Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery Akibat Pemberian Urea dan POC Urine Sapi Aldo Saputra; Bustari Badal; Dewirman Prima Putra; Meriati; Yulfi Desi
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/3py6r974

Abstract

Penelitian respon pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery akibat pemberian urea dan POC urine sapi telah dilaksanakan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat 20 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Mei 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis urea dan dosis POC urine sapi terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Percobaan pada penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Sebagai perlakuan adalah A = 0 g urea + (0 ml/ l air) POC urine sapi; B = 10 g urea + (200 ml/ l air) POC urine sapi; C = 20 g urea + (150 ml/ l air) POC urine sapi; D = 30 g urea + (100 ml/ l air) POC urine sapi dan ; E = 40 g urea + (50 ml/ l air) POC urine sapi. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan sidik ragam (uji F).Data di uji lanjut dengan menggunakan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada parameter pengamatan pertambahan tinggi tanaman dan bobot segar bagian atas, kemudian berbeda nyata terhadap bobot kering bagian atas, panjang akar, bobot segar akar dan bobot kering akar, namun tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan pertambahan jumlah daun dan diameter bonggol. Pemberian pupuk organik yang efisien pada penelitian ini yaitu dengan dosis urea 10 g + 200 ml POC urine sapi/1 liter air menunjukkan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disarankan untuk penggunaan dosis urea 10 g + 200 ml /1air POC urine sapi.
Pengaruh Pemberian Poc Limbah Kulit Nanas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Wahyuni, Fanni Sri; Yulfi Desi; Syamsuwirman; Taher, Yonny Arita; Sari, Henny Puspita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/5gdf7r84

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan telah dilaksanakan di lahan penelitian Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat dengan ketinggian tempat ± 20 m dpl. Penelitian dimulai pada bulan Januari sampai Maret 2024. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan POC limbah kulit nanas terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan 5 kelompok sebagai berikut: A= Konsentrasi 0 %, B= Konsentasi 6 %, C= Konsentrasi 12 %, D= Konsentrasi 18%, dan E= Konsentrasi 24 %.  Data dari hasil  pengamatan yang diperoleh dianalisis secara statistika menggunakan sidik ragam, dan bila hasilnya berbeda nyata (F-hitung > F-tabel 5%) atau sangat berbeda nyata (F-hitung > F-tabel 1%), maka untuk membandingkan dua rata-rata perlakuan dilakukan uji lanjutan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Pemberian POC  limbah kulit nanas memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata terhadap  pengamatan panjang tanaman.  Pengaruh yang berbeda nyata terhadap umur muncul bunga betina,  jumlah bunga betina,  jumlah buah pertanaman,  berat buah pertanaman, dan panjang akar.  Namun  tidak berbeda nyata terhadap panjang buah , diameter buah dan berat buah perplot.  Dari hasil penelitian perlakuan  terbaik adalah E= konsentrasi 24%.