Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

POLA INTERAKSI SOSIAL PEDAGANG DAN PEMBELI PADA PASAR TRADISIONAL KAMONI (Studi di Desa Madodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna) Adiguna, Rahmat; Bauto, La Ode Monto; Sarmadan, Sarmadan
Gemeinschaft Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v6i1.47527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Interaksi Sosial Pedagang dan Pembeli Pada Pasar Tradisioanl Kamoni di Desa Madodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Informan dari penelitian ini adalah Kepala Desa, 2 orang Pengelolah Pasar, 5 orang pedagang dan 5 orang pembeli. Adapun metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola Interaksi Sosial Pedagang dan Pembeli Pada Pasar Tradisioanl Kamoni di Desa Madodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna yakni dapat dilihat dari 1) pola interaksi sosial asosiatif yaitu kerja sama, asimilasi dan akomodasi 2) pola interaksi sosial disosiatif yaitu persaingan, konflik 3) faktor-faktor mempengaruhi interaksi sosial yaitu usia dan penampilan fisik. Dari ketiga pola interaksi sosial tersebut tentu sangat berpengaruh bagi pedagang dan pembeli.
DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA MARINA TOGO MOWONDU TERHADAP KONDISI SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi di Kelurahan Ogu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi) Afriani, Ranti; Bauto, La Ode Monto; Tawulo, Megawati A.
Gemeinschaft Vol 3, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v3i1.16826

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong dan menghambat  pengembangan pariwisata Marina Togo Mowondu di Kelurahan Oguu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2) Untuk mengetahui dampak pengembangan pariwisata Marina Togo Mowondu terhadap kondisi sosial budaya dan ekonomi masyarakat di Kelurahan Oguu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi.Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan Pariwisata Marina Togo Mowondu di Kelurahan Oguu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. menurut hasil penelitian yaitu yang pertama faktor pendukung yang terdiri dari objek wisata yang sudah terkenal dan dikenal oleh masyarkat luas, peran pemerintah dan masyarakat sekitar, mudahnya kordinasi antar pihak terkait dan faktor yang kedua faktor penghambat yang terdiri dari dana yang terbatas dan lokasi geografis objek wisata. Hal  tersebut menjadi awal mula terjadinya pengembangan Pariwisata Marina Togo Mowondu pada masyarakat, kemudian faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan Pariwisata Marina Togo Mowondu tersebut menimbulkan dampak sosial budaya dan ekonomi khususnya pada masyarakat di Kelurahan. Menurut hasil penelitian untuk dampak sosial terlihat dari pola interaksi sosial yang menurun berupa kerja sama yang sudah jarang dilakukan, dampak budaya terlihat dari berkurangnya aktivitas gotong royong dan dampak ekonomi terlihat dari pergeseran mata pencaharian, peluang usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Strategi Pemulihan Kecemasan Masyarakat Tani Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di Desa Wandoke Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat) Yusrin, Yusrin; Bauto, La Ode Monto; Peribadi, Peribadi
Gemeinschaft Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v5i2.30023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemulihan serta meredam kecemasan masyarakat tani terhadap pandemi Covid-19 di Desa Wandoke Kabupaten Muna Barat. Upaya mencapai tujuan penelitian tersebut, digunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi pemulihan kecemasan masyarakat Desa Wandoke pada masa pendemi secara internal masyarakat Desa Wandoke lebih cepat memahaminya dan menjalankanya, sehingga dengan penerapan strategi ini kecamasan dalam dirinya mudah menurun. Hal itu berupa penguatan kapasitas berpikir positif, pematangan kecerdasan emosional, dan pematangan kecerdasan spiritual. Sedangkan penerapan strategi eksternal diawal penerapannya masyarakat Desa Wandoke sangat sulit untuk menjalankanya, namun dengan memberikan pemahaman yang rutin seperti Seleksi dalam mendapatkan informasi tentang Covid-19, selalu mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, tetap menjalin hubungan dengan keluarga dan teman melalui telepon atau handphone
Pelatihan Peduli Kebersihan Lingkungan Secara Berkelanjutan di Kelurahan Wawanggu Kecamatan Kadia Kota Kendari Tanzil; Peribadi; Bauto, La Ode Monto; Rusli, Muhammad; Sarmadan; Umran, Laode Muh.
Indonesian Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v1i1.503

Abstract

The purpose of this community service activity is to increase public knowledge about the causes of unclean environmental problems in urban areas and to make efforts to prevent various problems related to environmental hygiene problems. The implementation of this service is carried out in two stages; first counseling/training. In the first stage, the instructor provides lessons to the trainees. The trainer encourages all participants to raise various environmental hygiene issues in their area. Furthermore, the trainer interacts directly with the residents to understand the problems they are facing. In this service, a Focus Group Discussion (FGD) was also held with government officials and community leaders in the Wawanggu village. With this activity, community groups that care about the realization of environmental cleanliness have been carried out. These community groups are trained to handle various environmental hygiene issues, for example using waste into a product that has economic value. This activity is integrated with the Work Program of the Neighborhood Association (RT) in the service activity area so that there is mutual strengthening between community members and village government officials.
Socio-Economic Life and Survival Strategies of Impoverished Widows in West Muna Regency Jamiludin, Jamiludin; Hamiru, La Ode; Bauto, La Ode Monto
Komunitas Vol 15, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v15i2.45446

Abstract

This study aims to describe and analyse (1) the socio-economic life of poor widows and the performance of family functions by poor widows in the Napano Kusambi District of the West Muna Regency, (2) the causes of poverty in widowed women, and (3) survival strategies for poor widows to escape the poverty trap. This type of research employs a qualitative, descriptive methodology. Implementing a qualitative description method enables researchers to provide a more thorough and in-depth explanation of the field’s case descriptions. Three months of investigation were conducted in the Napano Kusambu District of the West Muna Regency between December 2022 and February 2023. The result of this study showed that (1) the phenomenon of socio-economic life of widows in Napano Kusambi District can be observed in their increasing household roles, increasing economic problems, and increasing responsibilities within the family, as well as their performing family functions in the form of economic functions, religious functions, cultural functions, the function of love, and the function of protection. (2) The causes of widows’ poverty include limited land ownership and access to production, a lack of capital for businesses, and low levels of education and work skills. (3) The widow’s survival strategies include an active strategy, a passive strategy, and a network strategy.