Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tindak Kekerasan terhadap Perkembangan Mental Emosional Remaja Eka Malfasari; Mery Mirna Leny; Rizka Febtrina; M. Zul Irfan
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.455-464

Abstract

Tindak kekerasan dapat membuat kondisi fisik dan psikologis yang dapat mempengaruhi aspek lain seperti kognitif salah satunya termasuk dalam kategori pada kesehatan mental remaja. Perkembangan mental emosional remaja yang tidak terkontrol  bisa merubah tingkah laku remaja. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kesehatan mental dan emosional remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tindak kekerasan terhadap perkembangan mental emosional di SMA Setia Dharma Pekanbaru. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 orang dengan teknik sampel total sampling Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk tindak kekerasan adalah instrumen ICAST (Internasional Child Abuse Screening Tool). Sedangkan  untuk variabel perkembangan mental emosional adalah instrumen SDQ (Strength And Difficulties Questionnaire). Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji chi square dengan p value 0,449 > 0,05 maka Ha di tolak, sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tindak kekerasan dengan perkembangan mental emosional pada remaja di SMA Setia Dharma Pekanbaru.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 KELURAHAN RANTAU PANJANG KOTA PEKANBARU M. Zul'irfan M. Zul'irfan; Ferdian Ferdian; Dini Maulinda; Rina Herniyanti; Bayu Azhar; Gita Adelia; Eka Malfasari; Candra Saputra; Violita Dianatha Puteri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 7 No 1 (2023): Volume 7 No 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i1.3406

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kasus Covid-19 yang tidak kunjung selesai menarik perahatian banyak pihak di dunia. Lansia memiliki risiko paling tinggi tertular Covid-19 yang disebabkan oleh penurunan fungsi kognitif dan fisik yang dialami saat tubuh sudah memasuki fase lanjut usia. Pengetahuan sendiri merupakan salah satu contoh penurunan fungsi kognitif pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan terhadap sikap pada lansia terkait pencegahan Covid-19. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia di Kelurahan Rantau Panjang Kota Pekanbaru dengan stratified random sampling sebanyak 67 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner skala gutmen untuk pengetahuan dan peneliti menggunakan kuesioner skala likert untuk sikap lansia, kuesioner yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner yang telah valid Hasil uji validitas dari kuesioner pengetahuan adalah 0,074, Sedangkan untuk uji reabilitas dengan Cronbach’s Alpa sebesar 0,770, yang artinya kuesioner ini reable untuk digunakan sebagai instrument penelitian. nilai validitas kuesioner sikap <0,05, Sedangkan uji reabilitas pada penelitian ini sebesar 0,40-0,60 yang artinya kuesioner ini memiliki tingkat reabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 46 orang (68,70%) berada pada tingkat pengetahuan yang tinggi, sedangkan sebanyak 40 orang (64,20%) memiliki sikap positif dalam pencegahan Covid-19. Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square didapatkan nilai p value 0,03<0,05 yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap sikap lansia tentang pencegahan Covid-19 dengan nilai OR 3,71. Peneliti merekomendasikan untuk melakukan penelitian terkait variabel tentang hubungan dukungan sosial terhadap perilaku lansia dalam pencegahan Covid-19.