Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Pektin Jeruk Bali dan Ekstrak Bawang Putih Terhadap Karakteristik Edible Film Berbahan Pati Kentang Dan Gliserol Muryeti, Muryeti; Al Faraby Dzaki Abdillah, Sulthan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 25 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible film dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kemasan plastik sintetis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pektin dan ekstrak bawang putih terhadap karakteristik edible film yang dihasilkan. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan edible film berdasarkan konsentrasi pektin (0 g, 0,5 g, 1 g, dan 1,5 g), sedangkan ekstrak bawang putih (0 ml, 0,5 ml, dan 1 ml).  Pada karakteristik optik, variasi terbaik didapatkan dari P0B0 dengan nilai L* sebesar 80,72 dan transparansi 91,20. Pada karakteristik fisik, ketebalan seluruh edible film yang dihasilkan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dengan hasil sebesar 0,1805 mm - 0,2137 mm, daya serap air terbaik didapat dari variasi P0B2 sebesar 57,94%, dan kelarutan terbaik didapatkan dari variasi P2B0 sebesar 27,23. Pada karakteristik mekanik, kuat tarik seluruh edible film yang dihasilkan dinyatakan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) yakni >0,0,392MPa. Kuat tarik dan elongasi tertinggi didapat dari variasi P2B1 sebesar 3,5340MPa dan 57,86%, namun elongasi pada seluruh sampel belum memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena <70%. Modulus young terbaik didapat dari variasi P3B1 sebesar 5,76MPa. Pada karakteristik kimia, kadar air dan biodegradasi terbaik didapat dari variasi P3B0 sebesar 9,28% dan 12,14%,  Hanya sampel P0B0, P2B0, P3B0, P1B1, dan P2B1 yang memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena memiliki kadar air tidak lebih dari 13%. Pada karakteristik barrier, seluruh sampel memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dan laju transmisi uap air terbaik didapatkan dari variasi P3B2 sebesar 0,5329 g/m²/jam.
Analisis proses pengendalian kualitas produk X menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) pada PT XYZ Imam, Saeful; Muryeti, Muryeti; Prihandini, Anisa Nur
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 4 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i4.32572

Abstract

Packaging X is a folding carton packaging that has many product defects that do not meet predetermined standards, with an average defect of 19.40% during the period March 2023 to February 2024, exceeding the company's tolerance target of 3%. This study aims to identify the types of defects and the factors that cause them, as well as to provide suggestions for improvements related to the problem of product defects. The method used in this research is the Fault Tree Analysis method with pareto diagram analysis. The results showed six types of defects in X packaging, including light color (6.7%), flooding (17.2%), bulky color (5.8%), glue bleber (55%), wrinkle (8.6%), and powder (6.7%). Based on the fault tree diagram, there are 5 (five) top events, namely humans, machines, materials, methods, and the environment. The proposed improvements are creating new work standards, modifying packaging design, improving supervision, asking maintenance to monitor machine conditions, repairing blisters and preparing spare parts stock, wrapping paper with wrap, improving machine stability control, and scheduling machine area cleaning.