Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh dan Attachment terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Novera, Wulan Rahmadia; Ramelan, Harlina; Ulni, Elvira Khori; Husna, Amalia; Muthie, Imam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan attachment  terhadap kemandirian anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah orang tua yang anaknya bersekolah di TK Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang berjumlah 172 orang tua. Jumlah sampel sebanyak 120 yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling teknik area (cluster) sampling, yaitu sampel diambil dengan pertimbangan jumlah orang tua peserta didik pada setiap TK. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan variabel pola asuh dan attachment  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak usia dini, dengan demikian pola asuh dan attachment  secara simultan mempengaruhi kemandirian anak usia dini ke arah yang positif. Temuan ini memberikan kontribusi baru dengan mengintegrasikan dua variabel utama pengasuhan dalam satu model analisis yang komprehensif, khususnya dalam konteks budaya Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pola pengasuhan otoritatif dan pembinaan relasi emosional yang aman antara anak dan orang tua sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan kemandirian anak sejak dini.
OPTIMALISASI KETERAMPILAN MENDONGENG MAHASISWA PGPAUD MELALUI PEMBENTUKAN KLUB MENDONGENG Ulni, Elvira Khori; Zudeta, Effran; Muthie, Imam; Nasution, Riskha Hanifa; Husna, Amalia
Jurnal ABDI PAUD Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v6i1.41984

Abstract

Keterampilan mendongeng menjadi sangat penting karena dapat mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan perkembangan bahasa dan sosial- emosional anak. Keterampilan mendongeng masih belum tergarap secara maksimal di kalangan mahasiswa terutama mahasiswa PGPAUD. sebagian besar mahasiswa merasa belum percaya diri dalam mendongeng karena minimnya latihan dan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut yaitu membentuk klub mendongeng sebagai wadah pembinaan serta pengembangan keterampilan mendongeng secara berkelanjutan. Optimalisasi keterampilan mendongeng melalui suatu klub juga memungkinkan mahasiswa untuk mengintegrasikan berbagai unsur seni seperti vokal, gerak, dan ekspresi, yang tentu dapat meningkatkan kualitas penyampaian cerita. Maka dari itu, penting untuk memberikan coaching mendongeng sebagai bentuk kegiatan klub dengan melibatkan mahasiswa PGPAUD untuk meningkatkan kemampuan mendongeng mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 46,5% setelah kegiatan dilakuka
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN REACT DAN QUANTUM TEACHING DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Husna, Amalia; Hasmunir, .; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.4994

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan perbandingan hasil belajar siswa dengan mengunakan dua model pembelajaran yaitu model pembelajaran REACT dan Quantum Teaching pada siswa SMP Negeri 8 Banda Aceh. Model pembelajaran REACT mengajarkan siswa untuk dapat mengaitkan pengetahuan lama dan pengetahuan baru dan mengaitkannya dengan pengetahuan yang sudah mereka miliki dengan langkah pembelajaran yang tercermin dari akronimnya yakni Relating, Experiencing, Applying, Cooperating dan Transferring. Model Quantum Teaching menekankan kegiatannya pada pengembangan potensi siswa secara optimal melalui cara - cara yang mudah dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran REACT lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Quantum Teaching dalam mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 8 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 174 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini hanya dua kelas yakni kelas VIII-5 sebanyak 22 siswa dan kelas VIII-8 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPS Terpadu dengan pokok bahasan keragaman sosial budaya sebagai modal dasar pembangunan nasional yang menggunakan model pembelajaran REACT lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Banda Aceh. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 4,77 lebih besar dari ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 41. Maka H0 ditolak dan Ha diterima
Analysis of STEAM-Based Learning through “Fruit Skewers” Fun Cooking Activities for Early Childhood Husna, Amalia; Sari, Putri Permata; N, Yennizar.
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11820

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach in the “Fruit Skewer” fun cooking activity and its impact on early childhood development at TK Aisyah Islamic Preschool. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. The results show that all five STEAM components can be effectively integrated into a single contextual and enjoyable learning activity. Science was reflected in the exploration of fruit types, tastes, textures, and benefits; technology through the use of simple cooking tools; engineering through the stages of assembling the fruit skewers; art through aesthetically arranging the fruit pieces; and mathematics through activities such as counting, classifying, and patterning. This activity had a positive impact on various aspects of children’s development, including cognitive, language, fine motor, social-emotional, creativity, and character. STEAM-based learning through fun cooking not only increased children's interest and engagement but also fostered 21st-century skills holistically. This study recommends similar activities as innovative learning strategies that are relevant for implementation in early childhood education settings.