Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : JOURNAL AGRIBUSINESS

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN KECAP MANIS ABC DI JABODETABEK Elpawati Elpawati; Rizki Adi Puspita Sari; Halimatus Sa'adah
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari bauran pemasaran terhadaployalitas konsumen. Sebanyak 100 responden diwawancarai terdiri dari konsumenyang pernah mengkonsumsi atau mengkonsumsi kecap ABC setidaknya sekaliselama setahun terakhir. Analisis deskriptif dan metode path digunakan untukmenganalisis hubungan antara variabel independen, yaitu produk, harga, tempat,dan promosi terhadap variabel dependen, loyalitas pelanggan (Y2) melaluimediasi variabel atau variabel perantara, perilaku konsumen (Y1). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa variabel produk, harga, tempat, dan promosi bersama-samamemiliki pengaruh pada perilaku konsumen saat uji parsial menunjukkan bahwavariabel produk dan promosi memiliki efek langsung pada loyalitas konsumen,dan variabel harga dan tempat tidak memiliki pengaruh secara langsung tetapimelalui variabel perantara yaitu perilaku konsumen.
PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, PRIBADI DAN MOTIVASI TERHADAP PERSEPSI KONSUMSI PANGAN POKOK NON BERAS MASYARAKAT DI KOTA DEPOK Ahmad Jazilil Mustopa; Elpawati Elpawati; Edmon Daris
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9211

Abstract

Keberhasilan pembangunan di sektor pertanian suatu Negara harus tercermin oleh kemampuan Negara tersebut dalam swasembada pangan, atau paling tidak ketahanan pangan. Saat ini ketahanan pangan saja dianggap tidak cukup untukmewakili identitas Negara agraris, Namun pemerintah juga kesulitan untuk mencapai target swasembada pangan hingga akhirnya mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mencapai hal tersebut. Salah satu kebijakannya adalah program diversifikasi pangan yang tercermin dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No.22 tahun 2009 yang menetapkan kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. Kebijakan ini dipersiapkan untuk mengurangi permasalahan yang timbul sekarang yaitu karena hampir seluruh masyarakat Indonesia menggunakan beras sebagai makanan pokoknya. Sedangkan laju produksi beras dengan tingkat permintaan konsumen semakin tidak seimbang. Padahal, jika dilihat dari segi pemenuhannya masih banyak sumber pemenuhan kebutuhan pokok selain beras yang bisa dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Mengidentifikasi karakteristik responden di Kota Depok. 2) Menganalisis pengaruh variabel budaya, sosial, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras masyarakat di Kota Depok. 3). Menganalisis pengaruh variabel budaya, sosial, pribadi, dan motivasi secara bersama-sama terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras masyarakat di Kota Depok.
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PUPUK RUMAH KOMPOS UIN JAKARTA E, Elpawati; Muhammad Herlambang; Ahmad Mahbubi
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 7, No 1 (2013): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.632 KB) | DOI: 10.15408/aj.v7i1.5173

Abstract

Tujuan dari dilakukanya penelitian ini adalah: Mengetahui Faktor-faktor Internal dan Eksternal yang menjadi Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman bagi Rumah Kompos UIN Jakarta. Mengetahui posisi Rumah Kompos UIN Jakarta berdasarkan Matrik IE dan sembilan sel strategi. Merumuskan Alternatif Strategi Pengembangan bisnis yang tepat untuk diterapkan pada Rumah Kompos UIN Jakarta. Metode dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu: Tahapan masukkan (Input Stage) yang terdiri dari Matrik EFE (External Factor Evaluation) dan Matrik  IFE (Internal Factor Evaluation). Tahap pencocokan (Matching Stage) yang menggabungkan faktor eksternal dan internal perusahaan, yang terdiri dari Matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Matrik IE (Internal, External). Tahapan penentuan prioritas strategi perusahaan (Decision Stage) berdasarkan jumlah alternative strategi dengan menggunakan metode QSPM (Quantitative Strategic Planing Matrix). Berdasarkan hasil perhitungan matriks IFE Kekuatan utamanya adalah visi-misi dan lokasi perusahaan yang dimiliki  Rumah Kompos, total nilai 0.40. Sedangkan  hasil perhitungan matriks EFE Peluang sangat  berpengaruh terhadap pengembangan Rumah Kompos adalah kebijakan pemerintah program Go Organik 2010 dengan total nilai 0.30. Ancaman yang berpengaruh pada rumah kompos adalah perubahan cuaca dan iklim dengan total nilai  0.44. Hasil Matriks QSPM Prioritas utama yang dapat dijalankan Rumah Kompos adalah: (1) Peningkatan Kualitas Dan Kapasitas Produksi dengan total skor  6.986 (2) Pengembangan Pasar dengan skor 6.913 (3) Kerjasama Dengan Mitra Dan Pemasok dengan skor 6.020 (4) Merekrut Tenaga Kerja Baru dengan skor  5.293 (5) Memperbaiki Sistem Manajemen Guna Menahan Persaingan Luar dengan skor 4.893 (6) Menata Ulang Struktur Organisasi, Pembagian Tugas Sesuai Dengan Sop dengan skor 4.740.
ANALISIS PRODUKSI DAN KEUNTUNGAN EFFECTIFE MIKROORGANISME-10 (EM-10) E, Elpawati; Febian Diasri; Acep Muhib
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 9, No 2 (2015): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.426 KB) | DOI: 10.15408/aj.v9i2.5292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  harga pokok produksi EM10 yang di buat oleh Rumah Kompos UIN, Harga jual EM-10 yang dapat di tawarkan pada masyarakat, menganalisis apakah  perhitungan produksi EM10 terdapat keuntungan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif, dan  kualitatif .Data kuantitatif  digunakan untuk menetapkan harga pokok produksi pada panelitian ini  dengan metode full costingdan variable costing. Harga pokok produksi menurut metode Full costing terdiri dari: Metode variable costing yaitu metode penentuan harga pokok produksi yang hanya membebankan biaya produksi yang berperilaku variabel saja ke dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik variabel. Kesimpulan didapatkan bahwa rumah kompos yang memproduksi EM10 memiliki komposisi biaya yang harus dikeluarkan meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja, penyusutan, pengemasan serta listrik. Harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp. 5.484/liter, sedangkan jika menggunakan metode variabel costing sebesar Rp. 3.389/ liter. Namun pada hasil akhir dengan kedua metode ini menghasilkan harga pokok produksi yang sama sebesar Rp. 2.442, karena biaya overhead pabrik dalam perhitungan variable costing ditambahkan setelah perhitungan laba kotor. Dalam Islam tidak ada patokan dalam menentukan harga pada pasar.Harga bisa ditentukan selama kedua pihak sama-sama mendapat manfaatnya. Harga produk yang dapat ditawarkan pada masyarakat dengan harga  sudah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp. 7.500 per botol dengan isi 250ml. Dari harga yang ditawarkan ke pasar sebesar Rp. 7.500/botol, didapatkan laba Rp. 50.536.640 dengan metode full costing, maupun dengan metode variable costing dengan jumlah satu kali produksi 4.400 ℓ.
ANALISIS PRODUKSI JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) BIBIT UNGGUL E, Elpawati
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 7, No 2 (2013): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.173 KB) | DOI: 10.15408/aj.v7i2.5181

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuain lahan untuk tanaman jarak pagar di Pesantren Daar El - Qolam dan sekitarnya dan untuk mengetahui pengaruh produksi terhadap pendapatan masyarakat di sekitar Pesantren dan di Pesantren Daar El - Qolam. Metode pengolahan data menggunakan analisis deskriptif untuk melihat kesesuaian lahan untuk tanaman jarak pagar di Pesantren Daar El – Qolam. Selain itu untuk melihat produksi jarak pagar bibit unggul terhadap pendapata santri Daar El – Qolam serta masyarakat sekitar, Produksi jarak pagar terhadap ketrampilan santri Daar El – Qolam, Produksi jarak pagar terhadap pendapatan masyarakat di sekitar Pesantren Daar El – Qolam menggunakan rumus sebagai berikut (Soekartawi ; 1986): Q = TR/P  dan π = TR – TC. Sedangkan untuk melihat seberapa besar respon masyarakat terhadap program peningkatan ekonomi masyarakat dengan menanam jarak pagar, pengaruh pengembangan ekonomi masyarakat dengan menanam jarak pagar terhadap pendapatan masyarakat disekitar pesantren Daar El – Qolam. Serta pengaruh studi pengembangan ekonomi umat dengan menanam jarak pagar terhadap pesantren Daar El–Qolam menggunakan Analisis Regresi Berganda. Dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa seluruh faktor–faktor bepengaruh secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan pengamatan bahwa syarat tumbuh sesuai untuk tanaman jarak pagar di Pesantren Daar El-Qolam sekitarnya. Produksi jarak pagar berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan masyarakat di sekitar Pesantren dan di Pesantren Daar El - Qolam. Karena dengan adanya produksi jarak pagar masyarakat dapat menjual biji jarak untuk bahan baku bibit, dapat menjual biji jarak untuk kebutuhan bahan bakar kompor biji jarak. Sehingga dapat menambah dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat yang menambah jarak pagar.
ANALISIS TATANIAGA UBI JALAR DI DESA PURWASARI KECAMATAN DRAMAGA KABUPATEN BOGOR. JAWA BARAT E, Elpawati; Hariry Anwar; Acep Muhib
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 8, No 2 (2014): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.257 KB) | DOI: 10.15408/aj.v8i2.5182

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis saluran tataniaga ubi jalar serta pola saluran tataniaga ubi jalar untuk mengetahui saluran tataniaga mana yang lebih efisien. Pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling. Data primer memiliki responden terdiri dari petani, pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Data sekunder diperoleh melalui data-data yang releven dengan penelitian yang berasal instansi terkait. Analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dilakukan dengan pengamatan terhadap karakteristik saluran tataniaga, lembaga dan fungsi-fungsi tataniaga, struktur pasar dan perilaku pasar. Dan deskriptif kuantitatif dilakukan untuk melihat efisiensi tataniaga dengan pendekatan analisis margin tataniaga, farmer share's, dan rasio keuntungan biaya. Setelah dianalisis diperoleh kesimpulan: (1) Sistem tataniaga ubi jalar yang ada di Desa Purwasari adalah: 1 : petani-pedagang pengumpul tingkat 1-pabrik tepung. 2 : petani-pedagang pengumpul tingkat 1-pedagang pengumpul tingkat 2-pedagang grosir-pedagang pengecer-konsumen. 3 : petani-pedagang pengumpul tingkat 1-pedagang pengumpul tingkat 2-pedagang grosir-konsumen. Fungsi tataniaga yang dilakukan oleh petani, pedagang pengumpul tingkat 1, pedagang pengumpul tingkat 2, pedagang grosir dan pedagang pengecer ubi jalar adalah fungsi pertukaran berupa penjualan dan pembelian, fungsi fisik berupa kegiatan pengemasan, pengangkutan dan fungsi fasilitas berupa informasi pasar, penanggungan resiko dan pembiayaan. (2) Struktur pasar pada petani dan pedagang grosir cenderung mendekati pasar persaingan sempurna, sedangkan pedagang pengumpul tingkat pertama, pedagang pengumpul tingkat kedua, dan pedagang pengecer cenderung mendekati pasar oligopoli. (3) Saluran tataniaga ubi jalar yang efisien adalah saluran tataniaga satu karena memiliki margin tataniaga yang paling kecil sebesar Rp.800/Kg, rasio keuntungan dan biaya tertinggi sebesar 2.20, dan farmer's share yang tertinggi dibandingkan pada saluran tataniaga yang lainnya yaitu 69,23 persen.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, PROMOSI, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TEH WALINI DI INDUSTRI HILIR TEH PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII BANDUNG Elpawati E; Achmad Tjachja Nugraha; Tyas Abimanyu
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 13, No 1 (2019): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.327 KB) | DOI: 10.15408/aj.v13i1.11874

Abstract

PTPN VIII is an Indonesian state owned company concentrating in the field of agricultural / plantation. The company is located in West Java province. PTPN VIII had many commodities are grown and cultivated, including tea commodity. IHT PTPN VIII is expected to be able to see and take advantage of this opportunity for the development of tea production enterprises downstream. By because it's an improvement and evaluation of each line of the company should do. Ranging from human resources management, business strategy, finance, marketing, distribution, raw materials and so forth. Especially in terms of raw materials PTPN VIII IHT own advantages in this sector. Raw material supply is guaranteed because it has its own tea garden and the quality of tea used is also an excellent tea products. IHT PTPN VIII should be aware of this potential, especially coupled with increasing as well the tea industry competition IHT PTPN VIII should be better prepared to face competition to reform itself. The purpose of this research is (1) To determine whether the variables of quality of product, price, promotion and service quality partial effect on customer satisfaction Walini tea products in Downstream Tea PT.Perkebunan Nusantara VIII (2) To determine whether the variables of quality products , pricing, promotion and service quality simultaneous influence on consumer satisfaction Walini tea products in Downstream tea PT.Perkebunan Nusantara VIII. Based on the analysis, the majority of consumers are aged 26-35 years, sex permpuan, working as private employees, Knowing Walini tea product from a friend, itensitas purchase Not too often, the reason to buy a product because of the quality of the product. The quality of the product (X1), price (X2), promotion (X3), and quality of service (X4) partially affects consumer kepusan Walini tea in IHT PTPN VIII. This is evidenced by the variable t of product quality is 7.696 with a significant level of 0.000. Then t of the variable price is 2.375 with a significant level of 0,020. Then t of variable sale is 2,715 with a significant level of 0.008 and t of the variable quality of service is 3,387 to 0,001 signifakan level. The above data shows that significant value is generated each independent variable was below 0.05. Factors that affect customer satisfaction Walini tea at Tea Downstream Industry PT. Perkebunan Nusantara VIII with the most impact is the quality of the product and service quality, then price and finally the sale.
UJI COBA PRODUKSI MIKROORGANISME PENGDEGRADASI (PENGHANCUR) SAMPAH PLASTIK E, Elpawati
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 9, No 1 (2015): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.351 KB) | DOI: 10.15408/aj.v9i1.5064

Abstract

Limbah plastik tanpa perlakuan khusus membutuhkan setidaknya lima puluh (50) tahununtuk menjadi terdegradasi. produksi mikroorganisme mungkin memecahkan masalahdalam mendegradasi limbah plastik, khususnya plastik non-daur ulang. Oleh karena itu,produksi limbah biodegradable diharapkan untuk memperoleh manfaat potensial. Metodedalam penelitian ini adalah: - (i) isolasi plastik limbah-mikroorganisme pengurai, (ii)penentuan limbah plastik polietilen terdegradasi, (iii) physiologycal dan tes biokimia padaplastik polietilen-mikroorganisme pengurai, (iv) uji lapangan dan tes produksi. Penelitianini bertujuan: - (1) untuk menghasilkan plastik-mikroorganisme pengurai, (2) untukmemperoleh mikroorganisme potensial dalam mendegradasi plastik. Hasil penelitian dapatdisimpulkan: Jenis mikroorganisme yang dapat mendegradasi plastik Diperoleh sebanyak32 isolat dari hasil isolasi mikroorganisme dari sampah plastik polietilen dari tempatpembuangan akhir sampah Ciputat. Sebanyak 32 isolat tersebut dimurnikan di agar miringuntuk uji selanjutnya' Ditemukan Kekuatan Mikroorganisme Dapat MenghancurkanPlastik. Sebanyak 32 isolat yang berhasil dimurnikan dilakukan uji penentuan degradasiplastik polietilen dengan inkubasi selama 1 bulan, dishaker inkubator pada agitasi 130 rpmdalam kondisi suhu ruang. Bakteri yang paling kuat medegradasi plastik polietilen padakondisi laboratorium selama inkubasi satu bulan adalah isolat 22 TSB dengan persentasedegradasi sebesar 17.9245% dengan memiliki ciri berbentuk batang dan termasuk bakterigram positif serta tidak berspora. Penelitian telah berjalan untuk melakukan uji cobadegradasi sampah organik. Hasil pengamatan sementara uji coba degradasi terhadap daunpoliandra di atas mencapai 99% yang dilakukan di Rumah Kompos UIN Jakarta.Jumlah mikroorganisme yang mendegradasi plastik, jumlah awal ketika akan diinkubasisebanyak 1.07 x 108 setelah inkubasi selama satu bulan jumlah mikroorganismesebanyak 3.08 x 106.
ANALISIS PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, HARGA DAN DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PIZZA HUT DI JAKARTA BARAT Nur Annisa Putri Sabrina; Elpawati E; Achmad Tjachja Nugraha
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 12, No 2 (2018): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.643 KB) | DOI: 10.15408/aj.v12i2.11865

Abstract

The development of science and technology causing the rapid economic sectors and culture also affected. The development in culture sectors also can’t be avoided, one example of the development in this sectors is a lot of fast food are sold in Indonesia. According to the new survey of Master Card (titled Consumer Purchasing Priorities) contained in Suara Pembaharuan 2016, 805 Indonesian’s people prefer to eat on the fast food outlet, in the second rank are food court with 615, and in the third rank are middle class restaurant or cafe with 225. Meanwhile, there is 1% Indonesian’s people who choose to come to restaurant for fine dining. Pizza Hut is the first fast food in Indonesia which serve pizza as a main dish. Consumer’s behaviour is the most to be considered remember all of that company did constituted by the market demands. Purpose of this research are to (1) know the characteristic of Pizza Hut consumer in West Jakarta; (2) know the influence of brand image to decision purchase of Pizza Hut in West Jakarta; (3) know the influence of product quality to decision purchase of Pizza Hut in West Jakarta; (4) know the influence of prices to decision purchase of Pizza Hut in West Jakarta; and (5) know the influence of product diferentiation to purhase decision of Pizza Hut in West Jakarta. Based on result in this research, characteristic of Pizza Hut consumer are consumer with the age range of the 20-30 years, women, with employment status is student or college student, know about pizza hut product from banner or commercial advertisement and buy pizza hut just one time in a month. Result of regression multiple linear analysis are brand image, product quality and product diferentiation are not significant influence to purhase decision of pizza hut in trust rate of 95%. Although of that, prices is significant influence to purchase decision of Pizza Hut product in West Jakarta.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN BANDENG DESA TAMBAK SARI, KECAMATAN TIRTAJAYA, KABUPATEN KARAWANG E, Elpawati; Teguh Budiyanto; Z, Zulmanery
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 8, No 1 (2014): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.199 KB) | DOI: 10.15408/aj.v8i1.5131

Abstract

Tujuan penelitian yang  dicapai yaitu : (1) Menganalisis saluran pemasaran ikan bandeng yang terjadi di Desa Tambak Sari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (2) Menganalisis efisiensi saluran pemasaran ikan bandeng dengan analisis margin pemasaran, rasio keuntungan dan biaya serta  farmer’sshare. Analisis perilaku pasar digunakan untuk meliput kegiatan yang tercipta diantara lembaga-lembaga pemasaran. Analisis perilaku pasar tersebut meliputi praktek lembaga-lembaga pemasaran. Analisis margin pemasaran digunakan untuk melihat tingkat efisiensi teknis ikan bandeng. Margin pemasaran merupakan perbedaan harga yanga terjadi di tingkat produsen (harga jual) dengan harga ditingkat konsumen (harga beli). Margin pemasaran dihitung berdasarkan hasil pengurangan harga penjualan dengan harga pembelian pada setiap lembaga pemasaran.Hasil penelitian didapatkan adalah 1. Pemasaran ikan bandeng di Desa Tambak Sari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang terdapat tiga pola saluran yaitu :Saluran I:Petambak, Pedagang Pengecer, Konsumen. Saluran II:  Petambak,Pedagang Besar, Pedagang Pengecer,Konsumen. Saluran III:  Petambak, Pedagang Pengumpul,Pedagang Besar,Pedagang Pengecer,Konsumen. Efisiensi Pemasaran Berdasarkan hasil penghitungan bahwa saluran pemasaran yang efisien adalah saluran pemasaran (I), menggunakan konsep biaya pemasaran yang dilakukan dengan biaya terendah untuk komoditas ikan bandeng yaitu Rp 1.335 dan B/C Rasio besar yaitu 22,45. Berdasarkan perhitungan efisiensi pemasaran menggunakan konsep mampu mengadakan pembagian yang adil dari keseluruhan harga yang dibayar konsumen terakhir kepada semua pihak yang ikut serta di dalam kegiatan produksi dan pemasaran untuk komoditas ikan bandeng bahwa saluran pemasaran ikan bandeng yang efisien adalah saluran pemasaran (III). Keuntungan yang diterima lembaga pemasaran hampir merata yaitu, keuntungan petambak Rp 4.000, pedagang pengumpul Rp 760, pedagang besar Rp 1.010, Pedagang pengecer Rp 2.920.