Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KAJIAN DESAIN RUMAH PESISIR PANTAI DI KELURAHAN BAGAN DELI MELALUI PENDEKATAN RAMAH LINGKUNGAN Brisco Damaro Cibro; Irma Novrianty Nasution
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.627 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14184

Abstract

Rumah merupakan kebutuhan primer setiap manusia.Fenomena saat ini, rumah dibangun tanpa mempertimbangkan karakteristik ramah lingkungan.Pesisir pantai merupakan area permukiman padat dengan bentuk rumah panggung yang didirikan menggunakan material kayu.Bagan Deli salah satu wilayah pesisir pantai yang bisa ditemui di Sumatera Utara, terutama di Kota Medan.Dalam mendirikan rumah, masyarakat pesisir pantai di Bagan Deli kurang mempertimbangkan konstruksi yang kokoh dan ramah lingkungan.Sehingga, permukiman di sekitar Bagan Deli memiliki kesan kumuh dan tidakk sehat, serta nyaman sebagai lingkungan permukiman.Oleh karena itu, tulisan ini dibuat untuk mengidentifikasi kondisi eksisting rumah-rumah di sekitar Bagan Deli dan memberikan solusi dalam bentuk rekomendasi desain yang tepat sesuai kriteria rumah ramah lingkungan yang layak huni.Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dan pengamatan langsung ke lokasi permukiman, membuat gambar kerja rumah eksisting, studi literatur, dan studi perbandingan terhadap rancangan rumah ramah lingkungan yang didesain oleh arsitek ternama.Data yang telah terkumpul dijelaskan secara deskriptif analitik dan disimulasikan dalam bentuk rekomendasi desain 3D.Hasil yang diperoleh bahwasanya rumah di Bagan Deli memiliki sirkulasi udara yang kurang baik karena tidak tersedia ventilasi udara dan pencahayaan alami yang cukup.Bangunan dibuat tanpa mempertimbangkan konstruksi yang tepat dan itu menyebabkan rumah rentan menjadi rusak..Untuk mendapatkan ventilasi yang baik, pencahayaan alami, dan konstruksi yang tepat, maka rumah di Bagan Deli dirancang ulang untuk mencapai kondisi yang sehat, nyaman, dan aman.Kata Kunci: Bagan Deli, Desain, Rumah, Pesisir Pantai, Ramah Lingkungan  Houses are the primary needs of every human being. The current phenomenon, houses are built without considering environmentally friendly characteristics. The coastal region is usually a dense residential area with a stilt house built using wood material. Bagan Deli is one of the coastal regions found in North Sumatra, especially in Medan City. In building a house, the communities in Bagan Deli do not consider the substantial construction and environmentally friendly. Thus, settlements around Bagan Deli have the impression of a slum, not healthy and comfortable as a living environment.Therefore, this paper was made to identify the existing conditions of houses around the Bagan Deli and to providing solutions in the form of appropriate design recommendations according to the criteria for livable, environmentally friendly homes. The data collection was done through surveys and observations to the location of settlements, making drawings of existing houses, literature and comparative studies of an environmentally friendly house designed by renowned architects. The data explained descriptively analytically and simulated in the form of design recommendations as well as 3D drawing. The results obtained that the house in Bagan Deli has poor air circulation because there are not enough air vents and sufficient natural lighting. The building made without considering proper construction, and it causes the house vulnerable to collapse. To afford good ventilation, natural lighting, and proper construction then the house in Bagan Deli re-designed to achieve healthy, comfortable and safety conditions.   Keywords:Bagan Deli,Design, House, Coastal Region, Environmentally Friendly
Teknologi Konstruksi Rumah Kayu Tradisional Mandailing Irma Novrianty Nasution; Syahreza Alvan; Bambang Hadibroto; Sarwa
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 8 No. 1 (2019): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.8.1.49

Abstract

Sibanggor Julu merupakan perkampungan tradisional yang terletak di wilayah etnis Mandailing, Sumatera Utara. Perkampungan diwarnai oleh rumah-rumah kayu yang dibangun dengan keterampilan yang turun-temurun. Namun, keterampilan itu perlahan hilang oleh perubahan budaya dan ekonomi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi, menginventarisasi teknologi dan keterampilan membangun rumah kayu tradisional guna mempertahankan eksistensinya. Kegiatannya antara lain membuat gambar teknis, mengidentifikasi bahan lokal dan keterampilan ketukangan. Metode yaitu eksperimental dan kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif analitik. Sumber data diperoleh dari pengamatan, wawancara, literatur, dan pengujian laboratorium. Hasil penelitian ditemukan bahwa bahan bangunan lokal dan cara membangun tradisional masih berlangsung hingga kini. Keberlanjutan teknologi dan keterampilan ketukangan dikhawatirkan berhenti karena ketersediaan bahan lokal dan pergeseran perekonomian masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan, perbaikan, pelatihan tukang untuk keberlanjutan pengetahuan tradisonal. Disamping memilih bahan yang memiliki sifat dan kekuatan yang mirip kayu lokal, serta memberi perkuatan pada struktur sebagai upaya mempertahankan pengetahuan dan keterampilan ketukangannya.
COMPREHENSIVE GEOTECHNICAL ANALYSIS OF LANDSLIDE RISK FACTORS: INSIGHTS FROM KARO REGENCY, NORTH SUMATERA, INDONESIA Qarinur, Muhammad; Silitonga, Ernesto Maringan Ramot; Sibuea, Dody Taufik Absor; Alvan, Syahreza; Nasution, Irma Novrianty; Yacub, Mirzal
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 29 No. 2 (2024): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v29i2.6161

Abstract

This study explores geological and geotechnical factors impacting landslide risk inKaro Regency, Sumatera Utara, Indonesia, a region inherently susceptible tolandslides due to its volcanic terrain. Analyzing seven landslide sites, the researchcombines field slope geometry measurements and soil bulk density tests withdetailed laboratory investigations, including Triaxial Unconsolidated Undrained(Triaxial UU) testing. Findings reveal critical insights into soil behavior, stability,and variations in shear strength parameters. The Unified Soil Classification System(USCS) identifies prevalent soil types, dominated by poorly graded sands andgravelly sands. Triaxial UU testing exposes significant variations in shear strengthparameters, highlighting soil heterogeneity. This comprehensive study contributes togeotechnical engineering, emphasizing the need for tailored mitigation strategiesand multidisciplinary approaches in effective landslide risk management in KaroRegency.
EVALUASI RANCANGAN TAMAN BERMAIN DI KOTA MEDAN BERDASARKAN STANDAR RBRA Yacub, Mirzal; Fadila, Meuthia; Nasution, Irma Novrianty
Arsitekno Vol. 12 No. 1 (2025): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v12i1.18391

Abstract

Keberadaan taman bermain pada sebuah kota menjadi hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah keterjaminannya hak anak. Sebagaimana yang diketahui hubungan anak dan bermain menjadi kebutuhan mendasar. Berdasarkan dengan Konvensi Hak Anak (KHA) Tahun 1989 di New York, Amerika Serikat menyatakan bahwa setiap negara mengakui hak anak untuk beristirahat dan bersantai, bermain serta bebagai kegiatan rekreasi yang sesuai dengan usia anak dan dapat berpartisipasi secara bebas dalam kehidupan dan seni. Taman bermain di Kota Medan yang menjadi amatan adalah Taman Beringin (TBR), Taman Gajah Mada (TGM), dan Taman Baldes (TBD) yang di mana obyek ini menjadi distinasi masyarakat (khusus anak-anak) untuk berkegiatan baik secara individu maupun kelompok. Berdasarkan amatan tersebut, Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengevaluasi keberadaan ketiga taman tersebut dengan pendekatan standar Ruang Bermain ramah Anak (RBRA). Pengumpulan data dengan survei lapangan, studi pustakan, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil temuan yang diperoleh menyimpulkan bahwa kondisi dari ketiga taman (TBR, TGM dan TBD) belumlah memenuhi standar RBRA.
Pola Perilaku Mahasiswa dalam Penggunaan Energi di Ruang Komunal Kampus Yacub, Mirzal; Nasution, Irma Novrianty; Khairuni, Zhilli Izzadati
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1054

Abstract

Abstrak Penelitian ini menginvestigasi pola perilaku penggunaan energi yang dilakukan oleh mahasiswa di ruang komunal kampus. Penggunaan energi yang efisien dan berkelanjutan telah menjadi perhatian global, dan kampus merupakan tempat yang relevan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan ini. Penelitian ini menggunakan metode survei, observasi, dan analisis data untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku mahasiswa dalam penggunaan energi di lingkungan kampus, khususnya dalam penggunaan gadget seperti handphone/smartphone, laptop, dan tablet. Data tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi pola perilaku, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan potensi perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam perilaku penggunaan energi mahasiswa di dalam dan di luar ruangan (indoor/outdoor) kampus. Faktor-faktor seperti kesadaran lingkungan, ketersediaan fasilitas pengisian daya gadget, dan norma sosial mempengaruhi pola perilaku dalam penggunaan energi. Temuan penelitian ini dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan kesadaran terhadap desain ruang komunal terhadap mahasiswa yang berkelanjutan serta merancang lingkungan kampus yang lebih efisien secara energi. Kata kunci: pola perilaku, mahasiswa, ruang komunal kampus, energi, gadget   Abstract This research investigates the patterns of energy usage behavior among students in campus communal spaces. Efficient and sustainable energy usage has become global concern, and the campus is a relevant place to identify potential improvements in this regard. The research employs survey methods, observations, and data analysis to collect information on student behaviors regarding energy usage in the campus environment, particularly in the use of gadgets such as handphones/smartphones, laptops, and tablets. The data is analyzed to identify behavior patterns, influencing factors, and potential changes towards more sustainable behavior. The research findings indicate variations in students' energy usage behaviors both indoors and outdoors on campus. Factors such as environmental awareness, the availability of gadget charging facilities, and social norms influence behavior patterns in energy usage. The findings of this research can provide insights to enhance awareness of sustainable communal space design for students and to design a energy-efficient campus environment. Keywords: behavior patterns, students, campus communal spaces, energy, gadgets
DESAIN RUMAH TINGGAL YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK IKLIM TROPIS Simbolon, Hendra; Nasution, Irma Novrianty
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7443

Abstract

ABSTRAKKebutuhan manusia akan rumah tinggal sebagai kebutuhan primer tidak dapat dipandang sebelah mata. Sekarang ini, kebanyakan rumah tinggal dibangun hanya berfokus pada aspek keindahannya saja tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan dan iklim pada lokasi rencana rumah tinggal akan dibangun. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mendesain rumah tinggal yang ramah lingkungan untuk iklim tropis ditinjau dari aspek termalnya (ventilasi alami dan pencahayaan alami). Desain rumah tinggal rumah ramah lingkungan dibuat dengan memperhatikan aspek lingkungannya, seperti kondisi site existing, peredaran matahari, pergerakan angin, dan aspek lingkungan lainnya. Semua aspek tersebut dianalisis untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal akan aspek kenyamanan termal. Untuk mencapainya dapat dilakungan perancangan secara pasif dengan metode ventiasi alami dan pencahayaan alami yang diterapkan pada desain bangunan. Luasan minimal ventilasi alami dalam suatu ruangan adalah 10 % dari luas lantai ruang tersebut. Dari hasil analisa didapat orientasi bangunan terbaik menghadap arah timur-barat, untuk orientasi bukaan terbaik menghadap utara dan selatan, pada arah ini cahaya matahari bersinar stabil sepanjang hari. Untuk mengatasi radiasi matahari yang tinggi, pada area sekitar bangunan ditanam vegeasi dengan jenis pohon yang rindang dan menyejukkan. Adapun untuk memberikan efek dingin pada ruangan tipe bukaan/jendela yang sesuai dari hasil analisa adalah jendela tipe pivot(berporos) untuk memaksimalkan masuknya angin pada ruang. Untuk mengatasi kondisi kelembapan yang tinggi, dibuat ventilasi bawah yang berada tepat pada bawah jendela, kemudian pada adap yang memiliki bidang datar ditambakan ventiasi untuk mengeluarkan udara panas di ruang antara atap dan plafon. Untuk memberikan kesejukan yang alami pada bangunan, di buat jarak antar bangunan dengan bangunan eksisting agar angin dapat bergerak bebas di area bangunan.Kata Kunci : Pencahayaan, Ramah Lingkungan, Rumah Tinggal, Ventilasi
KAJIAN DESAIN RUMAH PESISIR PANTAI DI KELURAHAN BAGAN DELI MELALUI PENDEKATAN RAMAH LINGKUNGAN Cibro, Brisco Damaro; Nasution, Irma Novrianty
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14184

Abstract