Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Routing I-BGP Terhadap Waktu Failover Dalam Jaringan Lokal  Hartanto, Agus; Surono, Surono; Wicaksana, Dinar Anggit
Jurnal Transformatika Vol. 22 No. 2 (2025): January 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/a165hw72

Abstract

Keandalan jaringan komputer menjadi elemen penting dalam mendukung berbagai sektor di era digital. Failover, mekanisme pengalihan otomatis ke jalur cadangan saat jalur utama gagal, sangat bergantung pada kecepatan respons dan kemampuan protokol routing. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Internal Border Gateway Protocol (I-BGP) dalam mempercepat waktu failover pada jaringan lokal berbasis Mikrotik yang terhubung melalui VPN. Performa I-BGP dibandingkan dengan OSPF, RIP, dan Static Routing melalui pengujian waktu failover, jumlah paket hilang, dan efisiensi bandwidth. Hasil menunjukkan I-BGP memiliki waktu failover tercepat (0,51 detik), kehilangan paket minimal (2 paket), dan utilisasi bandwidth tertinggi (95%). Uji ANOVA mengonfirmasi perbedaan signifikan antar protokol (F=776,898, p<0,001). Temuan ini menegaskan keunggulan I-BGP sebagai solusi optimal untuk failover cepat dan andal. Dimasa mendatang tantangan dan kompleksitas dari jaringan internet akan semakin besar, untuk itu perlu diadakan kajian komprehensif dan penelitian lebih lanjut tentang gangguan konektifitas yang berkaitan dengan faktor keamanan, dan solusi dengan penggunaan kecerdasan buatan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DASAR KABEL JARINGAN KOMPUTER UNTUK SISWA KELAS X JURUSAN TKJ SMK PEMBANGUNAN MRANGGEN Surono; Wicaksana, Dinar Anggit; Badroe Zaman; Krida Pandu Gunata
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12344

Abstract

Minimnya pemahaman dan keterampilan siswa kelas X jurusan TKJ di SMK Pembangunan Mranggen dalam pengkabelan jaringan komputer menjadi kendala utama dalam pembelajaran. Hal ini diperburuk dengan terbatasnya praktik di sekolah. Untuk mengatasinya, tim Universitas Semarang melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan instalasi jaringan LAN menggunakan kabel UTP. Kegiatan meliputi ceramah, praktik langsung, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Pelatihan selama tiga jam ini diikuti 15 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dari 3,3% menjadi 95,8%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi dasar siswa dalam membuat dan menguji kabel jaringan sesuai standar. Luaran yang dicapai meliputi peningkatan keterampilan siswa, modul pelatihan, publikasi media online, dan pengajuan HKI. Program ini diharapkan menjadi fondasi pembelajaran praktik yang lebih kuat untuk mendukung kesiapan siswa menghadapi dunia industri berbasis jaringan komputer.
Media Spatialization in Indonesia’s Digital Political Econ-omy: A Case Study of Platform X through Vincent Mosco’s Framework Herman Novry Kristiansen Paninggiran; Udi Rusadi; Dinar Anggit Wicaksana; Wahyu Mafatikhul Aulia
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 5 No. 2 (2025): : Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v5i2.4507

Abstract

This study examines the dynamics of media spatialization in Indonesia’s digital political economy by analyzing selected Twitter (now X) accounts using Vincent Mosco’s theoretical framework. It explores how symbolic and algorithmic spatialization practices are employed by various digital actors, including political propagandists (@PartaiSocmed), grassroots storytellers (@txtdrberseragam), and mainstream media outlets (@detikcom and @kompascom) to shape public discourse and assert communicative power. Through a combination of critical analysis and qualitative methods, this research identifies key factors such as emotional engagement, narrative strategies, and algorithmic amplification that reinforce belief systems within digital platforms. The findings suggest that Twitter/X operates not only as a communication tool but also as a contested arena where power is negotiated and redistributed through visibility algorithms, emotional resonance, and content commodification. This study contributes to the broader field of digital political economy by offering a hybrid analytical approach that integrates Mosco’s spatialization theory with contemporary notions of algorithmic governance. It highlights how both institutional and non-institutional actors reshape symbolic power in Indonesia's evolving digital public sphere.
Analysis of Attractions, Amenities, and Accessibility as Competitiveness Factors of Umbul Sidomukti Semarang Tourist Destination Based on Google Reviews Herman Novry Kristiansen Paninggiran; Dinar Anggit Wicaksana
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v4i1.5222

Abstract

This study aims to analyze tourist perceptions of the aspects of attraction, amenities, and accessibility at the Umbul Sidomukti tourist destination in Semarang, based on Google reviews from 2020 to 2023. A descriptive qualitative method was used, employing thematic analysis applied to 150 purposively selected reviews. The findings highlight that the most positive feedback was related to the attractions, particularly the natural panoramas, cool atmosphere, and adventure rides. Tourists appreciated the scenic beauty of the location and the opportunities for outdoor activities, which contributed to a satisfying experience at the destination. However, amenities such as toilet facilities, parking areas, and food stalls received more neutral to negative responses. Tourists expressed dissatisfaction with the cleanliness and maintenance of toilets, as well as the limited options for food stalls. These issues were seen as barriers to providing a complete and comfortable experience for visitors. Furthermore, accessibility emerged as the most critically assessed aspect, with numerous complaints about narrow, steep roads that were difficult for vehicles to navigate. Additionally, the lack of clear and sufficient directional signage was frequently mentioned, which made it challenging for tourists to find the location. The findings of this study reinforce the 3A-based destination development concept (Attraction, Amenity, Accessibility), emphasizing the need for a balanced approach in destination development. The core appeal of a destination, such as its attractions, must be complemented by well-developed supporting facilities (amenities) and ease of access. Based on these findings, the study offers strategic recommendations for local authorities and destination managers to focus on improving amenities and accessibility. By addressing these areas, it is expected that the overall tourist experience will be enhanced, leading to greater satisfaction and potentially increased visitor numbers to Umbul Sidomukti.
PEMANTAUAN KEBOCORAN GAS DAN PANAS UDARA DENGAN METODE FUZZY BERBASISKAN IOT Wicaksana, Dinar Anggit; Hirzan, Alauddin Maulana
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol. 15 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtikp.v15i1.802

Abstract

The fuel commonly used by people for daily needs is Liquefied Petroleum Gas (LPG). LPG leaks can occur in closed spaces with temperatures above 30℃ because they contain very dangerous propane and butane compounds. If there is no early warning, the gas cylinder can expode and cause a major fire. The proposed model is capable of displaying gas concentrations and air heat (temperature and humidity) and reporting via telegram using the fuzzy mamdani algorithm. The aim of the research is to design a model for monitoring gas leaks and air heat. The sensors used in this system are tehe MQ6 sensor for gas detection, DHT22 for temperature and humidity detection, fire sensor, and nodeMCU as an Internet of Things-based processor using the fuzzy logic method. This system will turn on fan, buzzr and send a warning to telegram automatically when conditions are unsafe and dangerous. The conclusion of the research is that buzzer warning and telegram notifications make it easier for users to identify gas leaks so they can take immediate action
Pengembangan Konten Video Produk Gerai Kopimi di Kecamatan Semarang Selatan Sebagai Upaya Promosi Melalui Youtube Wicaksana, Dinar Anggit; Christanto, Febrian Wahyu; Huizen, Lenny Margaretta
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i1.6322

Abstract

Gerai Kopimi merupakan salah satu forum para pelaku UMKM di Kelurahan Semarang Selatan Kota Semarang. UMKM ini merupakan tempat kuliner makanan. Di dalam usahanya untuk mempromosikan produk tersebut, pelaku UMKM memiliki kendala yaitu masih banyak yang belum optimal dalam membuat media promosi yang kreatif, menarik dan tepat sasaran bagi konsumen. Agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada pelaku UMKM adalah membuat konten-konten menarik dalam media sosial untuk promosi sehingga konsumen tertarik dan akhirnya melakukan transaksi. Promosi melalui video merupakan cara yang paling efektif sehingga konsumen dapat melihat sekaligus menikmati produk (secara virtual dalam imajinasi) atau jasa yang dijual oleh pelaku UMKM. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk mengembangkan konten youtube melalui aplikasi kinemaster pada HP sebagai sarana promosi bagi pelaku usaha di Gerai Kopimi Kecamatan Semarang Selatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode: ceramah dan praktek. Hasil evaluasi diperoleh dari hasil pre-test dan post-test yang dilakukan para peserta PkM. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan hasil: sebelum kegiatan PkM pemahaman peserta 35% dan setelah kegiatan PkM pemahaman perserta meningkat menjadi 83%. Terdapat peningkatan secara signifikan pada peserta PkM dalam memahami materi pelatihan yang diberikan pada saat PkM tersebut.
Mengungkap Aksesibilitas sebagai Pendorong Utama Kepuasan Pengunjung Taman Hiburan di Destinasi Berkembang Dinar Anggit Wicaksana; Herman N. K. Paninggiran; Pratama Angga Buana; Faisal Yusuf
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i2.12019

Abstract

Persaingan industri pariwisata menuntut destinasi untuk meningkatkan kualitas layanan guna menciptakan kepuasan pengunjung sebagai faktor utama dalam mendorong loyalitas dan niat berkunjung kembali. Saloka Theme Park telah mengembangkan berbagai inovasi layanan, seperti e-ticketing, pembayaran cashless, dan aplikasi digital, namun masih mengalami fluktuasi bahkan penurunan jumlah kunjungan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara inovasi layanan dan capaian kunjungan sehingga perlu dikaji faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Attraction, Amenity, dan Accessibility terhadap kepuasan pengunjung, mengidentifikasi variabel yang paling dominan, serta mengevaluasi perbedaan kepuasan berdasarkan waktu kunjungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dan stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Attraction, Amenity, dan Accessibility secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung dengan nilai R² sebesar 0,651, yang berarti model mampu menjelaskan 65,1% variasi kepuasan. Secara parsial, Accessibility menjadi variabel yang paling dominan (β = 0,387), sedangkan uji beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara pengunjung weekday dan weekend (p > 0,05). Kebaruan penelitian ini terletak pada pembuktian bahwa Accessibility merupakan determinan utama kepuasan pada destinasi wisata buatan serta pada pengujian operational resilience berdasarkan variasi waktu kunjungan. Hasil penelitian merekomendasikan agar pengelola memprioritaskan peningkatan aksesibilitas disertai pengembangan atraksi dan amenitas untuk meningkatkan daya saing destinasi.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Pengelola Penginapan di Tahura KGPAA Mangkunagoro I Herman NK Paninggiran; Agnesia Putri K; Bram Arvianto; Dinar Anggit Wicaksana
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.4139

Abstract

KGPAA Mangkunagoro I Grand Forest Park (Tahura) is a popular nature-based tourist destination, especially during major events. However, the limited capacity of its two official lodgings often fails to accommodate all visitors. As an alternative, tourists are directed to stay in nearby residents' homes through a guest house or homestay concept. To improve the quality of services and lodging management, a training program was conducted for staff and homestay owners. This training aimed to enhance participants' skills in customer service, effective communication, and professional complaint handling. A total of 15 participants, consisting of accommodation staff and homestay owners, took part in the program. The training employed a combination of theoretical sessions, interactive discussions, real-life simulations, and hands-on practice at the lodging sites. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ competencies, reflected in a post-test questionnaire score of 97%. It is expected that this training will contribute to raising the standard of hospitality services in the Tahura area and ultimately increase the number of visitors to the region.
Peningkatan Kompetensi Digital Marketing melalui Pelatihan Media Sosial bagi Siswa Jurusan Bisnis Digital Dinar Anggit Wicaksana; Titin Winarti; Astrid Novita Putri; Febrian Wahyu Christanto
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4912

Abstract

The rapid advancement of digital technology requires students to develop competencies in utilizing social media as a marketing platform. Based on preliminary observations and information from the Head of the Digital Business Department at SMK Yayasan Pharmasi Semarang, all students already had Instagram accounts; however, they had never received instruction on Instagram algorithms, Search Engine Optimization (SEO), profile optimization, the use of Alt Text, or hashtag strategies. This Community Service Program aimed to enhance students' digital marketing competencies through Instagram-based social media training. The program employed lectures, demonstrations, hands-on practice, discussions, and evaluations using pre-test and post-test questionnaires with a five-point Likert scale involving 20 students. The evaluation results demonstrated a significant improvement in students' competencies, as indicated by the increase in the average score from 2.26 in the pre-test to 4.62 in the post-test, representing more than a twofold increase. The most substantial improvements were observed in participants' understanding of Instagram algorithms, profile optimization, the use of Alt Text, and hashtag strategies. In addition, participants expressed high levels of satisfaction regarding the quality of the training materials, the instructor's expertise, the practical sessions, and the overall benefits of the program. These findings demonstrate that Instagram-based social media training is effective in improving students' digital marketing competencies and supporting their readiness to meet the demands of the business and industrial sectors.