Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Quiz Team Dalam Pembelajaran Matematika Lili Herlina; Aniswita Aniswita; Risnawita Risnawita; Tasnim Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.17243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar matematika siswa. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keaktifan belajar siswa dan untuk mengetahui hasil belajar matematika menggunakan model quiz team lebih baik daripada mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Sampel penelitian ini terdiri dari siswa kelas VIII SMP N 3 Tigo Nagari tahun pelajaran 2021/2022, dengan pemilihan sampel dilakukan secara acak. Kelas VIII.B menjadi kelompok eksperimen, sedangkan kelas VIII.C menjadi kelompok kontrol. Data keaktifan siswa diperoleh dari angket keaktifan dan hasil belajar diperoleh melalui tes akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Quiz Team mencapai 68,78%, dalam kategori aktif. Dan hasil belajar matematika siswa diolah menggunakan uji-t menghasilkan thitung= 4,837 dan ttabel = 1,68, karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima pada taraf nyata ? = 0,05 dan Analisis menggunakan perangkat lunak SPSS26 juga menunjukkan nilai Sig= 0,000, yang menunjukkan bahwa sig ? ? dengan ? = 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model Quiz Team lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP N 3 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Tahun Pelajaran 2021/2022. Kata Kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, Model Quiz Team
Kemampuan Literasi Matematika dalam Menyelesaikan Soal Pisa pada Siswa Kemampuan Tinggi Berdasarkan Gender Suci Febrianti; Tasnim Rahmat; Aniswita Aniswita; Haida Fitri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4607

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan ditemukan bahwa hasil belajar matematika siswa masih cenderung bermasalah, siswa memperoleh rata-rata nilai UH matematika dalam menyelesaikan masalah matematika sebesar 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika dalam menyelesaikan masalah. Soal PISA pada siswa berkemampuan tinggi berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat siswa berkemampuan tinggi yang dipilih secara purposive sampling. Dari tiga puluh siswa berkemampuan tinggi, dipilih dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan yang mempunyai rangking tertinggi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu dokumentasi soal PISA dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Triangulasi teknis dilakukan dengan dua teknik yaitu hasil lembar jawaban soal PISA dan hasil wawancara. Hasil penelitian kemampuan literasi matematis penyelesaian soal PISA siswa berkemampuan tinggi berdasarkan jenis kelamin yaitu siswa laki-laki mampu memenuhi indikator merumuskan, menggunakan dan menafsirkan soal PISA pada level 1, level 2, level 3, level 4 , dan level 5 namun ada beberapa yang kurang tepat. Siswa perempuan hanya mampu memenuhi indikator merumuskan, menerapkan dan menafsirkan pada soal PISA level 1, level 2 dan level 3 namun ada beberapa yang salah. Kata Kunci: Literasi, Matematika, PISA, Gender
Pengaruh Model Pembelajaran Predict, Observ, Explaining, Elaboration, Write And Evaluation Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Di Kelas XI IPS SMAN 1 X Koto Arini Khairunnisa; Aniswita Aniswita; M. Imamuddin; Tasnim Rahmat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4463

Abstract

Pemahaman konsep adalah dasar terpenting untuk menyelesaikan permasalahan Matematika. Namun, pemahaman konsep Matematika dikelas XI IPS SMAN 1 X Koto cenderung kurang maksimal. Masalah ini timbul sebab pemilihan model pembelajaran yang belum pas dan keyakinan bahwa matematika adalah subjek yang sulit dipahami. Maka dalam upaya mengoptimalkan kemampuan siswa dalam memahami konsep dibutuhkan model pembelajaran yang efektif yakni model pembelajaran Predict, Observe, Explanation, Elaboration, Write And Evaluation. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Predict, Observe, Explanation, Elaboration, Write And Evaluation terhadap pemahaman konsep matematika di kelas XI IPS SMAN 1 X Koto. Penelitian ini menggunakan rancangan Pra eksperimen yaitu “ The Static Group Comparison: Randomized Control- Group Only Design. Populasi pada penelitian merupakan siswa-siswi kelas XI IPS SMAN 1 X Koto. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data berupa soal tes dengan teknik analisis t-test. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis menggunakan t-test diperoleh thitung=5,83 , ttabel=0,063, sehingga thitung ≥ ttabel, Maka diperoleh keputusan h0 ditolak h1 diterima. Berdasarkan hasil analisis t-test dapat disimpulkan terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Predict, Observe, Explanation, Elaboration, Write And Evaluation terhadap pemahaman konsep matematika di kelas XI IPS SMAN 1 X Koto.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Matematika Di Kelas X SMKN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2023/2024 Puspita Dewi; M. Imamuddin; Tasnim Rahmat; Haida Fitri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5123

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran matematika, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya pemahaman terhadap kurikulum, keterbatasan sumber belajar, dan minimnya sarana dan prasarana. Selain itu, guru juga mengalami kesulitan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan konsep Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah tersebut dan upaya yang dilakukan oleh guru matematika kelas X di SMKN 2 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa peneliti dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran, memilih metode pengajaran, dan menentukan asesmen yang sesuai dengan konsep Kurikulum Merdeka. Untuk mengatasi hal ini, guru mengikuti pertemuan KKG, berkolaborasi dengan rekan, serta mengikuti pelatihan dan mencari informasi terkait implementasi kurikulum.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBl) terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMKN 3 Payakumbuh Yennita Yennita; Gema Hista Medika; Tasnim Rahmat; Nola Nari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa di kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memberi solusi dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X Busana 4. Pada kelas sampel diterapkan model Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi belajar matematika siswa yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Berdasarkan penelitian pada kelas sampel diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil diperoleh = 15,984972 dan pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh = 2,03224 sehingga . Artinya ditolak dan diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh
Deskripsi Motivasi Belajar Matematika Siswa di Kelas VIII SMPN 29 Padang Septia Tri Yolanda; Gema Hista Medika; Tasnim Rahmat; Pipi Firmanti
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5488

Abstract

The aim of this study is to describe the level of motivation to learn mathematics among Year 8 pupils at SMPN 29 Padang in the 2024/2025 academic year. This study employed a quantitative descriptive approach with a sample comprising all Year 8 students. Data collection was conducted through the distribution of a mathematics learning motivation questionnaire designed based on indicators of intrinsic and extrinsic motivation, supplemented by documentation as supporting data. The data obtained were analysed using descriptive analysis techniques, calculating the percentage for each motivation indicator to determine the category of students’ learning motivation levels. The results of the analysis indicate that students’ motivation to learn mathematics falls into the high category, with a percentage of 67.55%. The difference in percentages between the intrinsic and extrinsic motivation indicators was not particularly significant, indicating that the influence of internal and environmental factors on students’ learning motivation was relatively balanced. An increase in both types of motivation has the potential to drive mathematics learning motivation into a higher category, thereby having a positive impact on learning outcomes and students’ interest in mathematics learning.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Matematika Siswa Susi Andriani; Tasnim Rahmat; Haida Fitri; Gema Hista Medika
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6324

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar matematika siswa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Cooperative Script terhadap kemampuan berpikir kritis dan terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Cooperative Script terhadap motivasi belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen, dengan rancangan the static group comparison desain. Dari total populasi 5 kelas yang berjumlah 137 orang diambil sampel 2 kelas dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel yang diperoleh satu kelas dijadikan sebagai kelas eksperimen dan satu kelas dijadikan sebagai kelas kontrol. Pada kelas ekperimen dilaksanakan model pembelajaran Cooperative Script sedangkan pada kelas kontrol dilaksanakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian adalah tes kemampuan berpikir kritis dan angket motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada tes kemampuan berpikir kritis siswa adalah uji w dan angket motivasi belajar matematika siswa adalah uji t. dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Script memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan berdasarkan hasil analisis data angket motivasi belajar matematika siswa dihitung menggunakan uji t dengan nilai thitung = 4,9027 dan ttabel = 2,006, maka thitung > ttabel pada taraf nyata α = 0,05 yang berarti tolak H0 dan terima H1, sedangkan menggunakan Sofware SPSS diperoleh sig. 0,002 <taraf nyata α = 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Script memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa.
Perancangan Media Belajar Mandiri Berbasis Canva Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Siswa Sma N 1 Matur Ahmad Zulkarnain Nasution; Hari Antoni Musril; Sarwo Derta; Tasnim Rahmat
Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Vol. 4 No. 1 (2025): Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/intellect.v4i1.1400

Abstract

This research was motivated by the use of learning media that has not yet supported the learning process of Islamic Religious Education at SMA N 1 Matur. Based on interviews conducted by the author with teachers and students, it was found that the learning media used in Islamic Religious Education consisted of printed books, blackboards, and the teaching method was mostly lecture-based. The use of computer technology in education not only facilitates the learning process but also opens up new opportunities for innovation and more interactive self-directed learning. By using digital platforms such as Canva in the development of learning media, teachers can present materials in a more engaging and easily understood manner for students. Based on the results of observations and interviews with Islamic Religious Education (PAI) teachers at SMA N 1 Matur, it was found that the use of digital learning media is still limited and predominantly relies on lecture methods and textbooks. This condition causes students to be less active in the learning process and less motivated to study independently. This study uses the Research and Development (R&D) model with the Hannafin and Peck approach, which consists of three stages: needs analysis, design, and implementation. The developed product was tested for its validity, practicality, and effectiveness. The validity test results showed that the developed media fell into the "very valid" category with a score of 0,948. The practicality test obtained a high score of 0.97, and the effectiveness test also showed a high result with a score of 0.73. Therefore, the Canva-based self-learning media in the Islamic Religious Education subject is declared valid, practical, and effective for use in the learning process of students at SMA N 1 Matur, and it can encourage students to learn actively and independently. Abstrak Penelitian ini berangkat dari permasalahan penggunaan media pembelajaran yang belum optimal dalam mendukung proses belajar Pendidikan Agama Islam di SMA N 1 Matur. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan siswa, diketahui bahwa media yang digunakan masih terbatas pada buku cetak, papan tulis, serta metode ceramah sebagai pendekatan utama. Padahal, pemanfaatan teknologi komputer dalam dunia pendidikan tidak hanya mempermudah jalannya pembelajaran, tetapi juga memberikan peluang besar untuk menghadirkan inovasi dan menciptakan pembelajaran mandiri yang lebih interaktif. Melalui pemanfaatan platform digital seperti Canva, guru berkesempatan menyajikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Hasil observasi dan wawancara peneliti dengan guru PAI menunjukkan bahwa penggunaan media digital masih minim dan dominan menggunakan metode ceramah serta buku paket, sehingga membuat siswa kurang aktif serta tidak terlalu termotivasi untuk belajar mandiri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan Hannafin dan Peck yang mencakup tiga tahapan, yaitu analisis kebutuhan, desain, dan implementasi. Produk media yang dikembangkan kemudian diuji melalui uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa media yang dihasilkan termasuk kategori sangat valid dengan skor 0,948. Pada uji praktikalitas diperoleh nilai tinggi sebesar 0,97, sedangkan uji efektivitas memberikan hasil tinggi dengan skor 0,73. "Dengan demikian, media pembelajaran mandiri berbasis Canva pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini dinyatakan valid, praktis, serta efektif untuk digunakan dalam proses belajar siswa SMA N 1 Matur, sekaligus mampu mendorong mereka agar lebih aktif dan mandiri dalam belajar. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur mengenai pengembangan media pembelajaran digital pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, memberikan alternatif solusi praktis bagi guru dalam menciptakan pembelajaran interaktif, serta dapat dijadikan acuan bagi penelitian selanjutnya dalam pengembangan media pembelajaran inovatif.
DESIGN OF A DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SIMULATING THE DETERMINATION OF DATUAK SUKU SIKUMBANG NAGARI PANINJAUAN IN THE IMPLEMENTATION OF THE MINANGKABAU NATURAL CULTURE COURSE Layla Avrilia; Sarwo Derta; Hari Antoni Musril; Tasnim Rahmat
Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika Vol 19 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/eyc7vp87

Abstract

Tradisi Minangkabau dalam menentukan datuak sebagai pemimpin adat umumnya dilaksanakan melalui forum musyawarah dengan memperhitungkan aspek adat, agama, kepemimpinan, dan sosial. Meski demikian, pemahaman mahasiswa di mata kuliah Budaya Alam Minangkabau terkait proses tersebut masih bersifat konseptual dan sulit diaplikasikan. Oleh sebab itu, penelitian ini disusun guna merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai sarana simulasi pemilihan datuak yang lebih sistematis serta objektif. Proses pengembangannya menerapkan model Incremental melalui tahapan Communication, Planning, Modelling, Construction, dan Deployment. Pembuatan sistem memanfaatkan bahasa pemrograman PHP 8 dengan framework CodeIgniter 4, basis data MySQL, dan Bootstrap. Uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas dikerjakan dengan melibatkan dosen dan datuak. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh validitas sebesar 0,87 (valid), praktikalitas 0,78 (praktis), dan efektivitas 0,88 (sangat efektif). Dengan demikian, sistem yang dihasilkan dinyatakan layak dijadikan media pembelajaran interaktif sekaligus instrumen pendukung pengambilan keputusan adat dalam kebudayaan Minangkabau.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA Tengku Tiara Insan Ramadhani; Tasnim Rahmat
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17998

Abstract

The low levels of students' motivation and learning activities in mathematics have contributed to suboptimal learning outcomes. One effort to address this problem is the implementation of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model, which encourages students to think independently, discuss with a partner, and share the results of their discussion, thereby increasing student engagement in the learning process. This study aimed to determine the effect of the Think Pair Share (TPS)cooperative learning model on students' mathematics learning motivation and learning activities. This study employed a pre-experimental method using a One Group Pretest–Posttest Design. The sample consisted of 29 students from class XI TPM 1, selected using the simple random sampling technique. Data were collected through mathematics learning motivation and learning activity questionnaires based on a Likert scale that had met the validity and reliability requirements. The data were analyzed using normality, homogeneity, and paired sample t-test analyses. The results showed that the mean score of learning motivation increased from 124.45 on the pretest to 150.07 on the posttest, while the mean score of learning activities increased from 136.97 to 152.48. The hypothesis testing indicated that learning motivation obtained a t-value of 12.4045 with a significance value of 0.000 (< 0.05), while learning activities obtained a t-value of 11.8632 with a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a statistically significant effect. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model has a significant effect on improving students' mathematics learning motivation and learning activities