Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PengaMAS

PENGEMBANGAN EKOWISATA SUNGAI BOMO MELALUI KEGIATAN FESTIVAL SUSUR SUNGAI Nadya Adharani
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.4145

Abstract

Covid-19 berdampak pada wisata di Indonesia, salah satunya pesisir di Desa Bomo Banyuwangi. Informasi yang didapat tim pengabdi bahwa sebagian besar masyarakat mengandalkan sumber daya laut sebagai mata pencaharian, ada pula yang berjualan di sekeliling kawasan pesisir. Kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan masyarakat karena kondisi pandemi. Hal lain yang berpengaruh adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Bomo Blimbingsari Banyuwangi, yakni banyaknya sampah disekitar DAS dan rumput liar yang tumbuh di pinggiran tepi aliran sungai. Hal tersebut dikarenakan penduduk sekitar tidak melakukan pembersihan dan pemotongan rumput karena pemberlakuan PPKM di Banyuwangi. Seiring berjalannya waktu, dipertengahan tahun 2021 terjadinya penurunan Covid-19 di Banyuwangi, hal ini berdampak baik bagi sektor pembangunan, tidak lain bagi sektor pariwisata yang mengizinkan untuk melakukukan kegiatan berupa pertemuan dalam bentuk event dan festival. Hal ini yang membuat Pokdarwis Benteng Samudera (mitra) tergerak melakukan program kerja untuk menghidupkam kembali kawasan pesisir dan sungai Bomo.Upaya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, tim pengabdi dan mitra sepakat membuat program bersama dalam bentuk bentuk Festival yang bertujuan meningkatkan kembali animo masyarakat luar dan dalam Banyuwangi untuk berkunjung ke Pantai Ria Bomo dan wisata sungai di era new normal, sehingga pelaku usaha setempat mendapatkan pemasukan dari berjualan disekeliling pantai. Tujuan lainnya adalah mewujudkan kemanfaatan sungai menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan lestari, melalui Festival Susur Sungai Tahun 2021.
EDUKASI GEMARIKAN DAN PENGENALAN OLAHAN PRODUK PERIKANAN DI PANTI ASUHAN MUTIARA INSAN BANYUWANGI Adharani, Nadya
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i2.7387

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan pada anak dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan bergizi terutama di usia balita hingga sekolah dasar, hal tersebut merupakan upaya menjaga kesehatan anak dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk memenuhi gizi anak salah satunya diperlukan protein hewani atau nabati, protein nabati yang berasal dari ikan merupakan makanan penting yang dibutuhkan anak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memperingati hari gemar makan ikan nasional yang bertempatan pada tanggal 21 November serta menyampaikan campaign terkait pentingnya konsumsi ikan kepada anak-anak panti asuhan. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan mahasiswa T. H. Perikanan dan peran dari owner serta Bapak/Ibu pengajar Al-qur’an di Panti Asuhan Muara Insan Banyuwangi dalam mentransformasikan manfaat mengkonsumsi ikan kepada anak-anak secara berkesinambungan, Hasil dari kegiatan ini, terjdinya peningkatan pengetahuan adik-adik panti asuhan melalui tanya-jawab yang dilakukan pada saat acara berlangsung. Selama kegiatan berlagsung, dosen dan mahasiswa melakukan penyuluhan berupa penyampaian materi pentingnya makan ikan dan kandungan gizi yang terkandung dalam ikan. Tidak sampai disitu, peserta dan pengusrus panti asuhan, mendapatkan makanan berupa olahan produk perikanan seperti, bakso ikan tuna, tempura, otak-otak ikan dan nugget ikan.
EDUKASI GEMARIKAN DAN PENGENALAN OLAHAN PRODUK PERIKANAN DI PANTI ASUHAN MUTIARA INSAN BANYUWANGI Adharani, Nadya
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i2.7387

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan pada anak dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan bergizi terutama di usia balita hingga sekolah dasar, hal tersebut merupakan upaya menjaga kesehatan anak dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk memenuhi gizi anak salah satunya diperlukan protein hewani atau nabati, protein nabati yang berasal dari ikan merupakan makanan penting yang dibutuhkan anak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memperingati hari gemar makan ikan nasional yang bertempatan pada tanggal 21 November serta menyampaikan campaign terkait pentingnya konsumsi ikan kepada anak-anak panti asuhan. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan mahasiswa T. H. Perikanan dan peran dari owner serta Bapak/Ibu pengajar Al-qur’an di Panti Asuhan Muara Insan Banyuwangi dalam mentransformasikan manfaat mengkonsumsi ikan kepada anak-anak secara berkesinambungan, Hasil dari kegiatan ini, terjdinya peningkatan pengetahuan adik-adik panti asuhan melalui tanya-jawab yang dilakukan pada saat acara berlangsung. Selama kegiatan berlagsung, dosen dan mahasiswa melakukan penyuluhan berupa penyampaian materi pentingnya makan ikan dan kandungan gizi yang terkandung dalam ikan. Tidak sampai disitu, peserta dan pengusrus panti asuhan, mendapatkan makanan berupa olahan produk perikanan seperti, bakso ikan tuna, tempura, otak-otak ikan dan nugget ikan.
PENGEMBANGAN EKOWISATA SUNGAI BOMO MELALUI KEGIATAN FESTIVAL SUSUR SUNGAI Adharani, Nadya
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.4145

Abstract

Covid-19 berdampak pada wisata di Indonesia, salah satunya pesisir di Desa Bomo Banyuwangi. Informasi yang didapat tim pengabdi bahwa sebagian besar masyarakat mengandalkan sumber daya laut sebagai mata pencaharian, ada pula yang berjualan di sekeliling kawasan pesisir. Kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan masyarakat karena kondisi pandemi. Hal lain yang berpengaruh adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Bomo Blimbingsari Banyuwangi, yakni banyaknya sampah disekitar DAS dan rumput liar yang tumbuh di pinggiran tepi aliran sungai. Hal tersebut dikarenakan penduduk sekitar tidak melakukan pembersihan dan pemotongan rumput karena pemberlakuan PPKM di Banyuwangi. Seiring berjalannya waktu, dipertengahan tahun 2021 terjadinya penurunan Covid-19 di Banyuwangi, hal ini berdampak baik bagi sektor pembangunan, tidak lain bagi sektor pariwisata yang mengizinkan untuk melakukukan kegiatan berupa pertemuan dalam bentuk event dan festival. Hal ini yang membuat Pokdarwis Benteng Samudera (mitra) tergerak melakukan program kerja untuk menghidupkam kembali kawasan pesisir dan sungai Bomo.Upaya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, tim pengabdi dan mitra sepakat membuat program bersama dalam bentuk bentuk Festival yang bertujuan meningkatkan kembali animo masyarakat luar dan dalam Banyuwangi untuk berkunjung ke Pantai Ria Bomo dan wisata sungai di era new normal, sehingga pelaku usaha setempat mendapatkan pemasukan dari berjualan disekeliling pantai. Tujuan lainnya adalah mewujudkan kemanfaatan sungai menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan lestari, melalui Festival Susur Sungai Tahun 2021.