Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Tataloka

Potensi Pengembangan TOD di Kota Medan: Studi Kasus di Stasiun Medan Martina Cecilia Adriana
TATALOKA Vol 24, No 1 (2022): Volume 24 No. 1, February 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.24.1.35-44

Abstract

Transit Oriented Development (TOD) merupakan suatu perencanaan berkelanjutan yang dapat mengatasi permasalahan urban sprawl dan kemacetan di kawasan perkotaan. Dengan mengintegrasikan antara kebutuhan transportasi serta efisiensi lahan perkotaan, TOD dapat menciptakan penggunaan ruang campur, berkepadatan tinggi di Kota Medan yang memprioritaskan penggunaan angkutan umum untuk perjalanan jarak jauh dan sepeda atau berjalan kaki untuk perjalanan jarak dekat. Kawasan Stasiun Medan merupakan satu – satunya TOD Kota dari 13 recana TOD yang ditetapkan dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi eksisting kawasan Stasiun Medan sebagai TOD. Pengukuran dilakukan dengan menghitung TOD indeks dari indikator – indikator utama yang menjadi inti dalam perancangan kawasan TOD. Analisis dilakukan secara spasial dalam radius 500 m dengan menggunakan software GIS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa belum optimalnya kawasan Stasiun Medan sebagai TOD Kota. Kepadatan di kawasan Stasiun Medan hanya 126,5 Jiwa/Ha, jauh dibawah ketentuan yang telah ditetapkan. Indeks keberagaman guna lahan serta tingkat pembauran guna lahan belum optimal masing - masing 0,65 serta dan 0,89, mengindikasikan fungsi lahan yang belum terdistribusi secara merata. Hal ini dapat dilihat dari proporsi guna lahan yang juga belum memenuhi syarat yang ditetapkan. Konektivitas dan aktivitas yang tinggi di Stasiun Medan saja belum mampu dalam menciptakan ruang yang seimbang, sehingga diperlukan suatu upaya – upaya untuk merealisasikannya seperti menetapkan peraturan detail dasar perancangan maupun mengarahkan pembangunan yang bersifat campur serta vertikal.
Penerapan Urban Network Analysis Dalam Pengukuran Aksesibilitas Pejalan Kaki di Transit Oriented Development Dukuh Atas Setyanida, Hafidha Aulia; Fatimah, Endrawati; Adriana, Martina Cecilia
TATALOKA Vol 27, No 4 (2025): Volume 27 No 4, November 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.27.4.294-305

Abstract

Transit Oriented Development (TOD) merupakan paradigma perencanaan perkotaan yang sedang berkembang pada kota-kota di dunia sebagai salah satu strategi untuk mencapai kota berkelanjutan, termasuk DKI Jakarta. Dukuh Atas adalah kawasan TOD percontohan di Jakarta karena memiliki infrastruktur pejalan kaki yang memadai.  Akan tetapi, masih sedikit masyarakat yang memilih untuk berjalan kaki dari dan ke stasiun untuk jarak yang dekat. Masyarakat cenderung menggunakan angkutan umum dan angkutan online sebagai first mile dan last mile. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat aksesbilitas kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas terhadap pemilihan rute pejalan kaki. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Urban Network Analysis (UNA) yang merupakan metode spasial dalam menganalisis konektivitas, aksesibilitas, dan efisiensi jalur pejalan kaki.  Adapun UNA yang dilakukan terbagi kedalam empat indeks perhitungan, yaitu Reach, Betweenness, Closeness, dan Straighness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan TOD Dukuh Atas indeks reach yang masih cenderung rendah dengan 53% dari total luas bangunan; indeks betweenness memiliki kecenderungan ke arah sedang–tinggi; indeks closeness yang rendah yang mengindikasikan kondisi yang baik; dan indeks straightness memiliki kecenderungan rendah. Nilai indeks yang tinggi diperlukan untuk mencapai fungsi maksimal bangunan stasiun sebagai simpul transit. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan agar stasiun memiliki nilai aksesibilitas yang tinggi.