Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KITAB TAHAJI UNTUK MENINGKATKAN TAHSINUL KITABAH KELAS 2 MI KEBOKICAK DAPUR KEJAMBON JOMBANG Nasrul Waton, Muhammad; Humairoh, Zuni; Sholichah, Maulidatus
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mempelajari huruf hijaiyah bagi umat muslim merupakan sebuah keharusan. Sebab, Al-Qur’an sebagai kitab yang wajib dibaca dan dipelajari, ditulis dalam Bahasa arab. Huruf hijaiyah merupakan huruf dalam Bahasa arab yang berarti mengeja, membaca huruf demi huruf. Dalam bahan ajar kitab tahaji yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak membahas tuntas huruf hijaiyah, di antaranya terdapat adanya indikator pencapaian salah satunya dapat melafalkan dan menuliskan huruf hijaiyah dengan tanda macam-macam harokat. Melalui bahan ajar tersebut, peserta didik dikenalkan juga bentuk huruf-huruf hijaiyah. Namun, masih banyak peserta didik yang belum bisa membedakan dan menuliskan huruf hijaiyah dengan benar. Terdapat rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini, yakni: (1) Bagaimana proses pengembangan bahan ajar kitab Tahaji dalam meningkatkan Tahsinul Kitabah? (2) Bagaimana efektifitas pembelajaran sebelum dan sesudah adanya bahan ajar Tahaji dalam meningkatkan Tahsinul Kitabah kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak? (3) Bagaimana penerapan pengembangan bahan ajar kitab Tahaji dalam meningkatkan Tahsinul Kitabah kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak?Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pendekatan Borg and Gall. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket.subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 2 MI Kebokicak Dapurkejambon Jombang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan bahan ajar kitab tahaji diterapkan melalui pengembangan Borg and Gall dengan melalui beberapa prosedur pengembangan. (2) peserta didik sangat antusias dan lebih mudah memahami pelajaran tahaji karena terdapat contoh cara penulisan huruf hijaiyah dan banyaknya latihan soal serta berbagai gambar yang menarik. (3) bentuk peningkatan tahsinul kitabah dapat dilihat dari hasil instrument penilaian dengan rata-rata nilai 69% sebelum menggunakan bahan ajar kitab tahaji dan 87% setelah menggunakan bahan ajar kitab tahaji untuk meningkatkan tahsinul kitabah. Kata Kunci: Pengembangan, Tahaji, Tahsinul Kitabah ABSTRCT Learning the hijaiyah letters for Muslims is a must. Because, the Koran, as a book that must be read and studied, is written in Arabic. Hijaiyah letters are letters in Arabic which mean spelling, counting letters, reading letter by letter. In the teaching materials on the book of Tahaji at Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak, the hijaiyah letters are thoroughly discussed, including indicators of achievement, one of which is being able to pronounce and write the hijaiyah letters with the punctuation marks fathah, kasroh, dlommah, fathatain, kasrotain, dlommatain, mad, layyin, sukun and tasydid. Through these teaching materials, students are also introduced to the shape of the hijaiyah letters. However, there are still many students who cannot distinguish and write hijaiyah letters correctly. Therefore, the researcher adopted the Tahaji Book teaching material with Tahsinul Kitabah as teaching material from the results of the development of the Tahaji Book in class 2 Harokat material. There is a problem formulation raised in this research, namely: (1) What is the process of developing teaching materials for the Tahaji book in improving the Tahsinul Kitabah? (2) What is the effectiveness of learning before and after Tahaji teaching materials in improving Tahsinul Kitabah grade 2 Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak? (3) How is the development of Tahaji book teaching materials implemented in improving Tahsinul Kitabah class 2 at Madrasah Ibtidaiyah Kebokicak? This research uses the Research and Development (R&D) method with the Borg and Gall approach model. The data collection instruments used were interviews, observations and questionnaires. The subjects in this research were grade 2 students at MI Kebokicak Dapur Kejambon Jombang. The results of this research show that (1) the application of the Tahaji book teaching materials is used using lecture and practice methods. (2) the application of the Tahaji book teaching materials is implemented through the development of Borg and Gall through several development procedures. (3) students are very enthusiastic and understand the tahaji lesson more easily because there are examples of how to write hijaiyah letters and lots of practice questions as well as various interesting pictures. (4) the form of improvement in tahsinul kitabah can be seen from the results of the assessment instrument with an average score of 69% before using the teaching material of the book of tahaji, while 87% after using the teaching material of the book of tahaji to improve tahsinul kitabah. Keywords: Development, Tahaji, Tahsinul Kitabah
Penerapan Model Brain Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Bangun Ruang Pada Tingkat Madrasah Ibtida’ Zain, Fathoni; Humairoh, Zuni; Luqi Syamsiyah
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2024): JULI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran matematika yang diberikan guru menggunakan metode ceramah membuat antusias peserta didik kurang aktif dan kurang tertarik dalam pembelajaran. Hal itu bisa  dilihat dari  rendahnya pencapaian hasil belajar peserta didik melalui  nilai ulangan dibawah KKM. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melibatkan keaktifan peserta didik melalui model brain based learning, sehingga proses pembelajaran peserta didik menjadi semakin bermakna dan menajamkan daya ingat peserta didik. Lokasi penelitian ini adalah MI Al-Ihsan Kalikejambon. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mempunyai tahapan dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar pengamatan aktivitas guru, lembar pengamatan aktivitas peserta didik dan lembar tes. Data pada penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi dan metode tes. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V- B MI Al-Ihsan Kalikejambon  tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 38 peserta didik. Hasil pengamatan dengan menerapkan model pembelajaran Brain Based Learning dalam pembelajaran matematika menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas guru pada siklus I sebesar 81,25%  meningkat menjadi 92.5% pada siklus II. Rata-rata aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 82.57% meningkat menjadi 93.73% pada siklus II , dan ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 68,42% meningkat menjadi 84.21%. Jadi penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V-B MI Al-Ihsan Kalikejambon dengan menerapkan model pembelajaran Brain Based Learning. Kata kunci : Model Brain Based Learning, Materi Bangun Ruang, Hasil Belajar Matematika   ABSTRACK Mathematics learning given by teachers using the lecture method makes students less active and less interested in learning. This can be seen from the low achievement of student learning outcomes through test scores below the KKM. Therefore, this research aims to involve students' activity through a brain-based learning model, so that the students' learning process becomes more meaningful and sharpens students' memory. This research is classroom action research which has stages of planning, action implementation, observation, evaluation and reflection. The instruments used in this research were teacher activity observation sheets, student activity observation sheets and test sheets. The data in this research was obtained using observation methods and test methods. This research was conducted on students in class V-B MI Al-Ihsan Kalikejambon for the 2022/2023 academic year with a total of 38 students. The results of observations by applying the Brain Based Learning learning model in mathematics learning show that the average teacher activity in cycle I was 81.25%, increasing to 92.5% in cycle II. The average activity of students in cycle I was 82.57%, increasing to 93.73% in cycle II, and classical completeness of student learning outcomes in cycle I was 68.42%, increasing to 84.21%. So this research shows that there is an increase in the activities and mathematics learning outcomes of class V-B students at MI Al-Ihsan Kalikejambon by implementing the Brain Based Learning learning model. Keywords: Brain Based Learning Model, Space Building Material, Mathematics Learning Results
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Edukasi Fikih Jenazah di Desa Kebonagung Abdul Kholiq Hasan; Zuni Humairoh; Vivi Afbrifani; Intan Nadiroh; Siti Nur Khotimah; Yayang Ziyana Rahmah Wahidah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i4.2082

Abstract

Abstract: Terdapat kesenjangan antara pemahaman fikih jenazah secara normatif dengan praktik sosial masyarakat di Desa Kebonagung. Praktik yang berkembang cenderung bergantung pada tradisi dibandingkan dengan rujukan hukum Islam yang otoritatif, sehingga berpotensi menimbulkan konflik internal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui edukasi fikih jenazah dengan meningkatkan literasi hukum, menumbuhkan sikap inklusif, serta mendorong terciptanya harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain sosio-legal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program dilaksanakan melalui seminar dan praktik pengurusan jenazah dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan hukum Islam. Selain itu, terjadi perubahan sikap ke arah penerimaan yang lebih baik terhadap perbedaan praktik fikih. Namun demikian, perubahan yang terjadi masih berlangsung secara bertahap karena pengaruh tradisi lokal yang masih kuat.
Implementasi Penggunaan Alat Peraga Moge (Multiplication Board Game) terhadap Hasil Belajar Perkalian Siswa Zuni Humairoh; Putri Anita Amelia
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 02 (2025): JULI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i02.3583

Abstract

ABSTRAK Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yaitu alat peraga. Alat peraga adalah alat untuk menyampaikan materi pembelajaran agar mempermudah pemahaman siswa. Salah satu alat peraga yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran matematika materi perkalian yaitu alat peraga MOGE. Tujuan dari  penelitian ini, yaitu: (1) Untuk mengetahui implementasi alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (2) untuk mengetahui penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (3) untuk mengetahui hambatan penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian di kelas III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjakkan bahwa Implementasi Alat Peraga MOGE terhadap hasil belajar matematika materi perkalian di MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang dinyatakan efektif meskipun didalam penggunaan alat peraga MOGE terdapat beberapa faktor hambatan. Sebanyak 88,2% siswa mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pendekatan ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.   Kata Kunci: Alat Peraga MOGE, Hasil Belajar, Perkalian.   ABSTRACT One important component in the learning process is teaching aids. Teaching aids are tools used to convey learning material to facilitate student understanding. One teaching aid that can be applied in the mathematics learning process for multiplication is the MOGE (multiplication board game) teaching aid. The objectives of this study are: (1) to determine the implementation of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication, (2) to determine the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in improving third-grade students' learning outcomes in mathematics multiplication, and (3) to identify obstacles to the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication in third-grade students. This study used a qualitative method with a case study type. The research data were collected using interview, observation, documentation, and data analysis techniques that included data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that the implementation of the MOGE teaching aid on mathematics learning outcomes for multiplication at MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang was effective, although there were several obstacles in the use of the MOGE teaching aid. A total of 88.2% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). This approach has been proven to significantly improve student understanding.   Keywords: MOGE Teaching Aids, Learning Outcomes, Multiplication.
IMPLEMENTASI NUMBER DISK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS II MATERI PECAHAN DI MI AL-MA’RUF BEYAN Fathoni; Zuni Humairoh; Nela Dyah Ayu Febrianti
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i1.3996

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit oleh siswa karena banyak konsep yang abstrak, salah satunya adalah pecahan. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas II MI Al-Ma'ruf, pemahaman siswa tentang pecahan sudah mulai meningkat bantuan dengan media Cakram Bilangan, namun sebagian siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita dan menerapkan konsep. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada implementasi media Cakram Bilangan dalam pembelajaran pecahan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II MI Al-Ma'ruf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi Cakram Bilangan dan hasil belajar yang diperoleh siswa setelah menggunakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IIB. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Prosedur penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan, termasuk persiapan alat pembelajaran dan pembuatan media Cakram Bilangan, (2) implementasi dalam bentuk kegiatan pembelajaran pecahan menggunakan Cakram Bilangan baik secara keseluruhan dan (3) evaluasi, yaitu tes hasil belajar untuk menentukan prestasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Number Disk mampu membantu siswa memahami pecahan secara konkret dan menarik. Dari 25 siswa, 22 (88%) mencapai penyelesaian pembelajaran, sedangkan 3 (12%) belum. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Number Disk tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa sepanjang proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN KOMIK FIQIH BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS II MI BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS Zuni Humairoh; Nabila Al Jannah
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i1.4184

Abstract

Pengembangan komik fiqih berbasis kontekstual ini didasarkan pada observasi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti menemukan bahwa komik fiqih dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu siswa mengaitkan materi dengan pengalaman mereka dan membangun pemahaman yang lebih baik tentang konsep-konsep fiqih. Karena komik tidak hanya memberikan informasi yang bersifat menghibur tetapi juga dikatakan sebagai salah satu media pembelajaran selama terkait dengan materi serta sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (research and development). Prosedur pengembangan modul meliputi: tahap pengumpulan data, tahap pengumpulan produk, tahap uji coba produk, tahap revisi, tahap uji coba lapangan. Pada tahap pengumpulan data, yang digunakan oleh peneliti berupa observasi, wawancara dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung, dan instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data yakni modul fiqih, silabus fiqih mengenai materi shalat berjamaah dan angket untuk mengukur tingkat keberhasilan. Pada teknik analisis data digunakan untuk menentukan tingkat kevalidan data dengan menggunakan data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan bahwa, dengan adanya pengembangan komik fiqih berbasis kontekstual yang diterapkan melalui model Borg and Gall berhasil meningkatkan antusiasme siswa, terbukti dari angket respon siswa yang mencapai 95% dengan kualifikasi sangat baik. Siswa juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menghafal, menulis, dan memahami materi. Peningkatan motivasi belajar siswa terlihat dari hasil pretest dan postest, di mana nilai rata-rata siswa meningkat dari 67,1 sebelum penerapan komik menjadi 89,8 setelahnya, menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam motivasi belajar setelah penggunaan produk tersebut
Penerapan Metode Treasure Hunt untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPAS Intan Nadiroh; Zuni Humairoh; Ahmad Zimamuddin Furoda
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i02.4353

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) memerlukan pendekatan yang mampu meningkatkan keaktifan dan minat belajar siswa karena karakteristiknya yang berbasis eksperimen dan penemuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV MI Miftahul Huda Tanjunganom pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan metode Treasure Hunt. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflection). Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa baru mencapai 57,1% (kategori kurang) dengan rata-rata nilai tes belajar sebesar 64 yang belum mencapai KKTP. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, keaktifan belajar siswa meningkat drastis menjadi 85,6% (kategori baik). Selain itu, persentase aktivitas guru meningkat dari 61,68% menjadi 93,7%, aktivitas siswa dari 58,69% menjadi 90,25%, serta rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 84 (kategori tuntas). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Treasure Hunt efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS.   
Implementasi Pengoptimalan Kajian Ubudiyah Dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Tejo Mojoagung zuni humairoh; Vivi Afbrifani
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v4i2.4977

Abstract

Dusun Klampisan terletak di Ds.Tejo yang berada di kecamatan Mojoagung dengan pengetahuan agama yang mungkin masih kurang. Sesuai dengan observasi awal, permasalahan umum yang seringkali dihadapi oleh masyarakat muslim di Dusun klampisan diantaranya tidak terlalu minat dengan pembelajaran agama karena mayoritas warga di dusun tersebut adalah berprofesi sebagai petani dan disibukkan oleh profesi tersebut, oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakandengan tujuan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat muslim yang ada di Dusun Klampisan sehingga dapat lebih memahami tata cara pelaksanaan ibadah dan bersuci menurut syariat agama Islam. Kegiatan pembinaan nilai-nilai Islam bagi masyarakat di Dusun Klampisan dilaksanakan selama 1 bulan yaitu dimulai dari tanggal 06 Maret-31 Maret 2024/20 Syaban 1445 – 19 Ramadhan 1445 H, dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan yang dilaksanakan yaitu pemahaman peserta kegiatan mengalami peningkatan baik tentang membaca Al- Quran, thaharoh, dan pelaksanaan pensucian najis.