Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SENAM KAKI DAPAT MENINGKATKAN PERFUSI PERIFER EXTREMITAS BAWAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG : METODE STUDI KASUS eli amaliyah; Rizky Racmatullah; Lisnawati Yupartini; Lissail Bannat Syaki
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21072

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kerusakan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hiperglikemia kronis pada Diabetes Mellitus dikaitkan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi, dan kegagalan berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah (American Diabetes Association, 2018). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran tindakan senam kaki diabetes dapat mengurangi perfusi perifer ektremitas bawah menjadi efektif pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Asuhan keperawatan pada penderita Diabetes Mellitus meliputi pengakjian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Diagnosa keperawatan yang angkat pada penelitian ini adalah perfusi perifer tidak efektif. Metode penelitian ini adalah menggunakan studi kasus terhadap 2 pasien untuk membandingkan keefektifan tindakan senam kaki yang akan dilakukan pada penderita Diabetes Mellitus (DM) Tipe II . Instrument yang digunakan pada studi kasus ini adalah format asuhan keperawatan medical bedah yang meliputi: lembar pengkajian, lembar diagnosa, lembar intervensi, lembar implementadi, lembar evaluasi, dan SOP. Desain penelitian yang digunakan studi kasus, subjek penelitian dalam studi kasus ini yaitu perbandingan 2 orang pasien dengan Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Hasil laporan kasus ditemukan data pada Ny. S dan Ny. D dengan keluhan yang berbeda Ny. S mengatakan kedua kakinya kesemutan dan kaku, sedangkan Ny. D mengatakan kaki kanannya kram dan sakit saat berjalan. Intervensi yang dilakukan adalah melakukan latihan fisik dengan memberikan latihan senam kaki diabetes. Evaluasi setelah dilakukan implementasi 4 hari masalah perfusi perifer ekstremitas bawah dapat teratasi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP MINAT IBU UNTUK PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DI PUSKESMAS SINGANDARU KOTA SERANG TAHUN 2023 Tanisa Tanisa; Aminah Aminah; Lisnawati Yupartini
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i2.25846

Abstract

Latar Belakang : Wanita usia subur memiliki angka yang sangat tinggi di Indonesia, dukungan suami sangat diharapkan oleh setiap ibu untuk mencegah kehamilan. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap minat ibu untuk penggunaan alat kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) di Puskesmas Singandaru Kota Serang Tahun 2023 Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional yang dilakukan di wilayah Puskesmas Singandaru Kota Serang, penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan sampel 73 responden dan analisis uji statistik menggunakan SPSS versi 21.0. Hasil : Didapatkan hasil yang mendapat dukungan suami namun ibu yang paling banyak berminat dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD yaitu sebanyak 25 responden (34,2%) dengan p-value 0,041 < 0,05 diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Suami dengan Minat Ibu Untuk Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD). Kesimpulan : hasil uji statistik tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, agama, pendidikan, dan pekerjaan dengan minat ibu dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat ibu dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD. Saran : Setelah dilakukan penelitian ini diharapkan dapat meningkat penggunaan alat kontrasepsi IUD Kata Kunci : Alat kontrasepsi IUD, Usia, Agama, Pendidikan, Pekerjaan, Dukungan suami
Hubungan Tingkat Ketergantungan Nikotin Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMK Pasundan 2 Kota Serang Firyal An Nabila; Lisnawati Yupartini; Jajang Ganjar Waluya
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v6i2.34742

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Ketergantungan merupakan pemakaian zat berbahaya seperti nikotin dapat mengubah cara kerja otak yang menyebabkan kecanduan. Kebiasaan menghisap tembakau selama bertahun-tahun berdampak pada kesehatan fungsi otak dan mental. Kandungan nikotin dalam rokok memiliki efek pada otak, termasuk menyebabkan ketergantungan dan toksifitas pada fungsi kognitif dan gejala kesulitan konsentrasi. Akibatnya, jika perokok terus merokok, mereka akan mengalami penurunan fungsi kognitif pada usia pelajar. Pembelajaran dan perolehan nilai akhir akan dipengaruhi oleh penurunan fungsi kognitif. Tujuan: untuk mengetahui hubungan ketergantungan nikotin terhadap prestasi belajar siswa di SMK Pasundan 2 Kota Serang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik menggunakan metode cross sectional study. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan sampel 117 responden. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah lembar kuesioner Fagerstrom dan hasil rata-rata prestasi siswa selama 1 semester. Hasil: Sebagian besar siswa berada pada kategori tingkat ketergantungan nikotin ringan sebanyak 45,16% 74.19%. Bagitupun dengan prestasi belajar siswa Sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 45,16%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat ketergantungan nikotin dan prestasi belajar siswa SMK Pasundan 2 Kota Serang dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat ketergantungan nikotin dan prestasi belajar siswa dengan p-value 0.000. Kata Kunci: Ketergantungan Nikotin, Prestasi, BelajarABSTRACT Background: Dependence is the use of harmful substances such as nicotine that can change the way the brain works leading to addiction. The habit of smoking tobacco for years has an impact on brain and mental health. The nicotine content in cigarettes has effects on the brain, including causing dependence and toxicity on cognitive function and symptoms of concentration difficulties. As a result, if smokers continue to smoke, they will experience a decline in cognitive function at student age. Learning and the acquisition of final grades will be affected by the decline in cognitive function. Objective: To determine the relationship of nicotine dependence on student learning achievement at SMK Pasundan 2 Serang City. Methods: This research uses quantitative method with analytic design using cross sectional study method. The sampling technique in this study used nonprobability sampling with purposive sampling technique with a sample of 117 respondents. The instruments used in collecting data for this study were Fagerstrom questionnaire sheets and average student achievement results for 1 semester. Results: Most students are in the category of mild nicotine dependence level as much as 45.16% 74.19%. Likewise with student achievement Most students are in the good category as much as 45.16%. It can be concluded that there is a relationship between the level of nicotine dependence and learning achievement of students of SMK Pasundan 2 Serang City with a p-value of 0.000. Conclusion: There is a significant relationship between the level of nicotine dependence and student achievement with a p-value of 0.000. Keywords: Nicotine Dependence, Achievement, Learning
HUBUNGAN EDUKASI TERHADAP PENGETAHAN IBU TENTANG VAKSIN PNEUMOKOKUS CONYUGASI PADA BALITA USIA 2-12 BULAN DI DESA CIRANGRANG LEBAK TAHUN 2024 Widya Putri Solihat; Aminah Aminah; Lisnawati Yupartini
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i1.25847

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pneumonia adalah penyakit infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang alveoli pada paru-paru. Vaksin Pneumokokus Conyugasi (VPC)  diberikan secara rutin dan diberikan pada balita usia 2 (Dua) bulan, 3 (Tiga) bulan, dan vaksinasi tambahan pada balita usia 12 (Dua belas) bulan.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengeruh edukasi terhadap pengetahuan Ibu mengenai vaksin Pneumokokus Conyugasi (VPC) di Desa Cirangrang, Lebak. Banten. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 35 orang. Jumlah populasi dalam penelitian ini menggunakan (Cluster Sampling) yaitu pengambilan responden secara acak. sehingga metode pengambilan sampelnya adalah teknik total sampling. Analisa data dalam penelitian ini, menggunakan Chi Square.  Hasil: Penelitian ini, didapatkan nilai p value 0.008<0,05 signifikan. Kesimpulan: Penelitian ini bahwa ada hubungan pengaruh edukasi dengan pengetahuan ibu di Desa Cirangrang, Lebak, Banten Saran: Diperlukan untuk memperbanyak edukasi kesehatan terutama kepada ibu yang mempunyai balita Di Wilayah Kec. Muncang. Lebak, Banten.Kata kunci: Vaksin Pneumokokus Conyugasi (PCV), Pneumonia, Pengetahuan, Edukasi kesehatan.
PRENATAL DISTRES BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEBER TAHUN 2024 Ike Puspasari Ayu; Lisnawati Yupartini
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i3.30045

Abstract

ABSTRAK Berbagai faktor baik internal maupun eksternal dapat memicu terjadinya prenatal distress. Ibu hamil yang mengalami distress akan sulit mengatasi perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Salah satu perubahan yang terjadi adalah peningkatan hormon HCG yang menyebabkan ibu hamil mengalami morning sickness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prenatal distres dengan morning sickness pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeber tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sebanyak 146 ibu hamil yang diambil sebagai sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar ibu hamil mengalami prenatal distres tinggi sebanyak 66,4% dan Sebagian besar ibu hamil mengalami morning sickness berat sebanyak 78,8 %. Terdapat hubungan antara prenatal distres dengan morning sickness pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeber tahun 2024 dengan nilai p value 0,000. Diharapkan petugas kesehatan dapat mengkaji secara holistik faktor yang memicu terjadinya prenatal distress pada ibu hamil sehingga ibu hamil dapat beradaptasi selama masa kehamilannya.Kata kunci: distress, morning sickness, prenatal
PAKET INFORMASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN (INTAN) BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT PRENATAL DISTRESS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBITUNG Ike Puspasari Ayu; Lisnawati Yupartini
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v6i1.34566

Abstract

Tidak sedikit ibu hamil yang merasa khawatir dengan kehamilannya. Salah satu usaha dalam mengurangi tingkat stress ibu hamil adalah melalui pemberian informasi tentang tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh Paket INTAN terhadap tingkat prenatal distress. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I, II, dan III yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Cibitung Kabupaten Pandeglang yang berjumlah 30 orang. Hasil analisa univariat tingkat prenatal distress sebelum intervensi terdapat sebagian kecil ibu hamil yang memiliki tingkat prenatal distress rendah (30%) dan sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat prenatal distress tinggi (70%). Tingkat prenatal distress setelah intervensi menunjukan terdapat sangat sedikit ibu hamil yang mengalami prenatal distress tinggi (10%) dan hampir seluruh ibu hamil memiliki tingkat prenatal distress rendah (90%). Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian Paket INTAN terhadap tingkat prenatal distress dengan p value = 0,000. Petugas kesehatan hendaknya melakukan penyuluhan dengan media atau metode yang lebih efektif dan aplikatif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan. Kata kunci: distress, Paket INTAN, prenatal Pregnancy danger signs information package (INTAN) influences prenatal distress levels in the work area of Cibitung Community Health Center. Many pregnant women are worried about their pregnancy. One effort to reduce the stress level of pregnant women is by providing information about pregnancy danger signs. This study aims to identify the effect of the INTAN Package on the level of prenatal distress. This study used a quasi-experimental design. The population in this study were pregnant women in the first, second, and third trimesters who lived in the working area of the Cibitung Health Center, Pandeglang Regency, totaling 30 people. The results of the univariate analysis of the level of prenatal distress before the intervention showed that a small number of pregnant women had a low level of prenatal distress (30%) and most pregnant women had a high level of prenatal distress (70%). The level of prenatal distress after the intervention showed that there were very few pregnant women who experienced high prenatal distress (10%) and almost all pregnant women had a low level of prenatal distress (90%). The results of the bivariate analysis showed that there was an effect of providing the INTAN Package on the level of prenatal distress with a p value = 0.000. Health workers should provide counseling with more effective and applicable media or methods in increasing the knowledge of pregnant women in recognizing pregnancy danger signs. Keywords: distress, INTAN Package, prenatal
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE LANSIA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SINGANDARU KOTA SERANG TAHUN 2025 Desak Komang Nova Zahara; Lisnawati Yupartini; Jajang Ganjar Waluya
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v6i3.37053

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Lansia merujuk kepada individu yang usianya lebih dari 60 tahun. Lansia mengalami beragam perubahan baik aspek fisik maupun mental. Dukungan keluarga adalah proses interaksi antara anggota keluarga yang ditunjukkan melalui sikap, tindakan dan penerimaan yang berlangsung sepanjang kehidupan. Perilaku personal hygiene merupakan upaya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dan perilaku lansia dalam memenuhi kebutuhan personal hygiene. Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode cross-sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan perilaku personal hygiene. Populasi adalah lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Singandaru Kota Serang. Dengan jumlah sampel 107 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik Consecutive Sampling. Analisa data menggunakan Chi Square. Hasil: Sebagian besar dukungan keluarga baik (65,42%), dukungan keluarga cukup (34,58%), dan sebagian besar perilaku personal hygiene baik (58,88%), perilaku personal hygiene cukup (41,12%). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Keluarga dengan Perilaku Personal Hygiene Lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Singandaru Kota Serang (P=0.000). Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Perilaku Personal Hygiene, Lansia.
HUBUNGAN EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS SINGANDARU TAHUN 2023 Ganang Arya Muhammad; Aminah Aminah; Lisnawati Yupartini
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i3.28419

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pemberian ASI Eksklusif sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dan ibu. Melalui edukasi adalah upaya penting untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui, terutama terkait ASI Eksklusif dapat mengurangi risiko balita gizi buruk. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara edukasi dengan pengetahuan ibu hamil terhadap ASI Eksklusif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen One Group Pre-test Post-test Design. Studi dilakukan di Puskesmas Singandaru tahun 2023 dengan responden ibu hamil sebanyak 30 responden. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret sampai dengan Bulan Mei menggunakan purposive random sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner, pengolahaan SPSS 21 dengan uji chi-square dengan p-value < 0.05. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara usia dan pengetahuan sebelum (p-value 0.032), dan sesudah edukasi (p-value 0.295) tidak terdapat hubungan signifikan. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan dan pengetahuan sebelum (p-value 0.601) dan sesudah edukasi (p-value 0.633). Setelah edukasi, tingkat pengetahuan ibu hamil meningkat dari 54.5% cukup baik menjadi 72.7% baik. Kesimpulan: Edukasi tentang ASI Eksklusif berhubungan signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Singandaru.Kata Kunci: ASI Eksklusif, Bayi, Edukasi, Pengetahuan Ibu Hamil
EFEKTIVITAS STIMULUS ORGANISM RESPONSE TERHADAP PENGETAHUAN TUBERKULOSIS PARU REMAJA DI SMK PASUNDAN 2 KOTA SERANG Eka Suci Damayanti; Lisnawati Yupartini; Jajang Ganjar Waluya
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v6i1.34596

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Tuberkulosis (TBC) paru adalah penyakit kronis menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Rendahnya pengetahuan TBC paru pada remaja menjadi faktor penghambat keberhasilan pengendalian penyakit. Stimulus Organism Response (SOR) dengan Perjalanan Si Myco dapat menjadi upaya efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja dalam menurunkan angka kejadian TBC paru. Tujuan: Mengetahui efektivitas SOR terhadap pengetahuan TBC paru remaja di SMK Pasundan 2 Kota Serang. Metode: Penelitian kuantitatif quasi experiment dengan pendekatan non equivalent control group. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan 62 responden menggunakan satu lembar observasi dan satu kuesioner pretest posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks dan Mann Whitney U. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah SOR pada kelompok eksperimen (p value 0,000). Terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah SOR pada kelompok kontrol (p value 0,012). Terdapat perbedaan singnifikan rata-rata pengetahuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebelum SOR (p value 0,000). Tidak terdapat perbedaan singnifikan rata-rata pengetahuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah SOR (p value 0,117). Kesimpulan: Stimulus Organism Response (SOR) tidak efektif terhadap peningkatan pengetahuan tuberkulosis paru remaja di SMK Pasundan 2 Kota Serang (p value 0,117). Kata Kunci: Stimulus Organism Response, Pengetahuan, Tuberkulosis Paru, Remaja, Promosi Kesehatan ABSTRACTBackground: Pulmonary tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Low knowledge of pulmonary tuberculosis in adolescents is a factor inhibiting the success of disease control. Stimulus Organism Response (SOR) with Si Myco's Journey can be an effective effort to increase knowledge and awareness of adolescents in reducing the incidence of pulmonary tuberculosis. Objective: To determine the effectiveness of SOR on adolescent pulmonary tuberculosis knowledge at SMK Pasundan 2 Serang City. Methods: Quasi experiment quantitative research with non equivalent control group approach. The sampling technique used was purposive sampling with 62 respondents using one observation sheet and one pretest posttest questionnaire. Data analysis using Wilcoxon Signed Ranks test and Mann Whitney U. Results: There is a significant difference in the level of knowledge before and after SOR in the experimental group (p value 0.000). There is a significant difference in the level of knowledge before and after SOR in the control group (p value 0.012). There is a significant difference in the average knowledge in the experimental group and control group before SOR (p value 0.000). There is no significant difference in the average knowledge of the experimental group and the control group after SOR (p value 0.117). Conclusion: Stimulus Organism Response (SOR) is not effective in increasing the knowledge of adolescent pulmonary tuberculosis at SMK Pasundan 2 Serang City (p value 0.117). Keywords: Stimulus Organism Response, Knowledge, Pulmonary Tuberculosis, Adolescents, Health Promotion