Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Indicators and Essay Problem Grids on Three-Dimensional Material: Development of Instruments for Measuring High School Students' Mathematical Problem-Solving Ability Siti Qomariyah; Rani Darmayanti; Ummi Rosyidah; Irma Ayuwanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v11i1.14708

Abstract

One important component in the education system to measure the success and performance of the learning process is assessment activities. The importance of assessment in the learning process can be used as a benchmark for improving the quality of education. The purpose of this study was to develop a mathematics learning assessment tool to measure high school students' math problem solving abilities. The type of development used is related to the model developed by Thiagaran. The study population consists of five public schools in the city of Pasuruan. The sample of this research was class XII SMA/SMK YALC Pasuruan. The data collection technique uses a description test to solve ten math problems about three-dimensional matter. Data analysis uses validity, reliability, strength, and difficulty. The results of this study indicate that the social essay test instrument measures the mathematical problem-solving abilities of high school students. 9 items are valid and reliable and 1 item is deleted (invalid). Based on the results of this research, we can conclude what is well developed and practical to use
Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Interaktif Menggunakan Kahoot pada MTs Ma’arif 11 Seputih Banyak Santi Widyawati; Siti Qomariyah; Ummi Rosyidah; Irma Ayuwanti; Binti Khoiriyah; Ayu Febriyanti; Eria Damayanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Kemajuan teknologi juga merambah ke dalam dunia Pendidikan. Proses pembelajaran sebaiknya juga meggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan atau prestasi siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan kepada guru mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran sebagai sarana evaluasi pembelajaran berbasis games serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru dalam menggunakan dan memberikan evaluasi pembelajaran yang interaktif berbasis games. Metode: Metode kegiatan yang digunakan adalah memberikan Workshop tentang evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot, Pendampingan pelatihan evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot serta melakukan Refleksi dan Evaluasi. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Desember 2022 bertempat di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak. Pelatihan ini dilakukan secara luring dengan peserta pelatihan ini diikuti oleh guru-guru MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak berjumlah 19 orang. Hasil: Evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak disimpulkan bahwa pelatihan dapat bermanfaat bagi guru, pemahaman dan kemampuan dalam melakukan penilaian pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot melalui partisipasi aktif mendengarkan penjelasan dari pemateri TIM, membaca materi pelatihan, bertanya, mengemukakan pendapat, berpartisipasi dalam penilaian pembelajaran interaktif dengan Kahoot di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak selama kegiatan.  
Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Interaktif Menggunakan Kahoot pada MTs Ma’arif 11 Seputih Banyak Santi Widyawati; Siti Qomariyah; Ummi Rosyidah; Irma Ayuwanti; Binti Khoiriyah; Ayu Febriyanti; Eria Damayanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Kemajuan teknologi juga merambah ke dalam dunia Pendidikan. Proses pembelajaran sebaiknya juga meggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan atau prestasi siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan kepada guru mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran sebagai sarana evaluasi pembelajaran berbasis games serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru dalam menggunakan dan memberikan evaluasi pembelajaran yang interaktif berbasis games. Metode: Metode kegiatan yang digunakan adalah memberikan Workshop tentang evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot, Pendampingan pelatihan evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot serta melakukan Refleksi dan Evaluasi. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Desember 2022 bertempat di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak. Pelatihan ini dilakukan secara luring dengan peserta pelatihan ini diikuti oleh guru-guru MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak berjumlah 19 orang. Hasil: Evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak disimpulkan bahwa pelatihan dapat bermanfaat bagi guru, pemahaman dan kemampuan dalam melakukan penilaian pembelajaran interaktif menggunakan Kahoot melalui partisipasi aktif mendengarkan penjelasan dari pemateri TIM, membaca materi pelatihan, bertanya, mengemukakan pendapat, berpartisipasi dalam penilaian pembelajaran interaktif dengan Kahoot di MTS Ma’arif 11 Seputih Banyak selama kegiatan.  
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA MATERI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII MTs MA’ARIF NU 7 PURBOLINGGO Rika Aryani; Irma Ayuwanti; Astri Setyawati; Siti Qomariyah
Jurnal Ilmiah Matematika Realistik Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v6i2.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika pada materi bentuk aljabar menggunakan media Alat Peraga di kelas VII MTs Ma’arif Nu 7 Purbolinggo. Teknik pengumpulkan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan mencakup data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase ketuntasan hasil belajar siswa meningkat. Pada Siklus I hasil belajar siswa yang mencapai nilai tuntas ≥65 sebanyak 12 siswa dengan persentase 54,5% dan yang tidak tuntas <65 sebanyak 10 siswa dengan persentase 45,5%. Dan siklus II hasil belajar siswa yang mencapai nilai tuntas ≥65 sebanyak 19 siswa dengan persentase 86,3% dan yang tidak tuntas <65 sebanyak 3 siswa dengan persentase 13,7%. Disimpulkan bahwa dengan menggunakan Alat Peraga dapat meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas VII MTs Ma’arif Nu 7 Purbolinggo Tahun Pelajaran 2022/2023.
IMPLEMENTASI Implementasi Model Probing Prompting Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Matematika Pada Siswa Kelas VIII: IMPLEMENTASI MODEL PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII Cindy Oktavia Cindy; Santi Widyawati; Irma Ayuwanti
Dharma Pendidikan Vol 21 No 1 (2026): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika masih relatif rendah, sehingga siswa kurang optimal dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran probing prompting terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk kelas VIII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe quasi-eksperimental. Populasi penelitian adalah seluruh 95 siswa kelas VIII, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling, yaitu kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran probing prompting dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data adalah tes dan data diuji menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Uji normalitas menggunakan Liliefors dengan nilai statistik 0,108 pada kelas kontrol dan 0,114 pada kelas eksperimen yang menunjukkan bahwa kedua kelas berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji F dengan nilai statistik 2,343 yang menunjukkan bahwa varians data antara kelas kontrol dan eksperimen terdistribusi secara homogen. Kemudian uji hipotesis dilanjutkan menggunakan t independen dengan hasil yang diperoleh t_hitung 3,97 dan t_tabel 1,67 sehingga t_(hitung) ≥ t_tabel yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran probing prompting memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis kelas VIII.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan ‎Rolling Paper Questions Terhadap Kemampuan Pemecahan ‎Masalah Matematis Eli Rismawati; Iskandar Iskandar; Irma Ayuwanti
Dharma Pendidikan Vol 21 No 1 (2026): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan pembelajaran penting yang bertujuan untuk membantu peserta ‎didik memahami dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. ‎Namun, pada kenyataannya pembelajaran matematika masih dianggap sulit dan kurang ‎diminati oleh peserta didik sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis peserta ‎didik tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model ‎pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Rolling Paper Questions terhadap ‎kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan ‎metode kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa posttest only control group ‎design. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis ‎dengan Independent Sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai  ‎sebesar 3,218 lebih besar daripada   sebesar 1,671 dengan nilai signifikansi sebesar ‎‎0 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan ‎bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan ‎Rolling Paper Questions terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta ‎didik kelas VII MTs Miftahul Ulum Seputih Surabaya.‎
The effect of the simple soroban application on students’ mathematics learning outcomes Rima Agustina; Nina Ikhwati Wahidah; Irma Ayuwanti; Tim Bordasch
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v12i1.24822

Abstract

Mathematics learning in junior high schools is predominantly dominated by conventional, teacher-centered instruction, which often limits students’ active participation and inhibits meaningful conceptual understanding. As a result, many students experience persistent difficulties in mastering basic arithmetic concepts. To address the issue, the study introduces the Simple Soroban application as a digital abacus-based learning medium that provides visual, interactive, and concrete representations of integer operations. Therefore, the study aims to examine the effect of using the Simple Soroban application on seventh-grade students’ mathematics learning outcomes, particularly in the integer operations study, which employed a quantitative approach using a posttest-only control group design. The population consisted of all seventh-grade students of SMP Negeri 2 Purbolinggo. Samples were selected through stratified random sampling, resulting in an experimental group taught using the Simple Soroban application and a control group taught using conventional teaching methods. Data were collected using a multiple-choice test that had been tested for validity, reliability, difficulty level, and discrimination index. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent sample t-test with SPSS 26 and Microsoft Excel 2010. The findings revealed a statistically significant difference in mathematics learning outcomes between the two groups, indicated by a calculated t-value of −2.742 exceeding the critical t-value of 2.002 at a significance level of 0.05. These results suggest that digital abacus-based learning media can serve as an effective instructional alternative to improve students’ understanding of integer operations. However, this study was limited to one school and one mathematical topic, which may restrict the generalizability of the findings.
Pengembangan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning untuk Perguruan Tinggi Nina Ikhwati Wahidah; Iskandar Iskandar; Irma Ayuwanti; Pixyoriza Pixyoriza; Nikki Tri Sakung
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1351

Abstract

Transformasi pembelajaran di perguruan tinggi menuntut model yang mengintegrasikan fleksibilitas hybrid learning dengan teknologi cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Namun, implementasi hybrid learning masih menghadapi kendala seperti rendahnya personalisasi, minimnya pemanfaatan data belajar, dan keterbatasan umpan balik real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring dengan dukungan learning analytics serta rekomendasi adaptif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan prototipe, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap evaluasi mengadopsi pendekatan Dick and Carey, dengan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 88%, 85%, 83%, dan 87%, sehingga model dinyatakan layak digunakan. Uji coba terbatas pada 35 mahasiswa menggunakan paired-sample t-test menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan dengan t = 6,85; p < 0,05 (2-tailed) dibandingkan kondisi sebelum penerapan. Dengan demikian, Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning dinyatakan layak dan efektif untuk diterapkan di perguruan tinggi serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan inovasi pembelajaran digital berbasis teknologi cerdas.
Pelatihan Pemanfaatan Smartboard bagi Guru TK Muslimat Tanjung Qencono untuk Pembelajaran Interaktif Numerasi dan Kognitif Anak Usia Dini Nina Ikhwati Wahidah; Irma Ayuwanti; Astri Setyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 5 No 1 (2026): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v5i1.9575

Abstract

The use of technology in early childhood learning still faces challenges, particularly due to teachers’ limited ability to operate interactive digital media. This condition affects the optimization of children's numeracy and cognitive development. This community service activity aims to improve the competence of teachers at TK Muslimat Tanjung Qencono in utilizing smartboards as interactive learning media. The implementation methods include socialization, training, hands-on practice, and mentoring. Evaluation is conducted through observation and comparison of abilities before and after the activity. The results show an increase in teacher competence by 82% in operating smartboards and 78% in implementing interactive learning. In addition, children's engagement in learning increases by 75%, as indicated by active participation and positive responses during the learning process. The conclusion shows that smartboard utilization training effectively improves teacher competence and the quality of interactive learning in early childhood education.