Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Sensori Snack Bar Talipuk Dengan Penambahan Tepung Pisang Kepok (Musa paradisiaca forma typica) pada Panelis Anak-anak dan Dewasa: Sensory Evaluation of Talipuk Snack Bar (Nymphaea pubescens Willd) With the Addition of Kepok Banana Flour (Musa paradisiaca forma typica) on Children Titis Linangsari; Dwi Sandri; Ema Lestari; Noorhidayah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i2.6560

Abstract

Talipuk seeds are one of the local food ingredients in South Kalimantan, which have the potential to be processed into various kinds of food, one of which is a snack bar. To increase the nutritional value of the talipuk snack bar, it is necessary to add kepok banana flour. The snack bar is a type of processed food with solid characteristics and is made from a combination of several food ingredients combined into one with the help of a binder. This study aimed to determine the best formulation of the talipuk snack bar with the addition of banana flour based on sensory tests from 30 panelists of children and 30 panelists of adults. The treatment in this study was the manufacture of talipuk snack bars with the addition of banana flour 0% (control), 25%, 50%, 75%, and 100%, the analysis used was a sensory test (taste, color, aroma, and texture) with preference (hedonic) and identified the best formulation with the De Garmo effectiveness index test. Sensory test results based on the De Garmo effectiveness index test showed that the best formulation in the children's hedonic test was found in the 100% banana flour formulation (de Garmo effectiveness value 0.87) with the values of each attribute: taste (1,95), color (1,93), aroma (1,93), texture (1,95). In the hedonic test with adult panelists, the best formulation results at 50% banana flour concentration (de Garmo effectiveness value 0,72) with each attribute: taste (5,99), color (6,38), aroma (6,02), and texture (6,35).
OPTIMALISASI BUDIDAYA LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) SEBAGAI SUMBER BAHAN PAKAN DI DESA TIRTA JAYA Dwi Sandri; Maulana, Fajri; Persada, Anggun Angkasa Bela; Fajri, Fadhli; Febrina, Bunga Putri; Jannah, Noor
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 06 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Larva atau maggot BSF merupakan salah satu sumber bahan pakan yang sangat potensial untuk dikembangkan saat ini, hal ini dikerenakan kegiatan budidaya BSF dapat meberikan kontribusi yang baik pada lingkungan dalam hal pengelolaan sampah organik. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujan untuk untuk melakukan optimalisasi budidaya maggot BSF sebagai alternatif sumber pakan ternak yang berkelanjutan. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini ada tiga kegiatan yaitu penyuluhan, bimbingan tata Kelola, dan pelatihan teknis. Hasil dari kegiatan ini berjalan dengan baik, Dimana tiga kegiatan yang diberikan dapat dilaksanakan dan diterima oleh Masyarakat. Sampah organik yang sebelumnya tidak dapat makan sempurna oleh larva, sekarang sudah dapat dimakan sempurna dengan melakukan pengecilan ukuran atau pembuburan sampah organiknya.  Harapan dari kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan baik oleh Masyarakat sehingga kelompok budidaya maggot BERIMAN dapat lebih mengoptimalkan produksi larva BSF yang nantinya akan di manfaatkan sebagai bahan pakan  untuk ternak-ternak yang ada di desa Tirta Jaya.
Pelatihan Pengolahan Maggot BSF Kering dan Pengemasan Pada Kelompok Pengelola Sampah Organik Sinergi (KOPASOS) Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Dan Pakan di Masyarakat Fatimah, Fatimah; Dwi Sandri; Utomo, Hendrik Setyo; Fajri, Fadhli; Noor, Ibrahim; Tedi, Ahmat; Lutfiah, Puan Gusti Halida; Hutajulu, Enjelina Tasia Boru
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.780

Abstract

Sampah organik, khususnya sisa makanan, masih menjadi permasalahan utama di berbagai daerah termasuk Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Volume sampah yang tinggi berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Salah satu solusi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot untuk mengubah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi, seperti maggot kering. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok pengelola sampah organik sinergi (KOPASOS) melalui pelatihan pengolahan, pengemasan, dan pelabelan produk maggot kering sehingga dapat mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha. Metode kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu: (1) identifikasi kebutuhan mitra melalui survei dan FGD, (2) sosialisasi program dan peluang bisnis maggot, (3) pelatihan teknis pembuatan maggot kering dengan teknik sangrai serta pengemasan dan pelabelan produk, dan (4) monitoring serta evaluasi melalui observasi lapangan dan wawancara. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh bulan yaitu dari bulan Juni sampai Desember 2025. Hasil kegiatan menunjukkan Peserta pelatihan yang terlibat selama kegiatan berasal KOPASOS dan undangan dari masyarakat lainnya sebanyak 15 orang. Peserta mampu menghasilkan maggot kering dengan kadar protein kasar mencapai 47,06%, mengemas produk secara higienis, serta memahami aspek pemasaran. Hasil observasi dan wawancara secara langsung juga memperlihatkan adanya kemandirian awal dalam memproduksi dan memasarkan meskipun masih terdapat keterbatasan sarana seperti peralatan pengering dan pelabelan. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pengolahan dan pengemasan maggot kering, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui dukungan teknologi pengeringan yang efisien dan pemanfaatan pemasaran digital.