Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Orang Tua dalam Pembuatan Media Belajar Matematika di Kelurahan Sungai Pinang Luar Kota Samarinda Ikmawati Ikmawati; Auliaul Fitrah Samsuddin; Siti Najmiah; Dwi Rizki Ramadhan; Rusdiana Rusdiana; Zainuddin Untu; Achmad Muhtadin; Petrus Fendiyanto; Nanda Arista Rizki; Kurniawan Kurniawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6384

Abstract

Pembelajaran matematika untuk anak usia dini harus merupakan proses yang menyenangkan. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran yang membuat pembelajaran anak bermakna namun tetap menyenangkan. Tujuan pengabdian ini adalah mendampingi orang tua khususnya ibu membuat media pembelajaran matematika sederhana. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2022. Peserta pengabdian ini terdiri dari 20 ibu rumah tangga sekaligus anggota PKK di kelurahan Sungai Pinang Luar. Metode yang digunakan adalah presentasi serta pendampingan praktik pembuatan media belajar. Hasil yang diperoleh adalah para peserta pelatihan mampu membuat media belajar matematika sederhana yang bahan-bahannya mudah ditemukan. Setelah penelitian ini diharapkan para orang tua lebih termotivasi dalam mendampingi pembelajaran matematika anak di rumah.Mathematics learning, especially for preschool children, should be a fun process. Therefore, what is needed is a learning media which promotes fun and, at the same time, meaningful learning. The current community service aims to guide parents, especially mothers, to make simple learning media. The participants comprised 20 women and members of the Family Welfare Movement (PKK) in Sungai Pinang Luar Sub-district. Presentation and practice are methods employed in this community service. The Renault showed that participants could use attainable material to make simple mathematics learning media. It is expected that after this activity, parents become more engaged in supporting their children's mathematics learning.
Implikasi Teori Belajar Konstruktivisme pada Pembelajaran Matematika Andi Asrafiani Arafah; Sukriadi Sukriadi; Auliaul Fitrah Samsuddin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i2.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran teori belajar konstruktivisme secara rinci terkhusus untuk pelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji beberapa sumber literatur yang relevan terkait teori belajar konstruktivisme. Hasil dari penelitian ini bahwa teori belajar konstruktivisme sangat berpengaruh terhadap proses belajar yang terjadi di kelas. Dimana yang awalnya pembelajaran ini berpusat ke guru tapi dengan konstruktivisme berpusat ke siswa. Begitupun untuk konsep pembelajaran matematika, siswa harus dibiasakan untuk berusaha dan mencari pengalaman mereka sendiri yang berhubungan dengan matematika. Oleh karena itu ketika siswa dapat menemukan pengetahuan baru atas usaha mereka sendiri maka mereka akan sulit untuk melupakan pengetahuan tersebut. Dan ketika mereka lupa, mereka akan cepat mengingatnya kembali.
Kecemasan Matematika Siswa Ditinjau Dari Hasil Belajar Danu Nugroho; Zainuddin Untu; Auliaul Fitrah Samsuddin
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Derivat (April 2023)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jderivat.v10i1.4540

Abstract

Abstract Mathematics is a subject that is quite difficult for students. Many students feel anxious when faced with math problems. The purpose of this study was to determine the level of math anxiety possessed by students based on their learning outcomes. This research is a descriptive qualitative research with 62 junior high school students representing each category of anxiety as subjects. Data collection techniques in this study include observation, questionnaires, interviews, and tests. The results of the study show that the math anxiety experienced by students in solving flat-sided geometrical problems consists of 4 levels of anxiety, namely the category of no anxiety as many as 8 students or 13%, the category of mild anxiety as many as 34 students or 55%, the category of moderate anxiety as many as 18 students or 29%, severe anxiety category as many as 2 students or 3%. Overall, students’ mathematical anxiety in solving problems on solid shapes topi was in low category with the average score of test result is 38,18 which is in opor category.   Keywords: Learning Outcome, Mathematics Anxiety
Penerapan Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tenggarong Seberang Sulis Setiawati; Zainuddin Untu; Auliaul Fitrah Samsuddin
Jurnal Axioma : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/axi.v8i2.1992

Abstract

This study aims to determine the increase in mathematics learning outcomes through the application of reward and punishment. Typeiofiresearch is classroom action research with students in VIII E class at SMPiNegeri 2 Tenggarong Seberang as research subjects. The research was conducted for 2icycles. Data collection techniques include observation, assignments, end-of-cycle tests, and documentation. The data analysis technique uses narrative statistics, namely the presentation of data in tabular form, the average increase, and the percentage increase in the average learning outcomes. the results of the study show that the application of reward and punishment can increase students' mathematics learning outcomes. The average score of students' mathematics learning outcomes in cycle I was 68.9 with fewer criteria and a completeness percentage of 24%. In cycle II the average student mathematics learning achievement was 82.6 with good criteria and the percentage of completeness was 88%. the results of observations of teacher activities in cycle I and cycle II were classified as very good. the resultsiofiobservationsionistudent activities in cycle I were classified as lacking and in cycle II student activity was classified as very good. The conclusion of this study is that the application of reward and punishment can improve the student’s mathematics learning outcomes.
Self-efficacy Siswa dalam Pembelajaran Matematika Auliaul Fitrah Samsuddin; Heri Retnawati
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/buanamatematika.v12i1.5521

Abstract

Self-efficacy is one of the affective factors that contributes to students’ learning. It is defined by the extent which one believes they can do to accomplish a task. Specifically in mathematics learning, self-efficacy is students’ belief of their mathematical ability. The current research investigated mathematics self-efficacy of middle school students in Makassar. 393 students were administered to 22 items mathematics self-efficacy questionnaire. It was found that students’ self-efficacy is in moderate category with all three dimensions (level, strength, generality) being in moderate category as well. Students in A and B-stratified school had slightly better self-efficacy than those who are in C-stratified school. Detailed on some questionnaire items is discussed as well.
Kesulitan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Belajar Mengenal Angka di SLB Bhakti Pertiwi Samarinda Septi Nur Faisah; Mufid Amien Siregar; Firanda Firanda; Irga Nandita; Mujahadah Mujahadah; Aeinatul Auliyah; Musdalifa Musdalifa; Auliaul Fitrah Samsuddin
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian anak tunagrahita menurut American Association on Mental Deficiency (AAMD) mengacu pada fungsi intelektual umum yang secara nyata (signifikan) berada di bawah rata-rata (normal) bersamaan dengan kekurangan dalam tingkah laku penyesuaian diri dan semua ini berlangsung (termanifestasi) pada masa perkembangannya. Pendidikan matematika yang dilakukan pada anak tunagrahita sedikit berbeda dengan anak lainnya sehingga topik pembicaraan penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran anak tunagrahita dalam mengenal angka dengan hal tersebut pun menjadi rumusan masalah pada penelitian ini. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar anak tunagrahita adalam mengenal angka. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang melibatkan objek (siswa, guru, dan orang tua), wawancara yang dilakukan oleh peneliti, orang tua, dan guru, dokumentasi untuk memperkuat penelitian, serta studi literatur guna menambah wawasan dan informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah anak tunagrahita memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah lemahnya daya serap/ingatan yang menyebabkan sulitnya mereka untuk mengingat angka yang telah diajarkan sehingga guru harus sekreatif mungkin untuk membantu siswa dapat mengingat materi pelajaran. Tak hanya itu, guru dan orang tua juga wajib bekerja sama demi kelancaran selama pembelajaran terlebih lagi anak tunagrahita yang sulit beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.
Kesalahan Siswa Dalam Memahami Soal Cerita Matematika di Kelas VIII Kasmawati Kasmawati; Ariantje Dimpudus; Auliaul Fitrah Samsuddin
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti mengambil materi SPLDV sebagai bahan penelitian dikarenakan berdasarkan hasil wawancara dengan guru diperoleh informasi bahwa siswa sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal cerita dan SPLDV adalah salah satu materi yang dapat diaplikasikan dalam soal- soal cerita. Alasan peneliti memilih kesalahan siswa dalam memahami soal cerita karena dari hasil pengamatan pada pekerjaan siswa sebelumnya, siswa banyak salah dalam memahami soal sehingga menghasilkan kesimpulan yang salah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam memahami soal cerita dan faktor penyebab siswa melakukan kesalahan tersebut dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi SPLDV. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif dengan siswa-siswi kelas VIII menjadi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, tes tertulis, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan penyajian data dalam bentuk tabel hasil observasi, tabel klasifikasi kesalahan siswa, dan transkip wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa dalam memahami soal cerita adalah salah menuliskan apa yang diketahui, salah menginterpretasikan apa yang ditanya, dan melakukan operasi hitung dengan data yang ada tetapi hasilnya keliru. Faktor penyebab siswa salah dalam memahami soal cerita yaitu yaitu guru tidak memberikan contoh menyelesaikan soal cerita materi SPLDV, siswa kurang teliti dalam membaca soal, dan siswa masih bingung dengan penjelasan guru tentang proses penyelesaian SPLDV.
Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal PISA Konten Change and Relationship Nofia Sampe; Auliaul Fitrah Samsuddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol 1. No.2 (2024) : November 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh siswa dalam menyelesaikan soal PISA pada konten change and relationship. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 26 siswa berusia 14–15 tahun sebagai subjek. Instrumen yang digunakan mencakup soal PISA 2012 dan 2022 untuk mengukur literasi matematika siswa serta pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, peninjauan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: (1) dalam menyelesaikan pola visual, terdapat siswa yang mampu melanjutkan pola dengan dan tanpa visualisasi; (2) saat diminta menganalisis hubungan antar komponen dalam pola untuk membuat generalisasi, sebagian siswa tidak berhasil membuat generalisasi yang tepat; (3) ketika menyelesaikan soal yang memerlukan representasi situasi kehidupan sehari-hari ke dalam bentuk aljabar, ada siswa yang menggunakan prosedur matematis secara sistematis dan ada yang tidak; (4) saat menjelaskan perubahan nilai dalam hubungan matematis akibat perubahan salah satu variabel, beberapa siswa mampu menggambarkan perubahan secara spesifik, sementara yang lain hanya menyebutkan perubahan secara umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi siswa dalam menyelesaikan soal bervariasi, baik dalam penggunaan prosedur matematis maupun kemampuan untuk memvisualisasikan atau membuat generalisasi. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan pembelajaran matematika, khususnya pada topik aljabar, dengan fokus pada peningkatan kemampuan siswa dalam membuat generalisasi, menggunakan prosedur matematis, serta memahami hubungan antar variabel. Peningkatan kemampuan ini penting untuk mendukung literasi matematika siswa dan kesiapan mereka menghadapi tantangan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Pendampingan Manajemen Referensi Zotero Bagi Guru Dalam Rangka Optimalisasi Penulisan Karya Ilmiah Rusdiana Rusdiana; Auliaul Fitrah Samsuddin; Ikmawati Ikmawati; Zainuddin Untu; Tri Widyasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Guru Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpmpg.v1i1.3582

Abstract

Salah satu kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru adalah menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Kegiatan pendampingan manajemen referensi dalam hal ini Zotero dilakukan untuk menjawab kebutuhan guru dalam hal keterbatatsan pengelolaan kepustakaan dan membuat daftar pustaka. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru dalam menggunakan manajemen referensi Zotero. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023. Mitra pengabdian adalah guru SMPN 2 Sepaku yang berjumlah 24 peserta. Metode pendampingan yang digunakan adalah penyampaian materi dan praktik penggunaan Zotero. Kegiatan pendampingan dilaksanakan selama satu hari. Hasil pengabdian ini adalah guru dapat menggunakan aplikasi Zotero dalam pengelolaan referensi dan dapat membuat daftar pustaka.
The Influence of Subjective Well-Being and Learning Motivation on Mathematics Learning Outcomes in 10th Grade at SMA Negeri 11 Samarinda Syahrul Ramadhanul Fajri; Haeruddin Haeruddin; Berahman Berahman; Auliaul Fitrah Samsuddin
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 8 No. 1 (2026): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v8i1.2226

Abstract

Indonesian students continue to face difficulties in mathematics, as reflected in their low PISA performance. Besides cognitive mastery, non-cognitive factors such as Subjective Well-Being (SWB) and learning motivation also play an important role in shaping students’ academic outcomes. However, previous findings regarding the influence of SWB on achievement have been inconsistent, suggesting the need to examine it alongside other psychological factors. This study investigates the influence of SWB and learning motivation on the mathematics learning outcomes of 10th-grade students at SMA Negeri 11 Samarinda. A quantitative causal-comparative design was used with three randomly selected classes as the sample. SWB and learning motivation data were collected using a Likert-scale questionnaire, while mathematics outcomes were obtained from students’ report cards. The data were analyzed using truncated spline nonparametric regression. The results indicate that both SWB and learning motivation significantly affect mathematics learning outcomes, individually and simultaneously. These findings highlight the importance of supporting students’ psychological well-being and motivation to enhance mathematics achievement at the senior high school level