Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN PONDASI JEMBATAN SEBAGAI AKSES PERUMAHAN PERMATA JANGLI TAHAP 2 Sulistiawati, Baiq Heny; Pangesti, Rendy Dwi; Supriyadi, Supriyadi; Fatmawati, Leily; Rahmawati, Roselina; Setyono, Karnawan Joko; Sukoyo, Sukoyo; Mulyono, Tedjo; Sudarmono, Sudarmono; Warsiti, Warsiti
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5584

Abstract

Bridges have a central role as routes that connect between regions, one of which is Permata Jangli Housing Phase 2. Because of the importance of this connectivity, community dedication to repairing bridges is a major concern in efforts to maintain the safety and sustainability of the bridge. This community service examines repair methods for the retaining walls around the bridge to avoid the potential for the bridge to be eroded by water flow. Through the active participation of community members and the implementation of appropriate construction techniques, the results of this collaboration show that the retaining walls around the bridge have been successfully repaired, as well as increasing their resistance to water pressure and erosion. The success of this community service not only improves the quality of life of local residents by ensuring sustainable connectivity, but also empowers communities in efforts to preserve their vital infrastructure. This community service can be an inspiring example for similar efforts in similar housing complexes that face similar challenges in maintaining important infrastructure such as bridges. This underlines the important role of community service in maintaining infrastructure as a key aspect in sustainable development in urban housing.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH ABUTA (ABU SEKAM PADI, DAN SERBUK BATA) SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON RAMAH LINGKUNGAN Wicaksono, Teguh Mulyo; Mukhlisin, Muhammad; Fatmawati, Leily; Rahmawati, Roselina; Supriyadi, Supriyadi; Sukoyo, Sukoyo; Sudarmono, Sudarmono; Herlambang, Fajar Surya; Anastasya, Frida
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5681

Abstract

Construction prioritizes the strength of concrete without thinking about the negative impact on the environment. The cement industry is estimated to contribute 5-7% of CO2 gas emissions in the world. On the other hand, Indonesia is also faced with environmental problems caused by various industrial waste. From this problem an innovation emerged, namely ABUTA (husk ash and brick ash). The aim of this innovation is to create a concrete innovation using Abuta Waste (Rice Husk Ash, and Brick Powder). For the manufacture of economical, environmentally friendly concrete to reduce the negative impacts caused by excessive use of cement and reduce industrial waste in Indonesia. In writing this proposal the author used the experimental writing method and data collection method. The concrete innovation applied is concrete with a mixture of variations in the composition of rice husk ash powder and red brick powder of 10% of the cement composition in conventional concrete so that it is more economical and environmentally friendly. In this study, the ACI (American Concrete Institute) mix design method was used with the required design quality of 30 MPa. It is hoped that this innovation can become an environmentally friendly concrete innovation to reduce the negative impacts of excessive cement use and reduce industrial waste in Indonesia. Based on the mix design, the proportion of ash mixture (rice husk ash and brick powder) is 1:1. Meanwhile, the ratio of the amount of ash mixture to cement is 10%: 90%. The compressive strength of concrete with a 0% Abuta mix variation (7 days old) was 19.5, while the concrete innovation with a 10% Abuta mix variation (7 days old) was 15.70 Mpa. This means that the 10% mixture reduces the compressive strength value by 46.28% below the 0% abuta mixture variation. Using a mixture of 10% ash (rice husk ash and brick powder) in innovative concrete can reduce production costs by IDR. 76,700/m ³. Based on the materials obtained in this manufacture, it can be concluded that to obtain optimal compressive strength, better quality materials are needed. The application of concrete can be applied in casting work floors and non-structural construction work such as buildings that require general load power such as housing, sculpture, home interiors and others.
PERSENTASE JUMLAH KECELAKAAN DAN ACCIDENT CAUSATION MODEL TRANSPORTASI UDARA DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID TAHUN 2020 Rahmawati, Roselina; Martono, Martono; Pangesti, Rendy Dwi; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.998 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2998

Abstract

Daya jelajah maskapai global mengalami penurunan akibat pembatasan sosial untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Beberapa kebijakan terkait Transportasi Udara diberlakukan dalam masa pandemi Covid ini. Keselamatan transportasi adalah hal yang mutlak harus dipenuhi. Penelitian ini akan membahas Presentasi Jumlah Kecelakaan Transportasi Udara di Indonesia pada masa Pandemi Covid Tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa jumlah presentase kecelakaan transportasi udara yang diinvestigasi oleh KNKT dan mengetahui ( Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) yang terjadi pada fenomena kecelakaan Transportasi Udara pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif data sekunder dari laporan kecelakaan Transportasi Udara yang dihimpun oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan. Hasil yang diperoleh menujukkan penurunan jumlah kecelakaan sebanyak 67% jika dibanding masa sebelum terjadinya pandemi yaitu tahun 2015 ”“ 2020. Berdasarkan Office of Technology and Assessment (OTA) model sebagai bagian dari Accident Causation Models (model penyebab kecelakaan) menyatakan bahwa penurunan tingkat kecelakaan ini termasuk dalam tipe model keselamatan primer dan tertier. Dalam faktor keselamatan primer yaitu mengenai hal Air Traffic environment (Lingkungan lalu lintas udara) dimana salah satu faktor keselamatan lalu lintas udara dipengaruhi oleh volume dan komposisi lalu lintas udara. Saat ini kondisi pandemi jumlah penerbangan menurun karena mengikuti regulasi yang dikeluarkan Pemerrintah Republik Indonesia dalam rangka pencegahan penularan covid 19 sehingga jumlah kecelakaan ikut menurun. Selain faktor tersebut, faktor lain yang mempengaruhi adalah dari segi faktor keselamatan tertier dimana pada faktor ini merefleksikan nilai ”“ nilai dari masyarakat. Dalam perkembangan masa pandemi Covid 19 di lingkungan masyarakat Indonesia telah terbit regulasi dari pemerintah mengenai hal pembatasan mobilitas dan aturan mengenai tata cara operasional seluruh bidang transportasi termasuk transportasi udara.
ANALISIS PENERAPAN METODE KONSTRUKSI DI LUAR LOKASI (OFFSITE CONSTRUCTION) DI INDONESIA Kusumastuti, Dianita Ratna; Rahmawati, Roselina; Marsudi, Marsudi; Martono, Martono; Suparman, Suparman
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.643 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3962

Abstract

Pemilihan suatu metode sangat penting dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi karena metode pelaksanaan yang tepat dapat memberikan hasil yang maksimal terutama jika ditinjau dari segi biaya maupun waktu. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pengelola proyek adalah mengganti cara”“cara konvensional menjadi lebih modern, yaitu dengan cara penerapan metode diluar lokasi (Offsite Cosntruction).Fenomena metode konstruksi di luar lokasi ini sudah berjalan dengan sangat baik di Indonesia seperti negara ”“ negara berkembang lainnya sehingga analisis tersebut telah menghasilkan teori metode pelaksanaan konstruksi yang paling banyak digunakan dan yang paling efektif digunakan dalam proyek konstruksi.Alasan bahwa metode konstruksi di Luar lokasi telah banyak digunakan di Indonesia adalah karena metode ini lebih efisien dalam pelaksanaan dan waktu pekerjaan yang lebih singkat serta mengurangi permasalahan jangka panjang. Namun beberapa pekerjaan masih dikerjakan dengan metode konstruksi tradisional mengingat lokasi pekerjaan yang sulit diakses oleh armada yang besar. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah metode konstruksi diluar lokasi ini harus tetap mengutamakan aspek mutu, memastikan bahwa lokasi pekerjaan dapat diakses oleh mesin erector serta jalur yang ditempuh tidak rawan macet.
SISTEM PERENCANAAN SALURAN DRAINASE BANDARA DOUW AUTURURE ”“ NABIRE Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina; Mahbub, Jamal
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.796 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3974

Abstract

Drainase bertujuan untuk mengalirkan air dari suatu kawasan yang berasal dari air hujan maupun air buangan, agar tidak terjadi genangan yang berlebihan terutama di landasan pacu di bandara, sehingga apabila terjadi hujan diharapkan air yang berada di landasan pacu langsung dialirkan ke drainase damping kiri dan kanan. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan sistem drainase di Bandara Douw Aututure-Nabire untuk mengalirkan air pada saat musim hujan agar tidak terjadi genangan akibat curah hujan yang terlalu besar. Perencanaan sistem drainase dibagi menjadi 2 bagian yaitu drainase kanan dan kiri. Data curah hujan harian pada stasiun Nabire dianalisis untuk mendapatkan intensitas curah hujan rencana menggunakan metode Mononobe dan waktu konsentrasi metode Kirpich dan FAA. Perhitungan dmensi saluran dimodelkan dengan bantuan program EPA SWMM 5.1. Besar debit rencana yang digunakan untuk perencanaan saluran sebesar 19,76 m3/dtk. Saluran drainase dianalisis per 100 meter, sehingga diperoleh 7 tipe drainase yang digunakan dalam perencanaan, dengan kapasitas maksimal 97%.
ANALISIS PEMETAAN KENYAMANAN JALAN BERDASARKAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) UNTUK KENDARAAN RODA EMPAT KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG Pangesti, Rendy Dwi; Kusumastuti, Dianita Ratna; Rahmawati, Roselina; Abdillah, Rifqi Aulia
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i2.6178

Abstract

Assessment using the International Roughness Index (IRI) is an important indicator in evaluating the quality of road surfaces, which affects the comfort and safety of users. This study aims to map road conditions in Tembalang District, Semarang City, using the IRI value as a reference for determining maintenance budget needs. IRI data was collected using the RoadLabPro application on a smartphone installed in a four-wheeled vehicle, with measurements taken on various roads in Tembalang District to obtain a representation of overall road conditions. The collected data were analyzed using Microsoft Excel to classify road conditions into categories of Good (IRI ≤ 4.0), Moderate (4.1 ≤ IRI ≤ 8.0), Lightly Damaged (8.1 ≤ IRI ≤ 12), and Severely Damaged (IRI ≥ 12). The analysis results show that 80.65% of the road sections are in good condition, with an average IRI of 2.98 m/km, while the other 19.35% are in moderate condition with an average IRI of 4.32 m/km. Mapping data using QGIS facilitates the identification of areas that require further maintenance. The results of this study are expected to support more appropriate decision-making regarding road maintenance planning and budgeting in Tembalang District.
ANALISIS PERBANDINGAN MUTU BETON NORMAL K250 DAN K350 TERHADAP KADAR SEMEN, DENSITY, DAN KUAT TEKAN RATA-RATA BETON Mahbub, Jamal; Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.581 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2588

Abstract

Beton merupakan material yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi. Untuk mendapatkan komposisi campuran yang tepat dalam membuat beton ada beberapa standard yang digunakan, diantaranya SNI 03-2834-2000. Penelitian ini membatasi penggunaan material agregat kasar berupa batu pecah ex Gringsing, Batang, agregat halus berupa pasir ex Muntilan, Magelang, semen Portland berupa PPC Tipe 1 ex Holcim, dan air artetis Politeknik Negeri Semarang. Dari hasil pengujian mix design beton mutu K250 dan K350 diperoleh komposisi campuran material antara lain terjadi penambahan kadar semen sebesar 62,26 kg, pengurangan kadar agregat halus sebesar 25,31 kg-ssd, dan pengurangan kadar agregat kasar sebesar 37,96 kg-ssd. Dari hasil uji density beton diperoleh nilai density beton K350 lebih besar 0,101 kg/m3 dibandingkan nilai density beton K250. Sedangkan kekuatan tekan beton rata-rata umur 3 hari terdapat selisih sebesar 54,27 kg/m2 atau jika dikonversi terhadap umur beton terjadi selisih sebesar 135,675 kg/m2.
PENILAIAN KONDISI JALAN MENGGUNAKAN ASPHALT PASER (PAVEMENT SURFACE EVALUATION AND RATING) DAN IRI (INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX) ROADROID Pangesti, Rendy Dwi; Mahbub, Jamal; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.178 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2589

Abstract

Penilaian kondisi perkerasan jalan secara fungsional merupakan aspek yang penting dalam menentukan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jalan, sehingga proses evaluasi dapat terpantau dengan baik. Terdapat dua cara penilaian jalan, yaitu secara visual dan menggunakan alat bantu. Penilain visual dapat menggunakan Asphalt PASER (Pavement Surface Evaluation and Rating) sedangkan IRI (International Roughness Index) merupakan penilaian jalan menggunakan alat bantu, dalam penelitian ini penilaian IRI yang digunakan yaitu menggunakan Roadroid yang berbasis Aplikasi Smartphone Android. Maka dari itu perlu adanya korelasi antara kedua metode tersebut untuk mengurangi subyektifitas surveyor dalam penilaian secara visual. Lokasi penelitian yaitu ruas Jalan Kabupaten Sragen, dimana sampel jalan tersebut dibagi dalam lima ruas. Hasil penelitian diperoleh sampel jalan Kabupaten Sragen rata-rata Kondisi Baik, baik itu menggunakan penilaian Asphalt PASER maupun IRI Roadroid. Penilaian Asphalt PASER dengan IRI Roadroid memiliki nilai korelasi pearson -0.139 yang berarti terdapat korelasi linier dengan tingkat korelasi sangat rendah. Nilai korelasi bernilai negatif diakibatkan adanya penilaian berbalik antara penilaian Asphalt PASER dan IRI Roadroid.
ANALISIS POTENSI ADMIXTURE JENIS PLASTISIZER ALAMI SEBAGAI BAHAN TAMBAH BETON TIPE SELF COMPACTING CONCRETE (SCC): ANALISIS POTENSI ADMIXTURE JENIS PLASTISIZER ALAMI SEBAGAI BAHAN TAMBAH BETON TIPE SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) Wicaksono, Teguh Mulyo; Mukhlisin, Muhammad; Fatmawati, Leily; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v11i1.6550

Abstract

Self-compacting concrete (SCC) is a type of concrete that has the ability to flow and consolidate itself without the need for vibration. The addictive substance for self-compacting concrete uses chemical plasticizers produced by concrete chemical companies. The nature of the plasticizer material is usually liquid and thick which is used to thin the mixture and increase the workability of the concrete. The research began by creating a mix design including preparation of the need for natural additives. Testing the thinness of the concrete mix can be carried out using a flow test or fresh concrete spread test, where SCC meton meets the criteria if it gets a minimum spread test diameter of 50 cm. Some natural materials that are thick in nature include aloe vera sap, egg white, snail mucus and others. Tests using plasticizer fabricated products from Sika Viscocrete 3000 had the highest Flow values ​​for SCC concrete, followed by Sugar Solution, Allovera, Egg White and Snail Liquid. The results of successive cylindrical concrete compression tests produced average strengths ranging from Sika Viscocrete 23.6 Mpa, Allovera 14.23 Mpa, Snail 13.75 Mpa, Egg White 11.0 Mpa, and Sugar 3.1 Mpa. Fabricated plasticizers have very good results as additional materials for Self Compacting Concrete type concrete, while the natural material that still has potential in terms of flow is sugar solution, while in terms of compressive strength it is allovera.
Co-Authors Adiwijaya, Reynardo Tanjiro Rizky Afandi Nur Aziz Thohari, Afandi Nur Aziz Aina Diva Az-Zahra Aisyatul Karima Akromah, Prima I'anatul Al Akbar, Iqbal Akasa Alfadhil, Fajri Alfaidhin Anastasya, Frida Arby, Fachrul Atmaja, Ilman Chornito, ⁠Fachrul Arby Cintara Viera Az-Zahra Dharma, Monasari Dianita Ratna Kusumastuti Dimas Ariya Pamungkas Dinar Wirayuda Fajar Surya Herlambang Farhan Raihan Sungkar Fatmadila, Annisya Audita H, M. Luqmanul Hadi Wibowo Hadi, Tjokro Hidayati, Alfiyana Isnubroto, Danang I’anatul, Prima I’anatul Joko, Karnawan Juliana, Nabela Putri Khozinunniam, Khozinunniam Leily Fatmawati, Leily Mahbub, Jamal Makom, Maharani Rona Marsudi Marsudi Martono Martono Mayvrick Giri Seilendra Megantoro, Alam Muhammad Daffa Seno Raharjo Muhammad Mukhlisin Mukhlisin, M Mukhlisin, M. Mulyono, Tedjo Nanda, Qorry Nihaya, Qorry Nanda Novita Fitri Nur Faizah Nugroho, Rangga Satria Pangesti, Rendy Dwi Paulus, Bondan Satria Pradana, Mahardika Rully Pratama, Nabiel Alief Putra Rahman, Yusuf Noufal Ratna K, Dianita Rendy Dwi Pangesti Rifqi Aulia Abdillah Rifqi Aulia Abdillah, Rifqi Aulia Rismawanti, Fajar Rully, Mahardika S, Sri Wahyuningsih Santoso, Kuwat Sasabela, Isnaini Putri Satria, Rangga Satya, Arya Wisnu Setioko, Rafi Setyono, Karnawan Joko Stefanus Santosa SUDARMONO SUDARMONO Sukoyo Sukoyo Sulaiman, Sri Wahyuningsih Sulistiawati, Baiq Heny Suparman Suparman Supriyadi Supriyadi W, Herry Ludiro Wahyono, Herry Ludiro Warsiti Warsiti Wicaksono, Teguh Mulyo Yusetyowati Yusetyowati, Yusetyowati Yustinus Eka Wiyana, Yustinus Eka