Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL FARMASIMED (JFM)

Development Of Body Lotion From Ethanol Extract Of Temulawak (Curcuma Xanthoriza Roxb) As Antioxidant H, Herlina; Desi Paramita; Pitriani; Lasmaryna Sirumapea
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v6i2.2093

Abstract

Kulit, sebagai bagian terluar dari tubuh dan penjaga utama dari radikal bebas, dapat dilindungi oleh senyawa antioksidan. Lotion tubuh adalah produk kosmetik yang dioleskan pada kulit luar untuk meningkatkan daya tarik. Temulawak (Curcuma xanthoriza Roxb) mengandung senyawa flavonoid yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bahwa lotion tubuh yang mengandung temulawak dapat memiliki sifat antioksidan. Penelitian ini meliputi persiapan bahan simplisia, ekstraksi etanol temulawak, pembuatan lotion tubuh dengan ekstrak etanol temulawak, pengujian stabilitas lotion tubuh, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Lotion tubuh dengan ekstrak etanol temulawak pada konsentrasi 0,25%, 0,5%, dan 1% menunjukkan stabilitas pada sifat organoleptik, homogenitas, dan pH. Namun, pengamatan tentang kemampuan penyebaran dan daya lekat menunjukkan bahwa konsentrasi 0,25% lebih baik. Pengujian aktivitas antioksidan lotion tubuh dengan ekstrak etanol temulawak menggunakan konsentrasi 1% untuk mewakili formulasi pada konsentrasi 0,25% dan 0,5% dan memberikan hasil nilai IC50 sebesar 77,6435 ppm. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol temulawak (Curcuma xanthoriza roxb) dapat diformulasikan menjadi lotion dan menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat.
Formulation and Evaluation of Bioactive Gelatin from Tilapia (Oreochromis niloticus) Scales as an Antioxidant-Based Anti-Aging Cream Herlina, Herlina; Wulandari, Suci; Barita Aritonang; Amelia Putri Eflynia; Lasmaryna Sirumapea
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/nnzg2676

Abstract

The increasing demand for sustainable, bioactive cosmetic ingredients has driven the use of marine by-products as alternative raw materials. Tilapia (Oreochromis niloticus) scales, an abundant aquaculture waste, are rich in collagen that can be converted into gelatin with potential dermatological applications. This study aimed to develop and evaluate bioactive gelatin derived from tilapia scales as an antioxidant-based anti-aging cream. Gelatin was extracted with 15% acetic acid and characterized by physicochemical parameters, including yield (4.6%), moisture content (12%), and ash content (2.2%), all of which met SNI standards. Antioxidant activity was determined using the DPPH method, yielding an IC₅₀ value of 139.46 ppm, indicating moderate to weak antioxidant activity. The gelatin was formulated into cream preparations at concentrations of 1%, 1.5%, and 2%, and the formulations were evaluated for stability, homogeneity, pH, spreadability, and irritation. Anti-aging efficacy was assessed using a skin analyzer, showing improvements in skin moisture and sebum balance, with the 1% formulation demonstrating optimal performance. Although the antioxidant activity was relatively low, topical application of gelatin contributed to measurable anti-aging effects. These findings highlight the potential of tilapia scale-derived gelatin as a sustainable bioactive ingredient for cosmeceutical applications.