Lisnawati Lisnawati
Keperawatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Buzz Group Discussion di TK Sartini Risky; Erwin Azizi Jayadipraja; Lodes Hadju; Lisnawati Lisnawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3037

Abstract

Mencuci tangan adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada Siswa Taman Kanak-Kanak dimasa pembelajaran Tatap Muka sudah dilaksanakan. Pemberian edukan tentang mencucia tangan yang baik kepada Siswa TK dapat dilakukan dengan melakukan Pendidikan kesehatan dengan Metode Buzz Group Discussion.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode Buzz Group Discussion terhadap peningkatan pengetahuan Mencuci Tangan  padaSiswa di Taman Kanak-Kanak Negeri Idhata Kolaka. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pra eksperimen dengan desain yang digunakan yaitu One Groub Pre Test – Post Test Design dan diolah menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji statistik diperoleh P-Value 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode Buzz Group Discussion terhadap tingkat pengetahuan tentang cuci tangan pada siswa di Taman Kanak-Kanak Negeri Idhata Kolaka. Buzz Group dapat meningkatkan konsentrasi para siswa dalam menerima materi serta dapat berdiskusi dan memberikan pengatahuan satu sama lainnya
PREDISPONDING FACTOR KEJADIAN STUNTING Sartini Risky; Ari Nofitasari; Lisnawati Lisnawati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v7i4.29201

Abstract

AbstrakSulawesi Tenggara masuk dalam 10 besar Propinsi dengan Prevalensi stunting tertinggi pada tahun 2021 yaitu sebanyak 37,6 %, dan untuk Kabupaten Kolaka jumlah prevalensi stunting sebanyak 12,2%, merupakan Kabupaten tertinggi ketiga untuk  Prevalensi  penderita  stunting.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka. Penelitian dilakukan  adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan  Case Control. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 218 balita. Besar sampel sebanyak 67 orang. Data diolah menggunakan uji chi square test. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh tinggi badan orang tua terhadap kejadian stunting (8,242 >3,841).  Ada pengaruh riwayat menyusui terhadap kejadian stunting (22,792  >3,841). Ada pengaruh riwayat infeksi terhadap kejadian stunting (36,548 >3,841). Adapun yang menjadi saran dalam penelitian ini adalah diperlukan upaya-upaya  yang aktif untuk meningkatkan informasi seputar stunting, dan cara pencegahan sedini mungkin khususnya kepada ibu hamil yang berisiko melahirkan anak dengan stunting. Kata Kunci : Tinggi  Badan  Orangtua,  Berat  Badan  Lahir, Menyusui, Riwayat Penyakit Infeksi, Stunting
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Quality Of Life Pasien Gagal Ginjal Kronik Nazaruddin Nazaruddin; Heltty Heltty; Lisnawati Lisnawati; Cece Indriani; Apriyanti Apriyanti
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 1 (2022): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Burden of Disease (GBD) project, penyakit ginjal pada saluran perkemihan berkontribusi menjadi beban penyakit di dunia. Berdasarkan laporan Global Burden of Disease Study, penyakit ginjal kronis menduduki peringkat 27 dalam daftar penyebab kematian di dunia. Diperkirakan jumlah kasus gagal ginjal akan terus meningkat di negara-negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross sectional. Populasinya adalah 178 responden, besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden, menggunakan tekhnik purposive random sampling. Dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian dengan Uji Statistik didapatkan ada hubungan kuat kondisi fisik dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 21,182 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.532. Ada hubungan kuat kesehatan psikologis dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik dengan nilai x² hitung : 16,014 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.553. Ada hubungan kuat kondisi sosial dengan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik di RSU Bahteramas  Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai x² hitung : 24,337 > x² tabel : 3,841, dengan nilai  : 0.654  Diharapkan bagi rumah sakit untuk lebih meningkatkan perhatian kepada seluruh pasien khususnya pasien yang menderita gagal ginjal kronik dalam pemberian  pelayanan kesehatan, dan dukungan yang baik dalam bentuk pengobatan maupun pemberian informasi atau penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Dampak Pertambangan Pasir Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara Lisnawati Lisnawati; Ari Nofitasari; Cici Yusnayanti; Sitti Masriwati; Nawawi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.333

Abstract

Aktivitas Pertambangan Pasir di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara menjadi salah satu industri pertambangan yang menjadi sumber pennghasilan masyarakat sekitar, namun pertambangan pasir tersebut menyebabkan pencemaran air dan udara sehingga menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat di desa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pertambangan pasir bagi kesehatan masyarakat di Desa Bao-Bao Kecamatan Sampara. Desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Yaitu penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa masalah kesehatan yang terjadi di area pertambangan pasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penyakit yang diderita oleh masyarakat desa Bao-Bao yaitu terdapat 27 orang (31,8%) masyarakat yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan 13 responden (15.3%) menderita Dermatitis serta penderita diare sebanyak 45 orang (52,9%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pertambangan pasir dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada masyarakat.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TENTANG MANFAAT VAKSINASI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LASALIMU SELATAN KABUPATEN BUTON Lisnawati Lisnawati; Ari Nofitasari; Anisa Purnamasari; Cici Yusnayanti; Amzal Mortin Andas
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.422

Abstract

Pencapaian angka vasinasi pada lansia belum mencapai target yang telah di tentukan, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan lansia tentang manfaat Vaksin Covid-19 terutama pada lansia di desa Lasalimu Selatan Kabupaten Buton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Health Education terhadap Pengatahuan Lansia tentang manfaat Vaksin Covid-19. Metode Penelitian yang digunakan adalah one-group pre test and post test desing, dengan menggunakan kuesioner untuk menggetahui Pengaruh Health Education Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Manfaat Vaksinasi Covid 19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berjumlah 546 orang di wilayah kerja Puskesmas Lasalimu Selatan Kabupaten Buton adapun sampel penelitian sebanyak 28 responden. Berdasarkan Uji Paired Sample T-test pada tabel 8 di atas, menunjukan tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan tindakan health education didapatkan nilai rata-rata yaitu 37,35 dengan nilai standar deviasi 6.595. Kemudian tingkat pengetahuan sesudah dilakukan tindakan health education didapatkan nilai rata-rata yaitu 79,75 dengan nilai standar deviasi 4,376 dengan interval kepercayaan 95% ( α = 0,05 ) didapatkan hasil nilai p value 0,000 ≤ 0,05 yang dimana Ho ditolak dan Ha diterima, berarti dalam hal ini menunjukan ada pengaruh health education terhadap tingkat pengetahuan lansia tentang manfaat vaksinasi covid-19 diwilayah kerja puskesmas lasalimu selatan kabupaten buton
Pengetahuan Ibu Post Partum dengan Pantang Makanan Selama Masa Nifas Yulli Fety; Sri Mulyani; Lisnawati Lisnawati; Rida Aprianti
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6252

Abstract

This study aims to determine the relationship between postpartum mothers' knowledge and food abstinence during the postpartum period. This research method uses a quantitative research type with a cross sectional study design. The population in this study was 55 people, with a simple random sampling technique with a sample size of 48 people. The analysis method uses statistical tests, namely the chi square and Cramer's tests. The results of this study indicate that the knowledge of post partum mothers is moderately related to abstaining from food during the postpartum period. The value obtained is (X2 Hit= 5.802 > North Wowonii District, Konawe Islands Regency. Keywords: Postpartum Period, Food Abstinence, Knowledge
The RELATIONSHIP OF FAMILY KNOWLEDGE AND SUPPORT WITH PREGNANT WOMEN'S COMPLIANCE IN CONSUMING FE TABLETS IN THE WORKING AREA OF PUBLICH HEALTH CENTER POLEANG UTARA Yulli Fety Fety; Lisnawati Lisnawati; Arfan Arfan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.754

Abstract

Introduction:Fe consumption coverage figures in Indonesia have not yet reached the target, including at the North Poleang Health Center, Bombana Regency, Southeast Sulawesi Province, which only reached 12%. Objectives:This study aims to determine the relationship between knowledge and family support and pregnant women's compliance with consuming FE tablets Methods:This research is a quantitative research with a cross-sectional design. The population in this study was 117 people with a sample size of 30 people selected using proportional sampling techniques. Results:The test used was the Chi Square test. The results of the Chi-square statistical test carried out obtained a value of Xhit>Xtab 0.621>3.84. The hypothesis was rejected, based on the assessment criteria, there was no relationship between knowledge and compliance of pregnant women in consuming Fe tablets. Furthermore, the results of the test for the closeness of the relationship showed that the value of φ was 0.471 or showed a moderate relationship. As well as a value of 10,541>3,841, the hypothesis is accepted, based on the assessment criteria, there is a relationship between family support and the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets. Furthermore, the results of the relationship strength test show that the φ value is 0.593 or shows a strong relationship. Conclusions: The conclusion of this study is that knowledge hevent corre;ation with maternal compliance and family support have a relationship with maternal compliance in consuming Fe tablets.
LITERATUR REVIEW : KUALITAS HIDUP DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL ANAK DENGAN SINDROM NEFROTIK Lisnawati Lisnawati; Ainun Mardiah; Astriani Patiwael; Suci Ramadani; Dimas Eko Prasetyo; Anisa Purnamasari
FKF Vol 2 No 1 (2025): JHPS. Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sindrom nefrotik adalah gangguan pada ginjal yang ditandai dengan peningkatan kadar protein dalam urine akibat kebocoran pada glomerulus, yaitu bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah. Kondisi ini merupakan salah satu penyakit ginjal kronis yang paling sering terjadi pada anak-anak, dengan angka kejadian sekitar 2–7 kasus per 100.000 anak setiap tahun di seluruh dunia. Di Indonesia, sindrom nefrotik paling banyak ditemukan pada anak usia 2–8 tahun, dengan rasio laki-laki dan perempuan sekitar 2:1. Kondisi ini sering menyebabkan pembengkakan tubuh, kelelahan, dan peningkatan risiko infeksi, sehingga memerlukan perawatan jangka panjang.. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kualitas hidup dan dukungan psikososial pada anak dengan sindrom nefrotik. Metode: Pencarian literatur sistematik dilakukan menggunakan ScienceDirect dan PubMed, dengan menerapkan istilah Boolean dan batasan pada artikel full-text yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025 untuk mengidentifikasi studi yang relevan. Hasil: Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kata kunci, dengan fokus pada kualitas hidup dan dukungan psikososial pada anak dengan sindrom nefrotik.. Kesimpulan: Kualitas hidup anak dengan sindrom nefrotik dipengaruhi oleh faktor medis, sosial, dan psikologis. Pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, dan lingkungan sosial anak sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendukung perkembangan optimal mereka meskipun hidup dengan penyakit kronis
Literatur review : Atresia Duktus Hepatikus pada Anak Lisnawati Lisnawati; Rikmal Jaya; Sarni Sakir; Nurjanna Hamsin; Putri Nadia; Anisa Purnamasari
FKF Vol 2 No 1 (2025): JHPS. Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian terkait atresia bilier (BA) dan transplantasi hati pediatrik perkembangan kognitif pasca-transplantasi, perubahan mikrobioma usus dan homeostasis asam empedu setelah transplantasi, insiden dan faktor risiko sindrom pascareperfusi (PRS), peran HMGB1 pada sindrom gangguan pernapasan akut pediatrik (PARDS) pasca-LDLT pengalaman psikososial orang tua. Atresia bilier (BA) merupakan penyakit hati obstruktif pediatrik yang progresif dan langka yang membutuhkan intervensi dini. Meskipun terdapat penelitian ekstensif tentang BA, tantangan tetap ada dalam diagnosis dini, prediksi hasil, dan standarisasi manajemen. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak LT pada BA, termasuk pengaruhnya terhadap mikrobioma usus, respons psikologis orang tua, efektivitas biaya, dan identifikasi faktor risiko sindrom pascareperfusi (PRS). Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan pencarian Literature melalui data Base seperti Pubmed, Google Search, Google Scholar,dan Science Direct dengan mengguanakan Kata Kunci Biliary Atresia, Liver Transplantation, dan Pediatrics. Artikel yang dipilih Adalah artikel yang memenuhi kriteria sebagai berikut yaitu Artikel Full Text terbitan tahun 2021-2025, dalam Bahasa Inggris atau Indonesia. Hasil pencarian berdasarkan kriteria dan katakunci didapatkkan 10 artikel yang layak untuk di review. Hasil: Penelitian ini menyoroti bahwa LT sebagian memulihkan komposisi mikrobioma usus, meskipun perbedaan komposisi mikroba masih ada 2+ tahun setelah transplantasi. Orang tua mengalami perubahan dinamis dalam pengalaman pascatrauma mereka, dan strategi intervensi yang disesuaikan penting untuk meningkatkan pertumbuhan pascatrauma. Pendaftaran Liver Transplantation (LT) pada skor PELD <15 lebih hemat biaya untuk mencegah kematian. Hipotermia dan waktu iskemia dingin graft merupakan faktor risiko independen untuk PRS. Kesimpulan: LT sebagian memulihkan komposisi mikrobioma usus, dan perubahan keragaman berkorelasi dengan sintesis asam empedu sekunder. Pengalaman orang tua dalam pertumbuhan pascatrauma melibatkan perubahan yang dinamis, dan strategi intervensi yang disesuaikan penting. Pendaftaran LT pada skor PELD yang lebih rendah lebih hemat biaya, dan hipotermia serta waktu iskemia dingin graft merupakan faktor risiko independen untuk PRS. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk manajemen BA dan meningkatkan luaran pasien.
LITERATUR REVIEW : GLOMERULONEFRITIS AKUT DAN KRONIS (GNA & GNC) PADA ANAK Anisa Purnamasari; Rifal Anugrah; Ayu Yuliana Sari; Nurul Aprianti; Anisa Anisa; Lisnawati Lisnawati; Nazaruddin Nazaruddin
FKF Vol 2 No 1 (2025): JHPS. Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Glomerulonefritis Akut (GNA) dan Glomerulonefritis Kronis (GNC) merupakan gangguan inflamasi ginjal pada anak yang disebabkan oleh proses imunologis akibat infeksi Streptococcus β- hemolitikus grup A. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan global karena dapat menimbulkan komplikasi berat seperti hipertensi, gagal ginjal akut, bahkan penyakit ginjal kronik. Tujuan: Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui gambaran Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sisematis pada beberapa database yaitu ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan Bolean terms dan pembatasan untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2021-2025 Hasil: Pencaharian tersebut ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria dan kata kunci yang telah di tetapkan. Kesimpulan: Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak merupakan peradangan ginjal yang menyebabkan hematuria, edema, dan hipertensi. Penatalaksanaan difokuskan pada pengendalian tekanan darah, keseimbangan cairan, serta pencegahan kerusakan ginjal lebih lanjut.