Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Relationship Between Sense of Competence and Parental Involvement in Caring for Children with Special Needs Herlina Herlina; Ismawati Kosasih; Helli Ihsan; Lira Fessia Damaianti; MIF Baihaqi
Applied Quantitative Analysis Vol. 5 No. 1 (2025): January - June Issue
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/quant.2353

Abstract

This research was conducted to determine the relationship between competent parental involvement in caring for, handling, and educating children with birth impairment children. It involved 185 Bandung-based parents of children with a birth impairment. Skala Evaluasi Diri Kompetensi-Anak Berkebutuhan Khusus or SEDKO-ABK (Self-Evaluation Competence Scale for Parents with Children with Special Needs) was used as the instrument to measure the sense of competence, while parental involvement was measured using Kuesioner Keterlibatan Orang Tua dalam Pengasuhan Anak or KUKOPA (Questionnaire on Parental Involvement in Caring for Children). The results show that parental involvement in caring for, handling, and educating children with special needs. Based on the results of this research, training for parents is important to their understanding and skills in caring for children with a birth impairment.
Gambaran Kematangan Karir Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Anastasia Wulandari; Sri Maslihah; Ismawati Kosasih; Eka Fauziyya Zulnida
Journal Psikologi Forensik Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Volume 3. No 2, Tahun 2023
Publisher : Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71088/jpfi.v3i2.36

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya anak binaan LPKA yang memutuskan bekerja setelah menyelesaikan masa pembinaan di LPKA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kematangan karir anak binaan LPKA. Lokasi penelitian dilakukan di LPKA Kelas II Bandung dengan sampel sebanyak 20 anak binaan yang akan menyelesaikan masa pembinaan dalam 3-6 bulan lagi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan wawancara untuk menggali kematangan karir anak binaan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kematangan karir dan dilanjutkan dengan wawancara kepada 9 orang anak binaan. Hasil pengolahan data deskriptif kematangan karir anak binaan didapati 15 % berada pada kategori sangat rendah, 40% rendah, 40% tinggi dan 5 % kategori sangat tinggi. Data tersebut menunjukkan bahwa anak dengan kategori kematangan karir rendah dan tinggi menunjukkan jumlah yang sama. Hasil wawancara pada 9 orang anak yang berada pada kategori tinggi, rendah dan sangat rendah menunjukkan bahwa anak pada kategori tinggi umumnya sudah mampu menyatakan karir yang ingin dicapainya di masa yang akan datang, sementara anak dengan kategori rendah masih ragu dengan karir yang ingin dicapainya. Baik anak dengan kategori tinggi maupun rendah mampu mengenali potensi atau kelebihan yang dimilikinya. Kata kunci: kematangan karir; anak binaan; LPKA