Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Kepatuhan Lansia dalam Mengikuti Program Posyandu Lansia Rasyid, Djusmadi; Mustarin, Yanti; Suardi, Vivi Adriana; Jukarnain, Jukarnain; Mulia, Madepan
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v3i3.774

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post for the Elderly) is a preventive and promotive health service aimed at improving the quality of life of the elderly. However, attendance rates for the elderly are still relatively low. One factor influencing elderly compliance is social support from family, peers, and the surrounding environment. Objective: To determine the effect of social support on elderly compliance in participating in the Posyandu program. Methods: This study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 92 elderly people was selected using a purposive sampling technique in the working area of Community Health Center X. The instrument used was a social support and compliance questionnaire, which had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using binary logistic regression. Results: The majority of respondents (71.7%) had high social support, and 65.2% of elderly people were classified as compliant in attending Posyandu. Statistical tests showed that social support significantly influenced elderly compliance (p = 0.001; OR = 3.45). Conclusion: Social support significantly influences elderly compliance in participating in Posyandu activities. Recommendation: Enhancing the role of families and cadres in providing emotional, informational, and practical support is crucial for increasing elderly participation.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID ARTHRITIS Suardi, Yunita Suriani; Suprapti, Eka; Suardi, Vivi Adriana; Mustarin, Yanti
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.133

Abstract

Artritis reumatoid (AR) merupakan kondisi inflamasi kronis pada lansia yang menyebabkan nyeri sendi dan penurunan fungsi. Penelitian ini menilai pengaruh terapi kompres hangat terhadap nyeri sendi pada lansia dengan AR di layanan primer. Desain quasi-eksperimen digunakan dengan kelompok perlakuan yang menerima kompres hangat dan kelompok kontrol yang mendapat perawatan biasa. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale. Kompres hangat diberikan 20–25 menit pada suhu 40–45°C, tiga kali seminggu selama dua minggu. Hasil menunjukkan penurunan nyeri bermakna pada seluruh peserta kelompok perlakuan, dari nyeri ringan–sedang menjadi tanpa nyeri, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan. Temuan ini mendukung manfaat fisiologis terapi panas dalam mengurangi nyeri sendi. Kompres hangat merupakan intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah diakses, dan praktis untuk meningkatkan kenyamanan.
Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat Achmad Hilal; Sapnita; Lili Amaliah; Baso Witman Adiaksa; Yermi; Yanti mustarin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7238

Abstract

Kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan praktik sosial yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu komunitas adat. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kearifan lokal berperan penting sebagai bentuk adaptasi sosial terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan keseimbangan hidup, termasuk dalam pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kearifan lokal dalam praktik pencegahan penyakit menular di komunitas adat, serta mengevaluasi potensinya untuk diintegrasikan dengan strategi kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta dokumentasi kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat melalui ritual adat, pantangan sosial, serta penggunaan tanaman obat tradisional. Selain itu, struktur kepemimpinan adat berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai kesehatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan program kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit menular, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis formal. Oleh karena itu, pengakuan dan pemberdayaan sistem pengetahuan lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.