Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Daring Menggunakan Google Classroom Pada Guru-Guru di Provinsi Papua Happy Lumbantobing; Ronaldo Kho; Bettisari Napitupulu; Ida Mariati Hutabarat; Jonner Nainggolan; Irfan Wahyudi; Martinus Y. Ruamba; Citra Ratna Napitupulu; Mindo Hotmaida Sinambela; Christine Mersi Rumpaisum
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.2978

Abstract

During the Covid-19 outbreak, the use of online learning presented a challenge for educators in the province of Papua. In Papua Province, 99 participants from 12 districts and cities participated in the training session utilizing Google Classroom. Training activities were carried out online using the zoom meeting application. The purpose of this training is to help and equip teachers to carry out online learning using the google classroom application. Participants were taught how to build classes, make announcements, create discussion forums, upload subject matter, assignments, and exam questions, construct quizzes and exam questions using google forms, and were given a simulation of how to utilize google classroom capabilities. The service's results suggest that users truly require training to advance their knowledge and abilities utilizing online learning tools like google classroom. After attending the training, participants have improved their knowledge and abilities in utilizing google classroom, have improved levels of creativity and expertise to create online courses, and have a high degree of satisfaction. Given that the Covid-19 pandemic is not known to have an end date and that the industrial revolution 4.0 and the industrial revolution 5.0 are both upon us, it is imperative that online learning training for teachers be conducted continually.
Analisis Karakteristik Mahasiswa Sebagai Acuan Dalam Merumuskan Strategi Pembelajaran Di Program Studi Pendidikan Matematika Stkip Abdi Wacana Wamena Borean, Sutarman; Napitupulu, Citra Ratna; Sinambela, Mindo Hotmaida; Rumpasium, Christine Mersi
LITERATUS Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v6i2.1743

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of students in the Mathematics Education Study Program at STKIP Abdi Wacana Wamena as a basis for formulating appropriate learning strategies to optimize learning outcomes. The research uses a mixed-method approach by adapting the convergent parallel design model. The researcher conducts both quantitative and qualitative research concurrently, or within the same phase of the study, and then combines the results during the overall interpretation. The data collection techniques used in this research include questionnaires, interviews, observations, and documentation. The collected data is then processed and analyzed descriptively. The results of the study show that the characteristics of students in the Mathematics Education Study Program at STKIP Abdi Wacana are highly heterogeneous. To accommodate the diversity of student characteristics, various supporting facilities, such as learning infrastructure, are required. The regular use of diverse learning resources, including people, information, software, equipment, models, methods, and environments, will help students build a deeper understanding of their field of study. In this context, lecturers can develop various learning resources that can facilitate the learning process for students with diverse characteristics, thereby optimizing learning outcomes.
Analisis Kebutuhan Mahasiswa Terhadap Sumber Belajar dalam Implementasi Student Centre Learning (SCL) di Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Abdi Wacana Wamena Borean, Sutarman; Rumpaisum, Christine Mersi; Napitupulu, Citra Ratna; Sinambela, Mindo Hotmaida
INTELEKTIUM Vol 5 No 2 (2024): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v5i2.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menaganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap ketersediaan sumber belajar dalam menunjang implementasi Student Centre  Learning (SCL) di Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Abdi Wacana Wamena. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa sebanyak 89,16% (74 orang) mahasiswa merasa senang belajar jika menggunakan buku teks, modul, diktat, atau buku ajar untuk memahami materi kuliah. Ketersediaan sumber belajar yang ada masih terbatas dan belum mampu memenuhi kebutuhan dimana hanya 42,17% (35 orang) mahasiwa menyakan bahwa ketersediaan sumber belajar sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan kuantitas dan mutu terhadap sumber belajar berupa buku teks, diktat, buku ajar, atau ebook yang ada diperpustakaan telah memadai. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah perlu dilakukan pengembangan terhadap bahan ajar dalam menyediakan sumber belajar yang memadai bagi mahasiswa untuk menunjang terlaksananya pembelajaran mandiri dimana lebih berpusat pada mahasiswa (Student Centre Learning). Hal ini didukung dari respon mahasiswa sebesar 71,08% (59 orang) yang menyatakan setuju dan merasa perlu apabila dilakukan pengembangan terhadap bahan ajar. Pengembangan bahan ajar yang memadai perlu dilakukan untuk mendukung pembelajaran mandiri berbasis SCL.
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga PADI Pada Materi Penyajian Data Di Kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena Napitupulu, Citra Ratna; Lappi, Laorensius Karan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3899

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang penggunaan alat peraga untuk mengatasi kebosanan siswa, membuat pembelajaran interaktif dan tidak monoton, serta menumbuhkan minat siswa pada pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga PADI pada materi penyajian data di kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest and posttest design yaitu penelitian yang bertujuan menguji hubungan sebab akibat antara variabel bebas terhadap variabel terikat dengan menggunakan satu kelompok namun terdapat pre-test dan post-test. Sebelum menggunakan alat peraga, peneliti memberikan pre-test ke siswa kemudian setelah proses pembelajaran menggunakan alat peraga PADI (Papan Diagram) selama 4 kali pertemuan, peneliti kembali memberikan soal post-test kepada siswa, dimana pre-test dan post-test memiliki soal yang sama. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 4 Wamena, setelah data dikumpulkan dan dianalisis, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan uji normalitas dengan cara Shapiro Wilk-Test (karena sampel kurang dari 50) yang menunjukkan bahwa nilai (sig) untuk pre-test adalah 0,202 > α (0,05) dan nilai (sig) untuk post-test adalah 0,423 > α (0,05) artinya data penelitian berdistribusi normal yang kemudian bisa dilanjutkan dengan pengujian hipotesis uji Paired Sample T-Test. Output hasil uji Paired Simple T Test menggunakan SPSS menunjukkan nilai signifikan 0,000 yang berarti lebih kecil dari α 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan alat peraga padi pada materi penyajian data di kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 34,29%.
PENDAMPINGAN BELAJAR OPERASI HITUNG DASAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA Napitupulu, CitraRatna; Mindo Hotmaida Sinambela; Sutarman Borean; Christine M. Rumpaisum; Marlince Siep
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.450

Abstract

Keterampilan berhitung adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa dan merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan berhitung ini, siswa dapat dilatih sejak kecil. Namun pada kenyataannnya di SMP Biji Sesawi ditemukan bahwa keterampilan berhitung siswa masih relatif rendah, diperkuat dari pernyataan guru matematika sekolah tersebut bahwa siswa mereka masih mengalami masalah pada penguasaan konsep hitung dasar matematika. Menurut beberapa siswa kelas VII, penyebabnya adalah cara penyampaian materi yang tidak menarik, dengan lebih banyak ceramah panjang lebar yang membuat siswa bosan dan hanya guru yang berpartisipasi secara aktif. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dibutuhkan pendekatan pembelajaran baru yaitu dengan menggunakan metode jari tangan yang juga dikenal sebagai jarimatika. Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi teoritis dan teknis tentang jarimatika, serta instruksi tentang cara melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan yang cepat dan benar dengan menggunakan jari tangan. Kegiatan prakteknya meliputi latihan dan praktik dasar pengenalan jarimatika serta praktek penggunaan jarimatika untuk operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kegiatan PkM yang dilaksanakan diikuti oleh 22 orang siswa kelas VII B. Pada pertemuan pertama dan terakhir, siswa diberi soal pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman mereka tentang penggunaan metode jarimatika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, nilai rata-rata siswa lebih tinggi saat belajar menggunakan metode jarimatika dan berdasarkan angket yang disebarkan menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan respon positif terhadap penggunaan jarimatika pada pembelajaran Matematika.