Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa melalui Model Pembelajaran Pencapaian Konsep Elsi Alvionisef; M. Imamuddin; Rusdi Rusdi; Haida Fitri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX yaitu rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Hal ini diketahui dari observasi dan wawancara yang telah dilakukan. Pemahaman konsep matematika merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan suatu model untuk meningkatkan kemanpuan pemahaman konsep matematika siswa dalam permasalahan ini peneliti menggunakan model pembelajaran Pencapaian Kosnep. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kemanpuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pemebelajaran pencapaian kosep lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional di kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, yang terdiri dari kelas XII IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPS 1 sebagai kelas kontrol. Hasiil penelitian berdasarkan analisis tes diperoleh diperoleh t_hitung=1,882 lebih besar dari t_tabel=1,68 dan nilai P_value = 0,034 lebih kecil dari taraf nyata α=0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_1 diterima. Kesimpulannya kemanpuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pemebelajaran pencapaian kosep lebih baik dari pada model pemebelajaran konvensional di kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX Tahun Pelajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) terhadap Hasil Belajar Matematika Nadila Febrianti; Rusdi Rusdi; Ulva Rahmi; Tasnim Rahma
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.7655

Abstract

The poor performance of eighth grade mathematics students of SMP Negeri 4 Bukittinggi became the driving force of this study.  Continued reliance on traditional teacher-centered forms of education is a major contributor.  The purpose of this study was to determine whether the paradigm of cooperative learning Multy Reprecentacy (DMR) can help students learn mathematics better.  Using a static group comparison design, the study was a preparation for the experiment.  Students from two randomly selected classes-Class VIII D as the experimental group and Class VIII F as the control group-formed the study sample.  An educational assessment tool in the form of a test designed to measure learning outcomes.  Minitab and T-test were used to analyze the data.  According to the findings, the value of thitung= 2.34 is more than ttabel=1.67 and the value of k= 0.012 is less than 0.05.  DMR-type cooperative learning models have a major impact on student math achievement.  Compared to more traditional learning models, DMR models provide better results.
GENDER BASED PERCEPTION ON UNDERSTANDING MATHEMATICS CONCEPT BY USING PBL Muhammad Imamuddin; Isnaniah Isnaniah; Rusdi Rusdi; Peri Pedinal
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 3 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisme.v3i1.1061

Abstract

Bagi siswa, untuk memahmi suatu konsep dalam pembelajaran matematika bukanlah suatu hal yang mudah karena pemahaman terhadap suatu konsep matematika dilakukan secara individual dan tidak tebang pilih antara laki-laki dan perempuan (gender). Oleh karena tu, pembelajaran di kelas-kelas matematika harus dikelola dengan baik oleh guru. Pengelolan pembelajaran yang baik di kelas-kelas matematika, akan memantapkan siswa laki-laki ataupun siswa perempuan dalam memahami konsep-konsep matematika. Dengan demikian penerapkan pembelajaran yang tepat oleh guru, dapat memaksimalkan pemahaman konsep matematika siswa dan akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau berdasarkan gender setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: pemahaman konsep matematika empat orang siswa laki-laki berkriteria sangat baik, empat orang siswa berkriteria baik dan dua orang siswa berkriteria pemahaman konsep matematika cukup baik. Sedangkan pemahaman konsep matematika siswa perempuan adalah dua siswa mendapatkan kriteria sangat baik, lima orang siswaberkriteria baik dan lima orang berkriteria cukup baik. Dengan menggunakan uji – t  pada selang kepercayaan 95% diperoleh thitung = 1.770  dan ttabel = 1.72. Dengan demikian dapat disimpulkan konsep matematika siswa laki-laki lebih baik daripada siswa perempuan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII SMP.