapping results into 2 groups with a DBI of 0.51290 and a silhouette_score of 0.71432. Keywords: stunting; k-means clustering; machine learning Abstrak: Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi yang paling diperhatikan dunia dan permasalahan gizi yang utama di Indonesia. Stunting merupakan masalah pada pertumbuhan balita yang ditandai dengan tinggi badan balita yang terlalu pendek dibanding balita seusianya. Pada lokasi penelitian yaitu Kabupaten Asahan, pemetaan daerah rawan peningkatan angka stunting belum dilakukan dengan optimal. Proses eksplorasi gudang data stunting ini berguna untuk menambah informasi yang dapat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah pemetaan daerah rawan stunting di kabupaten Asahan berdasarkan jumlah kasus stunting di Kabupaten Asahan menggunakan model clustering metode K-Means berbasis machine learning. Berdasarkan tinjauan penelitian terdahulu, metode k-means clustering yang digunakan belum menggunakan proses normalisasi. Selain itu, pengukuran jarak hanya menggunakan Euclidean Distance. Sedangkan dalam penelitian ini, analisis kinerja clustering yang dilakukan dengan proses yang lebih mendalam yaitu dengan penerapan normalisasi data di awal, penggunaan elbow method untuk penentuan jumlah cluster (K) terbaik, pengukuran jarak dengan Euclidean Distance, Manhattan Distance dan Minkowski Distance untuk mendapatkan hasil perbandingan cluster yang lebih baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah cluster terbaik yaitu  cluster 2 yang menunjukkan hasil pemetaan menjadi 2 kelompok dengan DBI 0.51290 dan silhouette_score sebesar 0.71432. Kata kunci: stunting; k-means clustering; machine learning
PENGGUNAAN K-MEANS METHOD DALAM KLASIFIKASI TINGKAT KESEJAHTERAAN PENDUDUK (STUDI KASUS: KANTOR KEPALA DESA PONDOK BUNGUR) Anggraini, Sylvia; Nasution, Akmal; Sibuea, Mustika Fitri Larasati
J-Com (Journal of Computer) Vol. 4 No. 2 (2024): JULI 2024
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v4i2.3214

Abstract

Kualitas hidup keluarga mencerminkan kesejahteraan masyarakat, yang diukur melalui berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, pekerjaan, penghasilan, kepemilikan, kondisi tempat tinggal, serta akses ke air bersih dan listrik. Untuk menentukan tingkat kesejahteraan di masyarakat, tiga kriteria dari semua variabel tersebut digunakan untuk membedakan apakah mereka berada pada cluster tinggi, menengah, atau rendah. Pondok Bungur, sebuah desa di Kabupaten Asahan dengan 10 dusun, kebanyakan penduduknya memiliki pendapatan rendah, tidak memiliki barang kebutuhan sekunder, menggunakan air bukan dari PDAM, dan memiliki akses daya listrik rendah. Karena belum ada klasifikasi yang jelas mengenai kesejahteraan, bantuan sosial sering kali tidak tepat sasaran. Sebagai solusi, teknik data mining dengan algoritma k-means diterapkan untuk mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan di desa tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa 2 dusun berada pada tingkat kesejahteraan tinggi (20%), 3 dusun pada tingkat menengah (30%), dan 5 dusun pada tingkat rendah (50%). Dusun 2 dan 5 merupakan yang paling sejahtera, sementara Dusun 1, 4, dan 9 memiliki tingkat kesejahteraan menengah. Sisa 50% dusun yang masih berada pada tingkat rendah perlu diprioritaskan dalam pemberian bantuan.
PEMANFAATAN APALIKASI MOBILE EDUKATIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF BAGI ANAK USIA DINI DI DESA DALU SEPULUH B Sembiring, Muhammad Ardiansyah; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Selvi, Diana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5111

Abstract

Abstract: Early childhood learning requires creative and engaging media to stimulate cognitive, motor, and creativity development. At TK Mutiara Amaliah, Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, the use of educational mobile applications has not been optimal because teachers are not yet accustomed to using digital media as a learning aid, while students have not received interactive, technology-based learning experiences. This community service activity aims to improve teachers’ abilities in selecting and utilizing educational mobile applications as creative learning media, as well as to provide direct learning experiences to kindergarten students using age-appropriate and safe applications. The program will be implemented on June 19, 2025, including teacher training on the use of educational applications, practical integration of the applications into learning activities, and interactive learning sessions with students. The target outputs of this activity include: (1) improved teacher competence in using educational applications, (2) increased creativity and learning motivation of TK Mutiara Amaliah students, (3) the development of a guidebook for using educational applications, and (4) publication of the community service activity report. Through this program, learning is expected to become more innovative and aligned with digital technology developments. The community service activity was successfully implemented and received positive responses from both teachers and students at TK Mutiara Amaliah. Teachers were able to understand how to operate Virtual Reality–based mobile applications and successfully integrate them into learning activities. Students showed high enthusiasm and improved creativity during the interactive VR learning sessions. Overall, the activity has made a significant impact on enhancing the quality of learning and the use of technology within the school environment.            Keywords: Educational Applications; Creative Learning; Early Childhood; Kindergarten Teachers; Educational Technology Abstrak: Pembelajaran anak usia dini membutuhkan media yang kreatif dan menarik untuk menstimulasi perkembangan kognitif, motorik, dan kreativitas. Di TK Mutiara Amaliah, Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, pemanfaatan aplikasi mobile edukatif masih belum optimal karena guru belum terbiasa menggunakan media digital sebagai pendukung kegiatan belajar, sementara siswa belum mendapat pengalaman belajar interaktif berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memilih dan memanfaatkan aplikasi mobile edukatif sebagai media pembelajaran kreatif, serta memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa TK melalui aplikasi yang sesuai usia dan aman digunakan. Program akan dilaksanakan pada 19 Juni 2025, meliputi pelatihan guru mengenai penggunaan aplikasi edukatif, praktik integrasi aplikasi ke dalam kegiatan belajar, dan sesi pembelajaran interaktif bersama siswa. Target luaran kegiatan ini mencakup: (1) peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan aplikasi edukatif, (2) meningkatnya kreativitas dan minat belajar siswa TK Mutiara Amaliah, (3) tersusunnya modul panduan penggunaan aplikasi edukatif, dan (4) publikasi laporan kegiatan pengabdian. Dengan kegiatan ini, diharapkan pembelajaran menjadi lebih inovatif dan sesuai perkembangan teknologi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari guru serta siswa TK Mutiara Amaliah. Guru mampu memahami cara pengoperasian aplikasi mobile berbasis Virtual Reality dan berhasil mengintegrasikannya ke dalam kegiatan pembelajaran. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kreativitas saat mengikuti sesi pembelajaran interaktif menggunakan VR. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah. Kata kunci: Aplikasi Edukatif; Pembelajaran Kreatif; Anak Usia Dini; Guru TK; Teknologi Pendidikan