Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS TANAH DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN DELI SERDANG Manurung, Maria Pratiwi; Sihombing, R. Sally Marisa
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15874

Abstract

Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang mempunyai peranan penting dalam memberikan pelayanan yang memadai kepada pemerintah kota di bidang pertanahan khususnya dalam pembuatan sertifikat tanah. Namun masih banyak kendala untuk melengkapi sertifikat tanah ini di Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang. Ada anggapan negatif di kalangan warga Kabupaten Deli Serdang seperti prosedur pengisian berkas yang panjang dan rumit, adanya calo.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk menganalisis kualitas pelayanan dalam pembuatan tanah penulis menggunakan teori dari Zeithaml, dkk (1990) yang mencakup lima indikator: bukti fisik, kehandalan, responsivitas, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator bukti fisik dan kehandalan sudah berjalan dengan baik, namun indikator responsivitas dan jaminan belum memadai akibat kurangnya responsivitas dan penundaan proses sertifikat. Dimensi empati juga menunjukkan pelayanan yang belum optimal dengan adanya petugas yang tidak ramah. Kata Kunci : Kualitas pelayanan, Pembuatan Sertifikat Hak Milik atas Tanah
ANALISIS STRATEGI PERUSAHAAN UMUM DAERAH (PUD) PASAR KOTA MEDAN DALAM MEWUJUDKAN KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN DI PASAR TRADISIONAL SEI SIKAMBING Sinaga, Melani Br; Sihombing, R. Sally Marisa
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.17616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan dalam mewujudkan kebersihan dan ketertiban di pasar tradisional Sei Sikambing. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan informasi bagi pemerintah daerah agar mampu mengelola pasar tradisional serta mengoptimalkan penerimaan retribusi pasar melalui kenyamanan dan keamanan di lingkungan pasar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Dengan informan penelitian: Kepala Cabang II PUD Pasar Kota Medan, Kepala Bagian Penertiban, Kebersihan, Perawatan Pasar, Kepala Urusan Umum Pasar, Kepala Pasar Sei Sikambing, Pedagang dan Pembeli. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan dalam mewujudkan kebersihan dan ketertiban Pasar Sei Sikambing belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari indikator analisis SWOT yaitu Weakness atau kelemahan dan Threats atau hambatan. Indikator kelemahan dapat dilihat belum adanya lahan parkir yang tertata rapi dan luas, adanya beberapa sarana dan prasarana yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan, responsivitas masih kurang optimal karena segala kebutuhan yang dibutuhkan oleh pedagang belum sepenuhnya dapat diatasi. Selain itu, Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Medan mendapat sejumlah hambatan dalam mewujudkan kebersihan dan ketertiban pasar yaitu pelaksanaan tugas masing-masing pemegang wewenang pengelola pasar masih belum maksimal dan kurangnya kesadaran pedagang dalam pengelolaan sampah dagangan
COLLABORATIVE GOVERNANCE IN OVERCOMING LAKE TOBA POLLUTION DUE TO FLOATING NEEDLE CANES (CASE STUDY IN SILALAHI III VILLAGE SILAHISABUNGAN DISTRICT DAIRI REGENCY) Limbong, Yanecha Margaret; Sihombing, R. Sally Marisa
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 3 No. 2 (2025): June 2025, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v3i2.130

Abstract

Floating net cages (KJA) are a container for fish maintenance in the form of a net bag that is located floating on the surface of the water, the large amount of fish feed used every day without waste management, causes the cultivation industry in the waters of Lake Toba to be an environmentally unfriendly fish cultivation industry, The research method in this study is qualitative research with a descriptive approach. Data collection used interview, observation, and documentation techniques. The data obtained were analyzed qualitatively with the Collaboration Process theory approach According to Ansell and Gash (2007) Face to Face, Trust Building, Commitment to Process, Share Understanding, Intermediate Outcome. The results of the study show that in the collaboration process carried out by the Environmental Service, Tourism Service, PT Tua Ganda, and the Silalahi community, the owners of floating net cages, namely: Face to face dialogue that has been implemented in the Zero floating net cage program has been running well and has been maximally attempted. Trust building for each activity actor has not been carried out continuously and no trust has been built.  Commitment to process has not been running well, there is no responsibility from the tourism service and the community for the program. Shared understanding has not been running well, information is only in the form of data on the names of the cage owners. Intermediate outcomes were the dismantling of 200 plots, but there has been no follow-up regarding evaluation and monitoring in the field.
EVALUATION OF THE REHABILITATION PROGRAM OF UNINHABITABLE HOUSES FOR LOW-INCOME PEOPLE IN SITUMEANG HABINSARAN URBAN VILLAGE Lumban Gaol, Septiani Solagrasia; Sihombing, R. Sally Marisa
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 3 No. 2 (2025): June 2025, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v3i2.135

Abstract

Tapanuli Regency has been running the Uninhabitable House Rehabilitation Program since 2015 and in 2019 Situmeang Habinsaran Village received assistance from the uninhabitable house rehabilitation program. However, in its implementation, the rehabilitation program for uninhabitable houses that has been running for 8 years has not been able to answer the problem of uninhabitable houses in Situmeang Habinsaran Village. This research uses descriptive research methods with a qualitative approach. The results of this study show that the rehabilitation program for uninhabitable houses in Situmeang Habinsaran Subdistrict from the aspect of effectiveness is not good enough, marked by the repair of houses that are carried out only focused on repairing roofs, floors and walls while other components of house repairs are not repaired. The efficiency and adequacy aspects are not good enough with insufficient human resources and waste of aid funds. Aspects of equity that are not good enough due to the uneven socialization provided. The responsiveness aspect is not responsive to the recipient community and the accuracy aspect, the rehabilitation program for uninhabitable houses is not right on target. The implementation of the Rehabilitation Program for Uninhabitable Houses in Situmeang Habinsaran Village has not gone well and has not achieved its goals.
THE EFFECTIVENESS OF THE FAMILY HOPE PROGRAM (PKH) IN REDUCING POVERTY IN SONOMARTANI VILLAGE, KUALUH HULU SUB-DISTRICT, NORTH LABUHAN BATU DISTRICT Tarigan, Febby Amelia; Sihombing, R. Sally Marisa
Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics Vol. 3 No. 2 (2025): June 2025, Indonesian Journal of Social Sciences, Policy and Politics (IJSSPP)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/ijsspp.v3i2.144

Abstract

The Family Hope Program is a conditional social assistance program that aims to reduce poverty and break the chain of intergenerational poverty. The Family Hope Program has been launched by the government since 2007. The Family Hope Program is managed by the Ministry of Social Affairs, with strict supervision by the National Development Planning Agency. The number of The Family Hope Program recipients in Sonomartani Village continues to increase from year to year, in line with the government's efforts to expand the scope of this program to improve community welfare. With this program, the community has been helped but has not changed the poverty rate. The research method in this study is descriptive qualitative research. Data was collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out qualitatively with the Effectiveness theory approach according to Campbell J.P, namely (1) Program Success, (2) Goal Success, (3) Satisfaction with the Program, (4) Input and Output Levels, (5) Achievement of Overall Goals. The results of this study show that: (1) The stages of achieving the objectives of PKH implementation in Sonomartani Village have been carried out well and are in accordance with the objectives of PKH Implementation in Sonomartani Village, (2) PKH participants in Sonomartani Village until now still always receive assistance according to the amount according to the procedures that have been set previously, without the slightest deduction in accordance with applicable regulations.
Implementasi Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Terkelin, Paul Linanta; Sihombing, R. Sally Marisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kelurahan mangga Kecamatan Medan Tuntungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen terkait pelaksanaan Bantuan Sosial Tunai. Infoman peneliti terdiri dari kepala Kelurahan mangga, Masyarakat penerima bantuan Sosial Tunai dan Staff Dinas sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan sudah berjalan dengan baik atau sesuai dengan indikator keberhasilan implementasi kebijakan yang digunakan, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap pelaksana, serta struktur birokrasi. Komunikasi dalam pemberian bantuan sudah jelas berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 54/HUK/2020, sumber daya manusia (SDM) di Kelurahan Mangga sudah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di program Bantuan Sosial Tunai (BST), disposisi yang diberikan kepada Lurah Mangga terhadap petugas sudah berjalan dengan baik.
Studi Evaluasi Kinerja Program “Normalisasi & Gotong Royong Sungai Deli” Di Kota Medan Safitri, Rafidah Kurnia; Sihombing, R. Sally Marisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja program “Normalisasi & Gotong Royong Sungai Deli” menggunakan pendekatan CSE, CSE-UCLA oleh Alkin M.C. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Model CSE, CSE-UCLA menekankan komponen System Assessment, Program Planning, Program Implementation, Program Improvement, dan Program Certification. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program Normalisasi & Gotong Royong Sungai Deli menghasilkan realisasi kerja yang signifikan, namun belum mampu menjadi upaya pengendalian banjir bagi Sungai Deli di Kota Medan. Dari 5 komponen CSE, CSE-UCLA, difokuskan menjadi 3 komponen yakni System Assessment yang berkaitan dengan visi, misi dan tujuan program, komponen Program Planning berkaitan dengan persiapan program, serta Program Implementation sebagai komponen utama yang difokuskan terkait dampak dari tebas tebang pada program ini. Hal ini karena kegiatan tebas tebang dalam program Normalisasi & Gotong Royong Sungai Deli mempercepat limpasan air sungai ke pemukiman masyarakat.
EVALUASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) PADA MASYARAKAT KURANG MAMPU DI DESA TEBING TANJUNG SELAMAT KECAMATAN PADANG TUALANG KABUPATEN LANGKAT Ramadani, Ramadani; Sihombing, R. Sally Marisa
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 1 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i1.13705

Abstract

Program Bantuan Pangan Non Tunai merupakan program bantuan sosial yang diberikan kepada kelompok masyarakat miskin dengan tujuan untuk membantu meningkatkan kualitas pangan melalui pemberian bahan pangan dengan gizi yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan evaluasi program bantuan pangan non tunai pada masyarakat yang kurang mampu di Desa Tebing Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Tebing Tanjung Selamat masih belum efektif karena tidak sesuainya antara hasil yang dicapai dengan tujuan program yang telah ditentukan. Kedua, perubahan mekanisme penyaluran melalui uang tunai maka waktu yang dibutuhkan, tenaga yang dikeluarkan dan biaya operasional yang diperlukan menjadi lebih hemat dan lebih sedikit. Ketiga, masyarakat puas dan senang dengan mekanisme saat ini. Keempat, Program Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Tebing Tanjung Selamat sudah merata dan adil dibagikan pada kelompok penerima manfaat tanpa dibeda-bedakan. Kelima, responsivitas Program Bantuan Pangan Non Tunai belum optimal karena proses pengajuan nama baru membutuhkan waktu yang lama. Keenam, pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Tebing Tanjung Selamat masih belum tepat sasaran karena masih didapati keluarga penerima manfaat diluar kategori miskin masih mendapatkan bantuan.
REKAYASA SOSIAL EKONOMI: PENINGKATAN KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL Judijanto, Loso; Heryadi, D. Yadi; Sihombing, R. Sally Marisa; Gusti, Yenni Kurnia; Semmawi, Ramli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24226

Abstract

Artikel ini menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal, terutama dalam kerangka sosial-ekonomi. Keterlibatan ini menjadi elemen kunci yang memperkuat ondasi ekonomi di tingkat lokal. Dengan partisipasi yang aktif, masyarakat mampu memengaruhi kebijakan, memperluas peluang ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Tulisan tersebut merangkum beragam strategi, seperti pemberdayaan komunitas, kolaborasi sektor swasta dan publik, dan peningkatan akses terhadap sumber daya. Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal telah menjadi sorotan penting dalam studi pembangunan ekonomi. Keterlibatan ini tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, melainkan juga memperkuat kerangka sosial di dalam komunitas. Namun, tantangan seperti kesenjangan informasi perlu diatasi dengan penyesuaian kebijakan yang tepat serta pemanfaatan teknologi yang sesuai. Pemberdayaan perempuan juga terbukti memiliki peran vital dalam memperkaya ekonomi lokal dan memperkuat jaringan sosial di komunitas. Keseluruhan, keterlibatan masyarakat bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang memperkuat interaksi sosial dan mendorong terciptanya ekonomi inklusif di tingkat lokal.
POLICY EVALUATION OF THE EFFECTIVENESS, EFFICIENCY, AND RESPONSIVENESS OF CHILD PROTECTION Febrina Larasati; R Sally Marisa Sihombing
Jurnal Kebijakan Publik Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v16i1.8734

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness, efficiency and responsiveness of Qanun No. 11/2008 on Child Protection in Central Aceh District. This Qanun was created to provide comprehensive protection for children from various forms of violence and exploitation. However, data shows that cases of violence against children are still high, so an in-depth evaluation of this policy is needed. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observation, and analysis of related documents. Informants consisted of government officials, professionals, and communities directly involved in the implementation of child protection policies. The policy analysis in the study used Thomas R. Dye's policy evaluation model which includes four main indicators, namely effectiveness, efficiency, responsiveness, and equality. The results show that the implementation of the Qanun still faces various obstacles. From the effectiveness aspect, the policy has not fully reduced the number of violence against children due to weak socialization and law enforcement. From the efficiency aspect, the limited budget and number of professionals are the main obstacles in optimizing child protection services. In terms of responsiveness, delays in handling case reports still occur due to suboptimal coordination between agencies and the lack of digital-based reporting mechanisms.