Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi Terhadap Santri Tentang Penggunaan Obat Topikal Terapi Scabies di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo Arifianto , Nasruhan; Rakhmawati, Erna Agung; Ardiyanti, Alvina Putri; Yuniar, Cinthya Ratna; Hamdayani, Tatik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3528

Abstract

Penyakit skabies merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di pondok pesantren. Rendahnya pengetahuan santri mengenai cara penggunaan obat topikal yang benar sering menjadi kendala dalam upaya pencegahan dan pengobatan yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri putri mengenai penggunaan obat topikal untuk skabies. Edukasi dilakukan melalui metode presentasi kepada 100 santri putri kelas XI MA. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan desain pretest-posttest dengan kuesioner. Peningkatan pengetahuan dianalisis menggunakan uji N-Gain. Kegiatan ini berhasil meningkatkan secara signifikan pengetahuan santri tentang penggunaan obat topikal skabies. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat drastis dari 53,7% (sebelum) menjadi 93,1% (sesudah) edukasi. Hasil uji N-Gain sebesar 0,8832 menempatkan peningkatan pengetahuan pada kategori tinggi. Metode presentasi dinilai sangat efektif (efektivitas >76%) dalam meningkatkan pemahaman santri. Edukasi menggunakan metode presentasi sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman santri putri tentang penggunaan obat topikal untuk skabies. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung kesehatan dan kualitas hidup santri di lingkungan pesantren. Education on the Use of Topical Scabies Medication for Students at the KH. Syamsuddin Islamic Boarding School in Ponorogo  Scabies is a common health problem in Islamic boarding schools. Students' low knowledge regarding how to use topical medications correctly often becomes an obstacle in effective prevention and treatment efforts. This service activity aims to increase female students' knowledge regarding the use of topical medicine for scabies. Education was carried out through presentation methods to 100 female students in class XI MA. The effectiveness of the activity was measured using a pretest-posttest design with a questionnaire. Increased knowledge was analyzed using the N-Gain test. This activity succeeded in significantly increasing students' knowledge about the use of topical scabies medication. The average knowledge score increased drastically from 53.7% (before) to 93.1% (after) education. The N-Gain test result of 0.8832 places the increase in knowledge in the high category. The presentation method is considered very effective (effectiveness >76%) in increasing students' understanding. Education using the presentation method is very effective in increasing female students' understanding of the use of topical medication for scabies. This activity is recommended to be implemented on an ongoing basis to support the health and quality of life of students in the Islamic boarding school environment.
Sedative Effectiveness of Essential Oils of Red Rose Flower (Rosa Damascena) and White Jasmine Flower (Jasminum Sambac) on Male Mice (Musculus) by Olfactory Aromatherapy Nasruhan Arifianto; Cinthya Ratna Yuniar; Cikra Ikhda Nur H.,S; Arifah Yusrina; Fitria Nur Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.773

Abstract

Insomia is a condition in which a person cannot sleep, often wakes up and has difficulty falling back asleep. Aromatherapy will provide a sense of calm when inhaled. Red rose and white jasmine aromatherapy contains linalool and geraniol substances that are beneficial for overcoming sleep disorders. The purpose of this study was to examine the sedative effects of red rose and white jasmine essential oils on mice. This study used an experimental method tested on male mice to test the sedative effect of red rose (Rosa damascena) and white jasmine (Jasminum sambac) oils on mice (Mus musculus) by means of aromatherapy (by inhalation) using the volume of red rose (Rosa damascena) and white jasmine (Jasminum sambac) essential oils for 4 hours with a stratified volume of 5 ml in 300 ml of solution,  10 ml in 300 ml of solution and 15 ml in 300 ml of solution. The data obtained from the results of the sedative effectiveness test of red rose oil on mice were statistically analyzed with the ANOVA one-way test. The results of the ANOVA oneway test showed that red rose essential oil and white jasmine had a sedative effect on mice at a level of 5 ml in 300 ml of solution and at a level of 10 ml in 300 ml of diffuser water solution while white jasmine essential oil volume of 15 ml in 300 ml of diffuser water with ANOVA test results of 0.000 < 0.05 with a positive control value of 43.33 minutes, negative control 13.00 minutes, 5ml oil 21.00 minutes, oil 10 ml 37.50 minutes, and 15 ml oil 67.67 minutes
Pemberian KIE Media Leaflet tentang Cara Penggunaan Amoxicillin dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Pasien Rawat Jalan RSUD Dr. Harjono S Ponorogo Nasruhan Arifianto; Tatik Handayani; Cinthya Ratna Yuniar; Sherly Puttri Anggita; Farida Kusumaningrum
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0bdm0078

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. penggunaan antibiotik di seluruh dunia telah meningkat sebanyak 36%, sehingga menyebabkan meningkatnya resistensi antibiotic. Untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan pada pengguanaan antibiotik, diperlukan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Proses KIE dalam Pengabdian ini menggunakan media Leaflet. Pengabdian ini bertujuan Untuk mengetahui Pengaruh KIE Media Leaflet Tentang Cara Penggunaan Amoxicillin Terhadap Pemahaman Pasien Rawat Jalan RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Desain pengabdian ini adalah pemberian informasi kepada pasien dengan media leaflet, kemudian dilakukan perhitungan untuk melihat seberapa besar efektifitas dari pemveian informasi yang diberikan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan studi Quasi eksperimental dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel pada pengabdian ini berjumlah 70 responden yaitu pasien atau keluarga pasien. Pengabdian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2024. Berdasarkan hasil Pengabdian Pengaruh Kie Media Leaflet Tentang Cara Penggunaan Amoxicillin Terhadap Pemahaman Pasien Rawat Jalan Rsud Dr. Harjono Ponorogo, menunjukkan bahwa nilai N-Gain diperoleh sebesar 0,81. Pada pengabdian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa KIE dengan media Leaflet mempunyai pengaruh yang tinggi terhadap pemahaman pasien tentang cara penggunaan Antibiotik Amoxicillin.
Edukasi Informasi Brosur terhadap Masyarakat RW 3 Desa Putat Kecamatan Geger Kabupaten Madiun dan Upaya Peningkatan Pengetahuan Obat Analgesik NSAID Cinthya Yuniar; Susilowati Andari; Nasruhan Arifianto; Sherly Mazlinda
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wcny7b81

Abstract

Swamedikasi adalah upaya seseorang dalam mengobati gejala sakit atau penyakit tanpaberkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Masyarakat mayoritas melakukan swamedikasikarena faktor pekerjaan, dan jarak faskes. Obat yang umum digunakan jika mengalami nyeri adalahanalgesik NSAID. Pengabdian ini untuk memberikan edukasi pada masyarakat dan mengetahuibagaimana tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat NSAID setelah dilakukanedukasi di RW 3 Desa Putat Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Pengabdian ini merupakanjenis pengabdian berupa pemberian edukasi kepada masyarakat kemudian menghitung seberapabesar pengaruhnya dengan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Perhitungan menggunakanjenis penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain Single Group Pre-Test Post-Test Design yang dilakukan pada bulan Mei 2024, dengan menggunakan media brosur. Untukmengolah data, menggunakan media SPSS dengan metode oneway anova. Berdasarkan hasil daripengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat adanya pengaruh dari mediaedukasi brosur terhadap tingkat pengetahuan obat analgesik NSAID pada masyarakat RW 3 DesaPutat Kecamatan Geger Kabupaten Madiun dengan perolehan hasil nilai signifikan 0,013.Pengaruh tersebut dari tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 37,6%, berpengaruh menjaditingkat pengetahuan kategori sangat baik sebesar 74%. Pemberian edukasi berkelanjutandisarankan diberikan untuk jenis pengobatan lainnya.
Penyuluhan Stunting Media PowerPoint Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita di Kabupaten Ponorogo Linda Widyaningsih; Nasruhan Arifianto; Danny Chandra Prasetya; Syafriani Syafriani
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i1.16

Abstract

Prevalensi stunting pada balita masih tinggi, menurut data tahun 2017 sekitar 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di seluruh dunia mengalami stunting. Pada tahun 2020, jumlah total anak-anak di bawah usia 5 tahun yang mengalami stunting sebanyak 149,2 juta, menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan angka stunting di dunia pada tahun 2017. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui efektivitas powerpoint sebagai media penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting di Kabupaten Ponorogo. Desain pengabdian masyarakat ini pemberian penyuluhan kepada ibu balita dengan media powerpoint, kemudian dilakukan perhitungan untuk melihat seberapa besar efektifitas dari penyuluhan yang diberikan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan studi Quasi eksperimental dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel pada pengabdian Masyarakat 60 ibu balita. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2024. Pada pengabdian masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penyuluhan dengan media powerpoint cukup efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting di Kabupaten Ponorogo.
Uji Aktivitas Diuretik Ekstrak Etanol Daun Durian (Durio zibethinus Murr.) pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Nasruhan Arifianto; Riza Mazidu; Cinthya Ratna Yuniar; Sindy Clarissa
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 5 No 1 (2026): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v5i1.29720

Abstract

Salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif adalah tumbuhan durian. Salah satu dari bagian tumbuhan durian adalah kulit daunnya. Kandungan yang terdapat pada daun durian adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas diuretik. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Ekstrak etanol daun durian diperoleh dengan metode maserasi pelarut etanol 70% dan diinduksikan terhadap tikus Jantan dengan variasi dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB. Kemudian diamati volume udem urin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun durian (Durio zibethinus Murr.) memiliki aktivitas diuretik dengan variasi dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB. Dengan dosis 100 mg/kgBB sudah memberikan efek diuretik, sehingga tidak perlu dilanjutkan ke dosis , 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB.
LEVEL OF COMPLIANCE WITH THE USE OF ANTI-TUBERCULOSIS DRUGS IN ADULT PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS AT THE OUTPATIENT PULMONARY POLYCLINIC OF DR. HARJONO S PONOROGO Nasruhan Arifianto; Susilowati Andari; Riza Mazidu; Nabila Sri Andhini
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i2.2770

Abstract

Background: Tuberculosis is an infectious disease that causes health disorders and is the leading cause of death worldwide. Adherence to medication is a very important indicator of the successful recovery of tuberculosis patients for 6-9 months where patients have to take medication non-stop. Non-compliance of TB patients causes low patient recovery, high mortality rate, increased recurrence, and more fatal is the occurrence of (immunity) of germ resistance to standard treatment. This study has a formulation of the problem of how the level of compliance with the use of anti-tuberculosis drugs in adult pulmonary TB patients at Dr. Harjono Ponorogo Hospital. Methods: This research is a qualitative descriptive research with a survey method. The instrument used to collect data by providing a closed statement on a questionnaire sheet that has been tested for valdiance and reliability. The research was conducted at the Outpatient Pulmonary Poly of the Dr. Harjono Ponorogo Regional General Hospital in April 2024. The sample in this study was taken from patients who were undergoing advanced phase pulmonary TB treatment at least 4 months after treatment, were over 17 years old, and were willing to be respondents. The sample amounted to 22 respondents with a sampling technique using the purposive sampling technique. The data obtained were analyzed using univariate analysis., Results: Result of the study showed that good compliance amounted to 16 patients (72.7%), moderate compliance amounted to 5 patients (22.7%) and less than 1 patient (4.5%). Conclusion: It was concluded that the compliance rate for the use of anti-tuberculosis drugs at Dr. Harjono Ponorogo Hospital had good compliance of 72.7%.
Evaluasi Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Keamanan Obat Pasca Penarikan Obat Sediaan Sirup Cinthya Ratna Yuniar; Nasruhan Arifianto; Eka Wanda Qonita; Yaya Sulthon Aziz
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i1.2

Abstract

Kasus gagal ginjal akut anak yang terjadi pada Oktober 2022, disinyalir karena adanya cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) dalam sediaan sirup. Pemerintah mengambil tindakan penarikan ijin edar obat sediaan sirup selama masa penyelidikan. Akibat himbauan tersebut timbul perubahan perilaku dan sikap masyarakat terhadap kepercayaan keamanan obat sirup anak terutama yang mengandung parasetamol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan sediaan sirup anak yang mengandung parasetamol pasca penarikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan data kualitatif dengan instrumen angket dan wawancara tertulis. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Madigondo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling yang menggunakan rumus Yamane dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat di Desa Madigondo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan terhadap obat sirup anak yang mengandung parasetamol pasca penarikan obat sirup tinggi sebanyak 86 responden (86%) dengan rata-rata presentase tanggapan responden 79,4% dan sebanyak 14 responden (14%) dengan rata-rata presentase tanggapan responden 67,7% tergolong pada kategori sedang.