Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Development of The Software as Services (SaaS) Business Model in The Satusehat Integrated Electronic Medical Record System Novantara, Panji; Trisudarmo, Ragel; Fauziah
bit-Tech Vol. 8 No. 1 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i1.2354

Abstract

Digital transformation in the healthcare sector represents a key strategy to enhance operational efficiency and improve the quality of medical services. This study presents the development of a Software as a Service (SaaS)-based Electronic Medical Record (EMR) information system, integrated with SatuSehat, a national health data platform managed by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The system is designed to improve the accuracy of clinical data recording and expedite access to patient information for healthcare professionals. The development process adopted the Agile methodology, characterized by iterative and incremental stages including requirements analysis, system design, implementation, testing, and evaluation. Agile was selected for its ability to accommodate dynamic user needs and regulatory requirements through continuous feedback loops and adaptive planning. Compliance with national health regulations and data security standards, including Minister of Health Regulation No. 24 of 2022 concerning EMR implementation, guided the entire process. Evaluation of the system demonstrates enhanced efficiency in medical administrative workflows, improved accuracy of patient records, and accelerated clinical decision-making processes. The integration with SatuSehat enables interoperability at a national level, thereby supporting real-time health data exchange and long-term health monitoring systems. From a societal standpoint, the system improves data accessibility for healthcare personnel and elevates the overall quality of care delivered to patients. Economically, the SaaS-based approach reduces operational costs, promotes efficient budgeting, and contributes to the broader digital transformation of healthcare services, particularly in strengthening primary care infrastructure.
Peran Perempuan Dalam Pemanfaatan Konsep Citizen Science Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Partisipasi Masyarakat Risteruw Leonardo Firman; Panji Novantara; Marrilyn; Aria Mariany
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.157

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan perempuan dalam upaya pengurangan risiko bencana melalui konsep citizen science di RW.015, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang rentan terhadap banjir. Melalui metode partisipatif, perempuan dilibatkan sebagai kader dalam sosialisasi, pelatihan, dan pemetaan risiko bencana di lingkungan mereka. Kegiatan ini menempatkan perempuan sebagai pengumpul data dan penyuluh komunitas untuk meningkatkan kesadaran mitigasi bencana. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi perempuan, dengan lebih dari 60% peserta aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk dalam penyusunan peta risiko bencana lokal. Program ini membuktikan bahwa citizen science efektif untuk meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Dengan pelibatan perempuan, diharapkan tercipta kesadaran kolektif dan komunitas tangguh bencana di Kelurahan Kalijaga.
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGGUNAAN DIGITAL SAFETY DI DESA CIMARANTEN KUNINGAN Sugiharto, Tito; Panji Novantara; Tata Sutabri
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2024): APTEKMAS Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The training on the utilization of information technology and the use of digital safety in Cimaranten Village, Kuningan Regency, aims to improve the digital literacy of the community and increase awareness and skills in maintaining digital security. This activity was motivated by the lack of understanding and skills of the village community in using information technology, as well as the high risk of digital crime faced due to lack of knowledge about digital safety. The methodology used in this training includes preliminary studies, activity planning, development of training materials, training implementation, evaluation, and monitoring. A preliminary study was conducted to identify the needs and initial conditions of the community. The results of the training showed a significant increase in digital literacy and understanding of digital security among participants. Before the training, most participants had a very basic understanding of information technology and were unaware of digital security risks. After the training, participants were able to use digital devices for daily purposes and had a better understanding of how to protect themselves from digital crime. Participant satisfaction evaluation showed that 80% understood digital literacy, 84% mastered information technology and 76% understood digital safety, in addition to the participants felt that the material presented was very useful and the teaching methods were effective. The expected long-term impact of this training is the improvement of the quality of life of the Cimaranten Village community through better and safer utilization of information technology, as well as increased economic and educational opportunities through technology adoption
Membangun Keterampilan Digital Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindangbarang Kabupaten Kuningan Jawa Barat Sugiharto, Tito; Novantara, Panji; Abdurohman, Ali; Arisma, Neno
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v5i1.8223

Abstract

Keterampilan digital merupakan kemampuan yang sangat penting dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital. Kondisi terkini masyarakat desa Sindangbarang, kabupaten Kuningan, masih menghadapi kendala dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi. Kurangnya literasi digital ini dapat menghambat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan peluang yang ditawarkan di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga desa dalam memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan pemahaman teknologi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung dengan fokus pada keterampilan dasar penggunaan perangkat digital, keamanan digital, serta pemanfaatan media sosial dan aplikasi produktivitas untuk mendukung kegiatan sehari- hari dan ekonomi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat desa Sindangbarang mampu memahami dan mempraktikkan keterampilan digital yang diberikan. Hasil evaluasi kepuasan peserta menunjukkan bahwa 80% telah memahami literasi digital, 88% menguasai teknologi informasi, dan 80% memiliki pemahaman tentang keamanan digital. Kegiatan ini juga mendapat partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, seperti perangkat desa, karang taruna, kelompok PKK, dan pelaku UMKM, menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini. Selain itu, meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan digital serta peluang ekonomi berbasis digital diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dalam jangka panjang, khususnya dalam mendukung pembangunan desa yang lebih inklusif dan berbasis teknologi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun literasi digital masyarakat desa, sehingga diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam pengembangan keterampilan digital.   Digital skills are a very important ability in dealing with technological developments in the digital era. The current condition of the Sindangbarang Village community, Kuningan Regency, still faces obstacles in mastering and utilizing digital technology to support daily activities and economic activities. This lack of digital literacy can hinder community participation in utilizing the opportunities offered in the digital era. This community service activity aims to improve the skills of villagers in utilizing digital technology optimally. This activity was carried out in response to the community's need for technological understanding. The methods used include training, mentoring, and hands-on practice with a focus on basic skills in the use of digital devices, digital security, and the utilization of social media and productivity applications to support daily activities and the community's economy. The results of the activity showed that the Sindangbarang Village community was able to understand and practice the digital skills provided. Participant satisfaction evaluation results show that 80% have understood digital literacy, 88% have mastered information technology, and 80% have an understanding of digital security. This activity also received active participation from various elements of the community, such as village officials, youth organizations, PKK groups, and MSME players, which became a supporting factor for the success of this activity. In addition, increasing community understanding of the importance of digital security and digital-based economic opportunities is expected to provide long-term sustainable benefits, especially in supporting more inclusive and technology-based village development. This activity makes a real contribution to building digital literacy in village communities, so it is hoped that it can become a model for other villages in developing digital skills.
Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Kegiatan MBKM & Prestasi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Lempel ZIV Welch (LZW) untuk Kompresi Citra Digital Novantara, Panji; Sugiharto, Tito; Priantama, Rio
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i1.16806

Abstract

The MBKM (Merdeka Learning Kampus Merdeka) activity is part of the Merdeka Learning policy which allows students and lecturers to carry out various activities outside the campus. This study aims to design an application for monitoring MBKM activities and student achievement at the Faculty of Computer Science, University of Kuningan. The application development model used in this study is a prototyping model with stages: needs analysis, building prototyping, evaluating prototyping, system coding and using the system. In the process of storing evidence of MBKM activity documentation such as MBKM photos & certificates of achievement & MBKM, an image compression technique is needed to streamline data storage and transmission which saves bandwidth and storage, image file compression techniques are applied using the LZW algorithm (Lempel Ziv Welch) so that data file storage is more efficient. efficiently without reducing image quality. The results of this study are an application for monitoring MBKM activities and student and lecturer achievements that aim to document & evaluate MBKM activities & achievements at the Faculty of Computer Science, University of Kuningan, making it easier to report MBKM activities and lecturer & student achievements.
The Study on Planning and Evaluation for IT Governance Domain PO and ME Quality Control Using the Cobit Framework 4.1 Panji Novantara; Dadan Nugraha
Scientific Exploration: Journal of Indonesian Academic Research Vol. 1 No. 1 (2023): Scientific Exploration: Journal of Indonesian Academic Research
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jiar.v1i1.6

Abstract

Tata kelola TI merupakan bagian dari tata kelola dan sebuah organisasi, selain itu tata kelola TI merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuan. Penelitian di Kementerian PUPR akan menghasilkan rekomendasi Tata Kelola TI yang merupakan pengembangan dari Tata Kelola TI yang sudah dilakukan, namun saat ini proses Tata Kelola TI belum dilakukan secara menyeluruh. Perencanaan dan Evaluasi serta pengendalian kualitas tata kelola teknologi informasi perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan atau kemajuan TI dan mengukur apakah TI di Kementerian PUPR sudah digunakan secara efektif dan efisien. Rekomendasi Tata Kelola TI dibuat untuk meningkatkan kinerja TI di Kementerian PUPR. Pada penelitian ini, framework yang digunakan adalah COBIT (Control Objective for Information and Related Technology) versi 4.1, domain yang dipilih pada penelitian ini adalah domain Plan and Organize (PO) dan Monitoring and Evaluate (ME). Tingkat kematangan digunakan untuk melihat gambaran kondisi tata kelola teknologi informasi saat ini dan peningkatannya di masa yang akan datang. Dari pemetaan maturity model tersebut, diharapkan tingkat tingkat kematangan untuk Kementerian PUPR berada pada level 3, sehingga tingkat kematangan masing-masing proses kontrol dapat lebih baik dengan adanya rekomendasi pengelolaan TI untuk mendukung tercapainya tujuan tata kelola TI yang dilakukan dan diharapkan berada pada level maksimal. Hasil dari penelitian ini berupa evaluasi dan rekomendasi TI di Kementerian PUPR untuk domain PO dan ME.