Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDAPATAN TRANSFER DESA DAN BELANJA MODAL TERHADAP PDRB SERTA DAMPAKNYA PADA ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN MINAHASA Ondang, Joike Ishak; Masinambow, Vecky A.J.; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 1 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.34245.22.1.2021

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan transfer desa dan belanja modal terhadap PDRB di Kabupaten Minahasa serta dampaknya terhadap kemiskinan. Belanja modal atau pengeluaran pemerintah daerah dapat meningkatkan PDRB sedangkan dana transfer desa akan mampu meningkatan pendapatan masyarakat desa sekaligus mampu menurunkan angka kemiskinan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder sedangkan alat analisis adalah analisis jalur. Menurut Webley (1997) mengatakan analisis jalur merupakan pengembangan langsung bentuk regresi berganda dengan tujuan memberikan estimasi tingkat kepentingan (Magnitude) dan signifikansi (significance)  hubungan sebab akibat hipotetikal dalam seperangkat variabel (Sugiono, 2012:1). Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya analisis jalur merupakan kepanjangan dari regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan transfer desa berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap PDRB sedangkan belanja modal berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap PDRB di Kabupaten Minahasa. Secara keseluruhan atau simultan, Pendapatan transfer desa  dan Belanja Modal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai PDRB.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan transfer desa berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap kemiskinan sedangkan belanja modal berpengaruh positif tidak signifikan secara statistik terhadap kemiskinan dan PDRB berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa.  Secara keseluruhan, ketiga variabel Pendapatan Transfer desa, Belanja Modal, dan PDRB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kemiskinan. Kata Kunci : PDRB, Pendapatan Transfer, Belanja Modal dan Kemiskinan ABSTRACTPoverty is a condition of economic inability to meet the average standard of living of the people in an area. This condition of inability is indicated by the low ability of income to meet basic needs in the form of food, clothing and shelter. This low income ability will also result in a reduced ability to meet average living standards such as public health standards and education standards. The problem of poverty also occurs in Minahasa District, where the local government with the available resources is trying to reduce the poverty rate through poverty reduction policies and programs. For this reason, the purpose of this study is to see whether the transfer income and capital expenditure have an effect on GRDP and its impact on poverty in Minahasa Regency.  The results showed that transfer income has a positive and statistically significant effect on GRDP, while capital expenditure has a negative but not statistically significant effect on GRDP in Minahasa Regency. Overall or simultaneously, village transfer income and capital expenditure have a significant effect on the value of GRDP. The results showed that village transfer income had a negative but not statistically significant effect on poverty, while capital expenditure had a positive and insignificant effect on poverty and GRDP had a negative but statistically insignificant effect on poverty in Minahasa District. Overall, the three variables of Village Transfer Income, Capital Expenditure, and GRDP have a significant effect on poverty.  Keyword : GRDP, Transfer Income, Capital Expenditures and Poverty
ANALISIS DANA TRANSFER PUSAT TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH (Kasus Kota Manado, Bitung, Tomohon dan Kotamobagu) Tilaar, Seisi Steven; Masinambow, Vecky A.J.; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 1 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.34525.22.1.2021

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat bagaimana pengaruh dana transfer pusat terhadap belanja pemerintah daerah di kota-kota di Provinsi Sulawesi Utara. Dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi. Data yang digunakan data sekunder dimana data yang diambil dari Badan Pusat Statistik Provisi Sulawesi Utara Tahun 2014-2018. Alat analisis yang digunakan ialah eviews 8. Hasil penelitian menunjukan bahwa dana alokasi umum berpengaruh negative dan signifikan terhadap belanja modal, dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal dan dana bagi hasil berpengaruh negatif  akan tetapi tidak signifikan terhadap belanja modal di Provinsi Sulawesi Utara.Kata Kunci : DAU, DAK, DBH dan  Belanja Modal  ABSTRACTThe purpose of this study is to see how the influence of central transfer funds on local government spending in cities in North Sulawesi Province. The analytical method used is regression analysis. The data used is secondary data where the data is taken from the Central Bureau of Statistics for North Sulawesi Province 2014-2018. The analytical tool used is eviews 8. The results show that general allocation funds have a negative and significant effect on capital expenditures, special allocation funds have a positive and significant effect on capital expenditures and profit sharing funds have a negative but not significant effect on capital expenditures in North Sulawesi Province.  Keywords: DAU, DAK, DBH and Capital Expenditure
PENGARUH PROMOSI TEMPAT WISATA DAN KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR OBJEK WISATA (Studi Kasus Pada Masyarakat Sekitar Objek Wisata Pantai Batu Buaya Di Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo) Tolinggi, Mohamad Yasir; Engka, Daisy S.M.; Rorong, Ita Pingkan F.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 3 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pariwisata tentunya perlu adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat serta pihak-pihak terkait untuk memperkenalkan pada wisatawan local maupun wisatawan manca negara mengenai potensi yang dimiliki daerah sihingga dapat menarik minat kunjungan dan membawa dampak terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar objek wisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder berupa jumlah kunjungan wisatawan selama 10 tahun dan teknik wawancara dengan mengumpulkan jawaban responden dan dihitung menggunakan skala likert, pada penelitian ini jumlah responden yang diambil sebagai sampel penelitian berjumlah 10 orang yang masing-masing berdomisili di objek wisata tempat penelitian. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis (Multiple linear regression).Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis Regresi liniear berganda menunjukkan bahwa hubungan parsial variable promosi tempat wisata terhadap kesejahteraan masyarakat dan variable kunjungan wisatawan terhadap kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan yang positif namun tidak memiliki sifat yang signifikan, begitupun jika dilihat dari hasil analisis bahwa variable promosi tempat wisata dan kunjungan wisatawan secara bersama-sama (simultan) memiliki hubungan yang positif namun tidak memiliki sifat yang signifikan hal ini dibuktikan dengan bertambahnya indicator promosi tempat wisata dan bertambahnya kunjungan wisatawan ke objek wisata pantai batu buaya akan membawa dampak positif pada kesejahteraan masyarakat
PENGARUH DANA BAGI HASIL DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA MANADO Senduk, Franklien; Engka, Daisy S.M.; Kawung, George M.V
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32789.20.2.2019

Abstract

ABSTRAK Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban Daerah yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Daerah. Semangat desentralisasi yang melimpahkan kewenangan pengelolaan keuangan kepada pemerintah daerah,  khususnya tingkat kota atau kabupaten membuat daerah mencari cara mendapatkan pendapatan daerah yang sah untuk mendukung program pembangunan dalam bentuk Infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di tengah gencarnya program pembangunan perekonomian di berbagai sektor, sehingga berimplikasi kepada pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak luas pada penambahan pendapatan masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat secara positif . Perangkat Daerah yang terkait di dalam proses penerimaan daerah di pacu untuk meningkatkan peluang penerimaan daerah dari semua sektor pendapatan daerah. dengan paradigma pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang harus diimplementasikan oleh pemerintah daerah. Fakta empiris (empirical evidents) menunjukkan penerapan otonomi  daerah  memberi keleluasaan kepada daerah untuk  mendapatkan sumber sumber pendapatan yang sah seperti pajak dalam bentuk Dana Bagi Hasil baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan retribusi daerah dengan luasnya kewenangan pemerintah daerah. Kata kunci : Dana Bagi Hasil, Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi                                                                       ABSTRACT                                                               Regional Finance is all Regional rights and obligations that can be valued with money and everything in the form of money and goods related to the implementation of the rights and obligations of the Region. The spirit of decentralization that delegated financial management authority to local governments, especially at the city or district level, made the regions look for ways to obtain legitimate regional revenues to support development programs in the form of infrastructure to improve community welfare amid the intense economic development programs in various sectors, thus implicating development sustainable and have a broad impact on increasing community income so that economic growth increases positively. Regional Apparatus that is related to the process of regional revenue is encouraged to increase the opportunities for regional revenues from all regional income sectors. with a sustainable development paradigm that must be implemented by the regional government. Empirical evidence shows the application of regional autonomy which gives freedom to the regions to obtain legitimate sources of income such as taxes in the form of Revenue Sharing Funds from both the Central and Provincial Governments and regional retributions with the broad authority of the regional government. Keywords: Revenue Sharing Funds, Infrastructure and Economic Growth
PENGARUH ANGGARAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI KOTA BITUNG Japar, Japar; Kumenaung, Anderson Guntur; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 1 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32778.20.1.2019

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anggaran dana bantuan operasional sekolah terhadap produktivitas tenaga kerja di Kota Bitung dan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja dan dana bantuan operasional sekolah di Kota Bitung. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara akan digunakan untuk mencari data kualitatif yang berkaitan dengan upaya peningkatan alokasi dana Bos. Wawancara (inteview) dilakukan dengan beberapa pihak Tim Bos Sekolah Menengah pertama Negeri di kota Bitung.  Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan EViews 8. Dalam penelitian ini meliputi Uji normalitas, Uji Heteroskedasitas, Uji Autokorelasi. Uji Multikolinearitas dan analisis regresi liner berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Berdasarkan analisis regresi linear berganda diperoleh model persamaan yaitu : Produktifitas Tenaga Kerja = 9,068 + 0,104 Dana BOS. Berdasarkan persamaan regresi menunjukkan bahwa variabel X1 (Dana BOS) mempunyai koefisien regresi positif dengan penyerapan tenaga kerja b1 = 0.104424 bertanda positif sebesar 0.104424 artinya menunjukkan apabila setiap kenaikan 1% Dana BOS, maka penyerapan tenaga kerja akan mengalami kenaikan sebesar 0.104424. Hasil penelitian koefisien regresi bernilai positif berarti terjadi hubungan positif antara Dana BOS dengan  penyerapan tenaga kerja. Kata kunci: dana bantuan operasional sekolah, produktivitas tenaga kerja ABSTRACTThis study aims to determine the effect of the school operational assistance budget on labor productivity in Bitung City and to find out the characteristics of the workforce and school operational assistance funds in Bitung City.Data collection carried out through the interview method will be used to look for qualitative data relating to efforts to increase Bos's fund allocation. Interviews were conducted with several parties from the State Junior High School Boss Team in the city of Bitung.Data analysis in this study uses the help of EViews 8. In this study include normality test, heteroscedacity test, autocorrelation test. Multicollinearity test and multiple linear regression analysis, to test and prove the research hypothesis.Based on multiple linear regression analysis, the equation model is obtained: Labor Productivity = 9.068 + 0.104 BOS Funds. Based on the regression equation shows that variable X1 (BOS Fund) has a positive regression coefficient with absorption of labor b1 = 0.104424 which is positive at 0.104424 meaning that if every 1% increase in BOS Funds, then employment will increase by 0.104424.The results of the study of the regression coefficient are positive means that there is a positive relationship between BOS Funds and employment. Keywords: school operational assistance funds, labor productivity
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SULAWESI UTARA Watulingas, Christofel Alvonsus Supit; Kindangen, Paulus; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 3 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32745.19.3.2018

Abstract

ABSTRAKSulawesi Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia. Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Sulawesi Utara berusaha untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui  sumber-sumber PAD nya yaitu pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah yang diharapkan dan diupayakan dapat menjadi penyangga dalam membiayai kegiatan pembangunan daerahnya.  Terdapat kaitan erat antara penerimaan daerah, pembangunan ekonomi dan  kesejahteraan masyarakat. Dimana semakin tinggi penerimaan yang diterima daerah maka semakin tinggi peluang untuk membangun perekonomian daerah dan mensejahterakan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pajak daerah, retribusi daerah dan hasil kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda.  Hasil penelitian menunujukan bahwa pajak daerah berpengaruh positif sangat signifikan  terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Retribusi berpengaruh negatif signifikan  terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi utara. Pengelolaan kekayaan daerah yang sah berpengaruh positif tidak signifikan  terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci     : Pajak Daerah, Retribusi, Pengelolaan Kekayaan yang sah dan Pertumbuhan Ekonomi  ABSTRACTNorth Sulawesi is one of the provinces in Indonesia. In order to improve the welfare of the community, the North Sulawesi government seeks to increase local revenues through its PAD sources of taxes, user charges, separated wealth management results and other legitimate PAD that is expected and sought to be a buffer in financing its regional development activities . There is a strong link between local revenue, economic development and community welfare. Where the higher acceptance received area then the higher the opportunity to build the regional economy and prosper the community. The objective of this research is to know the influence of local tax, regional retribution and the result of regional wealth which separated to economic growth in North Sulawesi Province. The analysis technique used is multiple regression. The research result that the local tax menunujukan very significant positive effect on economic growth in the province of North Sulawesi. Levies have a significant negative effect on economic growth in the province of North Sulawesi. The legitimate management of local wealth positively insignificant effect on economic growth in North Sulawesi Province. Keywords: Local Taxes, Levies, Legal Wealth Management and Economic Growth
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA KOTA-KOTA YANG ADA DI PROVINSI SULAWESI UTARA Liow, Meilany S.D.; Kindangen, Paulus; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 3 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32795.20.3.2019

Abstract

ABSTRAK Kinerja pengelolaan keuangan sendiri tak bisa lepas dari cara pengelolaan keuangan itu sendiri, pengelolaan keuangan yang baik tentu akan dapat memaksimalkan kemampuan keuangan yang dimiliki untuk melaksanakan program-program maupun permasalahan yang menjadi prioritas pemerintah daerah masing-masing. Tentu dalam mengelola keuangan daerah yang dimiliki diperlukan tenaga-tenaga profesional dalam bentuk sumber daya manusia yang unggul dan mumpuni serta sistem informasi yang baik, untuk menciptakan kemampuan pengelolaan yang dapat diandalkan. Tentu dalam melaksanakan pengelolaan keuangan yang profesional serta menciptakan kinerja keuangan yang baik maka juga diperlukan pengendalian internal didalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi perangkat daerah dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh pengelolaan keuangan yang diukur dengan rasio efektifitas dan efisiensi terhadap kinerja keuangan pada kota-kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian asosiatif dengan Teknik analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang diukur dengan Rasio Efektifitas dan Efisiensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, pengelolaan keuangan yang diukur dengan Rasio Efektifitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja keuangan dan pengelolaan keuangan yang diukur dengan Rasio Efisiensi berpengaruh potitif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Kata kunci: pengelolaan keuangan, efektifitas, efisiensi, kinerja keuangan ABSTRACT Financial management performance itself cannot be separated from the way of financial management itself, good financial management will certainly be able to maximize the financial capacity that is owned to implement programs and problems that are the priority of each local government. Of course, in managing regional finance, it is needed professional staff in the form of superior and capable human resources and a good information system, to create reliable management capabilities. Of course, in carrying out professional financial management and creating good financial performance, internal control is also needed in dealing with various problems faced by regional officials in carrying out their respective duties. The purpose of this study is to determine the effect of financial management as measured by the ratio of effectiveness and efficiency to financial performance in cities in North Sulawesi Province. This type of research is an associative type of research with multiple linear regression data analysis techniques. The results showed that financial management measured by Effectiveness and Efficiency Ratios simultaneously had a significant effect on financial performance, financial management as measured by the Effectiveness Ratio had a positive but not significant effect on financial performance and financial management as measured by Efficiency Ratios had a positive and significant effect on performance finance. Keywords: financial management, effectiveness, efficiency, financial performance
ANALISIS PENGARUH INFLASI BELANJA PEMERINTAH TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN KOTA MANADO Sangkaen, Denny; Masinambow, Vecky A.J.; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 2 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32724.19.2.2018

Abstract

ABSTRAK Kota Manado merupakan ibukota dari Provinsi Sulawesi Utara yang jumlah penduduknya terbesar yang berjumlah  427.906  jiwa  dari jumlah penduduk Sulwesi Utara berjumlah 2.436.921 jiwa pada tahun 2016 (merurut BPS SULUT). Sebagai Kota yang berkembang, Kota Manado memiliki dinamika pembangunan yang dinamis. Masalah kemiskinan di perkotaan khususnya Kota Manado merupakan salah satu masalah sosial yang di hadapi hingga kini oleh pemerintah namun sulit untuk terpecahkan bahkan nyaris mustahil dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu-dua atau bahkan dalam masa kepemimpinan pemerintah lima tahun anggaran. Kemiskinan bukanlah hanya persoalan kurangnya penghasilan yang diperoleh keluarga miskin akan tetapi banyak kasus kemiskinan juga berkaitan erat dengan persoalan kerentanan, kerawanan pangan, dan ketidakberdayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi  dan belanja pemerintah terhadap kemiskinan di Kota Manado. Untuk menganalisis pengaruh inflasi dan belanja pemerintah terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Kota Manado. Untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Manado. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis jalur (Path Analsys). Hasil yang didapat inflasi dan belanja pemerintah berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan secara statistik  terhadap pertumbuhan ekonomi. inflasi dan belanja pemerintah berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan secara statistik  terhadap kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif akan tetapi tidak signifikan secara statistik  terhadap kemiskinan. Kata Kunci      : Inflasi, Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ABSTRACT Manado City is the capital of North Sulawesi Province with the largest population of 427,906 people from North Sulawesi with 2,436,921 inhabitants by 2016 (SUMSTITED BPS SULUT). As a thriving city, Manado City has dynamic dynamics of development. The problem of urban poverty, especially Manado City, is one of the social problems faced up to now by the government but is difficult to solve and is almost impossible to complete in just one or two years or even within the five-year government's leadership period. Poverty is not just a lack of income for poor families but many cases of poverty are also closely related to issues of vulnerability, food insecurity, and powerlessness. The purpose of this study was to analyze the effect of inflation and government spending on poverty in Manado City. To analyze the effect of inflation and government spending on poverty through economic growth in Manado City. To analyze the effect of economic growth on poverty in Manado City. The analysis technique is path analysis (Path Analsys). The inflation and government expenditure outcomes have a negative but not statistically significant effect on economic growth. inflation and government spending have a negative but not statistically significant effect on poverty. Economic growth has a positive but not statistically significant effect on poverty. Keywords: Inflation, Government Expenditure, Economic Growth and Poverty
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI SALAK DI DESA PANGU KECAMATAN RATAHAN TIMUR Sengkey, Onie Olke; Koleangan, Rosalina A.M; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 2 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32824.21.2.2020

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga, modal, pengaruh luas lahan dan pengaruh pendidikan terhadap pendapatan usaha petani salak di Kecamatan Ratahan Timur.Harga adalah satu-satunya elemen yang menghasilkan pendapatan semua elemen lainnya yang hanya mewakili harga. Secara teoritis harga berpengaruh terhadap pendapatan., Modal berpengaruh terhadap tingkat produksi yang dihasilkan, dan luas lahan berpengaruh terhadap produktifitas yang dihasilkan, serta tingkat pendidikan yang tinggi akan memberikan pendapatan yang tinggi pula.Metode analisis yang di gunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan data primer yang di peroleh dari tanya jawab dengan petani yang meliputi data tentang harga, modal, luas lahan, pendidikan petani serta pendapatan yang di terima satu kali musim panen, kepada petani salak sebanyak 50 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa harga berpengaruh terhadap pendapatan, modal berpengaruh terhadap pendapatan, luas lahan berpengaruh terhadap pendapatan dan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap pendapatan usaha tani salak di Kecamatan Ratahan Timur.Jika pendapatan meningkat maka tingkat kesejahteraan petani salak juga mengalami peningkatan yang didukung oleh kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pendapatan petani salak lewat cara pengemasan produk yang lebih menarik bagi pembeli. Kata Kunci :         Harga, Modal, Luas Lahan, Pendidikan, Pendapatan Usaha Tani Salak. ABSTRACT               The purpose of this study was to analyze the effect of price, capital, the effect of land area and the effect of education on the business income of salak farmers in East Ratahan District.Price is the only income generating element all the other elements represent only price. Theoretically, prices affect income, capital affects the level of production produced, and land area affects the resulting productivity, and high levels of education will also provide high income.The analytical method used is multiple regression analysis using primary data obtained from questions and answers with farmers which includes data on prices, capital, land area, farmer education and income received once the harvest season, to 50 salak farmers. .The results showed that the price had an effect on income, capital had an effect on income, land area had an effect on income and the level of education had an effect on salak farming income in Ratahan Timur District.If the income increases, the welfare level of salak farmers will also increase, which is supported by local government policies to support the income of salak farmers by packaging the product that is more attractive to buyers. Keywords: Price, Capital, Land Size, Education, Salak Farmers' Business Income.
PENGARUH ANGKATAN KERJA BEKERJA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENGANGGURAN DI SULAWESI UTARA David, Yunita Bella; Engka, Daisy S.M.; Sumual, Jacline I.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.349 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.24276

Abstract

Abstrak: Pengangguran merupakan suatu fenomena permasalahan yang pada umumnya terjadi di Negara berkembang seperti Indonesia. Masalah pengangguran dalam hal ini adalah keadaan pemenuhan hak atas kesejahteraan dan pekerjaan yang belum terpenuhi. Tingginya angka pengangguran dapat membawa bangsa berada pada kehancuran yang sulit dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh angkatan kerja bekerja dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada tahun 2003-2017. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews8. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel angkatan kerja bekerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Variabel jumlah penduduk berpengaruh negative dan signifikan terhadap pengangguran. Sebagai upaya mengurangi tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara maka pemerintah menambah pengeluarannya untuk program program yang berguna dalam perluasan lapangan kerja seperti mendorong pengembangan kegiatan dan sektor ekonomi yang menyerap tenaga kerja relatif tinggi, seperti industri manufaktur, perdagangan, dan jasa.Kata Kunci: angkatan kerja bekerja, jumlah penduduk, pengangguran
Co-Authors Anderson G. Kumenaung, Anderson G. Anderson Guntur Kumenaung Andilan, Jakline Arina, Meylani M. Asnawi, Ratnajati Bintang, Andika Presley Botutihe, Sjahron Djamiat David P.E. Saerang David, Yunita Bella Debby Christina Rotinsulu Djodjobo, Kesya Elvionora Een N. Walewangko, Een N. George M.V. Kawung, George M.V. Hadji Ali, Syadzali Irawaty Masloman Japar, Japar JSumual, Jacline I. KAWUNG, GEORGE M.V Keintjem, Noldy Kolanus, Livia Tinneke Olly Koleangan, Rosalina A.M Kolibu, Meinny - Kumpangpune, Noni LENGKONG, NADYA LANI Liow, Meilany S.D Liow, Meilany S.D. Lumy, Denny G. Lumy, Denny George Madji, Sadan Mamengko, Meriska Manoppo, Juergen J.E. Manua, Liseptiani S. Masikome, Melkiur Johanis Masinambow, Vecky A.J. Mokorimban, Edwin Y. Mokorowu, Lian Arke Mokosolang, Detje Mumu, Nifel Elvis Nofianti L. Halim, Nofianti L. Ondang, Joike Ishak Pandelaki, Jeiny Ribka Pangemanan, Fecky M. Paulus Kindangen Paulus, Dewi Irma Septiyani Polohoon, Imelda Winny Pribadiansya, Mirza C. Ratag, Wieske Anneleen Rompas, Wensy F.I Rorong, Ita Pingkan F. Rorong, Ita Pingkan Fasnie Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. Rumate, Vekie A. Rumate, Vekie Adolf Sangkaen, Denny Sangkaen, Denny D. Senduk, Franklien Sengkey, Onie Olke Siahaan, Tulus GP Silitonga, Vitri Alfrida Sonya Josefian Lasut, Sonya Josefian Sumolang, Zisca Veybe Sumual, Jacline I. Tilaar, Seisi Steven Tiwang, Jessy V. Tolinggi, Mohamad Yasir Toloh, Ronald Roosevelt Tolosang, Krest D. Tri Oldy Rotinsulu Tumangkeng, Steeva Y.L TUMBEL, STELMA D.A. Tumbel, Stelma Diane Anita Watulingas, Christofel A.S. Watulingas, Christofel Alvonsus Supit Wowiling, Fhilne Lisa