Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kemelimpahan Spesies Gastropoda Laut di Zona Intertidal Negeri Asilulu, Maluku Tengah Haumahu, Sara; Sanduan, Fitria; Uneputty, Pruley A.
Journal of Coastal and Deep Sea Vol 2 No 1 (2024): Journal of Coastal and Deep Sea
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jcds.v2i1.13452

Abstract

Gastropoda merupakan kelompok terbesar dari filum moluska dengan keanekaragaman spesies yang sangat tinggi. Organisme ini umumnya ditemukan melimpah pada zona intertidal. Penelitian ini dilakukan di zona intertidal Negeri Asilulu dengan tujuan untuk menginventarisasi spesies gastropoda, mengestimasi kepadatan ekologi, kelimpahan dan menganalisis indeks ekologi komunitas. Metode sampling yang digunakan adalah transek garis. Sampling dilakukan pada dua lokasi yaitu lokasi pemukiman dan non pemukiman. Delapan belas spesies gastropoda ditemukan dalam penelitian ini dan dikelompokan dalam empat subkelas, lima ordo, delapan famili dan 11 genera. Sebanyak 16 spesies gastropoda ditemukan pada lokasi pemukiman dan 12 spesies ditemukan pada lokasi non pemukiman. Kepadatan ekologi yang tinggi pada lokasi pemukiman diwakili oleh N. plicata, N. costata dan T. granulata sedangkan pada lokasi non pemukiman diwakili oleh N. costata dan N. Patula. Kelimpahan spesies gastropoda pada lokasi pemukiman berkisar antara 5.000 individu dan 18.750 individu. Sebaliknya pada lokasi non pemukiman, kelimpahan spesies gastropoda berkisar antara 176 individu dan 8118 individu. Keragaman spesies (H’) pada lokasi pemukiman dan non pemukiman digolongkan rendah, dan keserasian spesies (J’) menunjukkan distribusi individu yang hampir sama dan nilai dominansi (D) mengindikasikan tidak adanya spesies yang mendominansi.
PENGENALAN SUMBERDAYA LAUT DAN SUMBERDAYA MOLUSKA BAGI SISWA USIA DINI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 OMA, KECAMATAN PULAU HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH Haumahu, Sara; A. Uneputty, Prulley; Kesaulya, Irma; Natan, Juliana; A. Tuapattinaja, Maureen
HIRONO : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): 2022 Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/hirono.v2i2.102

Abstract

People's awareness of the marine environment should be started by the student in Elementary School. The public service program was conducted to increase student knowledge of the marine environment and the fisheries resources and also to protect that. This program consists of giving a lecture,  discussion, and evaluation to the student of SD Negeri 2 Oma, Haruku Island Regency, Central Maluku. The topics consist of the marine environment and the importance of this environment, types of the shore, marine mollusc resources (definition and clasification), economically important molluscs, marine Gastropoda which consumed by local people, and how to protect the marine environment and its resources. Based on the evaluation, student knowledge increased from <30% before socialization to >90% after socialization. It means that education processes for the elementary student about the problems of the marine environment and its resources increase significantly, and need more information on other marine resource.
Keanekaragaman Spesies Gastropoda di Zona Intertidal Negeri Tial, Maluku Tengah Rumbati, Mawar; Haumahu, Sara; Supusepa, Junita
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol2iss2pp1-5

Abstract

Gastropoda memiliki peranan penting dalam rantai makanan di ekosistem laut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalanisa keanekaragaman spesies gastropoda pada zona intertidal Negeri Tial, Maluku Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023, dengan menggunakan metode transek garis. Data gastropoda dikoleksi pada 11 transek. Sebanyak 22 spesies gastropoda ditemukan dalam penelitian ini dan dikelompokan dalam 17 genera, 12 famili dan 6 ordo. Spesies Tenguella granulata memiliki kepadatan dan kemimpahan tertinggi (masing- masing 0,75 ind/m2 dan 13176 individu) Morula uva, Cypraea tigris, dan Mauritia arabica memiliki kepadatan dan kelimpahan terendah. Nilai indeks keragaman spesies gastropoda termasuk kategori sedang, indeks kerserasian spesies berada dalam kategori stabil dan indeks dominasi spesies gastropoda termasuk dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini menyediakan data tentang daftar spesies gastropoda pada perairan negeri Tial.
TRAINING ON AMBON BANANA FRUIT RIPENING PROCESSING IN BANANA FRUIT SELLERS IN TAWANGMANGU Setiawan, Ari; Indriyani; Azmi, Yudia; Amilia, Euis; Haumahu, Sara; kesaulya, Irma; Marthina , Alfonsina; A. B Mamesah, Juliaeta; A. Uneputty, Prulley; Fauzi, Fitriya
EMPOWERING HUMANITY Vol. 3 No. 2 (2025): Current Issues 6
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/emhum.v3i2.371

Abstract

Banana is a climacteric fruit that continues to ripen after harvesting, and the ripening process plays a crucial role in determining its market value, taste, and consumer safety. In Tawangmangu, a highland region of Central Java, many banana fruit sellers still employ traditional and unsafe methods for ripening, including the use of non-food-grade chemicals. This community service program aimed to enhance the knowledge and practices of 10 local banana sellers by providing participatory training on natural and safe ripening techniques, with a focus on Ambon bananas (Musa paradisiaca var. sapientum). The training combined theoretical education with hands-on practice in using ethylene-based and hygienic ripening methods. Pre- and post-test evaluations revealed a significant increase in participants’ understanding of postharvest physiology and food safety. Furthermore, 80% of the sellers demonstrated the ability to construct and apply low-cost ripening chambers using local materials, and reported reduced fruit spoilage, improved customer satisfaction, and increased marketability. The program successfully bridged the knowledge gap and introduced a practical, low-resource solution aligned with sustainable development goals. This model has the potential to be replicated in other rural agricultural markets to improve food safety and support local economic empowerment.
Edukasi Interaktif Terumbu Karang Bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth, Kota Ambon Haumahu, Sara; Barcinta, Muhammad F; Supusepa, Junita; Pasanea, Krisye; Rahman, Rahman
Open Community Service Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v5i1.174

Abstract

Latar Belakang: Kondisi terumbu karang di Pulau Ambon yang mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, sehingga diperlukan edukasi lingkungan sejak usia sekolah.Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjudul “Edukasi Interaktif Ekosistem Terumbu Karang bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian ekosistem terumbu karang.Metode: Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon sebanyak 21 orang dan satu orang guru pendamping. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi interaktif yang meliputi pemutaran film dokumenter, penyampaian materi dengan bahasa sederhana, diskusi, dan permainan edukatif. Materi yang diberikan mencakup pengertian ekosistem terumbu karang, fungsi dan manfaatnya bagi ekosistem laut dan masyarakat pesisir, serta berbagai aktivitas manusia yang dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa.Hasil: Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan pada seluruh indikator pembelajaran. Nilai post-test lebih tinggi (95,24%) dibandingkan pre-test (26,19%), yang menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif dan media pembelajaran yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian ekosistem terumbu karang dan dapat menjadi dasar pelaksanaan edukasi lingkungan secara berkelanjutan di wilayah pesisir Kota Ambon.