Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Metil Ester Dari Hasil Esterifikasi Minyak Jelantah Sebagai Pengawet Bunga Mawar (Rosa hybrida) Sani, Laila Amalia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.147 KB)

Abstract

Sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati dan minyak jelantah hewani dan analisis GC – MC dengan gas pembawa berupa helium (He). Jenis kolom untuk GC-MS yang dipakai adalah kolom AGILENTJ%W HP-5 dengan suhu injeksi 300oC dan memiliki hasil analisis dengan peak tertinggi pada sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dengan area% 39,57 dan memiliki formula senyawa C19H36O2 dan hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan dengan area% 35,69 dan memiliki formula C17H34O2. Pada aplikasi pengawetan bunga mawar dengan 6 hari pengawetan dengan umur 7 hari ternyata hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan memiliki hasil aplikasi yang cukup maksimal dibandingkan dengan pengawetan dengan esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dikarenakan senyawa hexadecanoid acid pada hasil esterifikasi minyak jelantah hewani lebih tinggi.
Pengaruh Pelapisan Titanium Dioksida (Tio2) Pada Plat Kaca Terhadap Efektivitas Fotodegradasi Methyl Orange Menggunakan Metode Sodis (Solar Disinfection Water) A’yun, Qurotul; Baiti, Ibnatul Fajril; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.168 KB)

Abstract

Proses pembuatan TiO2-Plat Kaca untuk fotokatalis dan pengujian aktivitas katalitiknya dalam proses fotodegradasi zat warna Methyl Orangetelah dilakukan. Pembuatan TiO2-Plat Kaca dilakukan dengan melapiskan larutan TiO2 yang mengandung etanol pada substrat kaca. Struktur kristalnya dianalisis menggunakan difraktometer sinar-X (XRD).Pada penelitian ini analisis difraktometer sinar-X (XRD) dilakukan untuk mengetahui telah terbentuk atau tidaknya fotokatalis. Hasil dari XRD menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2-Plat Kaca telah terbentuk dan kristal yang terbentuk ialah anatase. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 0,01 gram TiO2 Serbuk serta mereaksikan 2 buah TiO2-Plat Kaca  untuk mendegradasi 50 mL larutan Methyl Orange 5 ppm  yang disinari oleh sinar matahari sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran (1/2, 1, 2, 4 dan 6 jam). Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi  %  Methyl Orange terdegradasi,  dalam penelitian ini efektivitas fotokatalis terbaik adalah pada waktu 4 dan 6 jam.
Pengaruh Katalis CaO Dari Cangkang Bekicot Pada Pembuatan Biodiesel Dari Lemak Sapi Dengan Proses Transesterifikasi Nirmala, Reni Listia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.136 KB)

Abstract

Lemak sapi merupakan produk hasil ikutan (by product) dari pemotongan sapi yang potensi ketersediaannya cukup tinggi dan masih dianggap sebagai limbah pemotongan karena pemanfaatannya belum maksimal sehingga dapat diarahkan pada produksi biodiesel sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis katalis CaO Cangkang bekicot serta rasio lemak dengan metanol terhadap optimalisasi biodiesel. Kegunaan penelitian ini adalah sebagai metode penerapan teknologi bidang pengolahan limbah hasil ternak dalam mendukung energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental berdasarkan dengan mencari nilai optimum dari 3 variasi mol metanol dan lemak sapi (1:9, 1:10, 1:11) Jumlah katalis (4, 5, 6 dan 7) w/w% dan Suhu 55, 60, 60 dan 65oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimum yang didapat dari masing-masing variasi adalah 1:10, 5 w/w % dan 600oC sedangkan hasil karakterisasi Inframerah CaO Cangkang bekicot menunjukkan adanya pita gelombang pada bilangan gelombang kurang dari 600 cm-1 yang menunjukkan Katalis CaO, Hasil karakterisasi Metil Ester menunjukkan munculnya puncak pada spektrum dibilangan gelombang 2922,42 cm-1 dan 2852,80 cm-1 yang menunjukkan adanya –CH3, –CH2 pada bilangan gelombang 1742,99 cm-1 menunjukkan adanya gugus karbonil C=O (Ester) dan pada bilangan gelombang antara 1300-1000 cm-1 menunjukkan adanya gugus karboksil C-O, sedangkan hasil karakterisasi GC-MS menunjukkan 3 peak tertinggi merupakan senyawa ester dengan nama Metil palmitat (C17H34O2) sebesar 33,64%, Metil Stearat (C19H38O2) sebesar 24,76% dan Metil Oleat (C19H36O2) sebesar 17,39.
Pengaruh Penambahan Remazol Yellow Fg Terhadap Fotoreduksi Ion Cr(VI) Terkatalisis TiO2 – Karbon Aktif Izza, Raudlotul; Wahyuningsih, Sri; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.396 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan Remazol YellowFG terhadap efektifitas fotoreduksi Ion Cr(VI) terkatalisis TiO2 – karbon aktif. Penelitian dilakukan dengan system batch. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktortertutup yang dilengkapi dengan lampu UV dan serbuk fotokatalis  TiO2 – karbon aktif dengan disertai pengadukan selama waktu tertentu. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 50 mg Fotokatalis TiO2-Karbon aktif untuk mereduksi 50 mL larutan ion Cr(VI) yang disinari oleh sinar lampu UV sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran penyinaran sebesar 4, 8, 16, dan 24 jam. Langkah yang sama dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI). Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI) terhadap fotoreduksi digunakan larutan Cr(VI) dengan konsentrasi bervariasi yaitu 2,5; 5; 10; 20 dan 25 mg/L.  Untuk  mempelajari  pengaruh konsentrasi  awal  Remazol  YellowFG  terhadap  fotoreduksi  ion  Cr(VI),  proses  dilakukan terhadap sistem  yang ditambah Remazol YellowFG dengan konsentrasi bervariasi  yaitu 1; 2,5; 5; 10; dan 15 mg/L. Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi  %  ion Cr yang tereduksi,  dalam penelitian ini efektivitas fotoreduksi terbaik adalah pada waktu 24 jam dengan konsentrasi ion Cr(VI) 5 ppm sebesar 93,40% ion Cr(VI) yang tereduksi.
Studi Metil Ester Dari Hasil Esterifikasi Minyak Jelantah Sebagai Pengawet Bunga Mawar (Rosa hybrida) Sani, Laila Amalia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati dan minyak jelantah hewani dan analisis GC – MC dengan gas pembawa berupa helium (He). Jenis kolom untuk GC-MS yang dipakai adalah kolom AGILENTJ%W HP-5 dengan suhu injeksi 300oC dan memiliki hasil analisis dengan peak tertinggi pada sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dengan area% 39,57 dan memiliki formula senyawa C19H36O2 dan hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan dengan area% 35,69 dan memiliki formula C17H34O2. Pada aplikasi pengawetan bunga mawar dengan 6 hari pengawetan dengan umur 7 hari ternyata hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan memiliki hasil aplikasi yang cukup maksimal dibandingkan dengan pengawetan dengan esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dikarenakan senyawa hexadecanoid acid pada hasil esterifikasi minyak jelantah hewani lebih tinggi.
Pengaruh Pelapisan Titanium Dioksida (Tio2) Pada Plat Kaca Terhadap Efektivitas Fotodegradasi Methyl Orange Menggunakan Metode Sodis (Solar Disinfection Water) A’yun, Qurotul; Baiti, Ibnatul Fajril; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan TiO2-Plat Kaca untuk fotokatalis dan pengujian aktivitas katalitiknya dalam proses fotodegradasi zat warna Methyl Orangetelah dilakukan. Pembuatan TiO2-Plat Kaca dilakukan dengan melapiskan larutan TiO2 yang mengandung etanol pada substrat kaca. Struktur kristalnya dianalisis menggunakan difraktometer sinar-X (XRD).Pada penelitian ini analisis difraktometer sinar-X (XRD) dilakukan untuk mengetahui telah terbentuk atau tidaknya fotokatalis. Hasil dari XRD menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2-Plat Kaca telah terbentuk dan kristal yang terbentuk ialah anatase. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 0,01 gram TiO2 Serbuk serta mereaksikan 2 buah TiO2-Plat Kaca untuk mendegradasi 50 mL larutan Methyl Orange 5 ppm yang disinari oleh sinar matahari sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran (1/2, 1, 2, 4 dan 6 jam). Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi % Methyl Orange terdegradasi, dalam penelitian ini efektivitas fotokatalis terbaik adalah pada waktu 4 dan 6 jam.
Pengaruh Katalis CaO Dari Cangkang Bekicot Pada Pembuatan Biodiesel Dari Lemak Sapi Dengan Proses Transesterifikasi Nirmala, Reni Listia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemak sapi merupakan produk hasil ikutan (by product) dari pemotongan sapi yang potensi ketersediaannya cukup tinggi dan masih dianggap sebagai limbah pemotongan karena pemanfaatannya belum maksimal sehingga dapat diarahkan pada produksi biodiesel sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis katalis CaO Cangkang bekicot serta rasio lemak dengan metanol terhadap optimalisasi biodiesel. Kegunaan penelitian ini adalah sebagai metode penerapan teknologi bidang pengolahan limbah hasil ternak dalam mendukung energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental berdasarkan dengan mencari nilai optimum dari 3 variasi mol metanol dan lemak sapi (1:9, 1:10, 1:11) Jumlah katalis (4, 5, 6 dan 7) w/w% dan Suhu 55, 60, 60 dan 65oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimum yang didapat dari masing-masing variasi adalah 1:10, 5 w/w % dan 600oC sedangkan hasil karakterisasi Inframerah CaO Cangkang bekicot menunjukkan adanya pita gelombang pada bilangan gelombang kurang dari 600 cm-1 yang menunjukkan Katalis CaO, Hasil karakterisasi Metil Ester menunjukkan munculnya puncak pada spektrum dibilangan gelombang 2922,42 cm-1 dan 2852,80 cm-1 yang menunjukkan adanya –CH3, –CH2 pada bilangan gelombang 1742,99 cm-1 menunjukkan adanya gugus karbonil C=O (Ester) dan pada bilangan gelombang antara 1300-1000 cm-1 menunjukkan adanya gugus karboksil C-O, sedangkan hasil karakterisasi GC-MS menunjukkan 3 peak tertinggi merupakan senyawa ester dengan nama Metil palmitat (C17H34O2) sebesar 33,64%, Metil Stearat (C19H38O2) sebesar 24,76% dan Metil Oleat (C19H36O2) sebesar 17,39.
Pengaruh Penambahan Remazol Yellow Fg Terhadap Fotoreduksi Ion Cr(VI) Terkatalisis TiO2 – Karbon Aktif Izza, Raudlotul; Wahyuningsih, Sri; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan Remazol YellowFG terhadap efektifitas fotoreduksi Ion Cr(VI) terkatalisis TiO2 – karbon aktif. Penelitian dilakukan dengan system batch. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktortertutup yang dilengkapi dengan lampu UV dan serbuk fotokatalis TiO2 – karbon aktif dengan disertai pengadukan selama waktu tertentu. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 50 mg Fotokatalis TiO2-Karbon aktif untuk mereduksi 50 mL larutan ion Cr(VI) yang disinari oleh sinar lampu UV sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran penyinaran sebesar 4, 8, 16, dan 24 jam. Langkah yang sama dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI). Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI) terhadap fotoreduksi digunakan larutan Cr(VI) dengan konsentrasi bervariasi yaitu 2,5; 5; 10; 20 dan 25 mg/L. Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal Remazol YellowFG terhadap fotoreduksi ion Cr(VI), proses dilakukan terhadap sistem yang ditambah Remazol YellowFG dengan konsentrasi bervariasi yaitu 1; 2,5; 5; 10; dan 15 mg/L. Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi % ion Cr yang tereduksi, dalam penelitian ini efektivitas fotoreduksi terbaik adalah pada waktu 24 jam dengan konsentrasi ion Cr(VI) 5 ppm sebesar 93,40% ion Cr(VI) yang tereduksi.
PENGARUH ANTOSIANIN DARI KUBIS UNGU SEBAGAI INDIKATOR WARNA PADA ANALISIS HIDROQUINONE KRIM PEMUTIH WAJAH Nurjanah, Ana; Ayun, Qurrata; Ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Crystal: Publikasi Penelitian Kimia dan Penerapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jc.v2i2.1196

Abstract

Sebagian besar wanita Indonesia menginginkan kulit putih, bersih dan cerah untuk menjaga penampilan agar tetap menarik, karena dalam zaman modern sekarang ini, penampilam yang menarik salah satu syarat mutlak dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu banyak pesusahaan kosmetik yang menggunakan Hidroquinone, Hydroquinone (HQ) merupakan senyawa turunan fenol yang digunakan dalam industri kosmetik sebagai pemutih. Senyawa ini sangat berbahaya dan penggunaannya harus dikontrol. BPOM menetapkan batas maksimal dalam kosmetik sebesar 2%. Hydroquinone lebih dari 5% termasuk obat keras, akibatnya dalam penggunaan dalam jangka panjang mengakibatkan kangker kulit. Hydroquinone dapat di identifikasi menggunakan indikator alami yaitu antosianin yang ada didalam kubis ungu, dengan menggunakan beberapa metode yaitu kubis ungu di ekstrak menggunakan pelarut asam sitrat 0.8 M, waktu maserasi 2 jam, suhu 250C, optimasi panjang gelombang maksimum 628 nm dengan serapan 0,235 A. Dimana hasil tersebut digunakan untuk melihat kandungan kadar Hydroquinone yang ada didalam krim kosmetik pemutih wajah, dari penelitian ini terbukti bahwa kosmetik yang beredar dimasyarakat positif mengandung Hydroquinone.
Imobilisasi TiO2 ke dalam Resin Penukar Kation dan Aplikasinya sebagai Fotokatalis dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg2+ Rosyid Ridho; Endang Tri Wahyuni; Suyanta Suyanta
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.133 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i2.505

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengembangkan bahan fotokatalitis TiO2 pada penelitian ini telah dilakukan preparasi fotokatalis TiO2-Resin yang disertai dengan karakterisasi dan uji aktivitas untuk proses fotoreduksi ion Hg(II). Preparasi imobilisasi ini dilakukan dengan metode pertukaran ion yang di ikuti dengan kalsinasi pada suhu tertentu. Pada preparasi telah dipelajari pengaruh konsentrasi Titanium Isopropoksida sebagai sumber ion Ti(IV) terhadap TiO2-Resin yang dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar X (XRD) dan Thermografimetri (TGA). Pada proses fotoreduksi ion Hg(II) dipelajari pengaruh massa fotokatalis, kadar TiO2 yang terimobilisasi ke dalam resin, konsentrasi Ion Hg(II), dan pengaruh pH. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV, yaitu dengan cara menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II) dan serbuk fotokatalis TiO2-Resin, disertai dengan pengadukan selama waktu tertentu. Hasil fotoreduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II) awal dengan ion Hg(II) yang tak tereduksi. Penentuan konsentrasi ion Hg(II) yang tak tereduksi dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) teknik pembangkitan uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry(CV-AAS). Hasil preparasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi Titanium Isopropoksida yang ditambahkan pada resin semakin tinggi juga kadar TiO2 yang terbentuk pada TiO2-Resin. Hasil uji fotokatalis menunjukkan bahwa penggunaan fotokatalis TiO¬2-Resin dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Hg(II) yang peningkatannya lebih tinggi dibandingkan TiO2 serbuk. Penambahan fotokatalis dengan massa yang semakin besar menambah efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II) yang semakin besar, namun jika ditambahkan massa fotokatalis yang lebih tinggi lagi akan menurunkan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II). Kenaikan konsentrasi Hg(II) menyebabkan efektivitas fotoreduksi semakin rendah. Pada pH 1-4 terjadi kenaikan fotoreduksi pada ion Hg(II), akan tetapi pada pH yang lebih tinggi dari 4 menyebabkan terjadinya penurunan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II).   Kata kunci : Fotokatalis, TiO2-resin, Ion Hg(II)   Abstract To develop TiO2 photoreduction photocatalyst in order to decrease the Hg(II) ion concentrate, in this research, it has been done the TiO2-Resin photocatalyst preparation with the characterization and application to Hg(II) ion photoreduction process. This preparation was done with ion exchange method which followed by studied calcinations at certain temperature. The preparation has been studied the influence of titanium isopropoxide concentrate toward TiO2-Resin which has been characterized by using X-Ray Diffraction(XRD) and Thermografimetry (TGA). In Hg(II) ion photoreduction process, it has been studied the influence of photocatalyst mass, the content of TiO2 which immobilized into sulfonated polystyrene (resin), the ion Hg(II) concentrate, and the pH influence. The photoreduction process has been done in the closed reactor that equipped by UV lamp, and uses the irradiating a mixture which contents of Hg(II) ion solution and TiO2-Resin photocatalyst powder, with the stirring at certain time. The result of photoreduction was calculated based on the difference between the earlier Hg(II) ion concentrate and unreduced Hg(II) ion. The determining of unreduced Hg(II) ion concentrate was done by using cold vapor atomic absorption spectrophotometry (CV-AAS). The preparation result showed that the higher isopropoxide titanium that was added into sulfonated polystyrene, the higher the content of TiO2 that was formed in TiO2-Resin. the result of photocatalyst test showed that the using using of TiO2-Resin photocatalyst can increase the result of Hg(II) ion photoreduction  which the increase is higher than TiO2 powder. The added of photocatalyst by the higher mass, adds the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion. The higher the Hg(II) concentrate that added, the lower the photoreduction effectiveness. In pH 1-4, there is the photoreduction increase on Hg(II) ion, but in the highest pH that more than 4, it causes the decrease of the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion.   Keywords : Photocatalyst, TiO2-resin, Hg(II) ion