Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG PICKY EATER MELALUI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN : The Efforts to Increase Integrated Postal Service Cadres Knowledge about Picky Eater Through Providing Health Agustini, Ni Rai Sintya; Agustina, Komang Srititin Agustina; Utami DS, Ni Kadek Ayu Dwi
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v1i2.8

Abstract

Latar Belakang: Dua faktor yang mempengaruhi  gizi dan kesehatan anak adalah kurangnya asupan makanan dan kondisi kesehatan. Picky eater memiliki perilaku sangat pemilih dalam makanan dan tidak mendapatkan menu makanan yang seimbang seperti sayuran, nasi buah-buahan dan hanya menginginkan makanan yang manis saja. Kader kesehatan yang berasal dari elemen masyarakat terbukti mampu meningkatkan status kesehatan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait picky eater sebagai indikator dalam penentuan status gizi balita. Metode: Metode berbasis Participatory Learning and Action (PLA). Populasi dalam penyuluhan ini adalah  semua kader posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuta Utara berjumlah 35 orang. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan kader posyandu sebelum diberikan pendidikan kesehatan mengenai picky eater adalah 8.5. Setelah diberikan pendidikan kesehatan nilai rata-rata postest menjadi 19.0, dengan nilai maksimal 21. Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai picky eater. Kesimpulan: Mempersiapkan kader posyandu agar memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait picky eater dan cara mengatasinya ketika menemukan kasus tersebut.
The Role of Cultural Values in Feeding Practices among Children with Stunting in Jembrana Regency: A Qualitative Approach Agustina, Komang Srititin; Kesumawati, Ketut Anom Sri
Babali Nursing Research Vol. 6 No. 4 (2025): October
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2025.64515

Abstract

Introduction: Stunting remains a public health problem in Jembrana Regency, Bali. Despite a decline in prevalence, persistent cases suggest that cultural and nutritional factors influence feeding practices. This study aimed to explore cultural meanings and practices shaping feeding behaviors among children with stunting. Methods:  This study employed a qualitative approach with an ethnographic design. The subjects of this study were 10 mothers or caregivers of children aged 12 - 59 months with stunting, residing in Jembrana Regency, and one healthcare worker was selected using a purposive sampling technique. Data were collected through an in-depth interview guide, an observation sheet, documentation, and field notes. The collected data were then analyzed using a thematic analysis approach. Data validity was ensured through triangulation, peer debriefing, and member checking.          Results: The study identified four main themes that reflect how cultural values shape feeding behaviors in children with stunting. These themes include: (1) Snacks as substitutes that reduce appetite for main meals; (2) Normalization of small body size; (3) Flexibility expressed as "as long as the child wants to eat"; and (4) Collective caregiving culture (allomothering). Conclusion: Stunting in Jembrana is influenced by cultural values and family dynamics, so effective interventions must be culturally sensitive and target snack habits, parental misconceptions, dietary diversity, and caregiving coordination, including the role of grandmothers, to reduce stunting risk. Providing culturally sensitive nutrition education involving extended family and child caregivers is necessary in nursing.
EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI: TINJAUAN LITERATUR: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Breast Milk Production: A Literature Review Ds, Ni Kadek Dwi Utami; Agustina, Komang Srititin; Agustini, Ni Rai Sintya; Kesumawati, Ketut Anom Sri
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.30

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya pada enam bulan pertama kehidupan. Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang merangsang pembentukan ASI, dan oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran (let-down reflex). Stres, kelelahan, serta kurangnya stimulasi dapat menghambat sekresi oksitosin, sehingga mengurangi kelancaran ASI. Tujuan : Untuk menganalisis dan merangkum bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil: Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan produksi maupun kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Meskipun ditemukan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu menyusui masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan desain randomized controlled trial dan jumlah sampel lebih besar untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas pijat oksitosin dalam mendukung laktasi.