Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JPI

Nilai Karakter Pada Permainan Tradisional: Penelitian Etnografi Pada Komunitas Hong Kota Bandung Syarifah Listiani; J. Julia; Diah Gusrayani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15671

Abstract

Pendidikan menjadi faktor yang penting dalam pembentukan karakter anak. Salahsatu cara dalam membentuk karakter anak dapat dilakukan melalui permainan tradisional. Penelitian ini mengambil subjek penelitian dari anak-anak usia sekolah dasar yang berkunjung ke Komunitas Hong Kota Bandung. Sedangkan, objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional di Komunitas Hong Kota Bandung. Penelitian ini menunjukkan nilai yang terdapat pada permainan petak umpet, tetemute, congklak, paciwit-ciwit lutung, sasalimpetan, bebentengan, huhuian, bal-balan, bedil karet, lempar karet, bedil jepret, gangsing, kukuyaan, dan perepet jengkol. Pada permainan tersebut terdapat lima nilai karakter, yaitu nilai karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong. Permainan tradisional memiliki aturan-aturan dalam bermain yang dapat membangun karakter pada anak. Dengan demikian, jenis permainan yang dapat membangun karakter anak sekolah dasar adalah permainan yang mengandung eksploratif, energik, kemahiran, sosial, dan imajinatif.
Analisis Pembelajaran Menggambar di Ananda Visual Art School pada Kelompok Anak Usia Sekolah Dasar Vannie Mutiah Hidayat; J. Julia; Diah Gusrayani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15672

Abstract

Kreativitas dinilai sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia sekolah dasar, yang salahsatunya melalui pembelajaran menggambar, karena pada usia tersebut anak memiliki pola pikir dan imajinasi yang luas. Namun perlu adanya kesesuaian pembelajaran yang dilakukan dengan tahapan perkembangan anak, sebab hal ini akan berdampak pada tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas anak tersebut. Oleh karenanya, penelitian ini dilakukan pada sanggar AVAS yang dinilai sudah mampu menunjukan kualitas pembelajaran yang baik, dengan tujuan untuk mengetahui kesesuaian pembelajaran menggambarnya dengan tahapan perkembangan menggambar anak. Adapun penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, desain studi kasus, yang kemudian diperkuat oleh hasil wawancara dan observasi, sehingga didapatkan temuan yang menyebutkan adanya kesesuaian pembelajaran menggambar di AVAS dengan tahapan perkembangan menggambar anak. Hal ini dibuktikan dengan semakin berkembangnya kreativitas anak, yang terlihat dari banyaknya perlombaan yang dimenangkan baik di dalam atau pun di luar negeri.
Pembelajaran Seni Karawitan pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Sumedang Dini Nurhadiani; J. Julia; Dede Tatang Sunarya
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15667

Abstract

Pembelajaran seni karawitan menjadi sebuah tantangan bagi guru pada saat ini, karena minat siswa terhadap seni tradisional telah berkurang dan menjadikan siswa sulit untuk memiliki keterampilan dalam bermain musik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni karawitan gending yang dilakukan seorang guru didua sekolah, untuk mengetahui faktor pendukung dalam kegiatan pembelajaran serta hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus, subjek dari penelitian yang dilakukan yaitu siswa kelas V di SDN Sukaraja 2 dan di SDN Tenjonagara di kabupaten Sumedang. Sumber data yang didapatkan berasal dari siswa, guru serta peneliti, instrumen yang digunakan yaitu dengan lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Untuk hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun proses pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas V didua sekolah sama dengan metode, media dan strategi yang digunakan pun sama tidak memungkiri jika keterampilan siswa yang didapatkan dalam seni karawitan gending akan selalu sama.
Pembelajaran Tari Kreasi pada Anak Tunagrahita Usia Sekolah Dasar Nur Amalia; Dede Tatang Sunarya; J. Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15668

Abstract

Pembelajaran tari kreasi terhadap anak tunagrahita menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan proses, faktor yang menyebabkan keberhasilan, hasil, dan dampak dari pembelajaran tari kreasi terhadap anak tunagrahita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian yang diambil adalah subjek tunggal, yaitu AMM. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Hasil dari pembelajaran menari yang Andrian lakukan menunjukkan bahwa pembelajaran tari kreasi dapat mengembangkan keterampilan motorik, bahasa, dan sosialisasi, sehingga menjadi dampak yang baik untuk kehidupan Andrian. Faktor yang menjadi pendukung keberhasilan pembelajaran tersebut, meliputi lingkungan, bakat, keahlian pelatih, dan dukungan keluarga. Dengan demikian, berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang Andrian lakukan sangat efektif, sehingga memberikan dampak dan hasil yang baik, serta membantu dalam kehidupan sehari-harinya.