Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

STRUKTUR BANGUNAN TRADISIONAL MANDAILING Luthan, Putri Lynna A.; Nasution, Irma Novrianty; Jeumpa, Kemala; Jeumpa, Kemala
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA VOL 15, NO 2 (2014): JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu yang diangkat dalam penelitian adalah adanya kekhawatiran atas nilai-nilai kearifan lokal yang perlahan-lahan hilang/punah akibat perkembangan budaya. Hal ini ditandai dengan munculnya fenomena membangun kembali bangunan tradisional oleh sebagian masyarakat yang memiliki kemampuan secara finansial sebagai usaha menjunjung tinggi identitas dan jati diri budayanya, namun bentuk baru sangat jauh berbeda dari bentuk tradisionalnya Etnis yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah etnis Mandailing yang mendiami wilayah pantai barat Sumatera. Etnis ini mengalami kepunahan dari segi nilai-nilai budaya, serta pengetahuan tentang artefak budaya yang kian punah dan perlahan hancur dimakan waktu. Adanya keinginan masyarakat etnis untuk mendirikan rumah tinggal berbasis etnis dalam bentuk dan cara yang lebih baru merupakan faktor yang menjadi prioritas utama dalam kelangsungan pelestarian kebudayaan tradisional. Perkembangan rumah tinggal di wilayah Mandailing saat ini telah bergerak ke arah yang lebih modern dengan bentuk dan gaya bangunan yang beragam. Sebelum proses kemodernan yang terlalu besar mempengaruhi masyarakat di Mandailing maka penelitian ini berkontribusi memberikan wawasan, pemahaman, dan panduan mengenai prinsip-prinsip struktur bangunan yang dilatarbelakangi oleh nilai-nilai tradisi atau budaya sebagai warisan leluhur yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Pendekatan melalui penelusuran nilai budaya bertujuan agar masyarakat tetap menjunjung tinggi tradisi dan mempertahankan keberadaannya sampai kepada generasi selanjutnya. Struktur bangunan terdiri dari jenis konstrusksi seperti pondasi, balok dan tiang, pintu dan jendela serta rangka atap.
STRUKTUR BANGUNAN TRADISIONAL MANDAILING Luthan, Putri Lynna A.; Nasution, Irma Novrianty; Jeumpa, Kemala; Jeumpa, Kemala
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA VOL 15, NO 2 (2014): JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu yang diangkat dalam penelitian adalah adanya kekhawatiran atas nilai-nilai kearifan lokal yang perlahan-lahan hilang/punah akibat perkembangan budaya. Hal ini ditandai dengan munculnya fenomena membangun kembali bangunan tradisional oleh sebagian masyarakat yang memiliki kemampuan secara finansial sebagai usaha menjunjung tinggi identitas dan jati diri budayanya, namun bentuk baru sangat jauh berbeda dari bentuk tradisionalnya Etnis yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah etnis Mandailing yang mendiami wilayah pantai barat Sumatera. Etnis ini mengalami kepunahan dari segi nilai-nilai budaya, serta pengetahuan tentang artefak budaya yang kian punah dan perlahan hancur dimakan waktu. Adanya keinginan masyarakat etnis untuk mendirikan rumah tinggal berbasis etnis dalam bentuk dan cara yang lebih baru merupakan faktor yang menjadi prioritas utama dalam kelangsungan pelestarian kebudayaan tradisional. Perkembangan rumah tinggal di wilayah Mandailing saat ini telah bergerak ke arah yang lebih modern dengan bentuk dan gaya bangunan yang beragam. Sebelum proses kemodernan yang terlalu besar mempengaruhi masyarakat di Mandailing maka penelitian ini berkontribusi memberikan wawasan, pemahaman, dan panduan mengenai prinsip-prinsip struktur bangunan yang dilatarbelakangi oleh nilai-nilai tradisi atau budaya sebagai warisan leluhur yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Pendekatan melalui penelusuran nilai budaya bertujuan agar masyarakat tetap menjunjung tinggi tradisi dan mempertahankan keberadaannya sampai kepada generasi selanjutnya. Struktur bangunan terdiri dari jenis konstrusksi seperti pondasi, balok dan tiang, pintu dan jendela serta rangka atap.
PENGEMBANGAN MODEL KONSTRUKSI BANGUNAN TRADISIONAL DI SUMATERA UTARA SEBAGAI PANDUAN PERANCANGAN RUMAH TINGGAL BERBASIS ETNIS SUMATERA UTARA A.Luthan, Putri Lynna; Nasution, Irma Novrianty; Alvan, Syahreza; Jeumpa, Kemala
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 14, No 2 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya keinginan masyarakat untuk mendirikan rumah tinggal berbasis etnis dalam bentuk dan cara yang lebih baru merupakan faktor yang menjadi prioritas utama dalam kelangsungan pelestarian kebudayaan tradisional. Permasalahan yang ditemui adalah a) banyak ditemui bangunan ditingkat daerah yang menggunakan unsur-unsur etnis, namun rancangan bangunan yang dibuat tanpa panduan yang baku, b)banyak ditemui rumah tinggal yang masih mempertahankan nilai-nilai budaya etnis dengan alasan tertentu, namun dikhawatirkan pengembangannya akan semakin tidak terarah. Dari permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian dengan tujuan membuat peta konsep bangunan tradisional etnis Mandailing dan Melayu yang akan dipergunakan dalam membuat model perancangan konstruksi rumah tinggal berbasis etnis. Hasil penelitian yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan observasi langsung bahwa,a) bentuk bangunan tradisional etnis Mandailing dan Melayu adalah rumah panggung, b) bentuk denah dan pola susunan ruang persegi dengan orientasi kanan-kiri atau depan-belakang,c) ditemui ruang-ruang tambahan yang permanen sebagai kebutuhan baru dalam berhuni,d) bangunan terdiri dari susunan tiang-tiang tinggi jauh diatas muka tanah, dan perpaduan sistem konstruksi tradisional dan kekinian,e) bentuk ragam hias pada elemen-elemen bangunan terdapat pada tiang, atap, pagar serambi, pintu dan jendela,f) pemilihan material bersifat alami dan kayu dikombinasikan dengan material yang praktis dan mudah diperoleh pada saat ini, demi kelangsungan bangunan,g) sistem teknologi pada pondasi, tiang-balok, dan sambungan-sambungan atap adalah perpaduan teknik membangun secara tradisional dan kekinian,h) pola hidup dan kebutuhan masyarakat petani memiliki kebutuhan yang berbeda dengan masyarakat pelaut, di Mandailing dijumpai rumah dilengkapi lumbung padi dan balai adat, tidak demikian dengan Melayu, i) lokasi, orientasi rumah, dan bentuk atap merupakan pemahaman masyarakat etnis terhadap iklim, cuaca, tanggapan terhadap bencana, dan sosial masyarakatnya,j) ukuran dan besaran yang digunakan dalam parameter tradisional bersifat magis dan ditentukan secara bersama-sama dalam suatu upacara yang sakral.
ANALISIS ANGGARAN BIAYA REHABILITASI SEKOLAH TERHADAP INDEKS KEMAHALAN KONSTRUKSI Lu than, Putri Lynna A.; Jeumpa2, Kemala
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 12, No 1 (2012): MARET 2012
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga bangunan sekolahpada kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara dengan melakukan survey harga material dan upah pada masing-masing kecamatatan di kabupaten TapanuliTengah. Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) merupakan salah satu data dalammenentukan dasar alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) suatu kabupaten!Kota. IKKtersebut digunakan dalam menentukan anggaran biaya bangunan rehabilitasiSekolah Dasar dan Menengah di 13 Kabupaten yang ada di Sumatera Utara. Faktorlokasi dan waktu pembangunan akan mempengaruhi besarnya biaya bangunan,sehingga harga bangunan gedung akan berbeda disetiap Kabupaten!Kota. Selama ini, seiiap adanya pembangunan dan rehabilitasi untuk pembangunan gedungsekolah beberapa dinas terkait selalu menggunakan formula yang seragam dalamsatu kabupaten. Kelemahan dari formula ini adalah tidak diakomodasinya perbedaanlokasi, sumber daya material dan manusia serta transportasi yang mempengaruhibiaya konstruksi bangunan gedung sekolah tersebut. Penentun biaya dilakukandengan membuat rancangan gambar dan menghitung biaya yang dibutuhkanberdasarkan lokasi, sumberdaya dan transportasi kemudian akan dibandingkan hasilperhitungan standar dengan menggunakan nilai IKK. Hasil penelitian setelah dilakukan survey pada beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten TapanulTengan dengan menggunakan instrurnen harga bahan dan harga material padamasing-masing daerah uniuk kecamatan Lumui didapai biaya bangunan sebesar RpRp. 188.289.000, hasil dari Kecamatan Sarudik didapat biaya bangunan Rp.185.992.000, Dan hasil dari Kecamatan Tukka didapat biaya bangunan sebesar Rp.211.583.000. Sehingga dari ketiga perhitungan tersebut nilai IKK untuk kecamatanLumut didapat nilai 0,88, Kecamatan Tukka didapat nilai IKK.1,00, KecamaianSarudik didapat nilai IKK. 0,85
STRUKTUR BANGUNAN TRADISIONAL MANDAILING Luthan, Putri Lynna A.; Nasution, Irma Novrianty; Jeumpa, Kemala
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 14, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu yang diangkat dalam penelitian adalah adanyakekhawatiran atas nilai-nilai kearifan lokal yang perlahan-lahanhilang/punah akibat perkembangan budaya. Hal ini ditandai denganmunculnya fenomena membangun kembali bangunan tradisional olehsebagian masyarakat yang memiliki kemampuan secara finansial sebagaiusaha menjunjung tinggi identitas dan jati diri budayanya, namunbentuk baru sangat jauh berbeda dari bentuk tradisionalnya Etnis yangmenjadi perhatian dalam penelitian ini adalah etnis Mandailing yangmendiami wilayah pantai barat Sumatera. Etnis ini mengalamikepunahan dari segi nilai-nilai budaya, serta pengetahuan tentangartefak budaya yang kian punah dan perlahan hancur dimakan waktu.Adanya keinginan masyarakat etnis untuk mendirikan rumah tinggalberbasis etnis dalam bentuk dan cara yang lebih baru merupakan faktoryang menjadi prioritas utama dalam kelangsungan pelestariankebudayaan tradisional. Perkembangan rumah tinggal di wilayahMandailing saat ini telah bergerak ke arah yang lebih modern denganbentuk dan gaya bangunan yang beragam. Sebelum proses kemodernanyang terlalu besar mempengaruhi masyarakat di Mandailing makapenelitian ini berkontribusi memberikan wawasan, pemahaman, danpanduan mengenai prinsip-prinsip struktur bangunan yangdilatarbelakangi oleh nilai-nilai tradisi atau budaya sebagai warisanleluhur yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Pendekatan melalui penelusuran nilai budaya bertujuan agar masyarakat tetap menjunjung tinggi tradisi dan mempertahankan keberadaannya sampai kepadagenerasi selanjutnya. Struktur bangunan terdiri dari jenis konstrusksiseperti pondasi, balok dan tiang, pintu dan jendela serta rangka atap.
SISTEM DRAINASE SEBAGAI PENGENDALIAN BANJIR KOTA MEDAN Harahap, Rumilla; Jeumpa, Kemala; Hadibroto, Bambang
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 14, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian ini meliputi beberapa daerah diantaranyaKecamatan Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Petisah, Tembung,Medan Barat, Medan Timur, selalu terjadi banjir karena drainase tidakmampu menampung lagi. Model Perencanaan sistem Drainase SebagaiPengendalian Banjir Kota Medan di analisis melalui metode HEC-RAS4.0 yaitu pemodelan yang dilakukan dalam menganalisis profil muka airsaluran drainase. Perhitungan debit banjir periodik menggunakan MetodeHasper dan Melchior . Hasil penelitian tahun pertama adalah (1)berdasarkan analisis Intensitas hujan saluran drainase di Medan dibeberapa tempat di dapat Intensitas Curah Hujan 2 tahun sebesar 166mm/jam; (2) di dapat debit banjir untuk 2 tahun adalah 1.1396 m 3/det,debit banjir rancangan untuk 5 tahun sebesar 1.7475 m3/det. debit banjir untuk 10 tahun adalah 2.3315 m3/det. Sedangkan debit air limbah rumahtangga yang memasuki drainase adalah 0.00137781 m3/det. Saluranpenampang drainase yang melimpah diakibatkan padatnya pemukimanatau perubahan cuaca yang tidak menentu yang mengakibatkan debitcurah hujan lebih tinggi.; (3) Model perencanaan sistem drainase sebagaipengendalian banjir kota Medan bertitik fokus pada pengelolaan sungaiDeli karena sungai Deli yang merupakan sungai utama yang mengalir dipusat kota medan.;(4) Telah terbit dalam bentuk prosiding dariinternasional dan jurnal internasional . Manfaat dari penelitian inimengurangi potensi genangan banjir di sekitar kota Medan
The Effect of Using Real-Object Media on the Students’ Interest in Cost Estimation Learning Nathanael Sitanggang; Putri Lynna Adelinna Luthan; Kemala Jeumpa; Hongbo Ma
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 25, No 1 (2019): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.862 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v25i1.22190

Abstract

The rapid development of construction industry is fostering the construction service companies to hire sufficient and competent professional cost estimators who are mainly graduated from universities. This study aims to examine the students’ interest in contraction cost estimating and the effect of using real-object media and PowerPoints media in learning achievement of cost estimation. The method of this study was quasi-experimental conducted with a 2 x 2 factorial design using 40 samples. The instruments consisted of learning outcomes assesment and students’ interest testing with reliability coefficients of 0.92 and 0.81 respectively. The hypothesis was tested through variance analysis and Tukey test techniques. The research findings showed that there are interactions between the implementation of real object media and the students’ interests. For the students with high level of interest to learn, the implemetation of real object media did not give significant differences compared to the use of PowerPoints media. In the other hand, for the students with relatively low level of interest to learn, the real-object media is more effective than PowerPoints media. This finding is very useful for lecturers to improve learning achievement in cost estimation learning thus the graduates have the competence and expertise in the construction service industry.
Pembinaan Kelompok Tukang Desa Sidodadi dan Desa Selamat Kecamatan Sibiru-Biru Kemala Jeumpa; Putri Lynna A. Luthan; Suahreza Alvan; Bambang Hadibroto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 75 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i75.4811

Abstract

Tingginya frekuensi bencana gempa bumi akhir-akhir ini telah menyebabkan jatuhnya korban jiwamaupun harta benda yang tidak sedikit. Rumah tinggal sebagai bangunan gedung fungsi hunian yangpada umumnya merupakan bangunan non-enginereed mengalami jumlah kerusakan terbesar.Penyebabnya antara lain oleh kurang terpenuhinya persyaratan teknis bangunan gedung dan metodekonstruksi yang kurang tepat yang diakibatkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat mengenai haltersebut. Desa Sidodadi dan Desa Selamat Kecamatan Sibiru-biru adalah merupakan desa yang hampirseluruh kepala keluarga mempunyai mata pencaharian sebagai tukang bangunan. Berdasarkan haltersebut kelompok IbM melakukan kegiatan yang dimulai dari pendekatan kepada warga, sosialisasiperencanaan rumah tahan gempa, simulasi dan pelatihan merangkai penulangan untuk rumah tahangempa. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini : 1). Kelompok tukang desa Sidodadi dan desa Selamattelah memahami proses pembangunan rumah tahan gempa, 2). Kelompok tukang desa Sidodadi dandesa Selamat telah mengetahui cara merangkai besi pada kolom, balok dan sambungan, 3). Kelompoktukang desa Sidodadi dan desa Selamat telah dapat merangkai dan membuat bangunan tahan gempa.
Pendampingan Pembuatan Mural Edukasi sebagai Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar dengan Konsep Belajar dan Bermain Zhilli Izzadati Khairuni; Liana Atika; Rumila Harahap; Kemala Jeumpa
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 3 (2021): Pages 459-724
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i3.335

Abstract

Target kegiatan pengabdian adalah sebuah sekolah yang terletak di pinggiran Kota Medan tepatnya Perumnas Simalingkar Medan Tuntungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan visual yang baik dan menarik adalah memperbaiki fisik bangunan. Upaya tersebut berupa aplikasi seni mural, selain dianggap memperindah tampilan fisik bangunan, seni mural ini juga dapat memperkuat karakter sebuah kawasan. Metode yang dilakukan adalah dengan metode sosialisasi, membuat konsep desain, kemudian praktik dengan bimbingan pembuatan mural, serta monitoring dan evaluasi. Mural yang dihasilkan dalam bentuk mural edukasi dengan beberapa ragam pengetahuan. Hasil kegiatan ini berupa adanya peningkatan ekonomi, peningkatan ilmu seni bagi mitra terpilih sekaligus memperbaiki visual bangunan sekolah. Evaluasi kegiatan ini menghasilkan umpan balik yang positif, potensi keberlanjutan kegiatan pembuatan mural ini bisa dilakukan pada lokasi yang lain dengan konsep atau tema yang berbeda sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat edukasi dan keterampilan dalam memperbaiki visual bangunan. Pengabdian masyarakat berupa pembuatan mural disekolah ini terlaksana dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan, dari hasil sosialisasi sampai dengan proses pengerjaan para peserta sangat antusias dan sangat senang bisa mempelajari cara-cara dalam pembuatan mural. Peserta mendapat keterampilan baru yang belum pernah diperoleh sebelumnya sebagai bekal dalam membuat suatu inovasi juga memberi warna baru pada tampilan visual sekolah dalam meningkatkan proses belajar mengajar.
RISIKO BANJIR PADA DRAINASE PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rumilla Harahap; Kemala Jeumpa; Sarra Rahmadani
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Civil Engineering Study Program, Engineering Faculty Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.69 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v4i2.44231

Abstract

Besarnya dampak kerugian yang dihasilkan baik materi maupun non materi serta kondisi drainase yang tidak berfungsi lagi baik disebabkan oleh daya tampung yang lebih kecil dari debit yang ada, kurangnya perawatan maupun sistem pengaliran dan pembuangan yang tidak sesuai lagi dengan lingkungan dan juga tahun 2020 terjadi saat pandemi Covid-19. Beberapa daerah diantaranya Kecamatan Medan Polonia, Medan Sunggal, Medan Petisah, Medan Tembung, Medan Barat, Medan Timur  selalu  terjadi  banjir  karena  drainase  tidak  mampu  menampung  lagi.  Mengingat  begitu banyaknya kerugian yang ditimbulkan oleh banjir atau genangan luas dan tinggi, maka penelitian berjudul “Risiko banjir pada drainase pada masa pandemic covid-19” dengan tujuan untuk mengetahui debit banjir dari besaran hujan dimasa pandemic Covid-19. Data yang digunakan data curah hujan dari BMKG selama 10 tahun, untuk menganalisa hidrologi menggunakan Metode Log Pearson III dan Analisa hidrolika menggunakan debit banjir. Mencari hujan rencana dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun. Kemudian  hasilnya dibuat dalam bentuk kurva. Selanjutnya perhitungan debit banjir periodik menggunakan Metode Rasional untuk research . Hasil yang ditargetkan dengan adanya karya ilmiah ini dapat digunakan oleh instansi yang bersangkutan.   metode log pearson type  III Intensitas curah hujan untuk periode ulang  ulang 10 tahun adalah 122,85 mm/jam dan debit banjir rancangan untuk Q 10 Tahun adalah 4,228 m3/det hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurang risiko banjir dan Menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga kesehatan, memelihara drainase, tidak membuang sampah disembarangan dan semoga bermanfaat untu pemerintah daerah.