Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Konsep Pemikiran Muhaimin Iqbal tentang Mata Uang Dinar Ariska Ariska; Muzdalifah Muhammadun
BANCO: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Vol 4 No 2 (2022): Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/banco.v4i2.2652

Abstract

The dinar currency is a medium of exchange that has been enforced or used since the time of the Prophet Muhammad. and is a currency that has been recognized and has never experienced inflation as happened to paper currency. The value of the rupiah currency is currently experiencing a decline in value even now the dollar value is very high, amounting to Rp. 14,000 per one dollar when converted into rupiah. Due to the unstable currency value, the level of the country's economy also feels the impact. The objectives to be achieved in this research are : first, knowing the genealogical background of Muhaimin Iqbal's thoughts. second, knowing the dinar currency according to Islam, and third, knowing the concept of Muhaimin Iqbal's thoughts about the dinar currency. The type of research used by the author is this type of research, including library research. The data collection technique was carried out starting from reading some guides or references and then sorting it out so that conclusions were obtained as answers to the questions listed in the problem formulation. The results of this study indicate that, Muhaimin Iqbal is a practitioner, economist and thinker in Indonesia. He has also written and published several books of his own writing. He is also an entrepreneur who founded several companies including dinar outlets which we can access through the website outletdinar.com. Honey House, and Daarul Muttaqin Entrepreneurial Islamic Boarding School (Jonggol Farm). Second, the dinar currency according to Islam. According to Muhaimin Iqbal, the dinar currency is a currency whose value stability has been proven and can prosper the community. He himself has set up a dinar-based website where people can discuss questions and find out more about the dinar currency. This dinar currency can prevent inflation due to its stable value.
SISTEM PEMBERDAYAAN ZAKAT UNTUK MENGENTASKAN KEMISKINAN (STUDI KASUS BAZNAS KABUPATEN BARRU) Muhammad Arsyam; Muzdalifah Muhammadun; Hannani; Armi; Dian Resky Pangestu
Indonesia Journal Of Zakat And Waqf Vol 1 No 1 (2022): Indonesia Journal Of Zakat And Waqf
Publisher : Department Of Management Zakat and Waqf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya perintah wajib zakat bukan hanya sekadar untuk ditunaikan semata, akan tetapi harus disertai dengan pengelolaan yang baik dan didistribusikan secara merata kepada pihak yang berhak menerima zakat.Namun pada kenyatannya peraturan tentang zakat tidak begitu terealisasikan dikalangan masyarakat masih banyak kesenjangan yang terjadi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sistem pemberdayaan zakat untuk mengentaskan kemiskinanyang ada di Kabupaten Barru bisa teratasi dengan pembayaran zakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam teknik mengumpulkan data melalui observasi, intervew, dan dokumentasi.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan data sekunder. Sumber data primer data yang diperoleh langsung dari hasil wawancara, data sekunder data yang diperoleh dari sumber buku, jurnal, laporan tahunan dan dokumen lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pemberdayaan zakat BAZNAS Kabupaten Barru dalam mengentaskan kemiskinan meliputi; 1) Usaha mikro produktif, 2) Usaha kelompok bersama atau zakat comunnity development (ZCD), Hasil pemberdayaan zakat BAZNAS Kabupaten Barru dalam mengentaskan kemiskinan yaitu; hasil yang telah dicapai dalam program pemberdayaan zakat pada BAZNAS berubahnya status mustahik menjadi muzakki. Kendala dan solusi dalam pemberdayaan zakat baznas kabupaten barru dalam mengentaskan kemiskinan. Kendalanya; 1) Belum semua orang dapat dipercaya untuk mengembang usahanya, 2) Kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya membayar zakat, 3) Kurangnya pemahaman masyarakat terkait program pemberdayaan zakat yang telah di rancang sebelumnya. Solusi; 1) Meningkatkan sosialisasai akan pentingnya berzakat, masyarakat yang kurang paham mengenai zakat diberikan edukasi agar pemahaman masyarakat bertambah akan pentingnya mengeluarkan zakat.
Pasar Lakessi: Antara Persaingan dan Etika Anjasari, Armita; Muhammad Kamal Zubair; Muhammad Satar; Muzdalifah Muhammadun; Adhitia Pahlawan Putra
Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2023): Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/rikaz.v2i1.6457

Abstract

This article aims to reveal the relationship between ethics and competition in the Lakessi Market and identify what business strategies have been implemented as well as construct competitive strategies for traders to prioritize Islamic business ethics. This research method uses qualitative research methods. This type of research is field research (Field Research). Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The technique used in analyzing the data is by means of data reduction, data display and drawing conclusions. The results of this study indicate that the strategy of competitive advantage for food traders that occurs in the Lakessi Market has objects in the competitive advantage strategy, namely: prices that are suitable for buyers, quality products and good packaging and service. However, in being fair, there are still basic food sellers who cheat in measuring quantities that can harm the buyer. Then in the review of Islamic business ethics on the strategy of competitive advantage for food traders in the Lakessi Market includes 5 principles, namely monotheism, justice, truth, free will and responsibility. From this principle, most of the trading activities in a competitive advantage strategy carried out by basic food traders are in accordance with Islamic business ethics, although there are still some basic food traders who practice unfair trading methods that conflict with Islamic business ethics, namely cheating in terms of weighing scales. to the detriment of the buyer.
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Rahmawati; Muzdalifah Muhammadun; Ambo Dalle; Usman; Ahdar
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v3i2.12709

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan smartphone terhadap minat belajar pesertadidik di MI Attaufiq Palanro Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Penelitian inimenggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode observasi, wawancara, dandokumentasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara, dan keabsahandata diuji melalui triangulasi metode, sumber data, antar-peneliti, dan teori. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (1) minat belajar peserta didik di MI Attaufiq Palanro meningkat berkatfasilitas pembelajaran berbasis teknologi yang memadai, lingkungan belajar yang bersih dannyaman, serta metode pembelajaran kreatif dan inovatif yang menciptakan suasanamenyenangkan. (2) Penggunaan smartphone memiliki dampak positif, seperti membantu siswamencari informasi pembelajaran, meningkatkan kemandirian, serta menciptakan rasa senang dalambelajar. Namun, dampak negatif juga terlihat, seperti siswa menjadi malas membaca buku,kehilangan fokus, mudah bosan, stres akibat pembelajaran daring, serta kecanduan teknologi yangmengganggu hubungan sosial. Solusi untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkandampak negatif adalah: (a) guru memberikan tugas tambahan, nasihat, dan bekerja sama denganorang tua untuk memantau perkembangan siswa; (b) orang tua mengawasi aktivitas penggunaansmartphone, memberlakukan aturan waktu dan jenis konten yang diakses. Dengan demikian,kolaborasi antara guru dan orang tua sangat penting untuk memastikan smartphone menjadi alatedukasi yang mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Students' Responses in the Use of Quiziz Paper Mode in the Formative Evaluation of Qur'an Hadith Learning Hasmaini; Muhammad Saleh; Muzdalifah Muhammadun; Usman; Abdul Halik
Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Vol 6 No 2 (2025): Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/aliftah.v6i2.14715

Abstract

This study aims to analyze the ability of teachers to prepare test instruments using Quizizz in the formative evaluation of Qur’an Hadith learning at MTs DDI Taqwa, as well as to examine the effectiveness of its implementation and students’ responses toward it. Employing a qualitative descriptive approach, this research was conducted through field observations and in-depth interviews with Islamic Education (PAI) teachers at MTs DDI Taqwa, Parepare City. The qualitative paradigm used seeks to understand comprehensively the teacher’s performance and students’ experiences in applying Quizizz Paper Mode within the formative evaluation process.The findings reveal that teachers demonstrated a good level of competence in preparing test instruments using Quizizz Paper Mode. They were able to design items aligned with the Qur’an Hadith curriculum, considering question difficulty, and integrating cognitive aspects in accordance with learning objectives. The implementation of Quizizz in paper format presents an innovative alternative in assessment, especially in schools with limited access to digital technology. Despite the paper-based format, this method successfully preserves fairness, maintains engagement, and adapts the advantages of digital quizzes into a traditional testing environment. Moreover, students’ responses toward formative evaluations using Quizizz Paper Mode were highly positive. They expressed enthusiasm, found the tests more engaging, and showed greater confidence during evaluations. The use of this method also stimulated active learning, enhanced motivation, and created a more enjoyable and interactive learning atmosphere. Overall, the study concludes that Quizizz Paper Mode serves as a practical and effective solution in formative assessments for Qur’an Hadith learning, bridging innovation with contextual educational needs while fostering both teacher creativity and student participation.