Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR ORANGTUA TERHADAP PERILAKU DISIPLIN DAN HASIL BELAJAR SISWA SD INPRES LANRAKI 2 KOTA MAKASSAR St Aisah Wahyu Ningsih; Syahriah Madjid; Tismi Dipalaya
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 8 No. 1 (2023): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/embrio.v8i1.480

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara bimbingan belajar orang tua dengan perilaku disiplin dan hasil belajar siswa SD Inpres Lanraki 2 Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas I-VI SD Inpres Lanraki 2 sebanyak 312 siswa dengan sampel sebanyak 40 yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner berupa angket bimbingan belajar orang tua dan angket perilaku disiplin serta menggunakan teknik dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar. Data yang diperoleh di analisis menggunakan uji korelasi ganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bimbingan belajar orang tua mempunyai hubungan yang positif pada perilaku disiplin dan hasil belajar siswa SD Inpres Lanraki 2 Kota Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa jika bimbingan belajar orang tua dan perilaku disiplin di tingkatkan maka hasil belajar juga akan meningkat.
STRATEGI GURU DALAM PENANAMAN NILAI KARAKTER PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 LANGGE KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA Yusniar S; Syahriah Madjid; Asdar Asdar
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 8 No. 1 (2023): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/embrio.v8i1.532

Abstract

Yusniar S. 2022. Strategi Guru Dalam Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Langge Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Skripsi Program Studi Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bosowa Dibimbing oleh Dr. Dra. Syahriah Madjid, M.Hum dan Dr. Asdar, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi guru dalam penanaman nilai karakter pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Langge Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Langge Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Dengan jumlah sampel 3 guru. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 06 juni s/d 17 juni 2022 terhitung sebanyak 10 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara berstruktur. Data penelitian yang di kumpul dengan mewancarai dan observasi tersebut menunjukan bahwa strategi guru dalam penanaman nilai karakter pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Langge Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara setelah dilakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas IV di SD Negeri 1 Langge menanamkan nilai karakter kepada siswa melalui berbagai macam strategi, yaitu keteladanan, kegiatan spontan, pengkondisian, dan pembiasaan. Kata kunci: Strategi, Guru, penanaman karakter, siswa
PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI POHON LITERASI DAN TANGGA NUMERASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF DI ERA MERDEKA BELAJAR Muriati, St; Hamsiah, Andi; Madjid, Syahriah; Nilakanti, Dwi Putri; Amalia; Nurbaya; Fauziah; Fadli, Muh
TONGKONAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2 No 2 (2023): Tongkonan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : FKIP UKI TORAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/tongkonan.v2i2.2353

Abstract

Sampah telah menjadi permasalahan utama dalam kehidupan yang sampai saat ini masih belum terselesaikan di Indonesia terkhusus di kota Makassar. Olehnya itu perlu adanya upaya edukasi kepada masyarakat dalam menangani masalah tersebut. Dalam kegiatan mengedukasi seperti pembuangan sampah tentunya tidak hanya di lingkup masyarakat, melainkan di lingkup sekolah pun perlu dilakukan khususnya kepada para siswa mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan sampah terkhusus pada jenis sampah anorganik menjadi barang yang bernilai guna. Kegiatan dilaksanakan di SDN Labuang Baji II Kota makassar. Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi wadah dalam penanganan permasalahan sampah yaitu dengan memanfaatkan sampah anorganik yang ada di sekolah menjadi barang bermanfaat seperti pembuatan media pembelajaraan inovatif berupa pohon literasi dan tangga numerasi guna mendukung perkembangan dunia literasi dan numerasi di era merdeka belajar seperti sekarang ini. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah di sekolah dengan pengelolaan sampah daur ulang. Selain itu jika dilihat dari sudut pandang pendidikan kegiatan ini dapat bermanfaat terkhusus pada siswa agar sejak dini mampu memahami cara pengelolan sampah serta menjaga lingkungan.
Model Pembelajaran Experiential Learning dalam Peningkatan Motivasi Belajar dan Minat Baca Siswa Kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja Ropinis, Esther; Madjid, Syahriah; Hamsiah, Andi
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5253

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran dalam peningkatan motivasi belajar siswa kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan dan mengetahui pengaruh model pembelajaran Experiential Learning dalam peningkatan minat baca siswa Kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian kuantitatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah, semua siswa kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan dengan jumlah yaitu 13 siswa. Intsrumen yang digunakan adalah angket dan studi pustaka. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan software SPSS versi 23. Setelah melakukan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa (1) Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji regresi di mana diperoleh nilai 0.003 nilai tersebut lebih kecil daripada nilai probabilitas 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti Ada pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap minat membaca siswa.  (2) Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji regresi dimana diperoleh nilai 0.000 nilai tersebut lebih kecil daripada nilai probabilitas 0.05 (0.000<0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti Ada pengaruh antara Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap Motivasi belajar siswa. This study aims (1) to determine the effect of the learning model in increasing the learning motivation of fifth grade students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan. (2). To determine the effect of the Experiential Learning model in increasing the reading interest of Class V students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja. The research method used is quantitative research. The sample in this study were all fifth grade students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan with a total of 13 students. Intsrumen used is a questionnaire and literature study. The data obtained in this study were processed using SPSS software version 23. After conducting the research, the researchers concluded that (1) The significance value obtained from the regression test results where a value of 0.003 was obtained, this value is smaller than the probability value of 0.05 so it can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected, which means that there is an effect of the Experiential Learning Model on students' interest in reading.  (2) The significance value obtained from the regression test results where a value of 0.000 is obtained, this value is smaller than the probability value of 0.05 (0.000 <0.05) so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence between the Experiential Learning Model on student learning motivation.
Model Pembelajaran PjBL Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong Adelia, Fricillia; Asdar, Asdar; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran PjBL terhadap motivasi belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong dan mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD. Motivasi dan hasil Belajar siswa yang menjadi fokus pada penelitian ini Metode penelitian yang akan digunakan di dalam penelitian ini adalah metode quasi experiment. Quasi experiment mempunyai kelompok kontrol. Sedangkan desain yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design. “Desain ini hampir sama dengan pretest-posttest control group design. Berdasarkan analisis pretest hasil belajar siswa, data dari kelas eksperimen dan kelas kontrol memberikan gambaran awal yang signifikan. Pada kelas eksperimen dengan jumlah data valid sebanyak 20, ditemukan nilai rata-rata (Mean) sebesar 47.00, median 40.00, dan modus 40. Standar deviasi (Std. Deviation) sebesar 23.819 menunjukkan tingkat variasi yang cukup tinggi, dengan rentang nilai antara 4 hingga 96. Jadi 1. Berdasarkan deskripsi hasil post angket motivasi belajar diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen memiliki skor 50,75 dan kelas kontrol memiliki skor 38,09 data tersebut menunjukan bahwa motivasi belajar siswa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kemudian berdasarkan analisis data mengenai pengaruh model project-based learning diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0.013 nilai tersebut kurang dari 0.05 (0.0130.05) hal ini menunjukan bahwa. terdapat pengaruh model project-based learning terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. 2. Berdasarkan deskripsi hasil posttest diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen memiliki skor 75,2 dan kelas kontrol memiliki skor 64.36 data tersebut menunjukan bahwa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kemudian berdasarkan analisis data yang membandingkan skor posttest keduanya diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0.032 nilai tersebut kurang dari 0.05 (0.0320.05) hal ini menunjukan bahwa. terdapat pengaruh pembelajaran project-based learning terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. This study aims 1.To describe the effect of the PjBL Learning Model on Indonesian language learning motivation in Class IV UPT SDN Rongkong District. 2.To describe the effect of the PjBL Learning Model on Indonesian language learning outcomes in Class IV UPT SDN Rongkong District. This research was conducted in class IV elementary school. Motivation and student learning outcomes are the focus of this study. The research method that will be used in this study is the quasi experiment method. Quasi experiments have a control group. While the design that will be used in this study is nonequivalent control group design. “This design is almost the same as the pretest-posttest control group design. Based on the pretest analysis of student learning outcomes, data from experimental and control classes provide a significant initial picture. In the experimental class with a total of 20 valid data, it was found that the mean value (Mean) was 47.00, the median was 40.00, and the mode was 40. The standard deviation (Std. Deviation) of 23.819 shows a fairly high level of variation, with a range of values between 4 to 96. So 1. Based on the description of the results of the learning motivation post questionnaire, the average value of the experimental class has a score of 50.75 and the control class has a score of 38.09, this data shows that the learning motivation of experimental class students has a higher average than the control class. Then based on data analysis regarding the effect of the project-based learning model, the sig value is obtained. (2-tailed) 0.013 the value is less than 0.05 (0.0130.05) this shows that. there is an effect of the project-based learning model on the learning motivation of elementary school students. 2. Based on the description of the posttest results, the average value of the experimental class learning outcomes has a score of 75.2 and the control class has a score of 64.36, this data shows that the experimental class has a higher average than the control class. Then based on data analysis comparing the posttest scores, both obtained a sig value. (2-tailed) 0.032 the value is less than 0.05 (0.0320.05) this shows that. there is an effect of project-based learning on the learning outcomes of Indonesian language elementary school students.
Kolaborasi Guru Dan Orang Tua Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Membaca Siswa SD Di Kompleks Bayang Kota Makassar Irhamah, Irhamah; Asdar, Asdar; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kolaborasi antara guru dan orang tua terhadap motivasi dan hasil belajar membaca siswa SD di Kompleks Bayang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasional kuantitatif, dengan sampel penelitian sebanyak 30 siswa yang berasal dari kelas II-A dan II-B UPT SPF SD Negeri Bayang dan UPT SPF SD Inpres Barombong II. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh guru dan orang tua siswa, serta tes kemampuan membaca untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kolaborasi guru dan orang tua terhadap motivasi dan hasil belajar membaca siswa. Berdasarkan output uji hipotesis, nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca mereka. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam proses pembelajaran, yang didukung oleh peran guru yang tepat, berkontribusi positif terhadap pencapaian hasil belajar membaca siswa. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal. This study aims to determine the effect of collaboration between teachers and parents on the motivation and reading learning outcomes of elementary school students in the Bayang Complex, Makassar City. The type of research used was a quantitative correlational study, with a research sample of 30 students from classes II-A and II-B UPT SPF SD Negeri Bayang and UPT SPF SD Inpres Barombong II. Data were collected through questionnaires filled out by teachers and parents, as well as reading ability tests to measure student learning outcomes. The results showed that there is a significant positive influence between teacher and parent collaboration on students' motivation and reading learning outcomes. Based on the hypothesis testing output, the significance value (2-tailed) of 0.00 is smaller than 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that good collaboration between teachers and parents can increase students' learning motivation and result in a significant improvement in their reading ability. Thus, this study concludes that the active involvement of parents in the learning process, supported by the appropriate role of teachers, contributes positively to the achievement of students' reading learning outcomes. This collaboration is important to create a supportive learning environment and motivate students to achieve optimal learning outcomes.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar Hanafi, Hajrah; Madjid, Syahriah; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6197

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah strategis dalam mentransformasi paradigma pendidikan di Indonesia, dengan memberikan keleluasaan kepada guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Meskipun demikian, capaian hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada jenjang sekolah dasar masih tergolong rendah. Di sisi lain, pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar sebagai dua faktor penting yang berkontribusi terhadap hasil belajar belum banyak dikaji secara simultan dalam konteks pembelajaran tematik IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, dan melibatkan 34 peserta didik sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar mata pelajaran IPAS pada siswa sekolah dasar, dengan nilai signifikansi sebesar p < 0.01. Temuan ini menunjukkan bahwa peran keluarga memegang peranan penting dalam membentuk kesiapan dan keberhasilan belajar anak. Selain itu, motivasi belajar siswa juga terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar (p < 0.01), menandakan bahwa dorongan internal seperti rasa ingin tahu, minat terhadap materi, serta kepercayaan diri dalam belajar menjadi faktor penentu keberhasilan akademik. Kombinasi antara dukungan eksternal dari lingkungan keluarga dan dorongan internal dari dalam diri siswa menciptakan kondisi belajar yang optimal. Temuan ini menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor instruksional semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dinamika psikososial dan lingkungan domestik siswa. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga dan strategi peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian utama dalam pengembangan program pembelajaran IPAS yang efektif dan berkelanjutan. The Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy is a strategic initiative aimed at transforming the educational paradigm in Indonesia by granting teachers greater flexibility in selecting and adapting instructional tools to match students' needs and interests. However, student achievement in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary level remains relatively low. Furthermore, the influence of family environment and learning motivation—two critical factors affecting academic performance—has not been widely studied simultaneously within the thematic IPAS learning context. This study aims to analyze the influence of the family environment and learning motivation on IPAS learning outcomes among fourth-grade students at UPT SPF SD Inpres Tangkala I, Makassar. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design, involving 34 students as the sample. Data were collected through questionnaires and documentation, and analyzed using descriptive statistics and linear regression. The results of the study indicate that the family environment has a significant impact on students' learning outcomes in the IPAS subject, with a significance value of p < 0.01. This finding highlights the crucial role of family involvement in shaping students' academic readiness and achievement. In addition, learning motivation also shows a significant influence on academic performance (p < 0.01), suggesting that internal factors such as curiosity, interest in the subject matter, and self-confidence are key drivers of success in the learning process. The interplay between external support from the family environment and internal motivational factors creates optimal conditions for effective learning. These results underscore the notion that success in learning IPAS at the elementary level is not solely dependent on instructional strategies but is also deeply influenced by the students' psychosocial dynamics and home environment. Therefore, strengthening family engagement and fostering students’ intrinsic motivation should be considered essential components in the development of effective and sustainable IPAS learning programs.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournaments (TGT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Lae-Lae I Kota Makassar Asrianti, Asrianti; Asdar, Asdar; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Games Tournaments (TGT) terhadap motivasi dan hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan minim interaksi. Model TGT dipilih karena mampu mengintegrasikan unsur kolaborasi, permainan edukatif, dan kompetisi sehat yang dapat menumbuhkan semangat belajar serta memperkuat pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model TGT dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Lae-Lae I Kota Makassar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar dan tes hasil belajar bahasa Indonesia yang telah divalidasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada motivasi dan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model TGT dibandingkan kelompok kontrol. Pembelajaran melalui TGT mampu menciptakan suasana kelas yang interaktif, kompetitif, dan menyenangkan, sehingga siswa lebih berpartisipasi aktif dan menunjukkan pemahaman bahasa yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia serta relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kolaboratif dan berpusat pada peserta didik. This study aims to analyze the effect of implementing the Team Games Tournaments (TGT) learning model on students’ motivation and achievement in Indonesian language learning at the elementary school level. The research was motivated by the low level of students’ interest and academic performance in Indonesian language subjects due to the use of conventional and less engaging teaching methods. The TGT model was selected because it integrates elements of collaboration, educational games, and healthy competition, which can enhance learning motivation and strengthen students’ conceptual understanding. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: an experimental group taught using the TGT model and a control group taught using conventional methods. The participants consisted of 60 fifth-grade students from UPT SPF SD Inpres Lae-Lae I, Makassar, selected through a purposive sampling technique. Research instruments included a learning motivation questionnaire and an Indonesian language achievement test, both of which were validated before use. The results revealed a significant improvement in both motivation and academic achievement among students in the experimental group compared to those in the control group. The TGT model successfully created an interactive, competitive, and enjoyable learning atmosphere that encouraged active participation and improved language comprehension. These findings demonstrate that the TGT learning model is effective in enhancing Indonesian language learning outcomes and aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes collaborative, student-centered learning.
Penerapan Pendekatan Saintifik Pada Keterampilan Berbicara Siswa UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Pongtiku II Hijra, Hijra; Hamsiah, Andi; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6219

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II di UPT SPF SD Negeri Pongtiku II, Makassar. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test-post-test. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui tes lisan, observasi, dan dianalisis dengan uji-t berpasangan serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan berbicara sebesar 3,15 poin, meskipun nilai N-Gain rata-rata tergolong rendah yaitu 0,01060. Peningkatan terjadi pada indikator kelancaran, kejelasan pengucapan, penggunaan kosakata, dan keberanian berbicara. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dalam proses mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berbicara secara bertahap. Temuan ini memperkuat teori perkembangan kognitif dan sosial yang relevan dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Meskipun masih terdapat keterbatasan dalam hasil, pendekatan ini dinilai efektif sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi siswa sejak dini. Speaking skill is a crucial component of language acquisition that must be developed from the elementary school level. This study aims to examine the effectiveness of the scientific approach in improving the speaking skills of second-grade students at UPT SPF SD Negeri Pongtiku II, Makassar. The method employed is an experimental design using a one group pre-test-post-test model. The research subjects consisted of 27 students selected through simple random sampling. Data were collected using oral tests and observation sheets, and analyzed through paired t-tests and N-Gain calculations. The results revealed an increase of 3.15 points in speaking performance, although the average N-Gain score was relatively low at 0.01060. Improvement was noted in fluency, clarity of pronunciation, vocabulary usage, and speaking confidence. The scientific approach enabled students to be actively engaged in observing, questioning, experimenting, reasoning, and communicating, which gradually enhanced their speaking proficiency. These findings support relevant cognitive and social development theories within the context of Indonesian language learning. Despite some limitations in the magnitude of improvement, the scientific approach proves to be an effective alternative instructional strategy for fostering communication skills in early education.