Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

LITERATUR REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PRIMARY SURVEY PERAWAT GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT Denny susanto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan primary survey oleh perawat gawat darurat merupakan komponen krusial dalam respons awal terhadap pasien kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kualitas pelaksanaan penilaian awal ini sangat bergantung pada sejumlah determinan internal maupun eksternal yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis dan integratif faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan primary survey, serta membangun kerangka konseptual untuk mendukung pengembangan intervensi keperawatan emergensi. Pendekatan yang digunakan adalah systematic-integrative literature review, dengan analisis data dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif. Hasil kajian mengidentifikasi tiga kluster utama faktor yang memengaruhi pelaksanaan primary survey: (1) faktor individu, seperti kompetensi klinis, self-efficacy, dan decision-making di bawah tekanan; (2) faktor organisasi, seperti kejelasan SOP, sistem supervisi, dan dukungan manajerial IGD; serta (3) faktor lingkungan klinis, meliputi ketersediaan alat emergency, efektivitas sistem triase, dan crowding IGD. Di antara ketiganya, kompetensi individu menjadi determinan paling dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan sistemik dan kolaboratif antara institusi pendidikan, rumah sakit, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat kapasitas perawat melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana yang optimal.
LITERATUR REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PRIMARY SURVEY PERAWAT GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT Denny susanto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan primary survey oleh perawat gawat darurat merupakan komponen krusial dalam respons awal terhadap pasien kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kualitas pelaksanaan penilaian awal ini sangat bergantung pada sejumlah determinan internal maupun eksternal yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis dan integratif faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan primary survey, serta membangun kerangka konseptual untuk mendukung pengembangan intervensi keperawatan emergensi. Pendekatan yang digunakan adalah systematic-integrative literature review, dengan analisis data dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif. Hasil kajian mengidentifikasi tiga kluster utama faktor yang memengaruhi pelaksanaan primary survey: (1) faktor individu, seperti kompetensi klinis, self-efficacy, dan decision-making di bawah tekanan; (2) faktor organisasi, seperti kejelasan SOP, sistem supervisi, dan dukungan manajerial IGD; serta (3) faktor lingkungan klinis, meliputi ketersediaan alat emergency, efektivitas sistem triase, dan crowding IGD. Di antara ketiganya, kompetensi individu menjadi determinan paling dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan sistemik dan kolaboratif antara institusi pendidikan, rumah sakit, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat kapasitas perawat melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana yang optimal.
TRIASE DAN ETIKA PADA PASIEN COVID-19 TRIAGE AND ETHICS IN COVID-19 PATIENTS : LITERATURE REVIEW Denny Susanto; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem triase adalah langkah awal dalam penanganan korban gawat darurat. Sistemini dilakukan dengan cara menilai kriteria-kriteria dan prioritas pasien yang membutuhkanpenanganan cepat dan tepat serta efisien. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanpenerapan triase pada pasien gawat darurat dan keputusan etika yang tepat pada pasien Covid19. Metode pencarian artikel jurnal di database Pubmed, CINAHL, DOAJ, Scopus dan GoogleScolar ditemukan jumlah keseluruhan jurnal yang diambil untuk kajian literatur berjumlah 6penelitian. Hasil yang ditemukan dalam tinjauan literatur ini adalah penerapan triase dan etikapada pasien Covid-19 dilakukan dengan mempertimbangkan sumber daya, manajemen triaseyang tepat, dan keputusan etika suatu tindakan mempertimbangkan keadilan, tidak merugikanpasien lainnya yang membutuhkan penanganan cepat serta kejujuran. Kesimpulan dalampenelitian ini adalah keputusan triase dan etika dengan mempertimbangkan situasi dan kondisitermasuk sumber daya untuk penanganan pasien yang sangat membutuhkan Tindakan cepatdan tepat serta efisien. Sehingga pengambilan keputusan dengan tetap menjaga etika padapasien Covid-19. Untuk itu, penerapan etika yang diutamakan meliputi kejujuran, keadilan,dan tidak merugikan selutuh pasien.
Wound Treatment Using Aloevera in the Process of Accelerating Wound Healing for Post-Op Patients at the Lompe Ntodea Community Health Center Moh Rozani; Denny Susanto; Mohammad Fauzi; Adrian Sali
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v13i1.1110

Abstract

The high incidence of wounds in Indonesia means that effective and efficient wound care is needed, therefore one good wound treatment is to use Aloevera as a medicine and provide protein nutrition as a nutritional intake for wounds. The aim of this research is to find out how fast the process of wound tissue growth is using Aloevera gel. This research method uses a case study approach on post-operative patients. Wound care procedures were carried out 22 times using aloe vera gel. Wound care techniques used are tissue management inflammation and infection control, moisture balance, epithelial (TIME). The measuring tool in this research used the Bates Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) observation tools.
Edukasi Perilaku Pencegahan Hipertensi Melalui Proses Kelompok pada Siswa-Siswi SMK Bina Taqwa Cisalak I Gede Restawan; Astuti Yuni Nursasi; Andi Nur Aina Sudirman; Denny Susanto
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i2.1131

Abstract

Hypertension is a growing health problem in adolescents and is closely related to unhealthy lifestyle changes, such as lack of physical activity, high-salt food consumption, stress, and irregular sleep patterns. The low knowledge of adolescents about hypertension prevention is one factor that worsens this condition. This community service activity aims to improve adolescents’ knowledge about hypertension prevention from an early age. Health education with a group-based life skills improvement approach, implemented on 19 students of SMK Bina Taqwa Cisalak, Depok City. The evaluation was conducted using a pretest and posttest to measure the level of knowledge of the respondents. Most respondents had sufficient (42.1%) and poor (26.3%) knowledge before the intervention. After the intervention, knowledge increased to 89.5% in the good category, and no longer were any respondents in the poor category. Health education through group processes is effective in improving adolescents’ knowledge about hypertensive prevention. This method can be recommended as a health promotion strategy to prevent hypertension in school environments from an early age