Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Pembentukan Karakter Siswa Di Mtsn 3 Pamekasan Fajrin, Megawati
AL -ALLAM Vol. 6 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the researcher's interest in the efforts to build student character implemented at MTsN 3 Pamekasan. As the modern era develops, many cases occur and befall teenagers and students who violate community norms or rules in the environment and at Madrasah and this can be disturbing for parents, teachers, and the community. And it is necessary for the process or program to build student character so that more or less children can anticipate and even minimize actions that violate these rules and norms. In this case, character education needs to be applied to students, so that the character can contribute greatly in realizing the full potential and ideals of a person in building a good and beneficial life for themselves and others. Methodologically, this research uses a qualitative approach with a phenomenological type of research. The data collection techniques for this research include: observation, interviews and documentation through media, archival records. Test the validity of the data through careful re-checking and extending the research time, perseverance, observation, triangulation. The results of this study indicate that: First; the habit of exemplary behavior carried out in madrasas such as shaking hands with teachers of the same sex, reciting the Koran and praying together before the teaching and learning process begins, congregational prayers in each class alternately, the implementation of the SKIM book (Syarat Kecakapan Ibadah Mahdhoh), the Sakusiswa book as a form of student discipline and Friday afternoon preaching. Second; the results of the formation of good and excellent student character can be seen from the student achievements obtained and changes in student behavior and good deeds as well. Third; The supporting factors are providing role models, references, or student books, madrasa facilities and infrastructure and the community being a supporter of the formation of student character, complete facilities including fences if children are late coming to the madrasa, good cooperation between BK teachers, discipline enforcers, and the sincerity of teachers to educate and improve student behavior, and the holding of extracurricular activities such as scouts and pancake silat. The inhibiting factors in this study were caused by the community due to behavior carried out by the community such as falling into the realm of drugs, the limitations of the madrasa in reaching information, the very varied geographical location of students, the limitations of parents regarding the rules and regulations of the madrasa, and the lack of parental attention.
Membentuk Generasi Taat Ibadah Melalui Program Ubudiyah di Sb Ampang Selangor Kuala Lumpur Malaysia Megawati Fajrin; Muqoffi; Moh. Khorofi; Wasik; Ali Wafa; Umar Faruq; Vina Eliana
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.630

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the ubudiyah program in shaping a generation of obedient worshippers at SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur. The background of this study is based on the reality that parents' busy work schedules lead to a lack of attention towards nurturing their children's worship practices. The ubudiyah program is introduced as an effort by the school to build the religious character of students through structured worship habituation. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation involving students, mentoring teachers, and parents. The research results indicate that the ubudiyah program runs effectively and has a significant impact on the worship quality of students, such as regularity in obligatory and Sunnah prayers, recitation of the Qur'an, as well as the formation of discipline and consistency in conducting worship. In addition to spiritual enhancement, this program also contributes to the intellectual development of students in understanding religious values. This success is supported by the role of guiding teachers, parental involvement, and a conducive school environment. However, challenges in program implementation were also found, such as the negative influence of gadgets and a busy academic schedule. The school responded to these challenges with intensive coaching strategies and adjustments to activity schedules. Overall, the ubudiyah program at SB Ampang has proven effective in shaping a generation that is devout in worship and possesses good character, and it can serve as a model for character education based on spirituality in the education environment Islam.
Implementasi dan Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di SMP Islam Nurul Mutaallimin Bajur Pamekasan Fajrin, Megawati
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2023): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja menjadi tahapan pertama yang sangat penting bagi tumbuh kembang seorang pelajar, dan hal ini dalam hal ini fenomena yang berkemabnag adalah karakter siswa/ peserta didik sedang mengalami dekadensi moral. diantaranya pergaulan bebas, ugal-ugalan, narkoba dll. Dalam hal ini SMP dalam mata pelajaran aqidah akhlak memiliki peran besar dalam menannggulangi hal tersebut, khususnya dalam nilai-nilai keislaman. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di SMPI Nurul Mutaallimin Bajur Pamekasan. Pegumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaa implementasi pembentukan karakter dalam mata pelajaran aqidah akhlak adalah ) membuat dan merancang perencanaan pembelajaran seperti RPP, Silabus, dalam hal ini desain yang digunakan pula harus sesuai dengan kondisi peserta didik (2), Penerapan pembentukan karakter pada mata pelajaran akidah akhlak adalah mengacu pada aturan tat tertib di sekolah tersebut, salah satuya dalam proses pembelajaran yang juga mengacu pada KKM sekolah,(3), Eevaluasi dalam pembentukan karakter ini berupa ujian, tugas harian, UTS, UAS yang mengacu pada ketuntasan kriteria minimal (KKM). (4) Peran guru dalam implementasi pembentukan karakter dalam mata pelajaran akidah akhlak itu sangat kuat sebab memang masih dalam lingkup pesantren yang menjungjung tinggi adab kepada guru.
Membangun Karakter Religius Santri Melalui Kurikulum Di Pondok PesantrenAl-Asy’ari Komis Kedungdung Munib, Munib; Fajrin, Megawati; Hoirul, Hoirul
AL -ALLAM Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7441

Abstract

Pondok Pesantren merupakan salah satu tempat yang menyelenggarakan proses pengembangan santri agar menjadi manusia yang berintelektual dan berkarakter religius. Dalam dunia Pesantren tentu sangat dituntut untuk mempertahankan karakter religius yang ada di dalam diri manusia, karena memang pada kodratnya pendidikan yang ada di Pondok Pesantren tujuannya untuk lebih mendekatkan diri kepada tuhannya. Untuk mempertahankan karakter religius tersebut tentunya tidak lepas dari yang namanya kurikulum Pesantren yang berisi tentang apa saja yang akan di berikan kepada santri. Sehingga dengan adanya manajemen kurikulum Pesantren yang baik, maka akan lebih mudah untuk meningkatkan karakter religius santri. Maka dari itu, dalam skripsi ini penulis membahas tentang Manajemen kurikulum Pesantren dalam meningkatkan karakter religius santri di Pondok Pesantren al-asy’ari. Berdasarkan hal tersebut, maka ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimanaa perencanaan kurikulum Pesantren Dalam Meningkatkan Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Al-Asy’ari Kedungdung, kedua, bagaimana pelaksanaan kurikulum Pesantren Dalam Meningkatkan Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Al-Asy’ari Kedungdung, ketiga bagaimana evaluasi manajemen Kurikulum Pesantren dalam Meningkatkan Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Al-Asy’ari Kedungdung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Adapun sumber data yang diperoleh yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya adalah Pengasuh, pengurus, muallim dan santri Pondok Pesantren al-asy’ari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, perencanaan dalam manajemen kurikulum Pesantren dalam meningkatkan karakter religius santri di Pondok Pesantren al-asy’ari yaitu pengasuh mengadakan rapat yang melibatkan pengurus dan muallim, yang tujuannya untuk membahas tentang program kegiatan yang akan dijalankan ke depannya. Kedua, dalam pelaksanaan kurikulum Pesantren di Pondok Pesantren al-asy’ari yaitu tetap sesuai dengan program-program yang sudah di rencanakan, yang dalam hal di klasifikasikan menjadi tinga program yakni: program taklimiyah, ubudiyah dan adabiyah. Ketiga evaluasi manajemen kurikulum Pesantren dalam meningkatkan karakter religius santri di Pondok Pesantren al-asy’ari yaitu mengadakan rapat setiap tiga bulan satu kali. Juga mengadakan rapat bulanan dan mingguan.
Pendampingan Remaja dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Berbasis Pendidikan Islam di Mtsn 3 Pamekasan Megawati Fajrin
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Februari
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami perkembangan sosial dan emosional yang signifikan. Pada masa ini, pembentukan karakter kepedulian sosial menjadi sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan sosial modern yang cenderung individualistik. Namun demikian, realitas di lingkungan pendidikan menunjukkan masih rendahnya kepedulian sosial di kalangan remaja, seperti kurangnya empati, rendahnya partisipasi dalam kegiatan sosial, serta lemahnya kesadaran terhadap nilai-nilai kebersamaan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya kepedulian social melalui pendekatan berbasis Pendidikan islam di MTsN 3 Pamekasan. MTsN 3 Pamekasan di[ilih sebagai lokasi sebab berpotensi bias memadukan nilai-nilai agama dan dalam penerapan kepedulian social bagi warga madrasah khususnya peserta didik.