Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Literasi Digital Marketing melalui Media Facebook dan WhatsApp untuk Penggiat Pariwisata Desa Ranuyoso Fredy Nugroho Setiawan; Mochamad Andhy Nurmansyah; Scarletina Vidyayani Eka
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.181-187

Abstract

Merdeka Various types of processed products from fruit and plants in Ranuyoso Village, Lumajang Regency can be developed into one of the aspects that can support efforts to promote the village as a tourism village. Therefore, this community service was carried out to help realize the development of the tourism sector in the field of marketing processed fruit products from Ranuyoso. The activities were interviews on digital literacy with 3 members of the UPK (Activity Implementation Unit) which was formerly under the PNPM program (National Program for Community Empowerment), who are currently tasked with initiating the manufacture and marketing of processed agricultural products in Ranuyoso village, and continued with digital literacy training related to marketing the products they want to sell via social media. This training was also attended by several villagers who were interested in online marketing. The results of the interviews are used as a basis for formulating training materials. The training activities focus on strengthening and empowering human resources by providing understanding and training on the use of social media, including: a) knowledge about the current role of social media in tourism and economic activities, b) understanding the content of products marketed via social media; c) marketing the products via social media more effectively and efficiently. The training successfully draws enthusiasm from UPK members and community representatives, which is proven by the direct practice done by the participants in marketing processed food and beverage products via Facebook and WhatsApp.
PERBANDINGAN EXTRAORDINARY ELEMENT DALAM NARASI FANTASI, FIKSI ILMIAH DAN REALISME MAGIS Henny Indarwaty; Sri Utami Budi; Scarletina Vidyayani Eka
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Jentera
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v4i1.384

Abstract

Narasi fantasi, fiksi ilmiah, dan realisme magis mempunyai satu unsur yang sama yaitu elemen yang tidak rasional atau disebut extraordinary element. Namun demikian unsur ini tidak digunakan dengan cara yang sama dalam ketiga narasi tersebut sehingga membedakan jenis narasinya. Artikel ini akan mengkaji karakteristik narasi fantasi, fiksi ilmiah, dan realisme magis untuk melihat keberadaan extraordinary element di dalamnya serta fungsinya dalam pembentukan plot. Karakteristik ini akan diambil dari studi pustaka sekaligus dari hasil identifikasi beberapa karya sastra yang telah dilegitimasi sebagai teks dengan narasi-narasi tersebut. Artikel ini menunjukkan keberadaan extraordinary element dalam ketiga jenis narasi ditampilkan dengan aturan yang berbeda sehingga sebuah teks bisa dikatakan memakai gaya narasi fantasi, fiksi ilmiah, atau realisme magis. Extraordinary element dalam fantasi merupakan rekaan yang menciptakan dunia sendiri dan aturan yang memakai logikanya sendiri yang berbeda dengan logika dunia non-fiksi. Extraordinary element dalam fiksi ilmiah merupakan rekaan yang tetap harus berbasis aturan logika ilmu pengetahuan dalam dunia non-fiksi. Sedangkan extraordinary element dalam realisme magisberbasis mitos budaya yang diperlakukan sebagai hal biasa dan bukan dirayakan sebagai pusat tontonan. Artikel ini menggunakan metode perbandingan naratologi. Hasil artikel ini diharapkan bisa membantu para akademisi lainnya, terutama mahasiswa, untuk menentukan obyek material yang tepat sesuai teori yang ingin mereka terapkan; misalnya memilih narasi realisme magis untuk studi poskolonial, narasi fantasi dan fiksi ilmiah untuk studi cultural studies.