Reska Putri Ismail Ismail
Program Studi Magister Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Gorontalo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA GORONTALO (Study Kasus Badan Pembentukan Peraturan Daerah) Reska Putri Ismail Ismail; Sastro Mustapa Wantu; Lucyane Djaafar
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v16i1.38337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Peran Perempan dalam Pengambilan Keputusan di DPRD kota Gorontalo khusunya di Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunaan dalam penelitian ini adalah model interaktif . data dikumpulkan melalui wawancara, studi doumentasi, dan Kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran perempuan dapat dilihat jika perempuan turut serta dalam penngambilan keputusan, gagasan, dan pendapat dalam rapat. Keterlibatan perempuan dalam rapat sangatlah penting karna jika perempuan absen dalam menghadiri rapat dengan mengingat jumlah angota legislative perempuan yang lebih sedikit dibandingkan dengan laki-laki maka akan berpengaruh pada pengambilan keputusan nantinya. Perempuan juga harus bisa mengupgrade dirinya dengan cara banyak membaca ataupun dapat juga dengan melanjutkan studynya ke jenjang yang lebih tinggi apalagi dengan kemudahan teknologi sekarang yang mana pengetahuan dapat dengan mudah di dapatkan diaman saja dan kapan saja
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Proyektor Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo Ariyanto Nggilu; Reska Putri Ismail; Sukarman Kamuli; Mohamad Awal Lakadjo; Moh Agim; Karmila G Yusup
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1435

Abstract

Beberapa Guru yang masih kurang memperhatikan minat belajar siswa, ada juga guru yang hanya memberikan bahan ajar (materi) kepada para siswa untuk mencatat materi belajar, bahkan ada juga guru saat mengajar hanya menggunakan metode ceramah, serta kurang menggunakan media belajar dalam proses pembelajaran. Hal seperti ini akan membuat siswa bosan didalam kelas dan tidak memiliki semangat untuk belajar, karna disebabkan oleh kurangnya inovasi dan kreatifias Guru saat mengajar. menggunakan metode penelitian Kualitatif. Pada pembelajaran dikelas, guru lebih banyak menggunakan metode ceramah sehingga terkadang siswa-siswi bosan dengan keadaan seperti itu. Metode ceramah yang diterapkan oleh guru terkadang tidak mampu diserap dengan baik oleh siswa, oleh sebab itu penggunaan media pembelajaran berbasis proyektor digunakan sebagai alat untuk mempermudah dalam proses pembelajaran dan ternyata hampir semua siswa sangat menyukai pembelajaran menggunakan proyektor tersebut karena lebih mudah untuk memahami materi dengan melihat tampilan gambar ataupun video pembelajaran yang ditampilkan.
Pengetahuan Politik Pada Anak Usia Sekolah Dasar Reska Putri Ismail; Fidyawati Monoarfa; Nur Sakinah Aries; Ariyanto Nggilu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1907

Abstract

Pendidikan politik pada tingkat sekolah dasar memiliki peranan krusial dalam memberikan dasar pemahaman tentang sistem politik dan kewarganegaraan kepada anak-anak, sebagai persiapan mereka menjadi warga negara yang informasi dan bertanggung jawab di masa depan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis kurikulum pendidikan politik di sekolah dasar. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi peran pendidikan politik dalam pengembangan pengetahuan politik pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan politik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan pengetahuan politik anak-anak. Guru memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan materi politik dengan bahasa dan pendekatan yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak. Metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan proyek berbasis politik, dapat membantu anak-anak memahami konsep politik secara menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Inovasi Program Edukasi Kreatif dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nur Sakinah Aries; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Fidyawati Monoarfa; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8197

Abstract

This study aims to describe the improvement of literacy and numeracy skills in fifth-grade students at SDN 3 Talaga Jaya through the Kampus Mengajar Angkatan VI program. The research subjects consisted of 29 students. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through observations, interviews, tests, and document collection. The researcher acted as the main instrument in data collection and analysis. This study also presents quantitative data from the Pretest and Post Test results for both literacy and numeracy. The literacy program, which included storytelling activities and digital-based learning, was found to be effective in enhancing students' reading and text comprehension skills. The results showed significant improvements, with the percentage of students meeting the minimum literacy standard increasing from 24% in the Pretest to 78% in the Post Test, and numeracy rising from 18% to 72%. The teaching program, which involved drills, mathematical games, contextual problem visualization, and the integration of literacy, proved to be effective in improving students' literacy and numeracy skills. This study recommends the adoption of similar methods to enhance the quality of elementary education.
Pengembangan Media Dadura terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Yulianti Karim; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun; Muhammad Sarlin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8579

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar sehingga diperlukan pengembangan media Dadura sebagai inovasi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Dadura (Dadu Edukatif Responsibilitas dan Akses) serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi hak dan kewajiban di kelas III sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah dominannya metode pembelajaran berpusat pada guru dan terbatasnya penggunaan media interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi murid yang berada pada tahap operasional konkret. belarPenelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dilaksanakan di SDN 80 Kota Tengah Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas III. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, media, bahasa, dan pengguna, lembar observasi, serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan perhitungan persentase skor untuk menentukan tingkat kelayakan dan kepraktisan, serta N-Gain untuk mengukur keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan media Dadura memperoleh skor kelayakan 92,7% (sangat layak) dan kepraktisan 100% (sangat praktis). Dari sisi keefektifan, nilai rata-rata meningkat dari 48,00 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test, dengan N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan tingkat keefektifan 76,11% (efektif). Temuan ini menegaskan bahwa media berbasis permainan konkret mampu menjembatani kesenjangan antara karakteristik berpikir operasional konkret murid dengan tuntutan pemahaman konsep abstrak, sekaligus memperkuat keterlibatan kognitif dan emosional secara bermakna.
Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Nuraini Nuraini; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pancavers Berbasis Articulate Storyline pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Sulasriana Sapondan; Candra Cuga; Reska Putri Ismail
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8614

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila secara lebih menarik dan efektif. Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menuju pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif “Pancavers” berbasis Articulate Storyline pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar serta menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SDN 02 Tapa, Kabupaten Bone Bolango, dengan subjek uji coba produk sebanyak 16 siswa kelas IV yang telah mempelajari materi Pancasila, serta melibatkan ahli media, materi, dan bahasa sebagai validator. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pancavers memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 96,25% (ahli media), 92,5% (ahli materi), 85,7% (ahli bahasa), dan 100% (ahli pengguna). Media Pancavers juga terbukti praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar dibutuhkan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berdampak bagi siswa.