Claim Missing Document
Check
Articles

PROTOTYPE SISTEM MANAJEMEN ENERGI PADA RUMAH DENGAN METODE GROUPING BEBAN BERBASIS INTERNET OF THINGS Luthfi Fajar Pamungkas; Aryuanto Soetedjo; Kartiko Adi Widodo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2023): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Manajemen Grouping Beban Listrik Pada Rumah Dengan Internet Of Things merupakan sebuah sistem yang difungsikan agar dapat mempermudah mengatur penggunaan Energy listrik pada rumah. Yang mana membantu pengguna memonitoring dan melihat pencatatan serta nilai rupiah yang akan dikeluarkan untuk membayar pemakaian/penggunaan beban listrik pada skala waktu yang ditentukan, dengan membagi pemakaian beban listrik / Grouping beban berdasarkan rentang waktu pemakaianya menjadi 2, yaitu ; Beban elektronik yang selalu digunakan (Always On) dan Beban elektronik yang sewaktu-waktu di gunakan (Temporary) sebagai variable utama yang akan di manajemen dalam sistem ini. Penggunaan beban listrik dapat dapat diketahui dengan menggunakan sensor PZEM-004T v3 sebagai pembaca beban listrik yang akan diintegrasikan dengan mikrokontroller NodeMCU v3 ESP8266. Data yang di terima NodeMCU dari sensor akan di kirimkan ke halaman web HTML sebagai display monitoring dan hasil akhir pencatatan beban listrik yang telah digunakan
Sistem Manajemen Energi Listrik Berbasis Okupansi menggunakan Teknologi IoT di Laboratorium Otomasi dan Robotika Teknik Elektro ITN Malang Amirul Fadly Ragali; Aryuanto Soetedjo; F. Yudi Limpraptono
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meningkatnya kompleksitas kebutuhan energi listrik di lingkungan laboratorium otomasi dan robotika, pengembangan sistem manajemen energi yang efisien menjadi suatu keharusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Energi Listrik Berbasis Okupansi menggunakan Teknologi Internet of Things (IoT) di Laboratorium Otomasi dan Robotika Teknik Elektro ITN Malang. Metode penelitian ini melibatkan survei kebutuhan energi, perancangan sistem berbasis IoT, pengembangan perangkat keras, dan pengujian implementasi sistem. Sistem ini memanfaatkan sensor okupansi dan perangkat pintar yang terhubung dalam suatu jaringan IoT untuk mengumpulkan data okupansi di lingkungan laboratorium. Data tersebut kemudian digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan energi listrik sesuai dengan kebutuhan dan pola okupansi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada efisiensi pengelolaan energi listrik di Laboratorium Otomasi dan Robotika Teknik Elektro ITN Malang. Data yang dihasilkan merupakan data konsumsi daya dengan sistem okupansi dan tanpa sistem okupansi, daya konsumsi dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu daya outlet, daya lampu, dan daya total. Hasil akhir membuktikan bahwa memakai sistem okupansi dapat menghemat konsumsi daya, penghematan daya outlet, daya lampu, dan daya total secara berurutan adalah 62.6 persen, 5.78 persen, dan 37.23 persen.
Sistem Manajemen Energi Untuk Lampu Penerangan Dan Beban Peralatan Listrik Berbasis Okupansi Di Laboratorium EBT Teknik Elektro ITN Malang Menggunakan Pembangkit PLTS Off-Grid 4 KWp Muhammad Sofyan -; Aryuanto Soetedjo; Sotyohadi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Building Automation System (BAS) telah menjadi salah satu kemajuan teknologi dalam bidang kelistrikan dengan tujuan otomasi gedung, meningkatkan kenyamanan pengguna, sekaligus mengurangi biaya konsumsi energi listrik. Institut Teknologi Nasional Malang merupakan salah satu instansi yang telah menerapkan Building Automation System (BAS) pada sistem kelistrikannya, namun belum dilengkapi dengan sistem manajemen energi pada sistem kelistrikannya. Untuk melakukan manajemen energi pada penelitian ini memanfaatkan Okupansi. Okupansi yang digunakan pada penelitian ini adalah sensor PIR, okupansi bertujuan untuk mendeteksi kehadiran orang dalam ruangan yang digunakan untuk menyala dan mematikan lampu penerangan dan sumber beban peralaan listrik di Laboratorium EBT. Konsumsi energi pada kondisi existing di laboratorium EBT mencapai 5.019 kWh/hari. Sistem manajemen energi berbasis okupansi yang diterapkan di laboratorium EBT dirancang dengan 3(tiga) zona, yaitu zona 1 ruangan kepala laboratorium, zona 2 lampu penerangan laboratorium, dan zona 3 meja asleb laboratorium. Setiap zona menghasilkan konsumsi energi yang berbeda dan lebih hemat dari kondisi existing masing – masing secara berurutan menghasilkan penghematan sebesar 14%, 41% dan 15%.
SISTEM MONITORING RUANG SERVER BERBASIS IOT (INTERNET OF THING) DI PT. RADNET DIGITAL INDONESIA Muhammad Assegaf; Aryuanto Soetedjo; Sotyohadi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari perancangan ini adalah server perlu menjaga kehandalannya karena perannya yang sangat penting sebagai penyedia layanan kepada pengguna. Keandalan server tidak hanya dipengaruhi oleh teknologi peralatan yang digunakan, tetapi juga oleh kondisi suhu dan kelembaban di ruang server. Pemantauan manual secara terus menerus terhadap kondisi suhu dan kelembaban tidak dimungkinkan karena keterbatasan sumber daya manusia. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan sistem berbasis IoT, oleh karena itu penelitian ini memebuat sebuah system monitoring suhu dan kelembapan di dalam ruang sevrver secara real time melalui intenet dengan menggunakan NodeMcu ESP32 dan dht22 sebagai sensor utama dalam mendeteksi nilai suhu dan kelembapan di runag server, kemudian pada penelitian ini menggunakan web untuk menampilkan nilai suhu dan kelembapan, lalu ada juga databse thingspeak yang berfungsi sebagai data logger nya, lalu ada bot telegram yang bisa mengirim pesan berisi nilai suhu dan kelembapan ruang server.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING SUHU, KADAR KEASAMAN DAN KEKERUHAN AIR PADA BUDIDAYA IKAN GURAME DENGAN MEDIA KOLAM TANAH BERBASIS IoT Bagas Septiyan Zainur Rohman; Aryuanto Soetedjo; Michael Ardita
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan gurame adalah jenis ikan air tawar yang dimakan, lebar, bentuk tubuh rata, punggung coklat-merah, perut kekuningan perak-perak. Ikan ini merupakan salah satuA produk perikanan air tawar yang cukup penting jika dilihat dari permintaan yang cukup tinggi dan harga yang relative tinggi dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. Tujuan dari penelitian ini bertujuan guna memudahkan para peternak ikan gurame dengan media kolam tanah untuk mengetahui kualitas air, dalam hal ini monitoring suhu, kekeruhan, dan kadar keasaman air. Nantinya dapat diakses melalui smartphone dan juga melalui LCD yang ada dilapangan. Dengan begitu para pternaki diharapkan mendapat kualitas ikan yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam perancangan sistem menggunakan Arduino uno sebagai kontroler, sensor DS18B20 mendeteksi suhu, sensor pH-4502c mendeteksi keasaman air, dan sensor turdibity mendeteksi kekeruhan air kolam ikan gurame. Data dari ketiga sensor tersebut nantinya akan ditampilkan pada LCD dan platform IoT yaitu Blynk. Dari hasil uji coba di lapangan alat sudah berjalan dengan baik, data sensor yang tampil pada LCD dan Blynk sudah sesuai dengan range parameter yang tercantum.
Rancang Bangun Monitoring Hujan, Kecepatan Angin dan Tanah Longsor Berbasis Internet of Things(IoT) Dwi Darmawan; Aryuanto Soetedjo; Sotyohadi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alat yang dapat memonitoring hujan, kecepatan angin dan tanah longsor secara real-time dan bersamaan di suatu lokasi. Hujan lebat yang terjadi bisa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan salah satunya tanah longsor yang bisa menimbulkan korban jiwa. Hujan yang terjadi juga sering diikuti angin yang kencang yang dapat membahayakan pengendara yang bisa menyebabkan kecelakaan. Pengukuran di lapangan sering sekali sulit dilakukan secara manual oleh manusia, untuk itu dibutuhkan alat yng bisa melakukan pengukuran secara real-time dan memonitoring beberapa kejadian secara bersamaan. Dari permasalahan tersebut dirancanglah alat untuk mendeteksi hujan, kecepatan angin dan tanah longsor yang bisa menggantikan manusia. Dengan menerapkan Internet of Things (IoT) bisa memonitor keadaan alam tersebut setiap saat. Dengan menggunakan sensor raindrop untuk deteksi hujan, sensor anemometer untuk deteksi kecepatan angin, dan juga mpu6050, soil moisture untuk deteksi longsor dan interface berupa grafik bisa di akses melalui web Thingspeak. Nantinya kita bisa membuat kesimpulan apa yang terjadi di lokasi yang di monitoring dari nilai sensor yang terbaca. Dari data tersebut bisa disimpulkan bencana apa yang terjadi di lokasi tersebut dan menjadikan sebuah peringatan untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan seperti tanah longsor yang bisa menelan korban jiwa dan kerusakan harta benda dan angin kencang yang menggangu pengguna jalan. Dari hasil pengujian yang dilakukan sensor bisa mendeteksi terjadinya hujan, kecepatan angin dan tanah longsor. Kedua node bisa mengirim nilai sensor ke sink tetapi jarak pengiriman data dari node ke sing masih terbilang pendek yaitu 9 meter. Nilai sensor yang dikirimkan dari setiap node berhasil dikirim ke cloud Thingspeak setiap 30 detik sekali yang menandakan masih adanya delay.
IMPLEMENTASI MONITORING SUHU RUANGAN DAN PEMBERI MAKAN PADA PETERNAKAN KELINCI DENGAN SISTEM KANDANG BATERAI BERBASIS IOT Bagus Saputra; Aryuanto Soetedjo; I Komang Somawirata
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelinci merupakan alternatif pemenuhan gizi masyarakat sebagai sumber protein hewani yang berkualitas, dan memiliki kemampuan perkembangbiakan yang cukup cepat. Dalam satu masa kehamilan kelinci mampu melahirkan 4-12 ekor anak kelinci. Perkembangbiakan yang relatif cepat harus diimbangi dengan pakan yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan kelinci, dan memerhatikan suhu ruangan kandang kelinci yang dapat mempengaruhi konsumsi pakan dan bobot badan. Maka dari itu, untuk meningkatkan hasil produksi secara maksimal serta mempermudah melakukan monitoring suhu, dibuatlah Sistem Monitoring Suhu Ruangan dan Pemberi Makan Pada Peternakan Kelinci dengan Sistem Kandang Baterai Berbasis IoT. Pada sistem ini monitoring suhu menggunakan sensor DHT11, selanjutnya variabel yang didapatkan akan diproses menggunakan Arduino Mega 2560 dan mengirimkan variabel suhu menggunakan ESP8266 untuk ditampilkan pada Aplikasi Blynk (Smartphone) melalui jaringan nirkabel (IoT). Selanjutnya, pada sistem pemberi makan variabel akan diakses melalui aplikasi Blynk (smartphone) senilai 50, 100, dan 150 gram yang selanjutnya akan di proses oleh Arduino Mega 2560 untuk menggerakkan Servo.
APLIKASI IOT UNTUK MEMONITORING pH DAN SUHU TANAH PADA PROSES FITOREMEDIASI IPAL KOMUNAL Trigel Sitompul; Aryuanto Soetedjo; Evy Hendriarianti
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan limbah cair dikerjakan dalam IPAL (Instalasi Pengolah Air Limbah). Dalam operasional IPAL diperlukan data pemantauan kinerja IPAL dari parameter kualitas air limbah seperti pH, suhu, oksigen larut (dissolved oxcygen / DO , daya hantar listrik, TOC ( Total Organic Carbon ), BOD ( Biological Oxcygen Demand ), COD ( Chemical Oxcygen Demand ). Selama ini dalam memonitoring kualitas IPAL dilakukan dengan uji sampel air limbah di laboratorium. Hal ini memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar sehingga pemantauan tidak efektif. Hal ini dapat diatasi dengan otomasi sistem monitoring kualitas IPAL. Dalam sistem otomasi sensor yang terpasang akan mengambil nilai data parameter selanjutnya akan di transmisikan melalui IoT. Hasil monitoring ini ditampilkan melalui komputer yang telah terakses internet. Data hasil monitoring ini operator dapat menentukan tindakan apa yang akan dilakukan untuk mengendalikan proses IPAL. Dikarenakan proses pengambilan data di IPAL tidak memungkinkan karena kondisi pandemi COVID-19 sehingga pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tanaman lain seperti tanaman Lidah Mertua. Sistem monitoring ini menggunakan empat sensor yaitu sensor pH tanah, Kelembaban,pH air dan suhu yang terhubung dengan NodeMcu. Data yang didapatkan akan dikirimkan ke aplikasi IoT. Dari hasil pengujian alat ini dapat bekerja dengan baik dan mampu menampilkan data pH tanah, kelembaban, pH air dan suhu yang terdapat pada tanaman fitoremediasi pada aplikasi IoT.
System Monitoring suhu dan kelembaban di gunung untuk informasi pendakian Menggunakan Metode Wireless Sensor Network Wilhan Jechovanda Susanto; Aryuanto Soetedjo; Michael Ardita
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alat yang dapat membantu seorang pendaki mengetahui suhu dan kelembaban di gunung untuk mengurangi terjadinya hipotermia pada seorang pendaki Pada Era Milenial dan digital ini banya remaja-remaja yang memiliki hobi foto grafis dengan mendokumentasikan keindahan alam dari pelosok desa hingga puncak gunung sebagai objek fotonya, selain itu pula banyak remaja yang memiliki hobi melakukan pendakian gunung hingga ke puncak. Alat ini digunakan untuk pendaki mengetahui suhu dan kelembaban gunung yang akan didaki , suhu diatas gunung masih dingin biasa atau over, supaya pendaki dapat mempersiapakan perlalatan pendaki yang safety
RANCANG BANGUN ALAT PENGHITUNG BIBIT LELE DAN JUMLAH BERAT MENGGUNAKAN ARDUINO BERBASIS IOT Insan Alim Nasyrullah; Aryuanto Soetedjo; Kartiko Adi Widodo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan lele ada dua segmen yang akan dilakukan, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Dalam setiap segmen tersebut, segmen pembenihan ini bertujuan untuk menghasilkan benih ikan lele dan segmen 2 pembesaran bertujuan untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi. Kegiatan ini harus diimbangi oleh perkembangan teknologi tepat guna yang dibutuhkan untuk meningkatkan dan mendukung pemasaran produksi hasil perikanan konsumsi. Menurut Mukhriman (2017), salah satu sektor ekonomi pada budidaya perikanan yang cukup menjanjikan adalah pembibitan dan penjualan bibit ikan lele. Hal ini terjadi karena permintaan pasar tehadap bibit ikan lele cukup tinggi. Penelitian ini membahas tentang counting atau perhitungan bibit ikan lele dimana tujuanya untuk memperbaiki penelitian sebelumnya dimana pada proses perhitungan bibit memiliki nilai error yang tinggi yakni 0-15%. Selain jumlah ikan alat ini dilengkapi dengan sensor load cell yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah berat bibit ikan lele tersebut. Pada penelitian ini, dirancang alat penghitung bibit ikan otomatis dengan sistem mikrokontroler Arduino MEGA sebagai pengolah datanya. NodeMCU ESP8266 sebagai pengirim dan penerima data, yang kemudian ditampilkan dalam WEB. Sehingga didapatkan penjumlahan bibit ikan secara otomatis. Hasil pengujian alat penghitung bibit ikan otomatis tersebut akan berjalan apabila ada obyek yang melewati sensor LDR. Kemudian data akan ditampilkan di WEB untuk menunjukkan jumlah ikan yang lewat dan jumlah ikan keseluruhan
Co-Authors Abdilah, M. Rifqi Abraham Lomi Achmad Sahrul Afandi Alfa Z Fikri, Mohammad Amirul Fadly Ragali Awan Uji Krismanto B Sulistiawati, Irrine Bagas Septiyan Zainur Rohman Bagus Saputra Bayu Jaya PUSPITA Cosnas Eric Septian Crysto Anugrah, Alfa Deny Rachman Setiawan Doni Krsimantoro Dwi Darmawan Dyah Ayu Girindraswari Edo Mikrado, Juan Evy Hendriarianti F. Yudi Limpraptono Fajar Alvandy, Rahmad Farhan Farhan Fikri, Mohammad Alfa Zaidanil Gaguk Sukowiyono I Komang Somawirata i made krishna mahardika hermawan Iftitah Ruwana Insan Alim Nasyrullah Irmalia Suryani Faradisa Irrine B Sulistiawati Irrine Budi S Irrine Budi Sulistiawati Jimmy Jimmy João Quintão do Rêgo Juan Edo Mikrado Kartiko Adi Widodo Kartiko Adi Widodo Kartiko Ardi Widodo Khulud Anshori Labib, Radimas Putra Davi Luis A. M. Dos Santos Luthfi Dio Pratama Luthfi Fajar Pamungkas M. Hasib Al Isbilly M. Ibrahim Ashari M. Ibrahim Ashari Michael Ardita Mohammad Alfa Z Fikri Muhammad Assegaf Muhammad Rofi Assilmi Muhammad Sakhalish Zayyan Muhammad Sofyan - Muljanto, Widodo Pudji Nusa Sebayang pompy mandislian sianturi Prama Diptya Widayaka Pravasta Ongko S Pudji Muljanto, Widodo Puspita, Bayu Jaya Qurrotun Ainun Najib Radimas Putra Muhammad Davi Labib Ridwan karim, Lucky Marsel Sakhalish Zayyan, Muhammad Septa Yudha Prasetya Sigit, Nanta Sirojul Hadi Sotyohadi Sotyohadi , Sotyohadi Susanti, Debby Budi Trigel Sitompul Widi Saputro Purnomo Wilhan Jechovanda Susant0 Wilhan Jechovanda Susanto Yoga Prasetyo Yoga Prasetyo Yusuf Ismail Nakhoda Yusuf Ismail Nakhoda Yusuf Ismail Nakhoda Zulfani , Dyah Erika Mining Aurora