Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kendala-kendala yang dihadapi Satuan Pengawasan Internal dalam membangun Zona Integritas di RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado Lahiang, Mercel Hendrik; Kalangi, Lintje; Lambey, Linda
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 1 (2018): Goodwill Vol. 9 No. 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i1.19151

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala-kendala yang dihadapi oleh Satuan Pengawasan Internal RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada pembangunan Zona Integritas sekaligus menggali upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh SPI dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratori. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji validitas data dan sumber data. Data transkrip yang diuraikan dari hasil wawancara dianalisis menggunakan metode analisis yang terdiri dari pemberian tema/coding, konseptualisasi pernyataan ilmiah dan menginterpretasikannya dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala-kendala yang mendasar yang dihadapi oleh SPI dalam pembangunan Zona Integritas.  Kendala tersebut adalah (1) kompetensi yang tidak memadai mempengaruhi kapabilitas SPI secara keseluruhan, (2) ruang lingkup kerja yang kompleks sehingga berpengaruh pada independensi dalam pengambilan keputusan atau menjalankan tugas pokok dan fungsi secara keseluruhan, (3) kemudian permasalahan anggaran, dalam arti, kurangnya alokasi anggaran pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia di SPI, (4) komitmen organisasi yang belum terlihat dari semua unsur di rumah sakit, (5) kebijakan manajemen atas pengangkatan dan pemberhentian personil SPI menjadikan kewenangan SPI berkurang,  (6) rangkap jabatan yang membuat implementasi tugas pokok dan fungsi SPI menjadi tidak maksmimal.  Namun demikian sudah ada beberapa upaya yang dilakukan oleh SPI dalam mengatasi kendala-kendala tersebut seperti (1) melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pembina SPI yaitu Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, serta (2) mencoba menerapkan Audit Berbasis Risiko di rumah sakit, (3) sosialisasi program yang terus menerus, dengan harapan akan lebih membantu pelaksanaan pengendalian dan pengawasan yang dilakukan.  Karena begitu pentingnya peran dan fungsi SPI pada pembangunan Zona Integritas khususnya, serta peran mereka sebagai pengendali dan pengawas internal maka perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya SPI melalui pelatihan, pendidikan serta workshop  atau seminar tentang audit internal, sehingga pada akhirnya akan memberikan juga kontribusi signifikan terhadap kualitas layanan publik.Kata kunci: Zona Integritas, SPI, kapabilitas, peran dan fungsi
Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja UMKM Wirausaha Wanita Di Kota Manado Lambey, Linda; Karamoy, Herman; Lambey, Robert; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 2 (2018): Goodwill Vol.9 No. 2 Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i2.21584

Abstract

Abstract.This study aims to analyze factors influencing profit growth of small and medium entreprises owned by women in Manado city. This is a quantitative research study. Questionnaires were distributed to 66 respondentse and data were analysed by Ordinary Least Square (OLS). Findings indicate that despite women entrepreneurs can borrow some bank loans, their business profit growth does not increase. High interest rate of their loans may cause the increasing in their expenses which cause the decreasing in their profit. Other problems are they could not manage their business sufficiently due to their incapabilities in managing their capital, financing and accounting systems. On the other hand, access to market information positively and significantly their business profit growth. Given their access to market information, it is possible for them to attain new market share and to compete by providing innovative and customer-oriented products. Thus, their sales revenue and profit can increase. Variable of motivation negatively influences their business profit growth. It is because despite they are highly motivated to run their business, they must prioritize their family over their business and therefore they can not be optimally productive. Nevertheless, entrepreneurship skills can increase their business growth. Their management, accounting, marketing and operating skills can allow them to run and manage their business well, so their profit can increase.       Keywords:  Women SMEs, profit growth, bank loans, access to market information, motivation, entrepreneurship skillsAbstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pertumbuhan laba UMKM wirausaha wanita di Kota Manado yang nantinya diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pihak terkait untuk membuat kebijakan yang dapat membantu peningkatan kinerja UMKM wirausaha wanita di Kota Manado. Metode analisis yang digunakan adalah metode kausalitas yang menjelaskan mengenai pengaruh akses atas lembaga keuangan, akses UMKM atas informasi pasar, motivasi kerja, serta kemampuan kewirausahaan terhadap peningkatan laba UMKM wirausaha wanita. Untuk melakukan analisis tersebut, digunakan alat analisis regresi berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Penelitian ini menggunakan 66 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja pertumbuhan laba dari UMKM wirausaha wanita di Kota Manado yang memiliki akses ke lembaga keuangan ternyata lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan. Hal ini menunjukkan akses ke lembaga keuangan menurunkan tingkat laba mereka yang disebabkan tingginya bunga yang harus mereka bayar sehingga pendapatan laba mereka menjadi menurun, dan proses dan prosedur pengajuan pinjaman kredit dari bank yang berbelit. Akses informasi terhadap pasar meningkatkan laba UMKM wanita di Manado yang berarti dengan diperolehnya informasi terhadap pasar dapat memberikan kesempatan peluang pasar yang lebih luas bagi wirausaha wanita sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan mereka dan laba yang diperoleh. Varibel motivasi kerja para pelaku UMKM wanita berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini disebabkan para pelaku usaha wanita tidak dapat melepaskan kodrat mereka sebagai ibu dan perempuan yang dapat menurunkan produktivitas mereka. Variabel lainnya yaitu kemampuan menjalankan wirausaha yang memadai dapat meningkatkan pertumbuhan laba. Hal ini berarti kemampuan manajerial dan keuangan yang baik dapat membantu kegiatan operasional UMKM wirausaha wanita secara efisien dan efektif sehingga laba optimal dapat tercapai. Kata Kunci: UMKM wanita, kinerja, peningkatan laba, lembaga keuangan, informasi pasar, motivasi kerja, kemampuan wiraswasta
Analisis Penganggaran Belanja Pada Satuan Kerja Di Lingkungan Kementerian Keuangan Wilayah Sulawesi Utara Engelina, Wilma Deodora; Kalangi, Lintje; Lambey, Linda
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 1 (2018): Goodwill Vol. 9 No. 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i1.18969

Abstract

Abstrak. Dokumen hasil penganggaran belanja pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Keuangan dikeluarkan dalam bentuk DIPA dan penyelenggaraan belanja satker dilaksanakan berdasarkan DIPA tersebut. Sehingga sudah seharusnya yang tersusun di dalam DIPA sebagai dokumen anggaran melalui proses perencanaan yang baik sebagaimana yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Namun demikian, tidak jarang satker mengalami perubahan kegiatan yang pada akhirnya memperlihatkan perbedaan yang cukup signifikan antara yang direncanakan dengan realisasi anggaran yang dilaksanakan. Perbedaan tersebut terlihat dari Rencana Penarikan Dana pada halaman III DIPA dengan Laporan Realisasi Anggaran satker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses penganggaran belanja, kendala yang dihadapi satker dalam penganggaran belanja serta langkah-langkah strategis dalam upaya mengatasi kendala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data diperoleh melalui teknik in-depth interview, studi dokumentasi, dan obervasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan syarat memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji validitas data dan sumber data. Data transkrip yang diuraikan dari hasil wawancara dianalisis menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penganggaran belanja satker telah dibekali dasar hukum yang menjadi panduannya. Kendala yang dihadapi satker adalah (1)SDM yang belum memadai secara kuantitas maupun kompetensi terkait dengan perencanaan anggaran pada satker GKN Manado dan KPPBC Manado, kualitas SDM juga menentukan disposisi atau sikap pelaksana pada tugas dan fungsinya, (2) komunikasi yang kurang baik dengan instansi atau pihak di luar satker, (3) struktur birokrasi yang kurang tepat menjadi kendala pada ketersediaan SDM atau penganggaran belanja. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala menganalisis dengan tepat mulai dari proses penganggaran belanja. Hal ini perlu didukung dengan SDM sesuai kebutuhan dan berkompeten, sehingga terbangun komunikasi yang baik, diperlukan komitmen pimpinan untuk tetap fokus kepada tujuan organisasi.Kata Kunci: Penganggaran, Anggaran Belanja, Satker Kementerian Keuangan.
Analisis Resiko Kecurangan terhadap Sistem Pengelolaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Di FKTP Pemerintah Kota Bitung Soputan, Rocky; Tinangon, Jantje; Lambey, Linda
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 2 (2018): Goodwill Vol.9 No. 2 Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i2.26469

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the risk of fraud against the National Healthcare Capitation Fund management system in Bitung City Government FKTP. The study is a qualitative research with case study approach. Data were obtained by conductngi in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that the risk of fraud management system capitation funds National Health Insurance Bitung City occurred. It is because of the weakness of JKN fund management system that is not compliant with regulations. It thus can disrupt health services. Additionally, the lack of internal control is due to the absence of supervision from the health department and Inspectorate offices, abnormality of the management of national health insurance capitation fund, and pressure from the work environment. The efforts to prevent fraud risk should be taken by establishing a structure of good control (supervision), especially the commitment of the head of health department followed by all employees included in FKTP level, applying Good Corporate Governance (GCG) with transparency principle in JKN capitation fund management and performing internal audit function.Keywords: fraud risk, system, JKN capitation fundsAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiko kecurangan terhadap sistem pengelolaan dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional di FKTP Pemerintah Kota Bitung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiko kecurangan sistem pengelolaan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional di FKTP Pemerintah Kota Bitung terjadi karena lemahnya sistem pengelolaan dana kapitasi JKN yang tidak sesuai regulasi sehingga dapat menganggu pelayanan kesehatan, lemahnya pengendalian intern disebabkan tidak ada pengawasan dari Dinas Kesehatan dan Inspektorat, tidak normalnya pengelolaan dana kapitasi JKN, dan tekanan dari lingkungan kerja. Upaya menanggulangi resiko kecurangan harus dimulai dari membangun struktur pengendalian yang baik terutama komitmen Kepala Dinas diikuti oleh seluruh pegawai sampai ke tingkat FKTP, menerapkan Good Coorporate Governance (GCG) dengan prinsip transparansi dalam pengelolaan dana kapitasi JKN, dan menjalankan fungsi Internal AuditKata Kunci: Resiko kecurangan, sistem, dana kapitasi JKN
ANALYZING THE CONSUMER ACCEPTANCE OF MOBILE WALLET SERVICE IN MANADO (CASE STUDY OF TELKOMSEL T-CASH TAP) Widono, Angie Michelle; Lambey, Linda .; Worang, Frederick G.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 6, No 4 (2018): JE VOL 6 NO 4 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.531 KB) | DOI: 10.35794/emba.v6i4.21064

Abstract

Abstract: Mobile wallet is one of the recent innovation technologies invented to be an electronic financial service where people can use it as a payment method. Its ease of use is what makes people start to shift from the old payment method to the newest option of payment. One of the examples is Telkomsel T-Cash TAP. The purpose of this study is to know the consumer acceptance of mobile wallet service in Manado with a case study of Telkomsel T-Cash TAP. This research uses an exploratory approach with in-depth interviews to collect data from ten informants. Respondents were chosen by purposive sampling. The results indicate that sales promotions and ease of use have significant impact on mobile wallet service acceptance in Manado and also show that further information about the mobile wallet service, cooperation with more businesses, and easier top up methods are major concerns for the consumers to accept and adopt a mobile wallet service. It is suggested for mobile wallet services to focus on other regions and provide the users with information and knowledge regarding the top up methods as well as cooperate with other merchants in Manado to attract new consumers.Keywords: consumer acceptance, electronic payment, mobile wallet service
FACTORS DRIVING CONSUMER PURCHASE DECISION IN SELECTING LAPTOPS (CASE STUDY: STUDENTS OF SAM RATULANGI UNIVERSITY) Pongantung, Inke F.; Worang, Frederik; Lambey, Linda
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.423 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.25042

Abstract

Abstract: The impact of changes in science and technology are developing in all aspects of life. Electronic equipment performance increases and encourages people to look for new innovations in the provision of facilities and the means to achieve those goals. Laptop supports consumer to gain information. The existence of a laptop in the campus environment is widely used for academic and non-academic activities. This research aimed to analyze the factors that driving consumers purchase decision in selecting Laptops using Factor Analysis for data reduction that summarizes the observed factors. The population refers to students of Sam Ratulangi University with sample size as many as 100 respondents. The finding resulted there are three new factors formed from seven most dominant out of twenty variables, first Factor which is Product Attributes divided by three items those are Quality, Operating System, and Price. The second factor which is Entertainment Factor divided by two items those are Entertainment and Brand. The third factor is Promotion Factor divided by two items those are Internet Publicity and Discount. The Company should pay serious attention to these factors in order to survive in tight business competition and can attract the consumer by offering products that meet with their needs and wants.Keyword: consumer purchase decision, factor analysis, laptop
EVALUATING FINANCIAL PERFORMANCES OF TURKISH MANUFACTURING COMPANIES BEFORE AND AFTER REDENOMINATION Gunadi, Venisca .; Lambey, Linda .; Tasik, Hizkia H.D
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 6, No 4 (2018): JE VOL 6 NO 4 (2018)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.324 KB) | DOI: 10.35794/emba.v6i4.21336

Abstract

Abstract: Redenomination is simplification of nominal value of currency without reducing the real value of the money. Over 30 countries in the world had redenominated their currency. Previous researches had been discussed the reason behind redenomination, the adaptation process, the impact from economy perspective and also from business perspective. This paper aims to discuss much further about the impact of redenomination from business perspective with real case and evidence, more than just a prediction and opinion. Turkish manufacturing companies are selected to be the sample of research to mirror what may occur in Indonesian manufacturing companies. Financial statement analysis is used to describe the performance of the companies before and after redenomination. Wilcoxon Test, Mann Whitney U Test, and Multiple Linear Regression are used to analyze the data. This paper finds that redenomination does not have significant effect on the companies financial performance. The findings also suggest that profitability of firms decreases at the year of redenomination. Additionally, there is a significant increase in sales after redenomination due to the presence of money illusion. This research recommends that at the year of redenomination companies should be focusing on themselves instead of making strategies to face redenomination. Companies must be ready with the supply to make sure all demand will be fulfilled. Companies must also manage its operating cost, so the higher demand and sales will not result in an excessive operating cost. Keywords: redenomination, turkish companies, financial performance
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DI KECAMATAN TOULUAAN TAHUN 2014 Lumenta, Anatasia; Karamoy, Herman; Lambey, Linda
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 3 (2016): JE. VOL 4 NO.3 (2016) HAL 545 - 649
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.857 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.3.2016.14288

Abstract

Abstrak: Pengadaan Barang dan Jasa pada Instansi Pemerintah merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kinerja Instansi Pemerintah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan yaitu penyerapan anggaran yang efekttif dan efisien. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor  54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, menjadi pedoman bagi setiap Instansi Pemerintah khususnya dalam hal ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi pelaksana pengadaan barang/ jasa pemerintah dan pengguna barang dan jasa. Penelitian ini berfokus kepada Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terhadap Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa di Kecamatan Touluaan Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara terhadap Pejabat dan panitia pengadaan barang dan jasa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kegitan pengendalian pada proses pengadaan barang dan jasa telah memenuhi lima unsur pengendalian internal.   Kata kunci: Pengendalian Intern Pemerintah, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Determinan Akurasi Pelaporan Aset Tetap Daerah Studi Kasus pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ROTTY, AMELIA TRIFENA; KALANGI, LINTJE; LAMBEY, LINDA
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 11, No 1 (2020): Goodwill Vol. 11 No.1 Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v11i1.28643

Abstract

 Abstract. This study aims to analyse the process of reporting fixed assets, the causes of inaccuracy of reporting fixed assets, and efforts that have been done to provide sufficient reporting fixed assets and also the determinants of accuracy for fixed asssets reporting North Sulawesi Government. This is a qualitative study with case study approach. Data were obtained through in-depth interview technique, participative observation dan documentation study. The results of this research show that the process of reporting fixed assets in North Sulawesi Government has been conducted in accordance with Regulation by Government of Indonesia No. 71 of 2010 regarding Government Accounting Standard. Based of the standard, North Sulawesi Government itself has also established Governor Regulation No 106 of 2016 to regulate Accounting Policy in North Sulawesi Government. Determinants of the inaccuracies of Reporting Fixed Assets are caused by former Governments, seriousness of leadership and administrator, insufficient of human resources quality, lack of information communication and coordination, performance of SIMDA BMD. Efforts to establish the accuracy of fixed asssets reporting  such as improving the commitment of government organization, the records of  fixed assets inventory, fixed assets valuation, disposal fixed assets, the quality of human resources, SIMDA BMD flexibility, and increasing communication and coordination. Therefore, it can be concluded that the determinants of Fixed Assets Report Accuracy in North Sulawesi Government are commitment of Government, Human Resources, Software and Communication and coordination.Keywords: accuracy, reporting fixed assets, human resources, SIMDA BMD Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaporan aset tetap, menganalisis kendala yang menyebabkan ketidakakuratan pelaporan aset tetap, dan menganalisis upaya dalam peningkatan keakuratan pelaporan aset tetap serta menganalisis determinan akurasi pelaporan aset tetap daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Berdasarkan standar akuntansi pemerintahan yang ada, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menetapkan Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 106 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas peraturan Gubernur Sulawesi Utara tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Tahapan pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terdiri dari yang pertama rekonsiliasi aset tetap dan pelaporan aset tetap. Penyebab terjadinya ketidakakuratan pelaporan aset tetap pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah lamanya pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara, kurangnya keseriusan pimpinan dan pengelola aset tetap, kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, kurangnya informasi, komunikasi dan koordinasi, serta kinerja aplikasi SIMDA BMD. Adapun upaya yang dilakukan dalam peningkatan keakuratan pelaporan aset tetap pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah dengan adanya komitmen perangkat daerah, inventarisasi aset tetap, penilaian, penghapusan aset tetap, peningkatan kualitas sumber daya manusia, fleksibilitas aplikasi SIMDA BMD, dan komunikasi serta koordinasi. Sehingga dengan demikian, ditemukan bahwa determinan akurasi pelaporan aset tetap daerah adalah komitmen perangkat daerah, sumber daya manusia, software, komunikasi dan koordinasi.Kata kunci: akurasi, pelaporan aset tetap, sumber daya manusia, SIMDA BMD  
ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MINAHASA SELATAN TAHUN 2012-2014 Mintahari, Megasilvia Windy; Lambey, Linda
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 2 (2016): JE Vol.4 No.2 (2016) Hal. 641-767
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.94 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.2.2016.13144

Abstract

Pajak Restoran adalah salah satu pajak yang memberikan kontribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, dan juga sebagai pendapatan daerah yang secara bebas dapat digunakan untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi pajak restoran terhadap PAD, efektivitas realisasi penerimaan pajak restoran terhadap APBD, serta efisiensi rata-rata kontribusi pelanggan terhadap pendapatan pajak restoran Kabupaten Minahasa Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan mengemukakan bahwa tingkat efektivitas pemungutan pajak restoran tahun 2012-2014 sangatlah efektif, dengan rata-rata tingkat efektifitasnya adalah sebesar 157,58%. Presentase kontribusi terbesar berada di tahun 2013 sebesar 1,79% dan terendah tahun 2012 sebesar 1,62% dengan rata-rata kontribusi 1,71%. Kontribusi pelanggan tertinggi pada tahun 2014 yaitu Rp.551,503,- dan terendah Rp.210,997,- pada tahun 2012. Pemerintah Daerah di Kabupaten Minahasa Selatan sebaiknya memaksimalkan perolehan penerimaan pajak restoran karena pajak ini merupakan salah satu sumber penerimaan yang potensial di Minahasa Selatan. Kata kunci : pajak restoran, kontribusi, efektivitas, efisiensi.
Co-Authors Aldiansyah Sugeha Andries, Jazzy . Angelia Wibisono, Angelia Anneke Wangkar Antameng, Desy Pratiwi Arina, Kevin Thio Awaeh, Maya Angriani Bumulo, Rahmawaty M. Damapolii, Erwin David P. E. Saerang David P.E. Saerang Dhullo Afandi Elvira Diana Worotitjan, Elvira Diana Engelina, Wilma Deodora Essing, Sisilia Amelia Faleria, Rondonuwu Ester Fanny Jitmau Farlane S. Rumokoy Farlane Stevie Rumokoy Fitria Ayu Lestari Niu Frederik G. Worang, Frederik G. Gresly Yunius Rainal Mamelo, Gresly Yunius Rainal Gunadi, Venisca . Hannah Nadia Pijoh, Hannah Nadia Harbelubun, Astuty Veronika Laura Heince R.N Wokas Hendrik Gamaliel Herman Karamoy Jantje Tinangon Jhon Fiesgrald Wungow, Jhon Fiesgrald Jocom, Jessica Johan R. Tumiwa, Johan R. Joy Elly Tulung Kalendesang, Angelina Klesia Karwur, Karina Ocktovenisia Kasmadi, Kartika Aprillia Kawenas, Riani Isye Kewas, Agnes MD Kiai Demak, Najah A. Y. Lahiang, Mercel Hendrik Lantu, Christover . Liando, Leonard Yosua Lidia Mawikere Lintje Kalangi Liono, Marcelita . Lumenta, Anatasia Lumintang, Gyshella Smylie Madesen, Piter Mangnga' Maria Tielung Matei, Angela Mulyani Megasilvia Windy Mintahari, Megasilvia Windy Melisa Mamesah Merinda H. Ch. Pandowo Mokoginta, Novtania Mokoginta, Rena Mustari Mukuan, Phoebe R.J.S Novi Dwi Lestari Novi S. Budiarso, Novi S. Panekenan, Heine Glorina Pangkong, Claudya Monica Permata, Dana Nastari Pobela, Resti Wisna Polii, Josephien Pongantung, Inke F. Ponto, Monica . Rani, Falentina K. G. Rico Darmanto, Rico Riska Valentine Ulaan, Riska Valentine Robert Lambey Rompas, Merlin Arliany Rori, Riebka Praisylia Rotinsulu, Stephen . ROTTY, AMELIA TRIFENA Rotulung, Frandy Demsy Abed Rumangu, Mac J. Rumokoy, Farlen S. Runtuwarouw, Margaretha Yeane Sabanari, Anatasya E. Saerang, David P E Sandag, Eltie Christi Sanger, Rini . Sendy J. Mewengkang, Sendy J. Sepang, Kevin . Setyowati, Rifka . Sherly Pinatik Sifrid S. Pangemanan Sintje Rondonuwu, Sintje Soputan, Rocky Stanley Kho Walandouw Steven Tangkuman Tangkowit, Reince Herry Tanto, Hendra Wijaya Tasik, Hizkia H.D Tumiwa, Johan . Ulfiyati, Ulfiyati Ventje Ilat Walakandou, Regina Joan Ribka Wangkar, Anneke . Waworuntu, Priskila Charity Widjaja, Prielly Natasya Kartini Widono, Angie Michelle Winston Pontoh Wondal, Meilani Worang, Frederick G. Zumrotin, Tsania .