Claim Missing Document
Check
Articles

Wiring pada miniatur Smart Home Bertenaga Surya Muhammad Sakhalish Zayyan; Juan Edo Mikrado; Irrine B Sulistiawati; Aryuanto Soetedjo; Komang Somawirata; Sotyohadi
SinarFe7 Vol. 5 No. 1 (2022): SinarFe7-5 2022
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12869.513 KB)

Abstract

Smart Home technology has existed and developed for more than a decade. According to the Smart Home Association (smart home) the best definition of Smart Home is the integration of technology and services through a home network for a better quality of life. The main purpose of this article is to introduce children to smart home by making a miniature smart home using HMI Haiwell SCADA, Outseal PLC Arduino Mega and other components. This article uses SCADA, the RS 485 control protocol to create this miniature smart home. Previously, if the user wanted to control the equipment, he had to move near the wall and control the switch. This method is less comfortable for parents and people with special needs. A smart home that can be controlled and controlled remotely is an alternative solution. This miniature smart home uses solar panels as an energy source so when there is a blackout, this miniature can still be used.
Sistem SCADA pada miniatur Smart Home Bertenaga Surya Mohammad Alfa Z Fikri; Muhammad Sakhalish Zayyan; Juan Edo Mikrado; Irrine B Sulistiawati; Aryuanto Soetedjo; I Komang Somawirata; Sotyohadi Sotyohadi
Jurnal FORTECH Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.242 KB) | DOI: 10.56795/fortech.v3i2.106

Abstract

A smart home is a combination of technology and services in the home environment that aims to increase the efficiency, comfort and safety of its residents. This smart home is controlled by Outseal PLC which communicates locally using RS485 with Haiwell SCADA HMI. Apart from controlling and monitoring through the Haiwell SCADA HMI[1], you can do it via a smartphone by downloading the Haiwell Cloud app in the Playstore. When the light is turned on via the Haiwell Scada HMI or using a Smartphone, the buttons on the Haiwell Scada HMI and the smartphone will turn on. And there is a delay of about 5 seconds, due to the time it takes to send information to Outseal PLC. The main objective of this journal is to introduce children to smart home by making a miniature smart home using SCADA, Outseal PLC Arduino Mega and other components. In this paper we use SCADA, the RS 485 control protocol to create this miniature smart home. It used to be that if the user wanted to control equipment, he had to move near the wall and control the sacred. This method is inconvenient for the elderly and disabled. therefore created a smart home that can be controlled and controlled remotely This miniature smart home uses solar panels as an energy source so when there is a blackout, this miniature can still be used[2].
Rancang Bangun Alat Proses Fermentasi Kedelai Menggunakan Kendali Suhu Dan Kelembaban Untuk Produksi Tempe Skala Kecil Yusuf Ismail Nakhoda; Aryuanto Soetedjo; Pravasta Ongko S
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.553 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v1i1.3087

Abstract

In making tempeh, the fermentation process is an important process. The fermentation process of tempeh really determines the quality of the tempe produced. In the conventional method, the temperature and humidity in the tempe fermentation process are not regulated, so the fermentation results are strongly influenced by the weather. In general, the fermentation process for tempeh takes about one and a half days. With technological advances in electronics, temperature and humidity can be controlled according to the desired range. By utilizing temperature and humidity controllers in the tempe fermentation process, the time of making tempe can be accelerated without reducing the quality of the tempe produced. From the test results, it was found that the controller was able to maintain an average temperature of 37.63 0C, an average humidity of 57.46%, and was able to accelerate the fermentation process of tempeh within 24 hours with an average power consumption of 212.27 Watt and used to produce tempe for small scale tempe craftsmen.
Detektor Analisis Dan Perekaman Database Konsentrasi Gas Hasil Reaksi Fischer-Tropsch Berbiaya Murah Menggunakan Sensor Gas Berbasis Arduino Jimmy Jimmy; Aryuanto Soetedjo
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 3 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i3.192

Abstract

Perkembangan teknologi sensor dan antarmuka komputer yang sangat pesat dapat dimanfaatkan untuk membangun suatu peralatan yang dapat digunakan untuk pengukuran dan perekaman konsentrasi gas hasil penelitian secara cepat. Pengembangan peralatan sensor gas sekaligus perekaman data secara kontinyu berbiaya murah, diperlukan untuk meningkatkan performa penelitian khususnya dalam pengolahan hasil penelitian. Salah satu penelitian yang memerlukan data konsentrasi gas secara kontinyu adalah reaksi Fischer-Tropsch. Gas yang lolos dari kondensor terakhir terdiri dari CO, H2, N2, CO2, CH4, C2-4 yang diencerkan dengan udara pada pada rasio udara/gas buang sebesar 150, selanjutnya dilewatkan kotak yang berisi sensor gas CO (Arduino MQ-7, kapasitas pembacaan 20-2000 ppm), CO2 (Arduino MG-811, kapasitas pembacaan 350-10.000 ppm) dan CH4 (Arduino MQ-4, kapasitas pembacaan 200-10.000 ppm). Pengenceran dilakukan untuk mengakomodasi batas pembacaan masing-masing sensor. Ketiga sensor ini dihubungkan dengan sebuah komputer untuk perekaman data kadar CO sisa dan CO2 dan CH4 yang terbentuk. Hasil implementasi pengukuran sensor yang diproses menggunakan Arduino ditampilkan dalam sebuah layar LCD dalam satuan ppm (part per million) dan datanya disimpan dalam Microsoft Excel. Jarak waktu perekaman dapat diatur dalam program tersebut. Kalibrasi diperlukan untuk mengukur akurasi sensor. Tingkat kesalahan (error) pada kalibrasi yang membandingkan konsentrasi gas standar dengan konsentrasi gas sampel adalah 14,91% untuk CH4; 17,98% untuk CO2 dan 14,60% untuk CO.Kata kunci: detektor gas, karbonmonoksida, karbondioksida, metana, Arduino
PERANCANGAN SANGKAR BURUNG OTOMATIS DENGAN TERAPI SUARA BERBASIS ARDUINO Luis A. M. Dos Santos; I Komang Somawirata; Aryuanto Soetedjo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan dan pembuatan alat memandikan, memberi pakan, minum burung otomatis yang dilengkapi dengan terapi suara ada beberapa cara pemasangan diantaranya pembuatan sangkar burung, pemasangan komponen komponen sensor dan lain-lain, serta merancangkan sebuah sistem pada Arduino, dengan tujuan menghasilkan sebuah sistem perancangan dan pembuatan alat yang dapat bekerja secara otomatis dan dilengkapi dengan terapi suara, dimana alat tersebut dapat bekerja pada waktu yang ditentukan yang sudah ada pada sistem. saat memandikan burung memberi pakan dan minum burung hampir habis menggunakan mikrokontroler berbasis Arduino. Penelitian ini merancang dan pembuatan alat pemberi pakan minum serta memandikan burung secara otomatis yang dilengkapi terapi suara ini dimulai dari proses awal sampai ahkir dimana di dalam proses tersebut ada beberapa bagian yang perlu dilengkapi terlebih dahulu. contoh misalnya komponen – komponen dan alat – alat yang lain.
RANCANG BANGUN ALAT IDENTIFIKASI JENIS DAGING KONSUMSI DENGAN PENGOLAHAN CITRA BERBASIS RASPBERRY PI Qurrotun Ainun Najib; Aryuanto Soetedjo; I Komang Somawirata
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daging adalah salah satu bahan makanan utama yang dikonsumsi oleh manusia karena banyak mengandung protein yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan dan menambah stamina yang sangat dibutuhkan manusia untuk menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. Daging adalah otot hewan yang tersusun dari banyaknya serat-serat yang sangat kecil, masing-masing berupa sel memanjang yang disatukan oleh jaringan ikat, membentuk berkas ikatan yang pada kebanyakan daging jelas kelihatan lemak pembuluh darah dan urat syaraf. Bila potongan daging diamati secara teliti maka akan tampak dengan jelas bahwa daging terdiri atas tenunan yang terdiri atas air, protein, tenunan lemak dan potongan tulang.
APLIKASI THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG) PADA KOMPOR GAS MENGGUNAKAN DC/DC BOOST KONVERTER DAN KONTROL MPPT INCREMENTAL CONDUCTANCE (INC) Doni Krsimantoro; Aryuanto Soetedjo; F. Yudi Limpraptono
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi energi baru dan terbarukan yang dapat dimanfaatkan masyarakat indonesia, mulai dari energi surya, biomassa, energi angin, air, panas bumi dan energi lainnya (ESDM, 2016). Energi tersebut tentunya sangat berpotensi apabila dimanfaatkan. Disamping itu, terdapat juga energi buangan atau limbah berupa energi panas yang dihasilkan mesin, dan kegiatan sehari-hari yang menghasilkan limbah panas hingga saat ini belum dimanfaatkan. Dengan memanfaatkan energi buangan (waste energy) berupa panas akan dirubah menjadi listrik melalui perbedaan suhu oleh elemen termoelektrik. Generator ini juga merupakan energi baru terbarukan yang akan menghasilkan energi ramah lingkungan serta dapat menambah energi yang sudah ada saat ini. Untuk mendukung hal tersebut akan dilakukan penelitian terkait efisiensi daya untuk generator termoelektrik dengan metode Maximum Power Point Tracker (MPPT) Incremental Conductace (InC) agar generator termolelektrik dapat bekerja pada titik daya maksimumnya, sehingga transfer daya ke beban dapat dimaksimalkan. Dengan menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler (implementasi algoritma MPPT), DC/DC Boost Converter sebagai converter pada beban, Sensor INA219 untuk mendeteksi tegangan dan arus, kemudian data out akan ditampilkan pada LCD. Pada penelitian menggunakan TEC-12706 yang dirangkai secara seri dan paralel sehingga mampu menghasilkan tegangan 10,11V pada ΔT 35,5°C tanpa beban. Perbandingan ketika dengan MPPT dan tanpa menggunakan MPPT sangat signifikan karena mosfet tidak bekerja untuk switch dan juga losses power pada konverter.
SIMULASI GERAK ROBOT SOCCER BERODA MENGGUNAKAN KINEMATIKA OMNIDIREKTIONAL RODA EMPAT Widi Saputro Purnomo; Aryuanto Soetedjo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontes Robot Indonesia (KRI) adalah ajang kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika. KRI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kontes Robot Indonesia ini dapat diikuti oleh oleh tim mahasiswa pada Perguruan Tinggi yang tercatat di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) merupakan metaforfosis dari Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Robo Soccer Humanoid League (RSHL) yang terakhir kontes tahun 2012. Untuk mendukung ajang perlombaan ini dilakukan pengembangan robot soccer beroda. Penelitian ini ditujukan untuk mengimplementasikan kinematika omni directional roda empat pada robot soccer beroda. Pada robot soccer beroda ITN Malang sebelumnya tidak menggunakan metode apapun, hanya saja pada tersebut menggunakan trial error, yaitu mencoba menebak arahnya dengan cara mengatur PWM kecepatan motor di setiap roda robot. Hal ini menyebabkan robot menjadi tidak dapat bergerak ke segala arah. Dengan mengimplementasikan kinematika omnidirectional dapat mengoptimalkan gerak robot beroda. Kelebihan dari robot four omnidirectional adalah dapat bergerak kesegala arah tanpa harus mengubah arah hadapnya. Arah gerak pada robot ini bergantung pada perbandingan kecepatan pada tiap roda yang didapat dari perhitungan kinematika robot.
MEMONITORING TINGKAT STRESS PADA PEKERJA BERBASIS IOT pompy mandislian sianturi; Aryuanto Soetedjo; M. Ibrahim Ashari
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem monitoring stress merupakan suatu sistem yang berfungsi sebagai pemantauan pada tingkat stress manusia. Sistem ini dapat digunakan untuk menyajikan sebuah informasi mengenai parameter suhu tubu, detak jantung dan konduktivitas kulit pada manusia. Parameter tersebut dapat mempengaruhi tingkat stress pada pekerja jika tidak sesuai dengan ketentuan normal dari parameter yang otomatis akan berdampak pada kinerja suatu pekerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibuatlah sebuah sistem informasi melalui perantara internet yang nantinya pihak perusahaan dapat memontoring keadaan para pekerjanya dari jarak jauh. Informasi yang dikirim merupakan data pada sebuah sensor GSR untuk memantau tingkat konduktivitas kulit, sensor ds18b20 untuk memantau suhu tubuh, dan pulse sensor untuk memantau detak jantung pada pekerja. Dengan menggunakan sistem ini akan memudahkan pihak perusahaan dalam memonitoring tingkat stress para pekerjanya sehingga dapat meminimilasirkan tingkat stress serta menurunnya kinerja maupun kualitas yang dapat berdampak pada perusahaan tersebut.
ANALISIS KINERJA JARINGAN WIRELESS LAN DI DESA TOYA KECAMATAN AIKMEL DENGAN PARAMETER TIPHON Muhammad Rofi Assilmi; Sotyohadi; Aryuanto Soetedjo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet merupakan salah satau hal yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sehari-hari, sehingga desa Toya kecamatan Aikmel menyedakan internet yang sifatnya berbayar namun memiliki harga yang lebih murah dari layanan internet pada umumnya yang di sediakan bagi setiap wargannya, dengan adanya layanan internet ini diharapkan warga dapat memanfaatkannya untuk kegiatan-kegiatan positif seperti berjualan secara online dan kegiatan-kegiantan lainnya. Akan tetapi penggunaan internet di desa Toya kecamatan Aikmel masih dirasakan lambat sehingga memunculkan ide bagi penulis utuk melakukan penelitian tentang kinerja jaringan Wireless LAN yang ada di desa Toya untuk mengetahui berapa jumlah Troghput, packet loss, delay, jitter dan bandwith. Denganmenggunakan software Wireshark dan Axence NetTools Yang kemudian akan diukur dengan parameter yg di tetapkan oleh TIPHON sehingga kita dapat mengetahui tingkat kinerja jaringan yang diteliti dan diharapkan bisa memberikan informasi ataupun manfaat yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan ketika melakukan pengembangan di waktu yang akan datang.