p-Index From 2021 - 2026
3.389
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Herawaty Riogilang
Universitas Sam Ratulangi

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penggunaan Eco-Enzyme Dalam Menurunkan Kadar Escherichia Coli Dari Limbah Peternakan Pada Air Sungai Malalayang Dewi Nurjana H. Alamri; Herawaty Riogilang; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor pencemar pada air sungai dapat disebabkan oleh beberapa aspek, seperti limbah domestik masyarakat dan limbah peternakan. Air sungai Malalayang diduga tercemar karena limbah peternakan yang langsung dibuang ke badan sungai. Sumber penyebab pencemaran pada air sungai dalam usaha peternakan berupa kotoran yang mengandung bakteri-bakteri, salah satunya bakteri Escherichia Coli (E.Coli). Pengelolaan kualitas air sungai dapat dilakukan dengan penggunaan Eco-Enzyme. Eco-Enzyme merupakan cairan organik yang dibuat dari proses fermentasi limbah organik rumah tangga khususnya kulit buah ataupun sayuran dengan penambahan gula merah dan air murni yang dilakukan selama 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cairan Eco-Enzyme dalam menurunkan kadar bakteri E.Coli pada air sungai yang tercemar. Penelitian dilakukan dengan pemberian Eco-Enzyme pada air sungai masing-masing 1000 mL dengan konsentrasi Eco-Enzyme yang digunakan 0%, 1,5% dan 3% dalam 3 kali pengulangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan analisa statistik regresi linear sederhana. Berdasarkan analisis kadar bakteri E.Coli setelah diberi perlakuan dengan Eco-Enzyme mengalami penurunan pada konsentrasi 1,5% dan 3%. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana didapatkan bahwa pemberian Eco-Enzyme memberikan pengaruh yang signifikan untuk menurunkan kadar bakteri Escherichia Coli. Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil ANOVA yaitu dengan tingkat signifikasi probabilitas 0,001 < 0,05. Kata kunci : Eco-Enzyme, Escherichia Coli, air sungai, limbah peternakan
Analisis Aplikasi Eco-Enzyme Terhadap Biochemical Oxygen Demand Dan Chemical Oxygen Demand Pada Limbah Cair Tahu Di Industri Tahu Malalayang Putri F. Lamato; Herawaty Riogilang; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tahu merupakan industri makanan yang menghasilkan sumber protein dari kacang kedelai yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di kota Manado. Industri tahu di kawasan Malalayang sebagian besar belum memiliki pengolahan limbah, sehingga limbah cair yang dihasilkan langsung dibuang ke Sungai Malalayang. Hasil pengujian menunjukan kadar pencemar pada limbah cair tahu di Malalayang memiliki nilai BOD sebeasr 4.589 mg/L dan COD yaitu 10.633 mg/L. Menurut Peraturan Mentri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014, nilai baku mutu limbah cair tahu pada parameter BOD yaitu 150 mg/L dan COD yaitu 300 mg/L yang artinya nilai BOD dan COD pada Industri Tahu Malalayang melebihi baku mutu limbah cair tahu. Oleh karena itu, pengolahan limbah cair tahu dilakukan agar kadar pencemar pada lingkungan sekitar industri dapat terjaga. Penurunan kadar BOD dan COD pada limbah cair tahu dapat dilakukan dengan menggunakan Eco-Enzyme. Eco-Enzyme adalah larutan yang terbuat dari limbah organik, gula merah/molase dan air dan sering digunakan dalam proses pengolahan air limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh BOD dan COD pada perlakuan limbah cair tahu dengan Eco-Enzyme. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 1000 ml sampel limbah cair tahu yang diaplikasikan Eco-Enzyme sebanyak 0%, 5%, dan 10% dengan tiga pengulangan. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana, perlakuan dengan Eco-Enzyme menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kadar BOD dan COD pada limbah cair tahu dengan hasil ANOVA diantaranya BOD dengan tingkat signifikansi probabilitas yaitu 0,001 < 0,05 dan COD tingkat signifikansi probabilitas yaitu 0,003 < 0,05. Kata kunci: Eco-Enzyme, BOD, COD, limbah cair tahu
Perancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pada Pasar Pinasungkulan Karombasan Kota Manado Ken K. E. Wongkar; Roski R. I. Legrans; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas perdagangan pada Pasar Pinasungkulan Karombasan yang terletak di Kecamatan Wanea, Kota Manado, khususnya pada perdagangan ikan dan daging, telah menyebabkan pencemaran air. Mutu air limbah pada Pasar Pinasungkulan Karombasan saat ini menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016 seperti BOD, COD, TSS dan minyak lemak telah melebihi baku mutu. Hasil uji kualitas air yang diperoleh pada saluran limbah di segmen perdagangan ikan adalah pH dengan hasil pengukuran 6,39, BOD 4257 mg/L, COD 5500 mg/L, TSS 807 mg/, Amoniak 585 mg/L dan Minyak Lemak 32 mg/L. Hasil uji kualitas air yang diperoleh pada saluran limbah di segmen perdangangan daging adalah pH dengan hasil pengukuran 6,44, BOD 64 mg/L, COD 75 mg/L, TSS 64 mg/L, Amoniak 10,3 mg/L dan Minyak Lemak 39 mg/L. Untuk mendapatkan kualitas air limbah yang memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke badan air, dirancang suatu konstruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tipe Biofilter Aerob dan Adsorpsi Karbon Aktif. Berdasarkan hasil perhitungan debit air limbah Pasar Pinasungkulan Karombasan diperoleh kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebesar 40 m3/hari dengan jumlah compartment sebanyak 6 (enam), luas lahan yang dibutuhkan sebesar 37.01 m2 serta dimensi konstruksi IPAL yakni 15.1 m x 2.0 m.   Kata kunci: Pasar Pinasungkulan Karombasan, air limbah, kualitas air, IPAL, biofilter aerob, adsorpsi karbon aktif   Kata kunci: Pasar Pinasungkulan Karombasan, air limbah, kualitas air, IPAL, biofilter aerob, adsorpsi karbon aktif
Analisis Aplikasi Eco-Enzyme Terhadap Kandungan Logam Berat Pada Air Lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo Moh. Risky Sondang; Herawaty Riogilang; Hendra Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah di TPA Sumompo menggunakan cara open dumping dimana sampah dibuang begitu saja di tempat pembuangan akhir dan dibiarkan terbuka. Salah satu masalah yang ditimbulkan dari penumpukan sampah di TPA adalah timbulnya pencemar berupa lindi. Semakin banyak tumpukan sampah di TPA maka lindi yang dihasilkan akan semakin banyak. Pengelolaan air lindi di TPA Sumompo sendiri tidak adanya pengolahan khusus dan dibiarkan begitu saja. TPA Sumompo secara rutin menyemprotkan Eco-Enzyme setiap dua minggu sekali yang menyebabkan berkurangnya bau busuk pada TPA dan juga pada air lindi. Logam Berat yang akan di analisis dalam sampel air lindi yaitu Arsen (As) dan Cadmium (Cd), tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa efektifitas pemakaian Eco-Enzyme terhadap penurunan kandungan Logam Berat (As dan Cd) pada air lindi, Berdasarkan analisis kandungan logam berat pada air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo kandungan Arsen (As) dan Cadmium (Cd) masih berada di bawah ambang batas atau baku mutu yang berlaku, kemudian sesudah diberi perlakuan dengan Eco-Enzyme air lindi mengalami penurunan kandungan logam berat. Hasil analisis penambahan Eco-Enzyme pada kandungan logam berat arsen mengalami penurunan paling efektif pada pemberian Eco-Enzyme sebanyak 10% dengan presentase penurunan rata-rata yaitu 59%. Sedangkan pada Cadmium air lindi mengalami penurunan paling efektif pada pemberian Eco-Enzyme 10% dengan presentase penurunan rata-rata yaitu 67%. Kata kunci: Eco-Enzyme, logam berat As, logam berat Cd, air lindi, TPA
Perencanaan Pengelolaan Air Buangan Di Kota Manado Dengan Teknologi Biocleaner (Studi Kasus Kecamatan Wenang) Masita Sakina; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah penduduk khususnya di Kecamatan Wenang akan sebanding dengan tingginya jumlah air limbah buangan domestik yang kehadirannya dapat mencemari lingkungan apabila tidak diolah dan dikelola dengan baik. Agar dapat menurunkan kadar bahan pencemar yang terkandung di dalamnya sebelum dibuang ke badan sungai, diperlukan fasilitas khusus untuk mengolah air limbah buangan yaitu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang IPAL Boulevard dengan menggunakan alternatif baru yaitu teknologi biocleaner. Tahapan perencanaan penelitian dimulai dengan identifikasi masalah, landasan teori penelitian, pengumpulan data, pengolahan data dan perhitungan desain IPAL. Perencanaan IPAL Kawasan Boulevard Manado diperoleh debit air limbah rata-rata sebesar 0,058 m3/detik dan debit puncak air limbah sebesar 0,076 m3/detik. Hasil perhitungan DED IPAL diperoleh dimensi unit barscreen memiliki lebar saluran 1,5 meter dan ketinggian saluran dengan jumlah bar atau batang dibutuhkan sebanyak 38 batang, bak pengumpul memiliki panjang 6,75 meter dengan lebar 3,38 meter dan ketinggian 4,5 meter, bak sedimentasi I dengan dimensi panjang 10,8 meter dengan lebar 5,4 meter dan ketinggian 4,5 meter, Rotating Biological Contactor (RBC) direncanakan terdapat 5 unit dan memiliki panjang 5,85 meter dengan lebar 2,53 meter dan ketinggian 1,32 meter perunitnya, bak aerasi dengan biocleaner dengan dimensi panjang 8 meter dengan lebar 4 meter dan ketinggian 5 meter, clarifier dengan dimensi diameter 24,7 meter dengan ketinggian 3,1 meter, dan Sludge Drying Bed dengan dimensi panjang 8,15 meter dengan lebar 2,72 meter dan ketinggian 1,22 meter. Rencana kualitas air limbah akhir setelah melalui pengolahan pada IPAL telah memenuhi persyaratan sesuai dengan baku mutu air limbah PERMEN LHK No,. 68 Tahun 2016. Kata kunci: Kecamatan Wenang, IPAL, RBC, Biocleaner
Implementasi Eco-Green Dan Green Building Pada Bangunan Masjid Ulil Albab Kampus Unsrat Muh. Fauzi Lakuto; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sangat berpengaruh terhadap kelestarian dan kualitas lingkungan karena menggunakan berbagai jenis sumber daya alam. Eksploitasi sumber daya alam yang sangat tidak memperhatikan kemampuan dan daya dukung lingkungan dapat mengakibatkan merosotnya kualitas lingkungan. Kaitannya dengan masalah kualitas lingkungan ini adalah adanya isu pemanasan global di mana bangunan menjadi salah satu penyebab pemanasan global karena bangunan berpotensi memproduksi emisi gas karbon lebih dari 40% Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi terkait penerapan Green Building dan hambatan – hambatan lainnya dalam penerapat Eco-Green dan Green Building di Masjid Ulil Albab Kampus Unsrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Masjid Ulil Albab Kampus Unsrat terkait penerapan Eco-Green dan Green Building adalah; Pertama, Masjid Ulil Albab Kampus Unsrat belum menerapkan konsep Green Building pada bangunan tersebut. Kedua, melalui penelitian ini, peneliti merekomendasikan desain dan lain sebagainya tentang pererapan Green Building pada bangunan tersebut. Kata kunci: Green Building, Masjid Ulil Albab Kampus Unsrat, eksisting
Analisis Pencemaran Merkuri Pada Perairan Sekitar Tambang Emas Rakyat Di Desa Tanoyan Selatan Elsa Muchtar; Cindy J. Supit; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedianya keberadaan sumber daya mineral berupa emas di Desa Tanoyan Selatan menyebabkan masyarakat Desa Tanoyan Selatan sebagian besar berprofesi sebagai penambang. Aktivitas pertambangan emas rakyat ini menggunakan logam berat merkuri untuk proses pengelolaan yang dimana merkuri ini dapat mengakibatkan timbul berbagai masalah seperti gangguan kesehatan pada manusia, pencemaran dan kerusakan pada lingkungan serta keracunan bagi makhluk hidup lainnya. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena peneliti melakukan analisis mendalam terhadap pencemaran merkuri sekitar tambang emas rakyat di Desa Tanoyan Selatan dan peneliti melakukan wawancara mendalam kepada pemerintah, pemilik tambang dan masyarakat di Desa Tanoyan Selatan. Untuk mengetahui kadar merkuri pada perairan di sekitar tambang emas rakyat Desa Tanoyan Selatan peneliti melakukan pengambilan sampel dan pengujian sampel sungai, kolam limbah pertambangan emas rakyat dan sumur di laboratorium Water Laboratory Nusantara (WLN) Manado dengan baku mutu untuk sungai mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VI dan baku mutu untuk kolam limbah mengacu pada Keputusan Mentri Lingkungan Hidup Nomor 202 Tahun 2004. Hasil Analisis kadar merkuri yang diperoleh yaitu untuk titik 1 0,0001 mg/L, titik 2 <0,00005 mg/L, titik 3 <0.00005 mg/L, titik 4 0,00006 mg/L dan titik 5 <0,00005 mg/L. Kadar merkuri pada tiap titik pengambilan sampel tersebut masih memenuhi baku mutu. Namun, untuk menghindari terjadinya peningkatan kadar merkuri, kerusakan lingkungan, ganguan terhadap kesehatan bagi manusia dan keracunan bagi makhluk hidup lainnya maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanganan seperti Fitoremediasi dengan tanaman, bioaugmentasi dengan bakteri dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) industri kecil. Kata kunci: Merkuri (Hg), pertambangan emas rakyat, Desa Tanoyan Selatan, fitoremediasi, bioaugmentasi dengan bakteri, IPAL
Penanganan Pencemaran Akibat Air Limbah Domestik Terhadap Kualitas Air Sungai Malalayang Di Kelurahan Bahu Kota Manado Ersa C. Kalembiro; Steeva G. Rondonuwu; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54114

Abstract

Salah satu sumber air yang dimanfaatkan manusia dalam menunjang kegiatan sehari-hari adalah sungai. Sungai yang menjadi tempat mengalirnya air dari hulu ke hilir, berubah menjadi tempat pembuangan air limbah domestik, limbah industri dan limbah lainnya oleh ulah manusia. Sungai Malalayang yang melintasi wilayah pemukiman warga dan wilayah pasar sehingga menjadikan sungai ini sebagai tempat pembuangan hasil dari aktivitas rumah tangga dan kegiatan pasar secara langsung ke sungai tanpa adanya pengelolaan terlebih dahulu. Air limbah domestik yang langsung dibuang ke sungai dapat menyebabkan meningkatnya parameter kimia, fisika, dan biologi dalam air sungai sehingga melebihi batas baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Malalayang, status mutu air Sungai Malalayang yang ditinjau menggunakan metode storet, serta merekomendasikan upaya penanganan pencemaran air Sungai Malalayang akibat pembuangan air limbah domestik. Hasil analisis kualitas air Sungai Malalayang menunjukkan ada beberapa sampel yang telah melebihi baku mutu kelas I PP Nomor 22 Tahun 2021 seperti parameter BOD di Titik 2 pada sampling Hari Pertama dengan nilai 3 mg/L, parameter COD pada sampling Hari Kedua di Titik 1 dan Titik 3 dengan masing-masing nilai yang di peroleh 13 mg/L dan 16 mg/L, dan parameter Total Coliform pada sampling Hari Pertama di Titik 1, 2, 3 dengan nilai masing-masing 9200 MPN/100 mL, 3500 MPN/100 mL, 3500 MPN/100 mL dan di Titik 2 pada sampling Hari Kedua dengan nilai 1600 MPN/100 mL. Dari hasil analisis kualitas air Sungai Malalayang ini menunjukkan status mutu air Sungai Malalayang pada ke-3 Titik sampling diklasifikasikan ke dalam Kelas C yaitu “Cemar Sedang”, sehingga upaya penanganan yang direkomendasikan untuk menurukan kadar BOD, COD, dan Total Coliform adalah metode Multi Soil Layering (MSL). Kata kunci: Sungai Malalayang, kualitas air, air limbah domestik
Analisis Risiko Dan Optimasi Pengelolaan Limbah B3 Dengan Metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control) Di RSUD Anugerah Tomohon Elsandy P. Lumansik; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54722

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Tomohon merupakan rumah sakit umum milik pemerintah Kota Tomohon yang dalam kegiatan pelayanannya, RSUD Anugerah menghasilkan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Medis Padat yang berpotensi menyebabkan timbulnya penyakit dan mencemari lingkungan sekitar jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi-potensi risiko, memberikan upaya pengendalian risiko, mengevaluasi serta menentukan tindakan optimasi untuk mengoptimalkan kinerja pengelolaan Limbah B3 di RSUD Anugerah Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode HIRARC. Hasil penelitian menunjukan pada pengelolaan Limbah B3, risiko yang teridentifikasi sebanyak 25 risiko. Presentase level risiko terdiri dari 48% kategori level risiko sedang (moderate) dan 52% kategori level risiko rendah (low) yang artinya risiko masuk dalam kategori diterima/ditoleransi. Pengendalian risiko yang dapat diterapkan berdasarkan hierarki pengendalian risiko, dipilih empat macam metode yaitu metode Subtitusi, Rekayasa Teknik, Kontrol Administratif, dan Alat Pelindung Diri. Hasil evaluasi pengelolaan Limbah B3 pengelolaan Limbah B3 di RSUD Anugerah Tomohon secara garis besar belum sesuai dengan peraturan Permenlhk No P.56 Tahun 2015 dan Permenkes No. 7 Tahun 2019. Tindakan optimasi prioritas yang perlu dilakukan yaitu penambahan petugas pengelolaan limbah B3, melakukan pencatatan/rekapitulasi jumlah limbah medis B3 dari berbagai ruangan/instalasi penghasil, merenovasi dan melengkapi fasilitas di TPS Limbah B3. Kata kunci: limbah B3, HIRARC, pengelolaan, optimasi, RSUD Anugerah Tomohon
Pemanfaatan Paving Blok Dari Sampah Plastik Meilly Onibala; Arthur H. Thambas; Herawaty Riogilang; Marthin D. J Sumajouw
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56127

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan potensi besar dalam mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan dengan memanfaatkannya sebagai material konstruksi yang ramah lingkungan. Hasil eksperimen laboratorium menunjukkan bahwa paving blok dari sampah plastik memiliki kualitas yang cukup baik dibandingkan dengan paving blok dari semen dan pasir. Selain itu, biaya produksinya juga lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup penggabungan simulasi pembebanan dalam uji kuat tekan dan lentur paving blok plastik yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik, tetapi juga untuk mendorong adopsi lebih lanjut dalam praktik pembuatan material yang ramah lingkungan. Kata kunci: sampah plastik, material konstruksi, ramah lingkungan, kuat tekan