Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kualitas Pembelajran IPS Melalui Pembelajaran Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Penujak Tahun Ajaran 2020/2021. Wijaya, Hadi; Haryadi, Herjan; Nur`aini, Baiq
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.368

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Kualitas Pembelajran IPS  melalui Pembelajaran Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Penujak Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menghasilkan Laporan Penelitan dan artikel Jurnal yang dipublikasikan pada Jurnal ilmiah nasional. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai wujud upaya mendukung kebijakan pemerintah selama masa pandemic Covid-19 guru atau SDN 3 Penujak melaksanakan rapat terbatas dengan kepala sekolah dalam melaksanakan proses pembelajaran secara umum dan atau dalam pembelajaran IPS secara luring atau menggunakan metode luring secara terbatas dan mengikuti aturan protocol kesehatan. Dalam pembelajaran IPS metode luring tersebut guru melaksanakan whorkshop pembelajaran, menyusun jadwal terbatas, menyusun RPP, Menyusun metode pembelajaran luring (luring method), Melakasanakan pembelajaran melalui penugasan, menggunakan sumber belajar dan menyusun evaluasi pembelajaran selama Covid-19.
Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Pada Kelompok Wanita Tani Al-Barokah Haryadi, Herjan; Mukminah, Mukminah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan sayuran yang dikonsumsi sebagai bahan pelengkap makanan pokok akan terus berfluktuasi seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. Program pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan di desa Mertak Tombok Kecamatan Praya kabupaten Lombok Tengah bertujuan meningkatkan pemanfaatan pertanian (pekarangan) rumah tangga, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan gotong royong, memenuhi kebutuhan gizi, dan mengurangi biaya pengeluaran. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Dari hasil kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit untuk menanam berbagai jenis sayuran/tanaman. Dengan memanfaatkan pekarangan yang sempit, masyarakat tidak lagi menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada hasil pasar/pedangang keliling disamping itu juga bisa meminimalisir pengeluaran keuangan rumah tangga. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepda masyarakat ini, masyarakat belajar melakukan wirausaha dari hasil pekarangan yang mereka kelola.
Pelatihan Jurnalistik Dalam Meningkatkan Mutu Pengelolaan Berita dan Menumbuhkan Budaya Literasi Milenial Pengurus Karang Taruna Kelurahan Dasan Geres Haryadi, Herjan; Mukminah, Mukminah; Aziz, Abdul; Anjani, Falia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tujuan agar orang lain mengetahui hal-hal yang terjadi pada saat itu. Berita dapat memberikan informasi secara transparan, terbuka dan akan meredupkan hal-hal pemikiran yang bersifat negative bagi suatu wilayah. Berita juga merupakan bagian terpenting dari Jurnalistik karena berita merupakan produk utama jurnalistik. Seorang jurnalistik harus memiliki keahlian utama yaitu menulis dan berita tidak bisa terlepas dari kata “ Menulis”. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan potensi skill yang dimilikinya, bukan hanya kemampuan baca tulis saja.Kegiatan pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membudayakan literasi pemuda dikalangan milenial, membudayakan budaya menulis yang terus menurun dikalangan pemuda. Dalam kegiatan pengabdian mayarakat ini juga memberikan teknik atau cara dalam menulis kata-kata yang tidak dapat menimbulkan unsur sara atau melakukan kebencian terutama dalam memberikan kritikan atau masukan kepada pemerintah. pokok dalam penulisan literasi atau jurnalistik agar dapat menulis berita dengan baik, meningkatkan minat literasi yang tinggi dan berkualitas yang berpedoman pada kunci 5W + H. dengan rincian sebagai berikut :W pertama adalah Who: siapa yang terlibat dalam peristiwa itu? W kedua adalah What: apa yang terjadi? W ketiga adalah Where: dimana peristiwa itu terjadi? W ke empat adalah When: kapan peristiwa itu terjadi? W kelima adalah why: mengapa hal tersebut bisa terjadi? H atau How adalah bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?
Pendampingan Mahasiswa dalam Berpikir Secara Komputasi (Computational Thinking) Hasanah, Uswatun; Haryadi, Herjan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa akan pentingnya memahami konsep matematika di bidang informatika. Hal ini diperoleh dari hasil wawancara dan tes mahasiswa informatika terkait hubungan matematika dengan bidang mereka. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh anggapan atau pendapat beberapa mahasisiwa yang mempertanyakan dan tidak memahami kebermanfaatan ilmu matematika sebagai dasar perkembangan ilmu teknik informatika. Di dalam bidang Informatika, mahasiswa dituntut untuk dapat melakukan komputasi dari suatu permasalahan dengan bantuan aplikasi. Oleh karena itu, dilakukan pendampingan kepada mereka terkait bagaimana berpikir secara komputasi (Computational Thinking). Subjek pada kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa semester 3 sebanyak 40 orang selama tujuh kali pendampingan untuk mencapai tujuan dari pengabdian ini. Adapun tahapan berpikir komputasi merupakan metode problem solving dari masalah nyata dengan melalui beberapa tahap yaitu dekomposisi (proses penguraian suatu masalah kompleks menjadi lebih sederhana), abstraksi (pemodelan secara matematis, pengenalan pola sebagai kunci dari solusi setiap permasalahan sehingga proses penyusunan algoritma menjadi lebih efektif dan efisien untuk pengambilan keputusan
Dampak Covid-19 Terhadap Implementasi Pembelajaran Daring Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Ujan Rintis Mukminah, Mukminah; Haryadi, Herjan
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi Covid-19 ini adalah pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan pemanfaatan jaringan internet dalam proses pembelajaran. Dengan pembelajaran daring, siswa memiliki keleluasaan waktu belajar, dapat belajar kapanpun dan dimanapun. Adapun solusi pembelajaran yang ditawarkan pada masa pandemi Covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Ujan Rintis adalah pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui sejauhmana implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Ujan Rintis, untuk mengetahui apakah pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Ujan Rintis bisa dilakukan dengan baik dan efektif, dan untuk mengetahui bagaimana dampak pembelajaran daring IPA di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Ujan Rintis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Tahapan penelitian yang digunakan: Reduksi data, display data, dan penrikan dan verifikasi kesimpulan. Dari hasil pengumpulan data melalui penyebaran google form, akses internet, dan wawancara via telpon dengan siswa kelas V MI Nurul Iman menyatakan 21% setuju dengan penerapan pembelajaran daring, 65% Tidak setuju dengan penerapan pembelajaran daring, dan 14% menyatakan ragu dengan pelaksanaan pembelajaran daring. Penerapan pembelajaran daring dirasakan kurang efektif, peserta didik mengalami kesulitan memahami materi melalui pembelajaran daring, ini disebabkan karena sulitnya interaksi secara langsung antara guru dan peserta didik, peserta didik cepat merasa bosan, sumber daya manusia yang belum siap terhadap pembelajaran daring, dan ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Problematika Penguasaan Kompetensi Pedagogik Dalam pembelajaran Matematika Berbasis Literasi Haryadi, Herjan
Media Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v11i1.7860

Abstract

 Abstrak: Penguasaan terhadap kompetensi pedagogik sangat berpengaruh terhadap kesiapan mengajar guru dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Guru kebanyakan lupa bahwa masing masing anak pada tingkatan usianya memiliki tahapan-tahapan dalam proses berfikir dan memanaje pembelajarannya. Anak di usia sekolah dasar cenderung memiliki sifat selalu ingin bermain dalam dunia nya, memahami matematika melalui benda-benda konkrit dan mengubungkan konsep-konsep matematika melalui kehidupannya sehari-hari atau disebut dengan literasi. Literasi matematika merupakan proses pembelajaran matematika yang menghubungkan konsep matematika melalui masalah kehidupan sehari-hari, agar siswa mampu berpikir lebih kritis dan terampil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana problematika penguasaan kompetensi pedagogik dalam pembelajaran matematika berbasis literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Lombok Barat. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan melalui reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang didapatkan adalah proses pembelajaran cendrung dilakukan melalui penghafalan atau belajar dengan symbol tanpa menghadirkan media yang sesuai dengan karakter anak, aktifitas atau model pembelajaran.. Kata kunci: Kompetensi Pedagogik, Pembelajaran Matematika, Literasi
Kontekstualisasi Soal Berbasis Numerasi pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar di Kabupaten Lombok Barat Haryadi, Herjan
Media Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v12i1.11469

Abstract

Contextualization is a form of transformation process through various real problems in mathematical form. The context of the questions plays an important role as a stimulus to better understand numeracy in mathematics learning. Mathematical numeracy is the knowledge and skills used with various numbers and symbols to solve various problems in everyday life. The aim of this research is to analyze the contextualization of numeracy-based questions in fifth grade mathematics learning in elementary schools in West Lombok district. The research method used is a qualitative method with a multi-case study approach. The subjects used were students, teachers and school principals. The research techniques used are interviews, observation and documentation. The data analysis used is reduction, data display, drawing conclusions and data verification. The validity of the data uses extended observations, researcher persistence and triangulation. The results of the research were that in the personal context, case 1 the teacher never presented personal context questions directly or very rarely. Meanwhile, in case 2, there was no personal context at all in the question text. In the socio-cultural context, both case 1 and case 2 did not include this in the question paper. Lastly, in the scientific context of case 1, the question paper was included in the text, but it was still simple and not accompanied by pictures or infographics
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Berbantuan Media Bahan Bekas Terhadap Pemahaman Konsep Dan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar Haryadi, Herjan; Mudzakkir, Ahmad
Media Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v12i2.13687

Abstract

The low understanding of students' mathematical concepts in mathematics learning makes it difficult for students to understand mathematics learning, especially in terms of understanding story problems and understanding the concept of counting. Understanding mathematical concepts and literacy, especially in understanding story problems and the concept of counting in elementary schools can be implemented through a learning process that can provide student involvement such as the project-based learning (PJBL) model. This study aims to determine the influence of the project-based learning (PJBL) model on students' understanding of mathematical concepts and literacy in elementary schools. The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental type. Data collection techniques use tests, observations and documentation. Data analysis uses descriptive statistics, classical assumption tests, and hypothesis testing using the Multivariate Analysis Of Variance (Manova) test and t-test. The results of this study are (1) There is an influence of the project-based learning (PJBL) model assisted by used material media on the understanding of mathematical concepts and literacy of grade 3 SDN 3 Kuripan or Ha is accepted. Where the Manova F-count test value is 19.427 with a significance level value of 0.000 or less than 0.05 (2) There is an influence of the Project Based Learning (PJBL) Model assisted by used material media on the understanding of mathematical concepts of class 3 SDN 3 Kuripan, where the t-test results are 9.558 with a significance level value of Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000 less than 0.05 and (3) There is a Project Based Learning (PJBL) Model assisted by used material media on mathematical literacy of class 3 SDN 3 Kuripan. With a t-test value of 9.558 and a significance level value of Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000 less than 0.05
Analisis Kesiapan Kognitif dan Teknis Literasi Numerasi Siswa SD di Kabupaten Lombok Barat Berbasis ANBK Haryadi, Herjan; Masjudin, Masjudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANBK berfungsi sebagai panduan untuk menilai kemampuan siswa dalam beberapa bidang studi. Salah satu aspek penting dalam proses analisis ANBK adalah literasi numerasi. Literasi numerasi matematika merupakan kompetensi esensial yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk memetakan mutu pendidikan, termasuk kemampuan literasi numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan kognitif dan teknis siswa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Lombok Barat dalam menghadapi literasi numerasi matematika berbasis ANBK. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Sumber data utama penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar Kabupaten Lombok Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianya adalah kurangnya kesiapan kognitif siswa dalam pengetahuan mendalam tentang literasi numerasi, Pemberian soal dan materi ANBK yang diberikan belum terintegrasi dengan materi ajar yang disiapkan oleh guru di kelas. Soal cerita yang disiapkan oleh pemerintah berbentuk narasi panjang sehingga siswa menunjukkan kesulitan signifikan pada aspek membuat inferensi (kesimpulan). Siswa belum mampu menghubungkan informasi dalam teks dengan pengetahuan sebelumnya atau memberikan penilaian kritis terhadap teks. Secara tehnis bahwa banyak siswa yang tidak bisa mengoperasikan komputer. Adapun kendalanya adalah Kurangnya buku referensi bahan ajar yang digunakan guru, masih menggunakan buku yang dipakai pada tahun-tahun sebelumnya, keterbatasan akses internet, kurangnya pelaksanaan simulasi dan kurangnya jumlah komputer sekolah.