Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PENERAPAN KONSELING ISLAM DALAM KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK DENGAN ASUHAN TUNGGAL Azna, Tiwi Fadlilatul; Murtadho, Ali; Nurhadi, Agus; Nasikhin, Nasikhin; Pandu Winata, Ade Vinna
Journal of Islamic Studies and Humanities Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Islamic Studies and Humanities
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jish.v9i2.23618

Abstract

Ketidakhadiran orang tua secara total berdampak buruk pada kesejahteraan psikologis anak karena kurangnya dukungan emosional dan memicu perasaan kesepian dan kecemasan, ketidakamanan emosional dan kesulitan berbagi perasaan atau kekhawatiran pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konseling Islam dapat mendukung kesejahteraan psikologis anak yang diasuh oleh orang tua tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan di Kabupaten Boyolali, khususnya di Kecamatan Wonosegoro, Kecamatan Karanggede, Kecamatan Cepogo, dan Kecamatan Andong, melalui wawancara mendalam kepada anak rentan usia 10-15 tahun, orang tua tunggal dan dinas sosial. Kemudian dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tanpa dukungan yang memadai, anak merasa terpinggirkan atau tidak diterima dan ini berpotensi mengembangkan masalah psikologis seperti harga diri rendah, kecemasan atau depresi. Implikasi dari penelitian ini adalah konseling Islam dapat membantu anak memperkuat ikatan emosional dengan nilai-nilai agama dalam kondisi pengasuhan tunggal. Selain itu, pendekatan konseling Islam juga dapat memberikan kerangka moral dan spiritual bagi orang tua tunggal dalam mendidik anak-anak mereka, membantu mereka mengatasi konflik internal dan menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman praktis dan teoritis. Konseling Islam dapat memberikan pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, etika, dan ajaran agama dalam proses psikologis.
From Syariah to Berkah: The Tradition of Ṣiḥḥaḥ Akad Nikah at Jam'iyyah Rifa'iyah Istifadah, Nur; Nurhadi, Agus
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol. 27 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.27.1.26194

Abstract

This article examines the ṣiḥḥaḥ of marriage, still practiced by the Rifa'iyah community. The implementation of ṣiḥḥaḥ begins with negotiations between families and religious leaders, the selection of guardians, and the appointment of marriage witnesses. In addition, the bride-to-be learns the sciences of marriage, the improvement of two sentences of shahada. This research uses an ethnographic approach, focusing on the Jema'ah and Kyai Rifa'iyah. Data were collected in the field through observations, interviews with relevant parties, including the kyai (Rifa'iyah religious leader) and congregations, and documentation. Data analysis is an interactive process, namely data reduction, data display, and data verification. The research shows that the practice of ṣiḥḥaḥ until now is one of the efforts to preserve Tradition in the Rifa'iyah congregation, and its meaning has undergone a shift - from syari'ah – the ratification of the previous marriage akad – to berkah – hoping for blessings from the kyai, especially Rifa'iyah.